Connect with us

13. POLRES TANGERANG SELATAN

Tanpa Lelah, Polsek Legok Berikan Bantuan Sembako Kepada Warga Terdampak Covid-19

Published

on

Kamis, 2 September 2021

TribrataNews PMJ – Pembagian bantuan sembako kepada warga masyarakat Desa Legok kurang mampu yang terdampak Covid-19 terus dilakukan Polsek Legok Polres Tangerang Selatan. Pada Rabu (1/9/2021) kemarin, pembagian bantuan sembako berlangsung di Kampung Legok RT 10 RW 05 Desa Legok Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Legok AKP Budi Harjono SH, di dampingi IPDA Andri Lesmana Kanit Shabara, AIPDA H.Asugian Kanit Provos, Bripka Mahdi Arizal Bhabinkamtibmas Desa Legok, H. Haer Ketua RT 10, Mulhibah Kadus/Jaro 04 Legok

Kapolsek Legok AKP Budi Harjono menjelaskan, pemberian sembako untuk warga kurang mampu Desa Legok yang terdampak Covid-19 yang disalurkannya ini berasal dari Polsek Polres Tangerang Selatan.

“Kegiatan ini merupakan sebagai kecintaan Polri kepada masyarakat yang saat ini sedang membutuhkan, mudah mudahan bantuan ini bisa meringankan beban ekonomi warga yang terdampak pandemi Covid-19,” ungkap Kapolsek

Selain memberikan bantuan, Kapolsek menghimbau masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan agar bisa memutus penyebaran Virus Covid-19.

13. POLRES TANGERANG SELATAN

Satreskrim Polres Tangerang Selatan Ciduk Tiga Remaja Pengeroyok ABG Hingga Tewas di Jalan Raya Pamulang II

Published

on

By

Selasa, 26 Juli 2022 13:00 WIB

TBNews PMJ – Jajaran Satreskrim Polres Tangerang Selatan mengamankan tiga remaja yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan dan penganiayaan terhadap MIH (18 tahun) di Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Akibat penganiayaan itu korban meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Aldo Primananda Putra mengatakan ketiga pelaku masih berusia di bawah umur. Mereka adalah D (16 tahun), ROR (17 tahun), dan MSA (14 tahun).

“Opsnal gabungan Polsek Pamulang bersama Satreskrim Polres Tangsel telah mengungkap kasus dugaan tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan (pengeroyokan) terhadap orang yang mengakibatkan mati,” jelas AKP Aldo kepada wartawan, Senin (25/7/2022).

AKP Aldo mengungkapkan, aksi pengeroyokan tersebut terjadi pada Minggu (24/7/2022) sekira pukul 00.30 WIB, di Jalan Raya Pamulang II depan Froozen Food Prima.

AKP Aldo mengatakan ketiga pelaku memiliki peran berbeda.

“D berperan membacok menggunakan celurit ke bagian leher. ROR peran memukul menggunakan stik golf ke bagian punggung yang menyebabkan korban terjatuh. Sementara MSA berperan memukul korban menggunakan bambu ke bagian kaki,” terangnya.

Setelah mengeroyok korban, lanjut AKP Aldo, ketiga pelaku melarikan diri dari tempat kejadian. Sementara MIH dilarikan ke RSUD Tangerang Selatan, nahas nyawanya tidak tertolong.

“Berdasarkan hasil autopsi korban meninggal dunia akibat luka benda tajam di bagian leher, sehingga mengakibatkan pendarahan,” tukasnya.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku akan dikenakan Pasal 170 Ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 12 tahun atau Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun.

Continue Reading

13. POLRES TANGERANG SELATAN

Polres Tangerang Selatan Tangkap Empat Pengedar Narkoba, Sita 39 Kilogram Ganja

Published

on

By

Kamis, 21 Juli 2022 08:50 WIB

TBNews PMJ – Polres Tangerang Selatan mengamankan empat orang jaringan pengedar narkoba jenis ganja. Dalam pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti ganja seberat 39 kilogram dari tangan pelaku.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Sarly Sollu menjelaskan keempat tersangka ditangkap di daerah Jakarta Timur masing-masing berinisial JI, AD, BM, dan FS. Mereka kerap mengedarkan ganja di wilayah Tangerang, Bogor, dan Jakarta Selatan.

“Pengungkapan kasus ini diawali informasi dari pelaku-pelaku yang sudah ditangkap, diproses dan dikembangkan, sehingga empat pelaku kami tangkap di daerah Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur,” ungkap AKBP Sarly kepada wartawan, Rabu (20/7/2022).

