Connect with us

9. POLRES KOTA DEPOK

Polsek Tajur Halang Polres Metro Depok Gelar Vaksinasi Dan Giat Bhakti Sosial

Published

on

TribrataNews PMJ — Ratusan warga yang tinggal di pemukiman (SLUM AREA) yang berada diwilayah Kp.Jati Rt 03/05 Ds.Tonjong, Kecamatan Tajur halang Kabupaten Bogor, Sabtu (17/7/2021) pagi ini mendapat kesempatan mendapatkan vaksin dan pembagian sembako di gerai presisi kawasan wilayah hukumsek Tajur Halang Polres Metro Depok.

Kapolsek Tajur Halang Iptu Dwi Yulianto.SH mengatakan dalam mensukseskan program vaksinasi massal presisi Polri, selain itu masyarakat umum juga menyasar kalangan warga tidak mampu dan tidak tetap diwilayah Tajur halang Kab.Bogor

“Kita menargetkan sebanyak 150 vaksin sinovac dan 50 kantong sembako yang akan dibagikan kepada warga tidak memiliki pekerjaan tetap baik sebagai pemulung,pedagang keliling dll,mereka inilah yang paling merasakan dampak pandemi Covid 19, masyarakat yang akan divaksim mulai usia 18 sd 50 tahun,” ujar Kapolsek Bersama Kanit Binmas Ipda Yohanes kepada Awak media di lokasi acara, sabtu (17/7/2021) pagi.

Kapolsek Tajur Halang menuturkan warga sangat antusias terhadap kegiatan simaksud mengingat selama ini mereka merasa kesulitan untuk mendapatkan vaksin gratis sampai datang lebih pagi sebelum kegiatan dimulai. ” warga yang datang lebih pagi sudah menyediakan tempat duduk sambil menunggu pelayanan vaksin dibuka,” kata Kapolsek

Kapolsek menyampaikan bahwa pihak Polsek Tajur halang dijangkau dengan tenaga medis dari Puskesmas Tajur halang dan relawan nakes dalam melakukan vaksin di gerai presisi slum area.

“Warga yang berada di daerah ini adalah karena paling rentan terpapar virus Covid-19 Dengan adanya vaksinasi ini diharapkan akan ada kekebalan tubuh yang dapat melindungi diri dari penularan Covid-19,” tulisnya.

Sementara itu meski sudah divaksin, Kapolsek meminta kepada masyarakat Tajur halang agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menjalankan 5 M serta jangan kendor.

9. POLRES KOTA DEPOK

Polsek Sukmajaya Membuka 13 Gerai Vaksin di Dua Kecamatan Guna Mengejar Target Pencapaian Vaksininasi

Published

on

By

Rabu, 15 September 2021
TribrataNews PMJ – Guna mengejar target percapaian vaksinasi, Polsek Sukmajaya membuka 13 gerai vaksinasi di dua kecamatan, yakni wilayah Kecamatan Sukmajaya dan Kecamatan Cilodong, Depok.

Kapolsek Sukmajaya AKP Syafri Wasdar mengatakan sesuai target pencapaian vaksin 100 persen bagi warga Kecamatan Sukmajaya dan Cilodong, pihaknya membuka 13 gerai vaksinasi yang tersebar di setiap RW masing-masing Kelurahan.

Kapolsek mengungkapkan hal ini selaras dengan tekad Polsek Sukmajaya, dimana memberikan pelayanan secepat mungkin akan kebutuhan vaksin kepada masyarakat.

“Sesuai target kami di akhir bulan Oktober 2021 warga Kecamatan Sukmajaya dan Kecamatan Cilodong sudah mencapai 100% tervaksin semua. Kita juga berkolaborasi dengan stakeholder, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan komunitas yang ada, untuk mendukung percepatan vaksinasi ini,” ungkapnya.

Kapolsek pun berharap semoga dengan upaya ini masyarakat makin sehat dan produktif dengan terciptanya Herd Immunity di setiap lingkungan.

Continue Reading

9. POLRES KOTA DEPOK

Polsek Cimanggis Amankan Residivis Curanmor Bersenjata Api yang Dilumpuhkan Korbannya di Tapos

Published

on

By

Jumat, 3 September 2021

TribrataNews PMJ — Polsek Cimanggis Depok mengamankan seorang pencuri kendaraan bermotor menggunakan senpi yang berhasil dilimpuhkan korbannya saat mencuri sepeda motor sport di Gang KH. Abu Bakar Sidik, RT 002 RW 010, Kelurahan Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jumat (3/9/2021), subuh.

Korban pencurian adalah seorang pekerja bangunan yang memarkir kendaraannnya di depan rumah kontrakan di lokasi.

Berdasarkan keterangan saksi, Ridwan (30 tahun), mengatakan pelaku seorang diri mencoba mencuri motor Honda Sonic namun gagal.

Tidak menyerah, pelaku mengincar motor sport Yamaha YZF R15 pada saat akan dibawa kabur dipergoki korban.

“Di satu tempat ada tiga sepeda motor, pelaku pertama mencoba mencuri motor Honda Sonic namun kunci letter t patah di dalam stop kontak. Lalu kembali menyasar motor milik Fikri Yamaha sport, saat sedang diparkir di bawah pohon jambu depan kontrakan,” ujarnya Ridwan  di lokasi kejadian.

Lantaran pada saat kejadian korban Fikri belum tidur melihat sepeda motornya dicuri langsung keluar kontrakan mencegah pelaku kabur.

