Connect with us

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

YouTube Raimas Backbone Milik Polres Metro Jakarta Timur Ditutup

Published

on

Selasa, 2 November 2021 09:05 WIB

TribrataNews PMJ – Kapolres Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Polisi Erwin Kurniawan mengatakan pihaknya mengevaluasi total patroli tim Raimas Polres Metro Jakarta Timur  sesuai arahan Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran.

Evaluasi berupa pelatihan dan pembekalan dasar-dasar HAM serta Standar Operasional Prosedur (SOP) pemeriksaan masyarakat. Kapolres mengaku mendukung rencana Kapolda Metro Jaya mengevaluasi patroli tim Raimas dalam pengamanan Ibu Kota pada malam hari. Rencana Kapolda dinilai visioner guna meningkatkan kemampuan unit patroli yang ada di seluruh jajaran.

“(Jadwal) Pelatihan ini nanti kami menunggu pelatihan dari Polda, karena rencananya akan terpusat di Polda,” kata Kapolres kepada wartawan, Senin 1 November 2021.

Akan diberikan pematangan arahan teknis dan pendalaman SOP. Kata Kapolres, Raimas merupakan bagian dari tugas Sabhara. Yang mana, lanjut Kapolres, tugasnya adalah melakukan patroli. Untuk itu, Kapolres menegaskan kalau patroli masih akan dilakukan lantaran merupakan tugas rutin.

“Berkembang ada dari netizen kalau Raimas tidak ada maka tidak ada patroli, itu salah besar. Bahwa kami melakukan tugas rutin. Bedanya yang satu menggunakan medsos sehingga menjadi hingar bingar, yang satu mungkin karena rutinitas ada tidak sempat terekspos sehingga masyarakat tidak mengetahui bahwa ada patroli,” kata Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, pihaknya telah menutup atau menghapus akun YouTube Raimas Backbone. Hal ini terkait dengan aksi Aipda Monang Parlindungan Ambarita menggeledah handphone warga yang jadi viral, selain untuk menindaklanjuti arahan Kapolda Metro Jaya.

“Sebelumnya kami juga melakukan evaluasi terkait dengan yang viral. Dari internal untuk kemudian, untuk sementara kami mengevaluasi kami menghentikan akun Raimas Backbone. Untuk kami evaluasi, jangan sampai seperti arahan Pak Kapolda menjadi liar. Kemudian bisa sesuka hati sendiri tanpa ada kontrol dari Polres,” katanya lagi.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Irjen Pol Fadil Imran berencana membubarkan unit-unit patroli keamanan polisi seperti tim Jaguar, Rajawali, Cobra, dan sejenisnya untuk menghindari aparat bertindak sewenang-wenang terhadap warga.

Kapolda tak akan sekadar membubarkan tim-tim itu, melainkan akan menertibkan mereka untuk dilatih berbagai macam pengetahuan dan keterampilan dan dilengkapi peralatan yang memadai hingga menjadi tim yang profesional.

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Polres Metro Jakarta Timur Tangkap Penagih Utang Bawa Air Soft Gun

Published

on

By

Rabu, 12 Januari 2022 07:15 WIB

TribrataNews PMJ – Polres Metro Jakarta Timur menangkap seorang pria berinisial FST yang merupakan seorang penagih utang (debt colector) atas dugaan kepemilikan senjata “air soft gun“.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi mengatakan, FST yang sudah ditetapkan tersangka itu diamankan di Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) Raya, Jakarta Timur, pada Senin (10/1/2022) dini hari.

“Perintah Pak Kapolres kami tiap malam melakukan observasi ke wilayah. Jadi pas jam 00.30 WIB itu ditemukan mencurigakan. Akhirnya kami hentikan, begitu kami hentikan motornya ternyata tidak ada surat-surat,” kata Ahsanul Muqaffi di Jakarta, Selasa (11/1/2022).

Saat dilakukan pemeriksaan  petugas mendapati senjata “air soft gun” dan alat kejut listrik. Selain itu, sepeda motor yang dikendarai tak memiliki surat-surat yang lengkap.

