Connect with us

BIDANG HUMAS

Polsek Palmerah Berikan Imbauan di Masjid Agar Pemudik Yang Baru Kembali Mau di Swab Antigen

Published

on

TribratanewsPMJ – Polsek Palmerah memanfaat masjid untuk mengumumkan kepada warga yang baru kembali ke Jakarta khususnya wilayah Palmerah, Jakarta Barat untuk swab antigen terlebih dahulu.

Tujuannya adalah menghindari penolakan warga kepada pemudik yang kembali ke rumahnya tanpa ada surat swab antigen.

Kapolsek Palmerah, Kompol Agus Widar mengatakan, hampir seluruh Masjid dan Musola berikan pengumuman dengan alat pengeras suara.

“Jadi kami imbau pakai pengeras suara di Masjid supaya masyarakat yang baru kembali dari kampung halamannya mendengar untuk lakukan swab antigen,” kata Agus Rabu (19/5/2021).

Agus melanjutkan, selain berikan imbauan, anggotanya juga dilapangan terus memantau rumah warga yang pulang kampung untuk memastikan apakah sudah kembali atau belum.

Jika sudah kembali, maka pihaknya akan menanyakan surat bebas Covid-19 yang dikeluarkan dari Puskesmas atau petugas medis Kota keberangkatan.

“Jika belum swab maka akan kita arahkan untuk swab gratis oleh Tiga Pilar Palmerah,” tutur dia.

Sebagai informasi di Palmerah ada sebanyak 30 Kepala Keluarga yang meninggalkan Jakarta untuk berlebaran dengan total kurang lebih 400 jiwa.

Dari sebanyak 400 warga yang pulang kampung, ada 294 warga yang sudah diswab antigen oleh Tiga Pilar Palmerah dan ada 1 warga dinyatakan reaktif Covid-19 di Rw03 Keluarahan Kemanggisan.

“Kita terus lakukan swab antigen dan berikan imbauan untuk mau diswab antigen sepulang dari Kampung,” tutup dia.

7. BIDANG HUMAS

Polda Metro Jaya Sosialisasikan Aplikasi Ada Polisi

Published

on

By

Selasa, 15 November 2022 07:30 WIB

TBNews PMJ – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dit Binmas) Polda Metro Jaya melakukan sosialisasi terkait aplikasi layanan masyarakat bernama Ada Polisi. Aplikasi itu berisi data-data yang dibutuhkan masyarakat.

Sosialisasi aplikasi Ada Polisi digelar di Mapolda Metro Jaya pada Senin (14/11/2022) dengan dihadiri para perwakilan bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Direktur Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Badya Wijaya menyebut aplikasi Ada Polisi ini dibuat menindaklanjuti arahan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dr Mohammad Fadil Imran.

“Menindaklanjuti arahan Bapak Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dr Mohammad Fadil Imran bahwa pendekatan pemolisian di era modern ini harus diubah orientasinya menjadi pencegahan,” kata Kombes Badya dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/11/2022).

Kombes Badya menyebut aplikasi ini berisi pengetahuan terkait data, statistik, karakteristik termasuk sebab-sebab terjadinya tindakan kejahatan. Hal ini juuga sebagai bahan evaluasi untuk mencegah terjadinya kejahatan.

“Identifikasi dan pengetahuan tentang statistik, karakteristik dan sebab-sebab terjadinya kejahatan yang tergambar dalam aplikasi Ada Polisi ini tidak saja diperlukan oleh Polri dalam penanggulangan kejahatan namun juga penting untuk diketahui oleh stakeholder terkait bahwa ada persoalan sosial yang harus ditangani dan diselesaikan secara bersama-sama dan tidak semata-mata persoalan hukum dan kamtibmas saja,” beber Kombes Badya.

Terpisah, Koorspripim Polda Metro Jaya, AKBP Iverson Monossoh menyebut jika saat ini Polda Metro Jaya terus berinovasi melakukan perubahan melalui terobosan-terobosan di era modern.

“Salah satu Inovasi adalah melakukan riset dan menganalisis statistik dan karakteristik kejahatan saat ini termasuk akar masalah yang menjadi sebab musabab terjadinya kejahatan jalanan,” kata AKBP Iver.

“Sambang, dialog, mendengar apa yang menjadi keluhan masyarakat kemudian kita datakan sebagaimana praktik pemolisian dalam sistem ini adalah salah satu bentuk pendekatan yang humanis agar kita memiliki pengetahuan yang cukup tentang akar permasalahan yang terjadi dan mencari solusinya,” paparnya.

Continue Reading

7. BIDANG HUMAS

Cegah Tawuran, Irjen Fadil Imran Undang Anak Muda Manggarai Main Bola Bareng

Published

on

By

Rabu, 26 Oktober 2022 08:05 WIB

TBNews PMJ – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol DR. Mohammad Fadil Imran, M.Si, punya cara unik bagaimana mencegah aksi tawuran yang kerap terjadi di wilayah Manggarai, Jakarta Selatan. Salah satu pendekatan yang dilakukan adalah mengumpulkan sejumlah anak muda untuk ngobrol bareng sambil bertukar pikiran dan pengalaman.

Suasana santai dan penuh keakraban itu terlihat dalam tayangan Instagram @kapoldametrojaya, Rabu (26/10/2022).

