Connect with us

16. DITRESKRIMUM

Tangkap 21 Pengunjuk Rasa Anarkis, 15 Anggota Ormas Pemuda Pancasila Jadi Tersangka

Published

on

Jumat, 26 November 2021 08:15 WIB

TribrataNews PMJ – Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 21 orang massa Pemuda Pancasila (PP) dan menetapkan 15 orang sebagai tersangka dalam aksi anarkis yang melukai anggota polisi berpangkat AKBP. Bahkan, sebanyak enam buah senjata dan dua butir peluru kaliber 38 revolver ikut diamankan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, dari 21 orang yang telah diamankan polisi, 15 orang ditetapkan jadi tersangka.

“Diamankan 21 orang yang diamankan ini dugaan pelanggaran UU Darurat yakni bawa senjata yakni sajam penikam, senjata pemukul, dan senjata penusuk,” kata Kombes Pol Tubagus bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Sejumlah barang bukti yang diamankan yakni tiga buah sangkur, satu buah golok, satu buah stik golf, satu buah linggis. Polisi juga mengamankan dua buah butir peluru senjata api.

“Barbuk (barang bukti) di depan salah satunya bawa dua butir peluru yan diduga kaliber 38 revolver. Tentunya barbuk saat ini akan kami kembangkan pertama dari mana diperoleh dan untuk apa digunakan bisa mungkin senjatanya,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi mengamankan 21 orang massa aksi Pemuda Pancasila dan menetapkan 15 orang tersangka. Peristiwa bermula pada akhir aksi demo Pemuda Pancasila di depan gedung DPR telah terjadi penyerangan terhadap petugas dengan cara brutal.

“Dalam demo tadi terjadi penyerangan terhadap petugas. Ada satu anggota Polda Metro atas nama AKBP Dermawan Karosekali jabatannya Kabagops Ditlantas Polda Metro dilakukan pemukulan oleh oknum Pemuda Pancasila,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya.

Saat ini AKBP Dermawan mengalami luka dan tengah dirawat di Rumah Sakit Kramatjati, Jakarta Timur. AKBP Dermawan mengalami luka serius di kepala bagian belakang yang harus dirawat secara intensif.

“Kemungkinan beberapa hari ke depan yang bersangkutan menjalankan tugas seperti biasa karena di dalam rumah sakit,” tambahnya.

Kombes Zulpan pun mengecam ormas Pemuda Pancasila.

“Jadi tidak boleh ada organisasi mana pun yang menempatkan dirinya di atas hukum, ini perlu menjadi catatan kita bahwa ormas Pemuda Pancasila dalam kegiatan hari ini seolah-olah menempatkan mereka di atas daripada hukum,” kata Kombes Zulpan.

“Kemudian perlu saya tekankan, Polda Metro menjunjung tinggi supremasi hukum. Kegiatan penyampaian pendapat di muka umum didukung oleh peraturan dan ketentuan yang berlaku ini dilakukan dengan kegiatan-kegiatan yang tidak benar, ini akan kita lakukan penindakan,” tegas Kombes Zulpan.

Kombes Zulpan menjelaskan, mereka yang melawan aparat hukum akan dipidana dengan sangkaan Pasal 170 KUHP.

16. DITRESKRIMUM

Penyidik Polda Metro Jaya Sita Rp2,3 Miliar Dana Zakat dari Brankas Khilafatul Muslimin

Published

on

By

Kamis, 11 Agustus 2022 15:35 WIB

TBNews PMJ – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menemukan uang sebesar Rp2,3 miliar dari brankas di kantor pusat Khilafatul Muslimin Lampung yang disita pada Juni 2022 lalu. Dana tersebut bersumber dari rekening Menteri Penerimaan Zakat Khilafatul Muslimin, Indra Fauzi (IF).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, Indra secara aktif melakukan pencucian uang dalam bentuk penempatan dan pengaburan asal usul hasil kejahatan.

“Yang bersumber dari warga KM (Khilafatul Muslimin) di mana penggunaannya untuk kepentingan penyebaran dan kegiatan yang bertentangan dengan Pancasila,” ujar Kombes Zulpan, Kamis (11/8/2022).

