Connect with us

16. DITRESKRIMUM

Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajak Santri-Mahasiswa Papua Jaga Pancasila

Published

on

Senin, 4 Oktober 2021 19:37 WIB

TribrataNews PMJ – Subdit Keamanan Negara (Kamneg)Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggelar acara silaturahmi dengan mahasiswa asal Papua, tokoh agama, dan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Nuu Waar AFKN Bekasi. Polda Metro Jaya mengajak santri dan mahasiswa Papua untuk terus menjaga keselarasan Pancasila  dengan agama.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren H. Muhammad Zaaf Fadlan Rabbani Al Garamatan. Kanit 1 Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Zaini Abdillah mengatakan, kegiatan ini akan dilaksanakan juga dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa.

Dia menilai penting bagi semua kalangan untuk bergotong-royong bahu-membahu membangun negeri, terutama di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang. Termasuk yang dilakukan oleh kelompok agama dan kelompok nasionalis.

“Islam dan Pancasila memiliki hubungan erat yang saling menunjang dan mengokohkan. Islam dan Pancasila, keduanya memiliki hubungan yang erat,” kata AKP Zaini dalam sambutannya pada Minggu, 3 Oktober 2021 malam.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, yang terkandung juga dalam nilai-nilai Islam. Bukti adanya hubungan antara Pancasila dan Islam dapat dilihat dengan adanya ayat-ayat Alquran yang maknanya sejalan dengan sila-sila yang ada dalam Pancasila,” sambungnya.

AKP Zaini menjelaskan, salah satu wujud bahwa agama dengan Pancasila merupakan satu-kesatuan, yaitu kalimat yang terdapat pada sila pertama.

“Misalkan, sila pertama Ketuhanan Maha Esa. Sila ini mengandung ajaran ketauhidan dan ‘keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa’, sila pertama ini dalam surat Al-Baqarah ayat 163 yang artinya ‘Dan Tuhanmu adalah yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Pemura lagi Maha Penyayang,” ujar dia.AKP Zaini melanjutkan, sejumlah sila Pancasila lainnya juga tak bertentangan dengan keyakinan Islam. Seperti sila kedua dan ketiga.”Sila kedua yakni Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab juga sejalan dengan surat Al Maidah. Pada surat Al Maidah ayat 8, Islam selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu adil dalam segala hal, baik pada diri sendiri maupun orang lain “,” dia.

“Sementara sila ketiga, yakni Persatuan Indonesia, Islam juga mengajarkan untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Hal ini menjaga dalam surat Al-Imran ayat 103 yang artinya Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai. sila keempat dan kelima juga sejalan dengan Alquran,” sambung AKP Zaini.

AKP Zaini mengajak umat Islam khususnya insan-insan yang ada di Pesantren Nuu Waar AFKN Bekasi serta mahasiswa Papua, untuk terus menjaga keselarasan Pancasila dengan agama. Sehingga, polemik-polemik yang tak perlu dan justru kontraproduktif atau merugikan bangsa, bisa dihindari.

“Tidak perlu lagi ada yang dipertentangkan. karena dengan memahami Islam secara komprehensif maka akan dapat memahami hal tersebut,” jelasnya.

Selain silaturahmi dan bertukar pikiran, kegiatan juga mendapatkan bantuan berupa paket sembako dari Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Bantuan diberikan kepada perwakilan mahasiswa Papua yang tengah studi di wilayah Jabodetabek, dan juga santri di Pondok Pesantren Nuu Waar AFKN Bekasi.

16. DITRESKRIMUM

Ditemukan Unsur Pidana, Kasus Anak Nia Daniaty Naik ke Penyidikan

Published

on

By

Selasa, 19 Oktober 2021 17:54 WIB

TribrataNews PMJ – Penyidik ​​Ditreskrimum Polda Metro Jaya menemukan unsur pidana terkait kasus dugaan penipuan CPNS yang dimiliki anak Nia Daniaty , Olivia Nathania. Tidak tersingkap usai dilakukan gelar perkara.

“Ada unsur-unsur pidana di situ yang kita temukan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Selasa (19/10/2021).

Atas dasar itu, kasusnya naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Gelar perkara dilakukan usai memeriksa Olivia pada Senin, 18 Oktober 2021. Olivia dua kali diperiksa sebagai terlapor. Dia dicecar 41 pertanyaan dalam pemeriksaan pertama pada Senin, 11 Oktober 2021. Kemudian, 42 pertanyaan dalam pemeriksaan tambahan pada Senin, 18 Oktober 2021.