“Meski sempat diancam akan ditembak pelaku setelah mengeluarkan senjata api, korban melakukan aksi ‘smackdown’ banting pelaku hingga tidak berdaya,” katanya.

Warga yang geram langsung langsung menghakimi pelaku hingga babak belur. “Pelaku dibuat babak belur sama warga setelah dikalahkan sama korban dan kedua tangan serta kaki diikat pakai tali rapia,” ungkapnya.

Sementara itu, Nasai yang merupakan Ketua RT 002 RW 010, mengatakan peristiwa pencurian motor milik salah satu penghuni kontrakan milik Dede Rustandi diketahui sekitar pukul 05.00 WIB.

“Pelaku berjumlah dua orang salah seorang bertugas eksekusi dan seorang lagi bertugas memantau di atas motor yang digunakan merek Honda Beat putih,” ucapnya.

Masih dengan Nasai, saat pelaku akan mengambil motor korban, terhalang dengan  mobil penghuni kontrakan lain yang sedang diparkir.

Meski posisi motor sudah dalam kondisi stop kontak on mau dibawa sudah kepergok sama korban dan sempat duel.

“Meski dalam ancaman, dimana pelaku mengeluarkan senjata api namun berhasil dikalahkan korban dengan cara dibanting,” tambah Nasai.

Dalam hal ini peristiwa kemalingan motor di wilayahnya, Nasai mengaku ini baru pertama kali kejadian.

“Peristiwa kemalingan ini baru pertama kali terjadi. Beberapa hari sebelumnya pelaku sudah mengintai di sekitar kejadian sehingga sudah mengetahui seluk beluk sasaran korbannya,” tutupnya.

“Dalam peristiwa ini diharapkan kedepanya Pamswakarsa kembali galakan sebagai sistem pengamanan siskamling diingkungkan.”

Sementara menurut Kapolsek Cimanggis Kompol Ibrahim Joao Sadjab mengatakan, pelaku merupakan seorang residivis baru menghirup udara bebas dari Lapas Pondok Rajeg  dengan kasus serupa.

“Pelaku RP, 24 tahun, warga Subang, berhasil diamankan warga usai mencuri motor di daerah Tapos. Pelaku merupakan residivis bertugas menjadi eksekutor sedangkan seorang temannya Pugo asal Lampung bertugas jadi joki berhasil kabur,” ujarnya didampingi Kanit Reskrim Polsek Cimanggis Iptu Hendra, Jumat (3/9/2021), siang.

Barang bukti hasil kejahatan yang berhasil disita dari tangan pelaku, yaitu dua pasangan kunci letter T berikut anak mata kunci, dua buah kunci, satu buah pistol mainan.

“Senjata yang digunakan pelaku bukan senjata api, namun hanya mainan sudah dicek anggota,” kata Kapolsek.

“Modus pelaku mencuri motor dengan cara merusak stop kontak dengan menggunakan kunci letter T. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan ancaman penjara lima tahun”, pungkas Kapolsek.

Continue Reading

9. POLRES KOTA DEPOK

Polres Metro Depok Tangkap 2 Pelaku Penyekapan Pengusaha di Hotel

Published

on

By

Selasa, 31 Agustus 2021

TribrataNews PMJ — Personel Satreskrim Polres Metro Depok menangkap dua pelaku penyekapan pengusaha berinisial AHS (44 tahun) di Margo Hotel Depok, Jawa Barat. Keduanya berinisial I dan M, yang bertugas menjaga korban selama penyekapan berlangsung tiga hari di hotel tersebut.

“Mereka semacam teknisi lah, pegawai perusahaan, orang perusahaan,” ujar Kasatreskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno kepada wartawan pada Senin (30/8/2021) kemarin.

Selama penyekapan berlangsung, diduga ada tujuh pelaku yang terlibat. Namun, polisi baru mengamankan dua di antaranya, yaitu I dan M.

“Masih kami dalami dahulu, karena korban sendiri tidak mengetahui nama-namanya,” tambah AKBP Yogen.

Selama disekap, korban mengaku mengalami kekerasan fisik maupun mental. Ia juga diancam apabila melarikan diri.

“Diancam (agar) tidak melarikan diri dari kamar sampai semua aset bisa disita semua sesuai dengan jumlah yang diduga digelapkan dari perusahaan,” kata AKBP Yogen.

Penyekapan ini diduga dilatarbelakangi oleh penggelapan uang perusahaan yang disebut dilakukan oleh korban. Korban sebelumnya diajak bergabung ke dalam perusahaan sekitar sebulan silam. Namun, belakangan ia disebut menggelapkan uang proyek dengan kisaran nominal mencapai Rp 73 miliar.

Para pelaku menyewa 3 kamar. Satu kamar untuk menyekap korban, sepasang kamar lain untuk para pelaku mengawasi korban.

“(Korban tidak keluar) karena ada ancaman itu tadi, kalau keluar ada ancaman,” ujar AKBP Yogen tanpa merinci bentuk pengancaman tersebut.

Baru pada hari ketiga, korban dan pelaku disebut terlibat konfrontasi. Korban berhasil meminta pertolongan petugas keamanan hotel. Selanjutnya, polisi turun tangan dan korban membuat laporan resmi ke Polres Metro Depok.

“Yang (kami) tangani itu kasus penyekapannya bukan penggelapannya. Penggelapannya TKP-nya (tempat kejadian perkara) bukan di Depok,” ungkap AKBP Yogen.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News