Connect with us

Berita Terkini

Posko organisasi kemasyarakatan di Tambora, Jakarta Barat, diubah menjadi Pos Siskamling

Published

on

Rabu, 8 Desember 2021 11:10 WIB

TribrataNews PMJ – Jajaran Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat mengajak pimpinan organisasi kemasyarakatan (Ormas) untuk merombak posko menjadi Pos Sistem Keamanan Keliling (Siskamling) bagi warga setempat. Hal tersebut dilakukan guna mencegah adanya gesekan antar ormas dan menggunakan posko lebih bermanfaat bagi warga.

“Sebanyak 10 titik posko atau gardu telah dilakukan penertiban oleh masing-masing ketua ormas secara kesadaran sendiri, ” kata Kapolsek Tambora Kompol Faruk Rozi saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (8/12/2021).

Kompol Faruk mengatakan pihak pengurus ormas yang secara mandiri mengecat posko dan menurunkan atribut, seperti bendera, serta spanduk.

Selain itu, Kompol Faruk juga mengimbau seluruh pengurus ormas yang ada di kawasan Tambora untuk bekerja sama menjaga keamanan warga dan mengharapkan kehadiran ormas memberikan rasa aman bagi warga.

Hal yang sama dilakukan Kapolsek Kembangan Kompol Khoiri  merubah posko ormas menjadi rumah ibadah bagi warga setempat.

“Ada yang kita alih fungsikan seperti di RW 3 itu ada pos FBR, kita alih fungsikan sebagai mushala dan menjadi majelis taklim,” kata Kapolsek Kompol Khoiri saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Total ada 15 posko ormas yang akan dialihfungsikan sebagai rumah ibadah. Ke-15 posko tersebut menjadi rumah ibadah berdasarkan persetujuan dari pihak ormas.

Selain itu, pihaknya juga tengah menurunkan bendera lambang ormas yang tertempel di kawasan Kembangan.

Bendera ormas hanya boleh berkibar dalam kurun waktu tiga hari selama menggelar acara tertentu. Jika tidak ada kegiatan apapun, bendera ormas harus diturunkan berdasarkan Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

“Hari ini sudah 30-an bendera kita turunkan. Kegiatan ini tidak ada tenggat waktu, jadi akan terus bergulir,” ujar Kompol Khoiri.

9. POLRES KOTA DEPOK

Dua Pelaku Curanmor Kelompok Rumpin Ditangkap Polsek Bojongsari

Published

on

By

Jumat, 19 Agustus 2022 10:35 WIB

TBNews PMJ –   Kawanan  pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor  (Curanmor)  berhasil diamankan anggota Polsek Bojongsari di Sanggar Senam Ijah Studio RT 02/08, Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari Kota Depok, Kamis (18/8/2022) siang.

Kedua pelaku R, dan AN, masing-masing usia 20 tahun warga Rumpin Bogor, berhasil ditangkap warga usai kepergok pemilik pada waktu mau memetik sepeda motor Honda Beat hitam yang sedang terpakir di dalam sanggar.

“Warga berhasil mengamankan kedua pelaku dan nyaris menjadi bulan-bulanan massa. Petugas kita yang pada saat kejadian sedang ada di sekitar TKP langsung diamankan dibawa ke Polsek Bojongsari,” ucap Kapolsek Bojongsari Kompol Yogi Maulana kepada wartawan, Jumat (19/8/2022) pagi.

Kompol Yogi mengatakan hasil pemeriksaan sementara dari tangan para pelaku petugas menyita barang bukti kunci letter T biasa digunakan untuk mencuri sepeda motor.

“Masih kita dalami sudah berapa kali pelaku bermain (mencuri) sepeda motor, dan di wilayah mana saja. Kasusnya masih kita dalami,”  ungkap Kompol Yogi.

Selain itu barang bukti yang berhasil disita dari para tangan pelaku, Kompol Yogi menyebutkan ada satu unit sepeda motor Honda Beat Hitam, dan kunci letter T.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan kedua pelaku dikenakan Pasal 363 yo 53 KUHP tentang percobaan pencurian pemberatan curanmor dengan ancaman kurungan lima tahun penjara,” tutupnya.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Pelaku Begal di Jakarta Barat Gunakan Hasil Kejahatan untuk Beli Miras dan Narkoba

Published

on

By

Jumat, 19 Agustus 2022 07:15 WIB
TBNews PMJ – Jajaran Polres Metro Jakarta Barat menangkap sekelompok begal yang beraksi sejak Maret hingga Juli 2022 di wilayah Jakarta Barat. Mereka menggunakan uang hasil kejahatannya untuk membeli miras dan narkoba.
“Hasilnya itu dibagi-bagi, biasanya masing-masing dapat Rp200 ribu-300 ribu. Dipakai untuk mabuk dan satu kali beli narkoba,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Joko Dwi Harsono, dalam jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (18/8/2022).
Para pelaku menjual hasil kejahatannya lewat media sosial dengan harga di bawah pasaran yakni Rp1 juta-2 juta.
“Untuk penadah masih kami kembangkan, karena kan sistemnya cash on delivery (COD) atau jual cepat kemudian melalui media sosial, jadi masih kami kembangkan,” ujarnya.

