Connect with us

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Puluhan Tahanan Polres Metro Jakarta Barat Divaksin Covid-19

Published

on

TribrataNews PMJ — Sebanyak 42 penghuni rutan (tahanan) Polres Metro Jakarta Barat di suntik vaksin Covid-19, Senin (5/7/2021).

Para penghuni rutan Polres Metro Jakarta Barat mendapatkan suntik vaksin dari Urkes Polres Metro Jakarta Barat

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan pelaksanaan vaksinasi kepada para tahanan Polres Metro Jakarta Barat, untuk membantu mensukseskan program Pemerintah vaksinasi massal.

“Hari ini sebanyak 42 tahanan Polres Metro Jakarta Barat mendapatkan suntik vaksinasi Covid-19,” ujar Kapolres.

Kapolres menjelaskan selain mensukseskan percepatan program vaksinasi massal, mensukseskan program Pemerintah vaksinasi massal

” ini adalah wujud rasa kemanusiaan dan sebagai bentuk menjunjung tinggi hak asasi manusia ” ucapnya

Dalam kesempatan yang sama Dr Yusuf bagian Urkes Polres metro jakarta barat menjelaskan sebelum dilakukan penyuntikan vaksin, para tahanan melewati tahapan screning, pengecekan suhu tubuh dan pemeriksaan tekanan darah. Setelah dilakukan screning, dilanjutkan dengan penyuntikan dan observasi selama 10 menit.

“Hari ini kita melakukan kegiatan suntik vaksin bagi para penghuni rutan Polres Metro Jakarta Barat dalam rangka program percepatan Vaksinasi Covid-19 Nasional,” ujarnya

Dari 52 Tahanan hari ini yang dilakukan suntik vaksin Covid-19 yang memenuhi persyaratan hanya 42 orang yang bisa dilakukan suntik vaksinasi Covid-19.

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Dalam Sepekan, Polsek Metro Kembangan Berhasil Ungkap Tiga Kasus Pencabulan Anak

Published

on

By

Selasa, 26 Oktober 2021 07:00 WIB

TribrataNews PMJ –  Dalam kurun waktu seminggu Polsek Metro Kembangan berhasil mengungkap tiga kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur. Polisi berhasil mengungkap kasus pencabulan di lima lokasi berbeda yang berada di wilayah Kembangan Jakarta Barat.

Kapolsek Metro Kembangan Kompol H Khoiri didampingi dari pihak P2TP2A, menjelaskan pihaknya berhasil mengamankan pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur.

“Dalam seminggu kami berhasil mengungkap tiga kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur,” terang Kompol H Khoiri, Senin (25/10/2021).

Khoiri melanjutkan, di bawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Ferdo Alfianto berhasil mengungkap tiga kasus pencabulan dalam kurun waktu sepekan.

Yang pertama, pada Rabu (6/10/2021), peristiwa penacabulan terjadi di sebuah Taman Pesanggrahan Raya Rt 011/003 Meruya Utara Kembangan Jakarta Barat.

Berdasarkan, keterangan orang tua korban sekira pukul 20.00 WIB pelapor mendapat info dari ibu kontrakan bernama Jaronah. Ia mengatakan kalau anaknya yang merupakan korban berinisial TN (6) disuruh memegang kelamin pelaku dan kelamin korban dimasukin jari pelaku.

Mendengar anaknya mendapat perbuatan seperti itu, kemudian orangtua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Kembangan.

“Tidak memakan waktu lama pihaknya berhasil mengamankan pelaku berinisial TT alias Cawan” ujar Kompol Khoiri.

Sementara, untuk kasus kedua di Kampung Salo Rt 03/04 Kel Kembangan Utara Kembangan Jakarta Barat, dengan korban KAZ (6). Polisi berhasil mengamankan pelaku berinisial SI (71) yang merupakan tetangga dari korban.

Kejadiannya, korban dipanggil oleh pelaku untuk masuk ke dalam rumah pelaku.

“Setelah di dalam rumah, korban disuruh duduk di samping pelaku, dan teman korban nonton TV. Sewaktu korban sedang duduk di samping pelaku, kemudian pelaku memasukkan tangan kiri ke alat vital korban,” jelas Kompol Khoiri.

Karena sakit, korban langsung pulang dan malam harinya. Korban pun mengadu kepada orangtua bahwa alat vital korban terasa sakit dan perih. Dengan adanya kejadian tersebut pihak keluarga melaporkan ke Polsek Kembangan dan pelaku berhasil segera diamankan

Lanjut Kompol Khoiri, dalam kasus yang ketiga pada Minggu (17/10/2021), anggotanya berhasil mengamankan pelaku berinisial NH alias Jabrik yang telah melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur berinisial TN (6).

Pelaku terbukti melakukan aksi pencabulan terhadap korban dengan menyetubuhinya beberapa kali di tiga lokasi berbeda.

