Connect with us

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Viral Tukang Servis HP Mangkal di Depan PGC, Polsek Kramatjati Bubarkan Kerumunan Sambil Bagi Sembako

Published

on

TribrataNews PMJ — Anggota Polsek Kramatjati Polres Metro Jakarta Timur membubarkan jasa servis handphone di depan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur. Jasa servis itu sempat viral di media sosial. Polisi pun selanjutnya memberikan bantuan sembako kepada penyedia layanan telepon tersebut dan warga sekitar.

Kapolsek Kramat Jati Kompol Tuti Aini mengatakan kegiatan yang dapat dibuat dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat harus dihindari.

“Sekarang ini adalah PPKM Darurat tentunya kita harus meniadakan tekanan untuk menekan Covid-19,” kata Kompol Tuti Aini di Jakarta, Kamis (15/7/2021).

Kompol Tuti Aini menambahkan polisi pun membagikan bantuan berupa beras untuk penyedia layanan ponsel yang harus turun ke jalan akibat ditutupnya PGC karena PPKM Darurat.

“Pedagang ini mungkin karena mal kan tutup. Ada beberapa rekan kita mencari makan di luar, itu yang kita imbau agar mereka di rumah saja kalau tidak perlu sekali,” ujar Kompol Tuti Aini.

Dia pun berharap bantuan yang bagi penyedia jasa servis handphone yang diberikan akibat PPKM Darurat dapat sedikit meringankan beban mereka. “Ada sedikit rezeki beras untuk keperluan selama masa PPKM Darurat. pembagian ini insyaallah semua akan kita bantu,” tutur Kompol Tuti Aini.

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Tim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur Amankan Dua Pria Mengaku Disekap dan Dianiaya di Duren Sawit, Diduga Masalah Utang Piutang

Published

on

By

Selasa, 21 September 2021

TribrataNews PMJ — Tim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur dan Polsek Duren Sawit mengamankan dua pria yang mengaku menjadi korban penyekapan dan penganiayaan di sebuah rumah di Jalan Mawar Merah, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur. Kedua pria itu bernama Makmur dan Ashari.

Keduanya dalam keadaan memar saat diselamatkan Tim Rajawali Polres Jakarta Timur dan Unit Reserse Kriminal Polsek Duren Sawit pada Senin (20/9/2021) malam.

“Katanya mau dibawa ke kantor polisi, tapi dibawa ke rumah,” kata Ashari.

Ashari mengaku, dirinya dipukul satu kali di bagian mata kanan.

“(Ini) masalah piutang, saya juga nggak tahu kan yang jadi masalah abang saya, kenapa saya dibawa juga?” kata dia.

Ashari mengatakan, ia dan Makmur disekap sejak Minggu (19/9/2021) sore. Sebelum disekap di kediaman pelaku, Makmur dan Ashari sempat dibawa ke suatu tempat di daerah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam perjalanan pelaku terus meneror keduanya agar cepat melunasi utang.

“Dibawa ke Setu, Cikarang dibawa dari kemarin sore, terus baru ke sini. Di sini saya sempat dipukul satu kali di bagian mata,” ucapnya.

Wakatim 1 Rajawali Bripka Markon Samuel menuturkan, baik Makmur, Ashari, dan pemilik rumah pelaku penyekapan kini diamankan di Mapolsek Duren Sawit untuk keperluan penyelidikan.

Dari pemeriksaan sementara, ada tiga orang jadi terlapor dalam kasus penyekapan disertai penganiayaan terhadap Makmur dan Ashari yang dipicu masalah piutang ini.

“Kami bawa ke Polsek Duren Sawit,” pungkas Bripka Markon.

Continue Reading

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Hari Pertama Operasi Patuh Jaya, Satlantas Polres Metro Jakarta Timur Bagikan Masker ke Pengendara

Published

on

By

Selasa, 21 September 2021

TribrataNews PMJ – Satlantas Polres Metro Jakarta Timur membagi-bagikan masker kepada pengendara dalam hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2021 di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur.

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Timur AKBP Edy Surasa mengatakan pembagian masker merupakan tindakan humanis kepada pengendara dalam rangka menerapkan protokol kesehatan.

“Kita lebih banyak melakukan imbauan seperti ini (pembagian masker), dengan spanduk, kemudian persuasif kita melakukan penindakan dengan humanis kita bagikan brosur dan masker,” kata AKBP Edy Surasa di Jakarta, Senin (20/9/2021).

AKBP Edy Surasa menambahkan penindakan dalam Operasi Patuh Jaya 2021 ditujukan kepada pengendara yang kedapatan melanggar seperti menggunakan knalpot bising hingga tidak mengenakan helm.

“Untuk penindakan kita terapkan kepada yang benar-benar melakukan pelanggaran secara kasat mata seperti knalpot bising dan rotator yang tidak sesuai peruntukannya,” ujar AKBP Edy Surasa.

Jajaran Polda Metro Jaya menggelar operasi Patuh Jaya 2021 yang mulai 20 September 2021 hingga 3 Oktober 2021 dengan menargetkan penegakan disiplin lalu lintas dan protokol kesehatan (prokes) di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Operasi Patuh Jaya 2021 akan melibatkan sebanyak 3.070 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI-Polri dan pemerintah daerah.

Continue Reading

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Asyik Gunakan Ganja dalam Angkot di Terminal Rawamangun, Dua Sopir Diringkus Polsek Matraman

Published

on

By

Kamis, 16 September 2021

TribrataNews PMJ – Jajaran Unit Reskrim Polsek Matraman, Polres Metro Jakarta Timur, meringkus tiga orang penyalahguna narkoba jenis ganja di Terminal Rawamangun, Kamis (16/9/2021) pagi.

Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro mengatakan, tiga orang yang dibekuk masing-masing berinisial M dan YS bertindak sebagai pemakai. Sedangkan SM bertindak sebagai bandar ganja.

“Dua orang pemakai merupakan sopir angkot KWK, dua orang ini kita amankan di terminal saat sedang menunggu penumpang,” terang Kapolsek kepada wartawan, Kamis (16/9/2021).

Kompol Tedjo menjelaskan, penangkapan ini bermula saat anggota Unit Reskrim mendapatkan informasi terkait transaksi narkoba di Terminal Rawamangun. Setelah mendapat informasi anggota menyamar menjadi penumpang angkot, lalu mendapati M dan YS tengah asyik menghisap ganja.

“Keduanya mengaku mendapat ganja dari seorang bandar di Bekasi. Dari situ langsung kita lakukan penyelidikan lanjutan,” ujarnya.

“Sang bandar berinisial SM ditangkap di wilayah Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi dengan barang bukti sekitar satu kilogram ganja siap edar yang sudah dikemas dalam berbagai paket,” jelas Kapolsek.

Atas perbuatannya, kini tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka penyalahguna narkoba Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Disangkakan pasal 111 UU Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. Untuk bandarnya masih kita periksa di mana dia menjual paket dan dari mana dia mendapat,” tuturnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News