Connect with us

9. POLRES KOTA DEPOK

Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok Tangkap 3 Anggota Komplotan Pencuri Motor yang Kerap Beraksi di Depok, Bogor, dan Bekasi

Published

on

Jumat, 14 Januari 2022 07:30 WIB

TribrataNews PMJ – Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok berhasil menangkap komplotan pencuri sepeda motor yang kerap beraksi di Depok, Bogor, dan Bekasi. Tiga pelaku ditangkap yakni AH, AR, dan AJ. Salah satu pelaku yaitu AJ terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berupaya melawan.

Penangkapan berawal ketika Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok menggelar patroli di Jalan Raya Bogor pada Kamis (13/1/2022). Sekira pukul 04.30 WIB, tim mencurigai motor yang dikendarai oleh pelaku dan berboncengan 3 orang. Mereka tidak ada yang menggunakan helm. Ketika dipergoki petugas, pelaku bukannya berhenti malah tancap gas.

“Warga yang mengetahui bahwa itu Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok kemudian membantu melakukan pengejaran. Sampai pada saat mau dipepet, salah satu pelaku menendang warga yang membantu,” kata Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar saat menggelar rilis, Kamis (13/1/2022).

Karena mengancam jiwa masyarakat, kemudian petugas melakukan tembakan peringatan ke atas tapi diabaikan. Akhirnya, Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok bentukan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran itu melepaskan tembahan ke arah pelaku.

“Tembakan tepat mengenai badan yang bersangkutan kemudian yang bersangkutan menabrak warung. Barulah mereka tertangkap,” kata Kombes Imran.

Komplotan maling ini sudah 6 kali beraksi di Depok, Bogor, dan Bekasi. Sasarannya adalah motor yang diparkir di depan rumah. Modusnya dengan merusak kunci motor menggunakan letter T.

“Mereka beraksi sejak tahun 2021. Dijual ke Cianjur. Harganya berkisar Rp2 juta-Rp3 juta satu unit,” ujarnya. Dari 6 motor yang dicuri, satu di antaranya milik anggota DPRD Kota Depok Hamzah. Motor milik Hamzah dicuri pada pekan lalu. Dalam waktu sepekan, pelakunya sudah tertangkap.

9. POLRES KOTA DEPOK

Operasi Patuh Jaya 2022 Satlantas Polres Metro Depok Sasar 13 Pelanggaran

Published

on

By

Rabu, 15 Juni 2022 07:55 WIB

TBNews PMJ – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Depok kini sedang melaksanakan operasi Patuh Jaya 2022. Operasi Patuh Jaya sudah dilaksanakan mulai dari 13-26 Juni 2022.

Kasat Lantas Polres Metro Depok, AKBP Jhoni Eka Putra mengatakan, operasi Patuh Jaya mengharuskan pengendara tertib dalam berlalu lintas serta mengikuti rambu-rambu yanga di jalan .

“Dalam operasi lebih ke upaya penindakan atau represif melalui E-TLE dan menurunkan sebanyak 140 personel. Selain itu operasi Patuh Jaya juga dilakukan terpusat seluruh Indonesia dan jajaran wilayah hukum Polda Metro Jaya. Kami ingin terwujud masyarakat yang peduli sadar terhadap lalu lintas dan Kamseltibcarlantas,” ujar AKBP Jhoni di Mapolrestro Depok, Selasa (15/06/2022).

Menurut AKBP Jhoni, dalam Operasi Patuh Jaya kali ini pihaknya lebih mengedepankan penindakan secara elektronik dan teguran. Menurutnya, ada 13 jenis pelanggaran lalu lintas yang menjadi target dalam Operasi Patuh Jaya 2022.

“Jadi kami fokus pada pelanggaran kamera E-TLE. Untuk targetnya itu, seperti melawan arus, roda dua boncengan tiga, tidak pakai helm dan melanggar rambu-rambu. Sementara roda empat menggunakan lampu strobo tidak sesuai peruntukannya dan menggunakan plat RF tidak sesuai peruntukan,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk tilang elektronik berlaku pada kendaraan roda empat atau mobil. Seperti tidak menggunakan sabuk pengaman dan menggunakan handphone saat berkendara. “Imbauan kami pada masyarakat agar selama operasi Patuh Jaya 2022 untuk tertib lalu lintas, jaga diri dan keluarga. Mudah-mudahan dengan tertib berlalu lintas dapat mengurangi kecelakaan di wilayah Depok dan sekitarnya,” ungkapnya.

