Connect with us

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Terungkap, Satu Pelaku Pencurian Besi Proyek Kereta Cepat Eks Karyawan KCIC

Published

on

Selasa, 16 November 2021 14:40 WIB

TribrataNews PMJ – Enam orang pelaku pencurian besi proyek milik PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dibekuk polisi. Keenam pelaku berinisial SA (24), SU (24), AR (30), MLR (24) dan DY (46), serta AP (24) yang baru ditangkap.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, salah satu tersangka berinsial SU diketahui merupakan mantan karyawan KCIC yang pernah bekerja di proyek tersebut.

“SU (mantan cleaning service) dan mengetahui akses untuk masuk ke dalam. Dia ikut masuk disitu. Dia mantan karyawan disana,” kata Kanit Reskrim Polsek Makassar, Jakarta Timur, Iptu Moch Zen dalam keterangannya, Selasa (16/11/2021).

Iptu Moch Zen menjelaskan SU memiliki peran penting dalam aksi pencurian tersebut, lantaran mengetahui setiap titik lokasi penyimpanan besi.

“Yang jelas dia tahu akses terus lokasi penyimpanan besi, barang disimpan dimana dia tahu, selain itu juga ikut membantu. Yang jelas itu perannya, berkaitan dengan akses masuk ke dalam, posisi barang, serta membantu mengangkat,” lanjutnya.

Dalam setiap penjualan besi proyek yang berhasil dicuri, SU diketahui mendapatkan sejumlah bagian. Jatah tersebut langsung dibagi oleh pelaku lain berinisial AR.

“Belum tahu nominalnya berapa, mungkin pembagian rata. Tapi ini tergantung hasilnya yang didapat, kemudian dibagi rata mungkin,” terangnya.

Sebagai informasi, sebelumnya terjadi aksi pencurian besi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Sebanyak 118.081 kilogram besi milik KCIC raib dibawa pencuri.

“Dari keterangan pelaku, mereka telah (aksi pencurian) ini sudah berlangsung enam bulan. Pelaku telah menjual besi sebanyak 111.081 kilogram, ini cukup mencengangkan karena kalau dirupiahkan mencapai Rp1 miliar,” ungkap Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan kepada wartawan, Senin (8/11/2021).

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Polres Metro Jakarta Timur Tangkap Perampok Berpistol Viral di 2 Minimarket

Published

on

By

Jumat, 24 Juni 2022 13:15 WIB

TBNews PMJ – Jajaran Polres Metro Jakarta Timur berhasil menangkap dua orang pelaku perampokan berpistol di dua minimarket di wilayah Jakarta Timur yang viral beberapa waktu lalu. Kedua pelaku kini diamankan di Polres Metro Jakarta Timur.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqaffi mengatakan penangkapan terhadap kedua pelaku dilakukan oleh Tim Jatanras pada Kamis (23/6/2022) kemarin.

“Ya betul sudah diamankan,” kata AKBP Ahsanul ketika dikonfirmasi, Jumat (24/6/2022)

Namun, dia belum bisa merinci terkait penangkapan pelaku. Polisi akan menggelar konferensi pers terkait penangkapan kedua pelaku siang ini.

“Hari ini setelah salat Jumat, pak Kapolres Konpers (konferensi pers) terkait penangkapan perampokan minimarket,” ujarnya.

Untuk diketahui, perampokan berpistol terjadi di dua lokasi berbeda. Yakni di Otista Jatinegara dan juga di Cipayung Jakarta Timur.

Sebuah video memuat aksi perampokan di minimarket di daerah Otista, Jatinegara, Jakarta Timur, viral di media sosial. Pelaku tampak menenteng benda diduga pistol saat melakukan aksinya.

Peristiwa itu disebut terjadi pada Jumat (3/6/2022) sekira pukul 13.12 WIB. Pelaku menggunakan kaus warna hijau terlihat begitu leluasa mengancam dua pegawai minimarket. Pelaku awalnya berkeliling di dalam minimarket. Tidak berselang lama, pelaku sambil menenteng pistol menghampiri meja kasir lalu mengambil sejumlah barang di lokasi.

Kanit Reskrim Polsek Jatinegara Iptu Zulkasman mengatakan tidak ada warga yang terluka dari aksi perampokan tersebut. Dua orang pegawai minimarket yang berada di lokasi ketika kejadian itu terjadi pun tidak mengalami luka. Namun dia menyebut pelaku berhasil mengambil sejumlah uang dan barang-barang di minimarket tersebut.

“Kerugian uang di bawah Rp 1 juta. Kalau barang, rokok saja yang diambil,” tutur Iptu Zulkasman.

Aksi perampokanyang kedua terjadi di salah satu minimarket kawasan Cipayung, Jakarta Timur pada Selasa (7/6/2022) siang. Pelaku disebut membawa senjata api dalam melancarkan aksinya.

“Informasinya kan begitu (pelaku membawa senpi),” kata Kanit Reskrim Polsek Cipayung AKP Maryono kepada wartawan, Selasa (14/6/2022).

AKP Maryono mengatakan perampokan berpistol terjadi pada Selasa (7/6) sekitar pukul 12.00 WIB. Polisi hingga kini masih memburu pelaku.