“Ternyata sepeda motor itu hasil sitaan dari ‘debt collector‘. Dia ‘debt collector‘ beberapa ‘leasing’,” ujar AKBP Ahsanul.

FST dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api. Untuk saat ini, tersangka FST masih menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Timur.

Continue Reading

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Polsek Metro Makasar Tangkap Lagi Satu Pengeroyok Keluarga di Cipinang Melayu, Pelakunya Sekuriti

Published

on

By

Senin, 10 Januari 2022 09:15 WIB

TribrataNews PMJ – Unit Reskrim Polsek Metro Makasar kembali mengamankan salah satu pelaku pengeroyokan satu keluarga di Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Pelakunya berinisial VG ini diketahui seorang sekuriti.

Kanit Reskrim Polsek Metro Makassar, Iptu Zen mengatakan pelaku ditangkap pada Sabtu (8/1/2022) malam di pos penjagaan Jalan Inspeksi Tarum Barat, Cipinang Melayu, Jakarta Timur. “Lihat kehadiran kita langsung ya kita amankan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Makassar Iptu Zen, Minggu (9/1/2022).

VG ditangkap berdasarkan petunjuk dari 3 pelaku yang telah dibekuk sebelumnya. “Yang jelas dia ikut memukul. Besok kita lakukan pengembangan,” ucapnya.

Penangkapan VG menambah jumlah pelaku. Dari 7 pelaku, masih ada tiga yang masih dikejar. Diketahui, Polsek Metro Makasar menangkap 3 pelaku pengeroyokan dan perampokan satu keluarga warga RW 03, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (1/1/2022).

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, 3 pelaku yang diringkus yakni AE (53 tahun), VO (23 tahun), dan AA (20 tahun). Mereka diringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Metro Makasar di wilayah Cipinang Melayu pada Selasa 4 Januari 2022 atau kurang dari 24 jam sejak korban membuat laporan.

AE dan VO merupakan ayah dan anak yang turut mengeroyok dan merampas harta korban. “Memang masih ada yang DPO, tapi inilah kunci-kuncinya (pelaku utama) yang kita tangkap,” ujar Kombes Budi.

Para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, 365 KUHP tentang Pencurian Disertai Kekerasan, dan 351 KUHP tentang Penganiayaan Berat dengan ancaman hukuman pidana selama 12 tahun penjara.

Continue Reading

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Kapolres Metro Jakarta Timur Nyatakan Pengeroyokan Keluarga di Cipinang Melayu Bukan Dipicu Ucapan Natal dan Tahun Baru, tetapi Motor Bersenggolan

Published

on

By

Kamis, 6 Januari 2022 12:42 WIB

TribrataNews PMJ – Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Budi Sartono memastikan, penyebab pengeroyokan dan perampokan terhadap satu keluarga di RW 003 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, bukan karena ucapan Natal dan Tahun Baru 2022 tetapi akibat peristiwa serempetan sepeda motor antara salah satu tersangka dengan korban.

Kombes Budi Sartono mengatakan, insiden bermula saat sepeda motor pelaku dan korban serempetan. “Bukan (karena ucapan Nataru), yang pasti itu titik permasalahan karena serempetan motor di depan rumah korban, di situlah terjadi cekcok,” ujar Kombes Budi menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers, Kamis (6/1/2022).

Kombes Budi menduga, pelaku dalam kondisi mabuk. “Mungkin dalam keadaan mabuk, itu yang masih kami dalami,” kata dia.

Kombes Budi menyebutkan, otak pelaku pengeroyokannya adalah VO (23 tahun) yang motornya bersenggolan dengan korban.

“VO itulah yang membawa teman-teman dan keluarganya Berarti titik awalnya di VO ini,” kata Kombes Budi.

Polisi telah menetapkan tujuh tersangka terkait pengeroyokan dan perampokan terhadap satu keluarga itu.

Dari tujuh tersangka, tiga di antaranya berhasil ditangkap, yakni AE (53), VO (23), dan AA (20). Sementara itu, empat tersangka lainnya, yaitu LN, VG, AT, dan AG masih buron.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News