Korban berinisial TN (13) pertama kalinya disetubuhi oleh pelaku di Jl H. Lebar  RT 002 RW 001, Meruya Selatan Kecamatan Kembangan, Kota Jakarta Barat (semak-semak dekat pinggir tol) kemudian (di dalam bengkel mobil) di Jl. Pemancingan RT 008 RW 005 Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan Jakarta Barat. Dan di TKP ketiga di gubuk Jl pemancingan 1 Rt 007/005 Srengseng Kembangan Jakarta Barat.

Selain polisi mengamankan pelaku, pihaknya juga turut mengamankan beberapa barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian pencabulan tersebut terjadi.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 82 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 Tentang pencabulan terhadap anak dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Video Sopir Truk Dipalak di Kalideres Viral, Polisi Tangkap Pelaku yang Ternyata Masih Remaja

Published

on

By

Senin, 25 Oktober 2021 09:08 WIB

TribrataNews PMJ – Polsek Kalideres menangkap seorang remaja berinisial ME (16 tahun) yang diduga memalak sopir truk di Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat. Penangkapan ME berawal dari viralnya sebuah video di media sosial terkait adanya dugaan kasus pemalakan di Jalan Daan Mogot.

Kapolsek Kalideres AKP Hasoloan Situmorang mengatakan, peristiwa adanya dugaan pemerasan terhadap sopir truk di Jalan Raya Daan Mogot terjadi pada Jumat (22/10/2021) sekira pukul 14.40 WIB.

AKP Hasoloan menyebutkan, pihaknya mendapatkan laporan terkait viralnya video dugaan pemalakan sopir truk.

“Kami langsung gerak ke TKP dan melakukan olah TKP dan cari keterangan dari saksi. Dari olah TKP dan didapati mengarah ke satu orang diduga kuat ada dalam video viral tersebut,” ujar AKP Hasoloan di Mapolsek Kalideres, Minggu (24/10/2021) sore.

Polisi kemudian mendapatkan bahwa ME tinggal di Semanan, Kalideres. Polisi lalu menuju ke rumah ME dan berhasil mengamankan pelaku atas bantuan warga.

“Kemudian dilakukan interogerasi awal, diwawancara bahwa yang bersangkutan mengakui yang melakukan itu dan viral di dalam video tersebut adalah ME,” tambah AKP Hasoloan.

Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa topi dan pakaian yang digunakan oleh ME saat beraksi. Polisi pun menemukan kecocokan dari topi dan pakaian dengan yang ada di dalam video.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 356 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman hukuman penjara selama sembilan tahun.

Namun, pihak polisi masih menunggu sopir truk yang mengalami kerugian atas aksi ME. “Untuk proses hukum yang melibatkan anak-anak kita gunakan sistem peradilan anak,” kata AKP Hasoloan.

Sebelumnya, ME terlihat menghampiri pintu-pintu sopir truk yang tengah melintas. Ia bahkan memukul kaca sopir untuk meminta sopir truk turun. Sopir truk yang merekam video menyebut ME sedang memalak.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Tangkap Eks Karyawan Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi

Published

on

By

Selasa, 19 Oktober 2021 18:39 WIB

TribrataNews PMJ – Polres Metro Jakarta Barat menangkap mantan pegawai bank yang  melakukan penipuan berkedok investasi dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

“Tersangka berinisial PAN kami tangkap di salah satu apartemen kawasan Jakarta Selatan,” kata Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Bismo Teguh Prakoso dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa.

AKBP Bismo mengatakan tersangka sudah melakukan aksinya sejak tahun 2018 sampai 2019.

Selama beraksi, PAN mengaku sebagai pegawai Maybank dan mendatangi beberapa korban untuk menawarkan investasi.

“Dia menawarkan investasi dengan bunga 7 sampai 11 persen per 3 bulan padahal normalnya bank memberikan bunga dari deposito itu 5-6 persen per tahun,” kata AKBP Bismo.

Dia juga mengiming-imingi korban mendapatkan emas jika mau berinvestasi langsung di atas Rp10 juta.

Tidak sampai disitu, PAN juga membuat kartu nama dan surat formulir investasi palsu mengatasnamakan Maybank demi meyakinkan korban.

Dengan atribut tersebut, korban pun terkena tipu muslihat hingga akhirnya mau menaruh sejumlah uang ke tersangka.

Setelah mendapat uang dari beberapa korban, tersangka langsung melarikan diri hingga keluar kota.

Tercatat dia sempat membawa uang hasil penipuan sebesar Rp1,28 miliar. Uang tersebut dipakai untuk berlibur ke luar negeri sampai membeli barang-barang mewah.

Salah satu korban pun melaporkan peristiwa penipuan ini ke Polres Metro Jakarta Barat pada tahun 2019.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi memulai proses penyelidikan hingga akhirnya menangkap tersangka di salah satu apartemen di bilangan Jakarta Selatan.

“Kita sudah menangkap, berdasarkan pemeriksaan tersangka hanya bermain sendiri, tidak bersindikat,” kata dia.

AKBP Bismo mengimbau kepada masyarakat yang merasa menjadi korban atas tindakan PAN untuk melaporkan ke polisi.

Pasalnya, hingga saat ini sudah menerima tujuh laporan yang merasa menjadi korban PAN

Atas perbuatan, PAN dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman kurungan empat tahun penjara.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News