“Kita tangkap enam tersangka yang beraksi dalam kurun waktu Maret sampai Juli 2022,” kata AKBP Joko Dwi Harsono.

Kelompok begal itu terdiri dari enam pelaku yakni MR, IF, RH, AA, F, dan M.

Penangkapan itu bermula ketika Polres Metro Jakarta Barat menerima laporan adanya peristiwa begal pada Maret 2022. Peristiwa begal itu terjadi di kawasan Season City, Tambora, Jakarta Barat. Setelah menerima laporan tersebut, polisi langsung melakukan proses penyidikan.

Ternyata dari laporan tersebut, polisi mendapati adanya laporan kasus begal lain. Total ada 13 laporan kasus begal yang dilakukan oleh komplotan begal tersebut.

“Mereka kerap beraksi secara mobile (berpindah-pindah) di Jakarta Barat. Mereka juga tidak segan-segan untuk melukai korban dengan senjata tajam,” terang AKBP Joko.

Polisi menangkap ke enam tersangka secara terpisah. Lima tersangka ditangkap di wilayah Jakarta Barat. Sedangkan satu tersangka berinisial AA yang diduga sebagai otak aksi pembegalan ditangkap di kawasan Sumedang, Jawa Barat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para tersangka kerap mengincar pengendara motor yang berjalan di lokasi gelap dan sepi. “Targetnya adalah pengendara motor yang berjalan sendirian, di tempat sepi itu mereka pepet lalu ancam menggunakan senjata tajam,” kata AKBP Joko

MR, IF, F, dan M berperan sebagai orang yang memepet korban. Kemudian RH berperan mengambil motor korban serta AA sebagai otak atau yang merancang strategi pembegalan. Dari hasil pembegalan yang mereka lakukan, tercatat sebanyak 13 sepeda motor yang sudah mereka curi dari pengendara.

Hingga saat ini, ke enam tersangka tengah diperiksa lebih lanjut guna mencari penadah motor hasil curian.

“Mereka kita kenakan Pasal 365 ayat 2 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” tutup AKBP Joko.

Continue Reading

9. POLRES KOTA DEPOK

Polres Metro Depok Tangkap 20 Remaja Hendak Tawuran dan 4 Sajam Disita

Published

on

By

Kamis, 18 Agustus 2022 09:50 WIB

TBNews PMJ – Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Depok menangkap 20 remaja di Jalan Menpor Pal Lama, Cimanggis, Depok. Mereka terpergok sedang bersiap tawuran.

Kepala Tim 3P Polres Metro Depok Aiptu I Ketut Suwanta mengatakan, penangkapan puluhan remaja itu sebagai tindak lanjut laporan masyarakat pada Rabu (17/8/2022) dini hari.

“Itu berawal laporan dari masyarakat ada anak nongkrong (berjumlah) 20 orang, sekira jam 03.00 WIB. Akhirnya tim perintis ke sana melakukan pemeriksaan,” kata Aiptu Suwanta saat dihubungi, Kamis (18/8/2022).

Saat diperiksa oleh anggota tim 3P, lanjut Aiptu Suwanta, mereka berdalih hanya berkumpul usai menghadiri acara makan-makan.

“Awalnya mereka bilang hanya nongkrong-nongkrong saja dan ada acara makan-makan juga. Mereka ada dari Cibubur, Depok,” ujar Aiptu Suwanta.

Namun, tim 3P mencurigai salah satu remaja menyembunyikan ponselnya yang saat itu tengah diperiksa. Akhirnya, mereka diketahui sedang janjian tawuran dengan kelompok lain di kawasan Cisalak, Cimanggis.

“Ternyata ada janjian tawuran dengan anak Gang Masjid, Cisalak. Mereka janjian tawuran di sana, makanya kami lakukan interogasi awal,” ujar Aiptu Suwanta.

Lebih lanjut, Aiptu Suwanta mengatakan bahwa polisi juga mendapatkan senjata tajam yang disembunyikan di Pasar Pal. Rencananya, senjata tajam itu akan digunakan untuk tawuran.

“Ada empat sajam. Tiga celurit, satu stik golf dan satu gergaji. Senjatanya mereka sembunyikan di sekitaran Pasar Pal,” kata Aiptu Suwanta.

Atas perbuatannya, puluhan remaja itu digiring oleh tim 3P ke Kepolisian Sektor (Polsek) Cimanggis untuk ditindaklanjuti. “Akhirnya kami bawa ke Polsek Cimanggis untuk dilakukan pendalaman,” ucap Aiptu Suwanta.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News