Dalam kasus ini, tersangka Indra dikenakan Pasal 59 ayat (4) huruf c juncto Pasal 82 A ayat (2) UU Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan dan Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 dan Pasal 10 juncto Pasal 2 ayat (1) huruf (z) UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

“Tersangka Indra Fauzi telah lama berbaiat kepada Khalifah Abdul Khodir Hasan Baraja dan diangkat menjadi Menteri Penerimaan Zakat Khilafatul Muslimin,” ujar Kombes Zulpan.

Sebelumnya, Menteri Penerimaan Zakat Khilafatul Muslimin Indra Fauzi ditangkap polisi di Lampung, Rabu 10 Agustus 2022. Setelah diperiksa, dia ditetapkan tersangka.

Continue Reading

16. DITRESKRIMUM

Polda Metro Jaya Tangkap Menteri Penerima Zakat Ormas Khilafatul Muslimin di Lampung

Published

on

By

Kamis, 11 Agustus 2022 08:35 WIB

TBNews PMJ – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kembali menangkap Menteri Penerima Zakat Ormas Khilafatul Muslimin berinisial IF di Lampung pada Rabu (10/8/2022) kemarin.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan membenarkan penangkapan salah satu pemimpin Khilafatul Muslimin tersebut.

“Setelah ditangkap langsung dibawa ke Mapolda sekira pukul 17.30 WIB tiba,” katanya, Rabu (10/8/2022).

Kombes Zulpan mengungkapkan, IF berperan menampung dana zakat.

Kombes Zulpan mengatakan, rekening bank milik IF digunakan sebagai rekening penampung dana zakat Khilafatul Muslimin yang bersumber dari masyarakat.

“Rekening yang bersangkutan digunakan sebagai rekening penampung dana Bazis ormas Khilafatul Muslimin yang bersumber dari warga,” kata Kombes Zulpan.

Kombes Zulpan menambahkan IF bergabung bersama Khilafatul Muslimin sejak tahun 2000. Di organisasi Khilafatul Muslimin, IF memiliki nomor induk 026.

“Tersangka IF telah lama berbaiat kepada Abdul Qadir Hasan Baraja dan kemudian diangkat menjadi Menteri Penerimaan Zakat Khilafahtul Muslimin,” ujar Kombes Zulpan.

Continue Reading

16. DITRESKRIMUM

Keroyok dan Curi Harta Suporter Persib, Dua Oknum Suporter Persija di Ringkus Resmob Polda Metro Jaya

Published

on

By

Jumat, 5 Agustus 2022 07:40 WIB

TBNews PMJ – Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap pelaku pengeroyokan disertai pencurian yang dilakukan oleh suporter tim sepak bola.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Pol M. Hari Agung Julianto didampingi oleh Kabag Binops dan Penyidik Reskrimum Polda Metro Jaya mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada hari Senin, (25 Juli 2022) yang di Jalan Inspeksi Kalimalang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

“Kedua tersangka dengan inisial JR (22) dan MF (22) dan korban nya adalah dengan inisial AF, laki-laki, kerugian dua unit handphone ujar,” Kompol Agung kepada wartawan, Kamis (4/8/2022).

Dua pelaku yang ditangkap yakni JR (22) yang berperan memukul korban dan MF (22) yang berperan mengambil handphone milik korban.

Lanjut Kompol Agung, pelaku JR dan MF bersama kelompok suporter Persija lain melakukan sweeping terhadap suporter Persib pada hari Senin (25/7/2022) pukul 00.30 WIB menggunakan senjata seperti stick golf, pedang, celurit, dan stick baseball.

“Tersangka JR melihat dua suporter Persib jatuh dari motor karena dipukul oleh suporter Persija lainnya,” ungkapnya.

“Lalu tersangka JR memukul secara asal pada suporter Persib dengan menggunakan alat tersebut sebanyak 1 kali mengenai bagian helm, sehingga korban yang dipukul berlari mengamankan diri meninggalkan sepeda motornya,” tambahnya.

“Lalu MF membuka jok motor milik korban menemukan dua unit handphone,” sambungnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP dengan pidana penjara paling lama 9 tahun,” pungkas Kompol Agung.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News