Connect with us

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Hutan Kota Rawa Malang, Jakarta Utara Ditangani Sesuai UU SPPA

Published

on

Senin, 19 September 2022 08:25 WIB

TBNews PMJ – Penyidik Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku kekerasan seksual terhadap remaja putri berusia 13 tahun di Hutan Kota Jakarta Utara.

“Pelaku sudah diproses,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol DR Mohammad Fadil Imran kepada media di Jakarta, Sabtu.

Irjen Fadil mengungkapkan para pelaku juga berstatus anak di bawah umur, sehingga kepada mereka  tidak dilakukan penahanan, namun dititipkan di Selter Khusus Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Cipayung, Jakarta Timur.

“Pelakunya anak. Saat ini diamankan di Selter ABH Cipayung,” ujar Irjen Fadil.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa kekerasan seksual tersebut terjadi pada Sabtu (3/9/2022) di Hutan Kota Rawa Malang, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Utara pada Selasa (6/9/2022) dan keempat pelaku langsung ditangkap hari itu juga.

Saat dilakukan pendataan oleh petugas diketahui keempat pelaku tersebut baru berusia 12-14 tahun.

Kemudian sesuai aturan perundang-undangan, anak berhadapan dengan hukum tidak bisa dilakukan penahanan, sehingga keempatnya saat ini dititipkan di Selter Khusus ABH Cipayung untuk proses lebih lanjut.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol  Wibowo menjelaskan proses hukum kasus kekerasan seksual di Hutan Kota Rawa Malang, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara ditangani sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) sehingga tidak bisa menahan pelaku karena belum genap berusia 14 tahun.

“Jadi, perlu saya tegaskan di sini bahwa kami tetap memproses lanjut kasus ini. Namun, terkait penahanan terhadap anak ini diatur dalam Pasal 32 UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak adalah minimal 14 tahun,” kata Kombes Wibowo kepada wartawan di Jakarta Utara, Sabtu.

Kombes Wibowo menjelaskan, proses hukum dugaan kasus kekerasan seksual di Hutan Kota Rawa Malang, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara pada 1 September lalu sekira pukul 17.30 WIB, masih berjalan.

Petugas telah menangkap keempat anak karena diduga melakukan kekerasan seksual kepada remaja perempuan berusia 13 tahun di Hutan Kota Rawa Malang, Jakarta Utara, begitu mendapat laporan peristiwa ini pada 6 September.

Polisi juga sudah memeriksa keterangan dari mereka yang masih berumur di rentang usia 12 hingga 14 tahun dan mengungkap motif yaitu karena korban menolak penyataan cinta salah seorang dari mereka.

“Memang begitu, korban ini sedang pulang sekolah ketemu empat orang ini karena salah satu dari mereka pernah ditolak cintanya oleh si korban,” kata Kombes Wibowo.

Setelah ditangkap, kata Kombes Wibowo, mereka tidak dipulangkan, namun dititipkan ke Selter Anak Berhadapan Hukum di Cipayung, Jakarta Timur karena tidak bisa dilakukan penahanan sesuai Pasal 32 UU SPPA.

Lebih lanjut, Kombes Wibowo mengatakan mungkin kesalahpahaman muncul ketika polisi menerapkan untuk satu orang dari mereka karena dikenakan pasal khusus, yakni pasal 21 UU SPPA dan dia memang masih berusia 12 tahun.

Wibowo juga menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Badan Pemasyarakatan, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak serta pengacara tersangka.

“Koordinasi untuk menentukan apakah anak itu diserahkan kembali kepada orang tua atau mengikuti pendidikan pembinaan selama enam bulan,” katanya.

Pihaknya pada Rabu (14/9) telah mengagendakan hal itu tetapi, kegiatan itu batal karena tidak dihadiri keluarga korban.

“Proses hukum terhadap sistem peradilan anak, memang mekanismenya sedemikian panjang. Jadi, ini layak diketahui publik,” kata Kombes Wibowo.

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari, Polres Metro Jakarta Utara Dapat Perlawanan Petasan Hingga Lemparan Batu

Published

on

By

Kamis, 1 Desember 2022 14:25 WIB

TBNews PMJ – Operasi penggerebekan narkoba yang dilakukan aparat Polres Metro Jakarta Utara di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, mendapat perlawanan warga. Selain meletuskan petasan, sejumlah orang juga sempat melempar batu ke arah polisi. Penggerebekan itu dilakukan pada Rabu (30/11/2022).

Kapolsek Tanjung Priok Kompol M Yamin mengatakan awalnya ada 10 orang anggota satuan narkoba yang masuk ke area Kampung Bahari.

“Pas pertama masuk paling anggota narkoba 10 orang itu dilemparin (batu). Kita tarik diri ke polsek,” kata Kompol M. Yamin saat dihubungi, Kamis (1/12/2022).

Polisi lalu menarik diri kembali ke Polsek Tanjung Priok. Polsek Tanjung Priok kemudian kembali ke lokasi dengan menambah kekuatan di-back up Polres Metro Jakarta Utara.

Operasi kemudian kembali dilakukan dengan kekuatan personel lebih banyak. Namun, pelemparan batu dan petasan tetap dilakukan oleh warga.

“Dipimpin Wakapolres kita masuk masih dilempari batu sama petasan. Karena kekuatan penuh kita berani kejar mereka. Tapi kalau kita kekuatan 8-10 orang dikepung,” jelas Kompol M Yamin.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo sebelumnya mengungkap letusan petasan yang kerap terjadi ketika polisi melakukan penggerebekan kasus narkoba di Kampung Bahari. Tembakan petasan itu sebagai kode akan kedatangan polisi.

