Connect with us

21. DITLANTAS

Sembilan Hari Operasi Patuh Jaya 2022, Polisi Tindak 21.475 Pelanggar Lalu Lintas

Published

on

Kamis, 23 Juni 2022 10:15 WIB

TBNews PMJ – Sebanyak 21.475 kendaraan melanggar aturan lalu lintas dan ditindak petugas selama Operasi Patuh Jaya 2022 yang berlangsung di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Jumlah tersebut berdasar data pelanggaran yang dicatatkan Polda Metro Jaya selama sembilan hari pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2022 terhitung sejak Senin (13/6/2022).

“Hasil rekap penegakan hukum dalam Ops Patuh Jaya 2022 hari kesembilan jumlah penindakan 21.475,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Jamal Alam, Rabu (22/6/2022).

Secara terperinci, sebanyak 19.566 pengendara ditindak dengan sanksi teguran oleh petugas di lapangan. Sementara 1.909 pengendara lain yang melanggar ditilang secara elektronik menggunakan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).

“Untuk rincian penindakannya, 1.909 ditilang menggunakan E-TLE. Teguran oleh petugas sebanyak 19.566,” kata Jamal.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya 2022 yang dilaksanakan selama dua pekan sejak 13 hingga 26 Juni 2022. Operasi tersebut dilakukan seiring dengan digelarnya Ops Patuh 2022 oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri secara serempak di semua wilayah sejak Senin kemarin.

Operasi Patuh Jaya 2022 bertujuan untuk mengajak masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya agar tertib dan disiplin berlalu lintas.

21. DITLANTAS

Lima Hari Operasi Patuh Jaya 2022, Sebanyak 1.115 Pelanggar Lalin Ditilang Melalui Kamera E-TLE

Published

on

By

Senin, 20 Juni 2022 11:20 WIB

TBNews PMJ – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menindak 12.217 pengendara selama lima hari dalam Operasi Patuh Jaya 2022. Kegiatan itu telah dilakukan sejak 14 Juni-26 Juni 2022 mendatang.

“Hasil rekap penegakan hukum dalam Operasi Patuh Jaya 2022 selama 5 hari pelaksanaan mulai tanggal 13-18 Juni 2022 penindakan dengan jumlah 12.217 pelanggaran,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Jamal Alam dalam keterangannya, Sabtu (18/6).

Menurut AKBP Jamal, dari 12.217 pelanggar lalu lintas, 1.115 pelanggar diantaranya ditilang melalui kamera E-TLE dan diberikan teguran simpatik 11.102 pelanggar sehingga berjumlah 12.217 pelanggaran. Kemudian dari total penilangan, sebanyak 41 pengendara kedapatan menggunakan handphone saat berkendara, 35 pengemudi melebihi batas kecepatan serta tidak menggunakan sabuk pengamanan sebanyak 973 orang.

“Ganjil-genap 66. Sehingga jumlah 1.115. Khusus jumlah penindakan pelanggaran Gage di 25 ruas jalan dari tanggal 13 – 17 Juni 2022 sebanyak 469 pelanggar,” terang AKBP Jamal.

Selanjutnya, AKBP Jamal mengimbau kepada para pengguna jalan agar selalu tertib berlalu lintas. Masyarakat sebagai pengguna jalan diharapkan lebih disiplin dan tertib berlalu lintas, patuhi segala aturan tertib berlalu lintas di jalan. Selain itu, pengguna jalan juga harus menghormati hak-hak pengguna jalan yang lain dan utamakan keselamatan saat berkendara di jalan.

“Semoga dengan Operasi Patuh Jaya 2022, masyarakat lebih meningkat disiplinnya dan tertib berlalu lintas dan bisa menurunkan jumlah kecelakaan dan fatalitas korban,” harap AKBP Jamal.

Continue Reading

21. DITLANTAS

E-TLE Catat Ada 614 Penindakan, Selama Tiga Hari Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2022

Published

on

By

TBNews PMJ – Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, resmi menggelar operasi kepolisian Patuh Jaya 2022 yang dimulai sejak hari Senin (13/6/2022) hingga Minggu (26/6/2022) mendatang. Selama tiga hari pelaksanaannya tercatat ada 614 lebih penindakan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).
Operasi ini, ditujukan untuk memberikan perlindungan, pelayanan, dan penekanan guna meminimalisir terjadinya angka kecelakaan lalu lintas yang berujung maut.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) telah mencatatkan 600 lebih penindakan yang terjadi dalam gelaran Operasi Patuh Jaya 2022

Kombes Sambodo melanjutkan, terkait dengan berapa jumlah penindakan yang dilakukan para kendaraan dengan plat nomor khusus dan rahasia, pihaknya belum masih bisa untuk membeberkan hal itu.