AKBP Sarly mengatakan keempat tersangka memiliki peran masing-masing. Dari hasil pemeriksaan, JI merupakan pemilik barang yang mengendalikan peredaran barang dan pengendalian uang. AD dan BM sebagai kurir, sementara FS sebagai kurir dan pengedar.

“Mereka spesialis ganja, tidak ada pekerjaan lain. Jaringan dari Aceh. (Sudah beroperasi) enam bulan,” ujarnya.

Selain menangkap para tersangka, lanjut AKBP Sarly, polisi mengamankan barang bukti ganja beserta timbangan digital, satu unit kendaraan roda dua dan satu unit kendaraan roda empat.

“Barang bukti yang kami amankan 36 balok ganja dengan berat bersih 34.968 gram (sekitar 35 kg) dan 91 bungkus ganja siap edar dengan berat 4.116 gram (4 kg), satu timbangan digital, satu sepeda motor, dan satu mobil,” jelasnya.

Atas perbuatannya, keempat tersangka akan dikenakan Pasal 114 ayat (2) Jo 132 ayat (1) atau 111 ayat (2) Jo 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Pelaku terancam pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun,” tukasnya.

Continue Reading

13. POLRES TANGERANG SELATAN

Polres Tangerang Selatan Tangkap 11 Tersangka Kasus Curanmor yang Beraksi di Beberapa Wilayah Tangsel

Published

on

By

Senin, 18 Juli 2022 13:25 WIB

TBNews PMJ – Jajaran Satreskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil menangkap 11 tersangka terkait kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Tangsel. Para tersangka kerap melakukan aksinya di beberapa wilayah di Tangsel, yakni di Pamulang, Serpong, Pagedangan, dan Curug.

Untuk di wilayah Serpong dilakukan penangkapan terhadap tersangka S, RHL, dan NW alias W. Kemudian para tersangka yang ditangkap di wilayah Pamulang, yaitu tersangka AD, RM, AN, SD, dan CP. Lalu untuk tersangka yang ditangkap di wilayah Curug adalah S dan I. Inisial nama terakhir masuk daftar pencarian orang (DPO). Sedangkan yang ditangkap di wilayah Pagedangan, Kabupaten Tangerang yaitu tersangka ANS dan ASS.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu mengatakan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan warga, bahwa marak terjadi kasus curanmor.

“Hari ini Polres Tangsel akan melakukan rilis pengungkapan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dimana Polres sudah intensif melakukan pengungkapan karena adanya ketidaknyamanan di masyarakat, sehingga kita masif melakukan penangkapan,” ujar AKBP Sarly dalam konferensi pers di Mapolres Tangsel, Senin (18/7/2022).

“Dengan hasil, ada 11 tersangka dan menemukan 9 laporan polisi yang mana adanya di Pamulang, Curug dan Serpong. Kemudian ada juga beberapa yang ditangani polsek sendiri,” lanjut dia.

Adapun para tersangka berperan sebagai pelaku curanmor dan ada juga sebagai penadah yang menerima hasil curian.

Dalam kasus ini beberapa pelaku disangkakan Pasal 365 KUHP ayat 2 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan diancam dengan hukuman kurungan paling lama 15 tahun. Kemudian pidana pencurian dengan pemberatan yang sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan paling lama 7 tahun. Sedangkan penadah disangkakan pidana penadahan atau pertolongan jahat yang sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan paling lama empat tahun.

“Modusnya mereka menggunakan kunci T, kemudian ada juga yang melakukan penodongan sajam, kemudian pura-pura jadi internal suatu instansi. Pura-pura polisi melakukan penodongan,” jelas AKBP Sarly.

Polisi kemudian mengamankan barang bukti berupa lima kendaraan sepeda motor, sajam berupa golok, airsoft gun, dan beberapa kunci T.

Oleh karena itu, Sarly mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan kunci ganda pada kendaraan. Kemudian, menggunakan alarm pada kendaraan. Sehingga, ketika ada yang hendak mencuri kendaraan, alarm tersebut berbunyi. Kalau perlu, memarkirkan kendaraan pada lokasi yang bisa dilihat langsung atau terpantau CCTV dan terlihat orang banyak.

“Selalu saat keluar rumah benar-benar sepeda motor yang kita bawa dalam keadaan aman,” pungkasnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News