“Jadi ini caranya sama seperti dulu. Kalau ada kegiatan kepolisian terkait penegakan hukum narkoba biasanya mereka melakukan perlawanan kelompok mereka dengan kode melemparkan petasan,” kata Kombes Wibowo saat dihubungi, Rabu (30/11/2022).

Kombes Wibowo mengatakan tembakan petasan itu selalu dilakukan warga ketika melihat anggota polisi yang datang dalam jumlah sedikit. Kode petasan itu selalu dilakukan para warga di Kampung Bahari menghindari operasi kepolisian.

“Jadi seperti itu memang cara-cara di Kampung Bahari ketika mereka melihat personel polisi agak sedikit mereka tembakan petasan sebagai kode. Tapi kalau personel cukup mereka mundur,” katanya.

Kombes Wibowo mengatakan dari operasi hari ini enam orang ikut ditangkap. Barang bukti narkoba sabu pun turut disita.

“Setelah kita terjunkan personel yang cukup kita amankan 6 orang. (Barang bukti) narkoba semua dengan barang bukti 116,97 gram sabu,” jelas Kombes Wibowo.

Lebih lanjut Kombes Wibowo mengatakan enam orang yang ditangkap itu bukan karena upaya penyerangan kepada petugas, melainkan keterlibatan dalam jaringan narkoba.

“Iya (ditangkap) karena sabu. Mereka saling melindungi ini kan jaringan. Mereka saling lindungi dengan memberikan petasan ke udara sebagai kode untuk didengar anggota mereka,” pungkas Kombes Wibowo.

Continue Reading

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Polres Metro Jakarta Utara Tangkap 5 Orang Beserta Sabu di Kampung Bahari

Published

on

By

Kamis, 24 November 2022 13:50 WIB

TBNews PMJ – Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara bersama dengan Brimob Polda Metro Jaya melakukan penggrebekan di Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin 21 November 2022 kemarin.

Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Slamet Riyanto mengatakan, penggerebekan ini merupakan giat operasi Nila Jaya 2022 yang dilaksanakan mulai 16 November sampai dengan 30 November 2022 mendatang.

“Awalnya kita menerima laporan dari masyarakat, bahwa di lokasi tersebut sering digunakan sebagai lapak untuk transaksi dan sekaligus tempat untuk mengkonsumsi narkotika jenis sabu,” kata Kompol Slamet saat dikonfirmasi, Kamis (24/11/2022).

Dari giat operasi yang dilakukan, Slamet menuturkan bahwa pihaknya mengamankan lima orang masing-masing berinisial AM, IJ, MF, MW, dan MC termasuk sejumlah barang bukti dari pelaku.

“Lima orang dengan barang bukti berupa beberapa paket narkotika jenis sabu dengan total sebanyak 2,57 gram, 12 buah cangklong kaca, 1 buah timbangan digital, 1 pack plastik klip kosong,” ucapnya.

Kompol Slamet menjelaskan, kelima orang tersangka langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara untuk dilakukan pemeriksaan dan selanjutnya dilakukan pengecekan urien sekaligus pemeriksaan.

“Tiga orang tersangka terbukti selaku pengedar narkotika jenis sabu, akan di proses secara hukum. Sementara dua orang berinisial MW dan MC di pulangkan karena hasil pemeriksaan urine negatif,” tuturnya.

Kompol Slamet menambahkan, bahwa selain melakukan operasi Nila Jaya, kegiatan ini juga dilakukan dalam upaya pencegahan peredaran narkoba di daerah Kampung Muara Bahari Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Continue Reading

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Polres Metro Jakarta Utara Kembali Gerebek Kampung Bahari, 5 Orang Ditangkap

Published

on

By

Senin, 21 November 2022 09:00 WIB

TBNews PMJ – Satresnarkoba Polres Metro Jakartra Utara kembali melakukan penggerebekan di Kampung Bahari , Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis 17 November 2022 kemarin. Dari hasil penggrebekan tersebut, polisi menangkap lima orang.

Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Utara Kompol Slamet Riyanto mengatakan bahwa lima orang berinisial AK, RA, FL, RR, dan H merupakan pengguna narkoba dan saat ini tengah diamankan.

“Pelaku sekarang masih diamankan di Polres, rencana kami rehab di Lido (Kabupaten Bogor) karena mereka ini kan pemakai,” kata Kompol Slamet saat dihubungi pada, Sabtu (19/11/2022).

Dijelaskan Kompol Slamet saat pihaknya melakukan penggrebekan di Kampung Bahari, kelima orang kedapatan tengah menggunakan narkoba, dengan ditemukan sejumlah barang bukti yakni sabu seberat 0,61 gram, 6 cangklong kaca, 1 alat bong kaca, 1 alat sengko, serta 1 korek api modifikasi.

“Pokoknya kami ini (pantau) terus di Bahari itu. Kami tangkap, kalau dia pengedar kami tahan. Kalau dia hanya pengguna kami rehab,” ujarnya.

Kompol Slamet memastikan, pihaknya akan menjaga kawasan Kampung Bahari agar tak menjadi lumbung peredaran narkoba.

“Kalau patroli setiap hari di sana dari Brimob, TP3, dari Satresnarkoba juga. Yang penting kami terus razia terus di Bahari itu,” pungkasnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News