Irjen Fadil awalnya memulai pembicaraan dengan memperkenalkan diri kepada mereka. Kapolda lalu menanyakan apakah mereka sudah pernah tawuran.

Kemudian salah seorang dari mereka bernama Iqbal mengaku sudah pernah. Waktu itu, Iqbal mengaku tawuran di dekat rel kereta api. Sialnya, saat ditangkap dan digeledah rumahnya ditemukan sejumlah senjata tajam dan pedang. Iqbal pun akhirnya ditangkap dan dibawa ke kantor polisi.

”Masalahnya apa kok tawuran,” tanya Irjen Fadil.

”Enggak tau pak, tiba-tiba tawuran aja,” kata Iqbal.

Obrolan santai itu akhirnya melebar hingga ke permainan bola. Irjen Fadil sempat menunjukkan video dia bermain bola di lapangan polda.

Dari situ akhirnya tercetus ide untuk mengajak mereka bermain bola di lapangan polda. Irjen Fadil pun akhirnya setuju.

“Nanti kita bikin turmamen antar anak Manggarai lah. Tapi jangan ada tawuran lagi,” pinta Irjen Fadil.

Dalam pertemuan itu akhirnya disepakati, Irjen Fadil akan mengundang anak-anak Manggarai RW06 bermain bola di lapangan polda.

Diakhir pembincangan, Irjen Fadil meminta anak-anak muda jangan lagi tawuran. ”Dengerin Pak RT, Pak RW. Hidup sudah susah jangan dibuat susah lagi,” kata Irjen Fadil.

Sebelum pamit dan meninggal tempat itu, Fadil memberikan makanan berupa pisang goreng kepada Iqbal dan kawan-kawannta. “Neh, Bal. Pisang goreng buat nongkrong,” ucap Irjen Fadil.

”Makasih Pak, kopinya mana,” kata Iqbal sambil tertawa diikuti yang lainnya.

Continue Reading

7. BIDANG HUMAS

HUT ke-77 TNI, Kapolda Metro Jaya Ucapkan Selamat dan Terima Kasih kepada Pangdam Jaya: Dengan Kebersamaan, Ibu Kota Jakarta Bisa Terjaga Selalu Aman

Published

on

By

Rabu, 5 Oktober 2022 14:10 WIB

TBNews PMJ – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol DR. Mohammad Fadil Imran menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 TNI , pada hari ini, Rabu (5/10/2022).

 

Irjen Fadil berharap kerja sama antara TNI dan Polri terus ditingkatkan. “Dirgahayu TNI Ke-77. TNI adalah kita,” ujar Fadil di kawasan Monas, didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto

 

Menurut Irjen Fadil, dengan kebersamaan antara TNI dan Polri, maka dapat menjaga situasi DKI Jakarta dalam keadaan aman. Apalagi pada saat pandemi Covid-19.

 

“Sekali lagi, kekuatan, kebersamaan para TNI, Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, situasi Ibu Kota, situasi pandemi, lebih baik dan terus selalu aman,” katanya.

 

Irjen Fadil berharap dengan kerja sama antara TNI dan Polri, dapat semakin memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat DKI Jakarta. Ia merasakan hal itu bagaimana pada saat menghadapi Covid-19, keamanan Ibu Kota hingga hari ini tetap terjaga.

 

“Kami berharap ke depan kerja sama ini terus bisa kita pererat dan kita tingkatkan, memberikan rasa nyaman, rasa aman kepada masyarakat Jakarta,” imbuhnya. “Jakarta adalah Ibu Kota Negara, etalase negara, yang penuh dengan dinamika. Alhamdulillah berkat kolaborasi, kerja sama, semua bisa berjalan dengan baik,” kata Irjen Fadil.

 

Pangdam Jaya Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Untung Budiharto juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membuat TNI tetap solid dan jaya diusianya yang ke-77.

 

Pangdam Jaya secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Metro Jaya dan jajaran, sebagai mitra utama menjaga keamanan Ibu Kota Jakarta.

 

“Hari ini sungguh sangat luar biasa, kita merayakan HUT ke-77 TNI. Untuk itu, saya selaku Pangdam Jaya mengucapkan terima kasih, pertama kepada mitra kami Kapolda dan seluruh jajarannya, serta seluruh masyarakat Jakarta yang selama ini membantu dan bekerja sama dengan Pangdam Jaya,” ujar Mayjen Untung.

 

Mayjen Untung berharap TNI dan Polri semakin solid dan terus menjaga keamanan Jakarta. “Sesuai dengan tema HUT kita, TNI adalah Kita. Kita menjaga Jakarta ini tetap aman. Seluruh komponen masyarakat Jakarta, dari TNI, Polri, dan seluruh masyarakat,” tukasnya.

 

Mayjen Untung mengaku jajarannya masih memiliki banyak kekurangan di usia TNI yang ke-77 ini. Oleh sebab itu, TNI akan terus melakukan evaluasi agar ke depannya semakin lebih baik lagi.

 

“Kami ini sebagai manusia, TNI juga seperti organisasi biasa, ada kekurangan dan sebagainya. Saya kira ini menjadi evaluasi kita bersama, agar kita bekerja lebih baik di masa yang akan datang,” katanya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News