“Di depan nggak ada orang, ini juga nggak ada orang,” tuturnya.

“Nah, dia diduga bawa senjata, tapi kita belum bisa memastikan. Terus ngambil duit yang di loker Rp 5 juta,” jelasnya.

Diketahui, pelaku melancarkan aksinya saat kondisi di sekitar minimarket tersebut sedang sepi meski perampokan terjadi pada siang hari.

Continue Reading

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur Tangkap Jambret Handphone dengan Korban Anak di Jatinegara

Published

on

By

Jumat, 24 Juni 2022 07:00 WIB

TBNews PMJ – Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur menangkap pria pelaku jambret handphone  berinisial PS dengan korban anak laki-laki berinisial PA (12 tahun) warga Gang Haji Kiming, Cipinang Muara, Jatinegara.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqaffi mengatakan PS ditangkap saat sedang tidur di rumahnya yang beralamat di Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara.

“Pelaku sudah ditangkap,” kata AKBP Ahsanul Muqaffi di Jakarta, Kamis (23/6/2022) malam.

AKBP Ahsanul menambahkan saat ini pihaknya masih mendalami motif pelaku melakukan aksi penjambretan telepon genggam tersebut.

Terkait keterlibatan teman wanita pelaku yang diketahui ikut berboncengan sepeda motor saat aksi penjambretan terjadi, kata AKBP Ahsanul, pihaknya tidak menemukan unsur pidana.

Dia mengatakan bahwa wanita tersebut merupakan keponakan dari pelaku yang tidak tahu menahu mengenai rencana PS menjambret telepon genggam.

“Yang cewek tidak memenuhi unsur,” ujar AKBP Ahsanul.

Sebelumnya, seorang bocah laki-laki berinisial PA (12 tahun) warga Gang Haji Kiming, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, menggagalkan aksi penjambretan telepon genggam.

Ibu PA, Teti Kusmiyati (50 tahun) mengatakan kejadian itu berawal saat anaknya sedang bermain handphone di Gang Haji Kiming, pada Rabu (22/6/2022) pukul 13.04 WIB. Kemudian datang pelaku berboncengan dengan seorang wanita dan langsung menjambret handphone PA.

“Anak saya lagi main handphone sama temannya. Tiba-tiba dideketin sama pelaku itu, dia mengambil handphone pakai tangan kiri,” kata Teti.

Pelaku memanfaatkan kondisi jalan lingkungan yang sedang sedang sepi untuk melancarkan aksinya tersebut.

Saat pelaku tancap gas untuk memacu sepeda motornya, PA berhasil mengejar dan menarik bagian baju pelaku perempuan yang dibonceng meski tubuhnya sempat terseret.

Perlawanan PA tersebut membuat pelaku kehilangan kendali sepeda motornya hingga akhirnya menabrak tembok rumah warga lalu terperosok ke saluran air berdiameter sekitar 50 sentimeter.

Pelaku sempat mengelak tidak menjambret dengan dalih tidak ada barang bukti telepon genggam PA yang dijambret. Namun aksi pelaku sempat terekam kamera pengawas.

Korban sendiri diketahui tidak membuat laporan upaya penjambretan itu ke pihak kepolisian yang telah datang ke lokasi kejadian.

“Saya minta damai saja, anak saya juga enggak luka, enggak kenapa-kenapa. Kita anggap clear saja. Handphone-nya juga kembali, enggak rusak,” tutur Teti.

Continue Reading

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Polsek Makasar Ringkus Dua Pencuri Aset Kantor di Jakarta Timur

Published

on

By

Selasa, 21 Juni 2022 10:35 WIB

TBNews PMJ – Petugas Unit Reskrim Polsek Makasar Polres Metro Jakarta Timur mengamankan dua orang pelaku pencurian aset kantor PT Mega Teknologi Investama yang terletak di Jalan Raya Pondok Gede, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur.

Kapolsek Makasar, Kompol Zaini Abdillah Zainuri mengatakan para pelaku masing-masing berinisial AH (25 tahun) dan SM (26 tahun). Dia menyebut tersangka AH bekerja di kantor tersebut sebagai sekuriti.

“Pelaku diamankan di daerah Sentiong, Jakarta Pusat tanpa melakukan perlawanan,” ujar Kompol Zaini Abdillah Zainuri dalam konferensi pers, Senin (20/6/2022).

Menurut Kompol Zaini, modus para pelaku dalam melancarkan aksi pencurian dengan memanfaatkan situasi kantor yang tengah direnovasi. Selain itu, mereka melakukan aksinya pada hari libur.

“Pelaku membongkar AC dan membawa barang-barang inventaris, berikut brankas saat kantor tersebut sedang renovasi,” tuturnya.

Selain mengamankan dua tersangka, lanjut Zaini, pihaknya juga menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit AC dan perlengkapan milik para pelaku saat melancarkan aksi pencurian.

“Tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor Polsek Makasar guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ucapnya.

Atas perbuatannya, para pelaku akan dikenakan dengan Pasal 363 ayat 1 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dan pemberatan. Adapun ancaman hukumannya berupa pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News