Connect with us

10. POLRES KOTA BANDARA SOEKARNO HATTA

Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta Menggagalkan Penyelundupan Narkoba Jenis Sabu Seberat 3,2 kilogram

Published

on

Jumat, 22 Oktober 2021 06:50 WIB

TribrataNews PMJ – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Bandara Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu sebanyak 3,2 kilogram.

“Barang bukti 32 bungkus plastik bening berisikan narkotika golongan I jenis sabu-sabu. Total berat brutto 3.232 gram atau 3,2 kilogram,” kata Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Edwin Hatorangan Hariandja dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat dini hari.

Ia menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal atas adanya informasi mengenai pengiriman narkotika dari wilayah Indonesia Timur menuju Jakarta melalui jalur udara.

Pihak kepolisian kemudian melakukan pelacakan terhadap penerima paket sabu tersebut dan berhasil meringkus penerimanya yang diketahui berinisial ARP.

“Tersangka ARP berhasil diamankan di daerah Buaran, Kabupaten Tangerang, Banten,” tambahnya.

Pihak kepolisian juga akan mengembangkan penangkapan terhadap ARP untuk membongkar tuntas sindikat yang menjadi pemasok narkotika tersebut.

Atas perbuatannya ARP kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh pihak Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk dilakukan pemberkasan sebelum diserahkan kejaksaan untuk disidangkan.

Tersangka ARP juga dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Ia juga mengatakan pengungkapan ini berhasil menyelamatkan puluhan ribu generasi muda dari jerat barang haram tersebut.

“Jika diumpamakan satu gram sabu digunakan oleh sampai 10 orang, maka total generasi emas Indonesia yang berhasil diselamatkan adalah 30 ribu sampai 35 ribu generasi muda,” demikian Kombes Edwin Hatorangan Hariandja.

10. POLRES KOTA BANDARA SOEKARNO HATTA

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ungkap Kamuflase Pengiriman Narkoba Dalam Celana, Amankan 4,8 Kg Sabu

Published

on

By

Kamis, 11 November 2021 08:39 WIB

TribrataNews PMJ –  Anggota Polresta Bandara Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan pengiriman narkoba jenis sabu yang akan dikirim ke wilayah Jawa Timur pada 2 November 2021 lalu.

Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Edwin Hariandja menuturkan, paket sabu yang berhasil digagalkan berasal dari wilayah Aceh, dan termasuk dalam jaringan Malaysia dan Pulau Jawa.

Dalam pengungkapan itu, sebanyak tiga orang dibekuk dari berbagai wilayah yang berbeda.

“Awal pengungkapan adanya info dari masyarakat mengenai pengiriman sabu melalui ekspedisi di wilayah Jakarta. Dan berhasil menangkap tiga orang MT (40), LY (37), DN (40) di daerah Sidoarjo dan Mojokerto,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (10/11/20221).

Dari ketiga tersangka, polisi turut mengamankan barang bukti sebanyak 1,9 kilogram sabu. Kemudian, polisi juga melakukan pengembangan kasus dan berhasil menemukan pengendali barang yang berada di lapas di wilayah Sidoarjo.

“Pengendali kelompok tersebut sekarang di Lapas Sidoarjo. Lalu dikembangkan kembali mengerucut ke rumah makan mie Aceh di Tigaraksa,” sambungnya.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polresta Soetta AKP Nasrandi mengungkapkan, total barang bukti yang diamankan sebanyak 4,8 kilogram.

Barang bukti juga didapat dari TKP kedua di sebuah rumah makan mie Aceh di Tigaraksa.

“Total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 4,8 kg sabu, dengan rincian 2 kg yang ada di dalam paket dan 2,8 kg ditemukan di TKP ke dua,” tambahnya.

Adapun modus pengiriman barang haram itu disembunyikan dalam pengiriman celana. Para pelaku menyelipkan narkoba sabu tersebut ke dalam celana.

“Pengiriman ya itu dikamuflasekan dalam bentuk pengiriman celana, untuk dikirim ke suatu tempat. Di dalam celana tersebut diselipkan narkotika jenis sabu,” tandasnya.

Continue Reading

10. POLRES KOTA BANDARA SOEKARNO HATTA

4 Orang yang Produksi Ganja Sintetis hingga 10 Kg per Bulan Ditangkap Polresta Bandara Soekarno-Hatta

Published

on

By

Kamis, 11 November 2021 07:29 WIB

TribrataNews PMJ – Empat tersangka produsen narkoba jenis ganja sintetis ditangkap Polresta Bandara Soekarno-Hatta di dua lokasi berbeda pada Agustus dan Oktober 2021.

Keempat tersangka itu berinisial FA, DA, MSW, dan AHP. FA dan DA ditangkap di wilayah Provinsi Banten pada Agustus 2021, MSW dan AHP ditangkap di Bogor, Jawa Barat, pada Oktober 2021.

Kasat Resnakoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Rhendy mengatakan, ganja sintetis itu diproduksi di sebuah rumah industri (home industry) oleh AHP yang dibantu oleh MSW. Home industry itu terletak di Tanah Baru, Bogor.

“Home industry ini sudah berjalan delapan bulan,” ungkap AKP Rhendy saat konferensi pers di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Rabu (10/11/2021).

Keuntungan yang diraup rumah industri itu per bulannya sekitar Rp 200 juta-Rp 250 juta. Tiap bulannya, kedua tersangka dapat memproduksi hingga 8-10 kilogram ganja sintetis. Berdasar pemeriksaan, AHP dan MSW membeli bahan baku ganja sintetis melalui aplikasi toko daring (e-commerce).

“Bahan baku dibeli dari jasa penyedia bahan baku di internet,” kata AKP Rhendy.

Dua tersangka tersebut kemudian menjual ganja sintetis itu melalui sosial media dengan rentang harga Rp 500.000-Rp 1 juta. MSW dan AHP ditangkap setelah polisi terlebih dahulu meringkus FA dan DA di wilayah Provinsi Banten.

Saat menangkap MSW, polisi mengamankan 10,65 gram ganja sintetis. Sementara itu, dari tangan AHP, polisi menyita bibit sintesis seberat 25 gram. Kemudian, dari tangan FA dan DA, polisi mengamankan 1 kilogram ganja sintetis.

Keempat tersangka disangkakan dengan Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 113 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009. Ancaman hukumannya, yakni pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun.

Continue Reading

10. POLRES KOTA BANDARA SOEKARNO HATTA

Gerai Vaksinasi Merdeka Polresta Bandara Soekarno-Hatta Vaksin 9.991 Warga

Published

on

By

TribrataNews PMJ — Bertempat di mako Polresta Bandara Soetta melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat  yang hari ini di ikuti sebanyak 257 Warga, Senin (9/8/2021).

Kapolres Bandara Soetta Kombes Pol Edwin Hatorangan Hariandja, S.i.K., MH menyampaikan sampai dengan hari ini jumlah masyarakat yang sudah melaksanakan vaksin di gerai vaksinasi merdeka polresta bandara soekarno-hatta sebanyak 9.991 orang.

Kegiatan ini dalam rangka mempercepat vaksinasi kepada seluruh masyarakat untuk mencegah penyebaran virus covid 19 dan mendukung vaksin merdeka yang di inisiasi Polda Metro Jaya.

Program ini menargetkan 3.060.000 warga di DKI Jakarta menerima vaksinasi Covid-19 pada periode 1-17 Agustus 2021. Dengan tujuan kekebalan komunitas atau herd immunity terbentuk sebagai kado HUT RI ke-76.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News