Polisi juga telah memeriksa 9 korban. Korban membeberkan kedok anak Nia Daniaty hingga menyerahkan bukti berupa surat keputusan (SK) strategi PNS, nota dinas, dan nomor pegawai induk (NIP) palsu.

Penipuan CPNS terlupakan dilakukan Olivia bersama dengan suaminya Rafly N Tilaar atau Raf sejak 2019. Raf merupakan taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) yang disimpan di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kemenkumham. Olivia dan Raf menawarkan korban sebagai PNS dengan tarif Rp25 juta-Rp156 juta. Total kerugian 225 korban mencapai Rp9,7 miliar.

Continue Reading

16. DITRESKRIMUM

Polda Metro Jaya Ringkus Tiga Komplotan Begal Sadis di Bekasi dan Tangerang

Published

on

By

Selasa, 12 Oktober 2021 07:35 WIB

TribrataNews PMJ – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya meringkus tiga komplotan begal bersenjata tajam yang tidak segan melukai korbannya dan kerap beraksi di wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi, serta Tangerang.

“Ada tiga kasus yang ketiganya adalah curas, pencurian dengan kekerasan di Pasal 365 KUHP ancamannya 9 tahun penjara,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta, Senin.

Komplotan pertama yang diringkus petugas adalah empat begal yang biasa beraksi di Tambun, Kabupaten Bekasi.

Empat tersangka tersebut diketahui berinisial EH alias B yang berperan menodongkan senjata tajam dan melukai korban. Tersangka kedua diketahui berinisial RA alias A yang berperan menyediakan senjata tajam.

Sedangkan dua tersangka lainnya berinisial SP alias S dan RH alias T yang berperan sebagai joki. Selain keempat tersangka ini, polisi juga masih memburu satu tersangka lainnya yang berinisial A alias K.

Komplotan kedua yang diciduk petugas yakni komplotan begal yang sering beraksi di wilayah Pagedangan, Tangerang.

Dalam kasus ini polisi menangkap dua tersangka yakni FM yang berperan sebagai eksekutor. Tersangka FM juga diketahui sebagai residivis dalam kasus serupa.

Sedangkan tersangka kedua adalah S alias P yang berperan sebagai joki dan berstatus anak di bawah umur.

Komplotan ketiga yang dibekuk polisi yakni kawanan begal di Rawa Lumbu, Kota Bekasi, dengan lima tersangka yakni MH dan MS selaku eksekutor. Kemudian MA dan AM sebagai joki, dan MA alias C sebagai penyedia senjata tajam.

Meski demikian Yusri tidak menjelaskan secara rinci kapan dan dimana para tersangka tersebut ditangkap.

Modus komplotan ini adalah berkeliling dan mengincar pengendara sepeda motor yang melintas ditempat sepi.

“Mereka ini sifatnya berkelompok biasanya mereka langsung memberhentikan dan tidak segan melakukan kekerasan untuk merebut kendaraan korban,” ujar Yusri.

Akibat perbuatannya ke-11 tersangka tersebut kini harus mendekam di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Para tersangka ini dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang perampokan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun penjara.

Continue Reading

16. DITRESKRIMUM

Dua Pekan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ungkap 52 Kasus Pencurian dengan Kekerasan, 84 Tersangka Diamankan

Published

on

By

Senin, 11 Oktober 2021 16:15 WIB

TribrataNews PMJ – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya selama dua pekan telah mengungkap sebanyak 52 kasus pencurian dengan kekerasan (Curas). Polda Metro Jaya juga menangkap sebanyak 84 orang tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, terjadi peningkatan pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan di wilayah Polda Metro Jaya. Selama dua pekan pada minggu ke-39 dan ke-40 pada 2021 ( periode 22 September hingga 10 Oktober) sebanyak 52 kasus terungkap.

“Sebanyak 52 kasus itu pengungkapan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum,” kata Kombes Pol Yusri di Polda Metro Jaya kepada wartawan, Senin (11/10/2021).

Dia mengatakan dari sejumlah kasus yang diungkap Ditreskrimum menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti yang diamankan tersebut di antaranya sebanyak 7 pucuk senjata api, 27 kendaraan, dan sejumlah handphone.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News