Connect with us

Berita Terkini

PPKM Level 4, Pos Penyekatan di Jalan Raya Daan Mogot Ramai Pagi Ini

Published

on

TribrataNews PMJ — Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang hingga 25 Juli 2021 mendatang. Arus lalu lintas di Kilometer 11 pos penyekatan Jalan Raya Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (21/7/2021), tampak ramai pada hari pertama penerapan PPKM Level 4.

Pantauan di lokasi, sejumlah petugas gabungan dari kepolisian, Satpol PP, Dishub dan TNI berjaga di titik penyekatan. Terlihat, satu per satu pengendara melewati pos dari arah Tangerang menuju Jakarta.

Para pengendara yang melintas didominasi oleh pekerja. Mereka diminta menunjukkan surat tanda registrasi pekerja (STRP) atau surat jalan.

“Selamat pagi, mohon ijin bapak, boleh keluarkan surat jalannya? Bila tidak ada silahkan untuk langsung putar balik,” ucap salah satu petugas dari kepolisian di lokasi.

Perwira pengendali pos penyekatan, Ipda Suharyono mengatakan penyekatan dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Di mana, situasi dan kondisi pada pos penyekatan cukup ramai pengendara. Mereka, lanjutnya di dominasi oleh pekerja sektor esensial dan kritikal yang bekerja di Jakarta.

“Bisa dilihat cukup meriah didominasi kendaraan roda dua ada ojol, nakes, ambulans atau kritikal esensial,” tuturnya di lokasi.

Terkait masa perpanjangan PPKM Level 4, pihaknya terus melakukan langkah preventif membatasi mobilitas warga, khususnya di wilayah Jakarta Barat.

“Apabila melintas di pos penyekatan harus bisa tunjukan strp baru bisa lewat,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah menerbitkan Instruksi Mendagri (Imendagri) Nomor 22 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

PPKM Level 4 ini merupakan pengganti dari PPKM Darurat yang telah berakhir pada Selasa 20 Juli 2021 dan akan dilaksanakan mulai 21 hingga 25 Juli 2020.

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Polres Metro Jakarta Timur Tangkap Lima Orang Terkait Surat Keterangan Swab PCR Palsu

Published

on

By

TribrataNews PMJ – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur menangkap lima orang terkait kasus surat tes PCR palsu.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan mengatakan kelima orang tersebut ditangkap pada Rabu (18/7/2021) lalu di Bandara Halim Perdana Kusuma, sekira pukul 12.00 WIB.

“Ada laporan masyarakat bahwa ada kecurigaan pemalsuan surat PCR dengan hasil negatif yang dilakukan oleh beberapa orang dan digunakan oleh salah satu penumpang yang berangkat menggunakan pesawat terbang,” kata Kombes Erwin Kurniawan di Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Kombes Erwin Kurniawan menambahkan kelima orang yang ditangkap tersebut berinisial DDS, dan KA yang merupakan calon penumpang pemesan surat keterangan hasil negatif PCR palsu.

“Selanjutnya tiga orang dengan inisial DI, MR, dan MG yang melakukan pembuatan soft copy, mencetak surat PCR palsu dengan perannya masing-masing,” ujar Kapolres.

Kapolres mengatakan bahwa dari penangkapan tersebut juga turut diamankan sejumlah barang bukti seperti laptop, printer, CPU, uang tunai sebesar Rp600.000, dan contoh surat hasil negatif PCR palsu.

Atas perbuatan tersebut kelimanya disangkakan Pasal 263 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun, kemudian Pasal 268 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun.

Selanjutnya Pasal 14 Ayat 1 UU No. 4 tahun 1984 dengan ancaman pidana penjara paling lama satu tahun dan/atau denda Rp1.000.000, serta Pasal 9 Ayat 1 UU No. 6 tahun 2018 dengan ancaman pidana penjara paling lama satu tahun.

Continue Reading

12. POLRES KEPULAUAN SERIBU

Hari ini, 31 Peserta Jalani Suntik Vaksin di Gerai Vaksin Presisi Polres Kep Seribu

Published

on

By

TribrataNews PMJ – Gerai Vaksin Presisi Polres Kepulauan Seribu terus melanjutkan kegiatan vaksinasi massal bagi masyarakat dalam rangka percepatan program vaksinasi nasional dan Hari Bhayangkara ke 75. Jumat (23/7).

Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag Sumda) Polres Kepulauan Seribu Kompol Nur Jannah Hayati mengatakan, hari ini Gerai Vaksin Presisi Polres Kepulauan Seribu menyuntik 31 warga peserta.

“Sebelum disuntik vaksin para peserta wajib memakai masker, menjalani cek suhu badan, dicek tensi tekanan darah dan screening dari petugas kesehatan,” kata Kompol Nur Jannah.

Lebih lanjut Kompol Nur Jannah menerangkan, setelah memenuhi persyaratan kesehatan kemudian dilakukan penyuntikan dan observasi selama 30 menit.

“Persyaratan nya mudah, hanya menunjukkan identitas KTP, berbadan sehat dan belum pernah di vaksin,” lanjutnya.

Sementara itu Perwira Urusan Kesehatan Bagian Sumber Daya Manusia (Paurkes Bag Sumda) Polres Kepulauan Seribu dr. Isti Iryan Priyanti mejelaskan, bahwa vaksin yang diberikan adalah vaksin Sinovac Dosis Pertama.

“Peserta yang hadir di gerai vaksin kita berikan suntikan vaksin Sinovac dosis pertama, walaupun sudah ikut vaksin warga masyarakat harus tetap menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan,” jelas dr. Isti.

Tercatat, sejumlah 31 peserta vaksin yang datang ke Gerai Vaksin Presisi Polres Kepulauan Seribu semuanya memenuhi persyaratan untuk di vaksin.

“Kepada warga masyarakat yang belum suntik vaksin, silahkan datang ke Gerai Vaksin Presisi Polres Kepulauan Seribu, dari hari senin sampai hari sabtu pukul 08.00 Wib sampai dengan selesai,” himbau Kompol Nur Jannah.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Tangkap Seorang Pengedar Narkoba Jaringan Afrika Selatan, Barang Bukti Satu Kg Sabu

Published

on

By

TribrataNews PMJ — Aparat dari Polres Metro Jakarta Barat bersama petugas Bea Cukai Soekarno Hatta menangkap seorang pengedar narkoba yang terafiliasi dengan sindikat narkoba asal Afrika Selatan, Rabu (21/7/2021).

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan, pelaku ADM (46 tahun) diamankan di kantor jasa pengiriman di daerah Jakarta Barat. Pihaknya juga mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak dua paket seberat 1 kilogram.

“Ya benar, kami bersama dengan petugas Bea Cukai berhasil mengamankan seorang pelaku jaringan sindikat narkoba jaringan internasional asal Afrika Selatan,” ujar Kapolres saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (23/7/2021).

Sementara, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ronaldo Maradona Siregar menjelaskan, pelaku mencoba mengelabuhi petugas dengan menyelundupkan barang bukti narkoba melalui tas map yang telah dimodifikasi.
“Satu kilogram sabu tersebut terbagi dalam dua paket. Kedua paket diselundupkan dalam map yang telah dimodifikasi pelaku,” jelasnya.
Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News