Lanjut AKBP Jhoni, ada 13 pelanggaran yang jadi sasaran Satlantas Polres Metro Depok dalam Operasi Patuh Jaya 2022. Antara lain, melawan arus, berkendara lebih dari tiga, menggunakan handphone, tidak menggunakan helm,  di bawah pengaruh alkohol, menggunakan  strobo sirene yang bukan peruntukannya.

Kemudian, menggunakan plat nomor bukan peruntukannya contoh RFS, RFK dan sebagainya. Kendaraan  menggunakan knalpot bising, yang tidak laik jalan, tidak di lengkapi perlengkapan standar.

“Berkendara di bawah umur dan tidak mempunyai SIM, tidak menggunakan sabuk pengaman dan melebihi kecepatan. Serta tidak dilengkapi STNK,” tuturnya.

Continue Reading

9. POLRES KOTA DEPOK

Polda Metro Jaya Periksa Penyelenggara Pesta Bikini di Depok

Published

on

By

Selasa, 7 Juni 2022 07:00 WIB

TBNews PMJ – Polda Metro Jaya telah memeriksa penyelenggara pesta bikini di salah satu perumahan di Depok, Jawa Barat, pada Minggu (5/6/2022) dini hari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta, Senin, mengatakan pemeriksaan itu dilakukan untuk mencari tahu motif penyelenggara melakukan kegiatan yang diketahui tidak berizin tersebut.

“Terkait hal ini tentu kita sudah memanggil penyelenggara untuk dimintai keterangan terkait menyelenggarakan acara tanpa izin kepolisian dan dilakukan di perumahan,” kata Kombes Zulpan.

Kombes Zulpan menambahkan dalam kegiatan itu dihadiri sekitar 200 orang yang kebanyakan adalah anak muda.

Dia mengatakan pihaknya langsung membubarkan pesta bikini itu setelah mendapat laporan.

“Kegiatan ini tidak memiliki izin dari kepolisian sehingga kita membubarkan acara itu,” ujar Kombes Zulpan.

Dia mengatakan pihak kepolisian juga telah melakukan tes urine kepada para peserta yang hadir dalam pesta bikini tersebut, namun tidak ditemukan adanya penyalahgunaan narkoba.

“Kemudian terhadap para peserta pesta tersebut dilakukan tes urine. Hasilnya tidak ditemukan adanya penggunaan narkoba,” kata Kombes Zulpan.

Continue Reading

9. POLRES KOTA DEPOK

Kurangi Mobilisasi Pengunjuk Rasa ke Jakarta, Polres Metro Depok Lakukan Penyekatan di 4 Lokasi

Published

on

By

Senin, 11 April 2022 12:45 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Depok melakukan penyekatan atau filterisasi di empat lokasi untuk mengurangi mobilisasi massa yang akan berdemonstrasi ke Jakarta. Aksi unjuk rasa tersebut digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Senin (11/4/2022). Empat titik penyekatan terletak di Jalan Komjen Pol M Jasin atau flyover Universitas Indonesia (UI), kemudian di depan PT Panasonic atau Jalan Raya Bogor, Simpang Cisalak, dan Simpang Depok.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar mengatakan, filterisasi personel gabungan dari polres dan komando distrik militer (kodim).

“Kami ada empat titik penyekatan,” kata Imran, kepada wartawan, Senin (11/4/2022).

Selain mengurangi mobilisasi, penyekatan tersebut juga bertujuan untuk memeriksa barang-barang yang dibawa oleh pengunjuk rasa.

“Pertama, mengurangi mobilisasi yang ke arah jakarta. Kedua, kita mengecek apabila ditemukan barang-barang berbahaya yang dibawa mereka,” kata Imran.

Imran menuturkan, setidaknya ada 220 personel gabungan yang berjaga di empat titik penyekatan. “Polres dan Kodim kami libatkan sebanyak lebih kurang 220 di empat titik. Tapi Polsek-Polsek juga ada (personel), namun yang ini hanya Polres dan Kodim,” ujar dia.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News