Dalam Operasi Patuh 2022 ini, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi mengatakan, pelaksanaan Operasi kali ini bakal berbeda dengan pelaksanaan Operasi serupa pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kita tidak menitikberatkan kepada Operasi yang dilaksanakan secara stationer di jalan maupun mengejar target, menangkap, melakukan penindakan kepada para pelanggar sebanyak-banyaknya itu tidak. Kita akan dieksistensi pada kegiatan Operasi tahun ini dengan menggunakan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE),” kata Irjen Firman Shantyabudi saat gelaran apel Operasi Patuh 2022 di Polda Metro Jaya, Senin (13/6/2022).

Irjen Firman Shantyabudi menjelaskan, kendati menitikberatkan penggunaan teknologi ETLE untuk memantau pelanggaran di jalanan, pihaknya bakal tetap menempatkan sejumlah petugas Kepolisian di lokasi guna memberikan edukasi dan pencegahan kepada para pihak yang melanggar.

“Jajaran yang melaksanakan kegiatan Operasi ini dititikberatkan pada kegiatan edukasi dan preventif, sementara kegiatan penegakkan hukum akan dilaksanakan melalui kegiatan elektronik (ETLE),” ujar Irjen Firman Shantyabudi .

“Evaluasi dari giat rutin yang rekan-rekan laksanakan selama ini, maupun kelengkapan kamera yang ada pada teguran di masing-masing Polda, silakan dijadikan evaluasi dan target kita hari ini,” sambung dia.

Sementara itu, terkait Operasi ini, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran mengatakan, pihaknya bakal lebih menekankan pengendara yang menggunakan rotator dan plat nomor khusus yang kerap menyalahi aturan.

“Penekanannya adalah untuk pengguna rotator dan pengguna plat khusus. Tidak ada keistimewaan yang menggunakan rotator atau plat khusus, saya juga sedang mengevaluasi dan memerintahkan Dirlantas untuk menertibkan plat-plat khusus dan rotator apabila ditemukan,” ujar Kapolda.

Sebagai informasi, dalam Operasi Patuh 2022 ini, polisi setidaknya menargetkan sebanyak 8 jenis pelanggaran, di antaranya, penggunaan knalpot bising, penggunaan rotator, aksi balap liar, melawan arus, penggunaan handphone saat mengemudi, penggunaan helm yang tidak sesuai standar, berkendara tak menggunakan sabuk keselamatan, serta berboncengan roda dua melebihi satu orang.

Continue Reading

21. DITLANTAS

Buruh Akan Demo di Depan Gedung DPR/MPR Hari Ini Rabu 15 Juni, Rekayasa Lalu Lintas Berlaku Situasional

Published

on

By

Rabu, 15 Juni 2022 08:40 WIB

TBNews PMJ – Polda Metro Jaya memastikan belum ada rekayasa lalu lintas yang diterapkan di sejumlah ruas jalan kawasan Gedung DPR/MPR berkait rencana aksi demonstrasi buruh pada Rabu (15/6/2022). Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan bersifat situasional memperhatikan perkembangan jumlah massa yang berdemo.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, rekayasa lalu lintas di depan kompleks parlemen yang menjadi titik aksi demonstrasi para elemen buruh pada Rabu hari ini bersifat situasional.

“Untuk rekayasa lalu lintas bersifat situasional,” ujar Kombes Sambodo kepada awak media, Rabu (15/6/2022).

Menurut Kombes Sambodo, rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan atau menutup ruas jalan di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI menunggu perkembangan jumlah massa yang mengikuti demonstrasi.

“Jadi untuk penerapannya tergantung jumlah massanya,” kata Kombes Sambodo.

Meski begitu, Kombes Sambodo menyebut bahwa Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiagakan 120 personel kepolisian untuk mengamankan sekaligus mengatur arus lalu lintas di sekitar kompleks parlemen.

Sebagai informasi, Partai Buruh bersama sejumlah elemen buruh lainnya berencana untuk menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (15/6/2022).

Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hirbakh Wahyu Setiawan membenarkan perihal rencana aksi demonstrasi di depan kompleks parlemen itu. Pihak kepolisian sudah menerima surat pemberitahuan dari Partai Buruh terkait kegiatan unjuk rasa tersebut.

“Untuk surat pemberitahuan sudah diterima,” ujar Kombes Hirbakh W saat dikonfirmasi, Selasa (14/6/2022) kemarin. Dalam pemberitahuannya, aksi unjuk rasa itu hanya akan dihadiri oleh massa dari elemen buruh. Terdapat sedikitnya 6.000 peserta yang mengikuti demo tersebut. “Pemberitahuan mereka 6.000. Elemen buruh saja,” kata Kombes Hirbakh.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News