Connect with us

6. POLRES METRO TANGERANG KOTA

Polsek Neglasari Tangkap Penipu Modus Ubah Daun Jadi Uang

Published

on

Selasa, 13 September 2022 12:40 WIB

TBNews PMJ – Polsek Neglasari Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial IS (37 tahun), tersangka kasus penipuan modus mengubah daun menjadi uang. Pelaku juga mengaku sebagai anak angkat dari pemuka agama, agar para korban atau calon korbannya percaya.

“Yang bersangkutan juga mengaku sebagai anak angkat dari pemuka agama,” kata Kapolsek Neglasari Kompol Putra Pratama saat dihubungi, Selasa (13/9/2022).

IS ditangkap di Banten pada Senin (12/9/2022) sekira pukul 13.00 WIB. Penangkapan dipimpin langsung oleh Kompol Putra.

Kompol Putra mengatakan IS adalah pekerja bangunan. Putra memastikan IS tidak memiliki hubungan keluarga dengan pemuka agama seperti yang diakuinya.

“Yang bersangkutan ini kuli bangunan. Dia bekerja serabutan kuli bangunan di wilayah Teluknaga, Sepatan, dan Pakuhaji,” jelas Kompol Putra.

Kasus ini berawal dari laporan seorang warga, Mashadi (29 tahun). Dia mengaku ditipu hingga sepeda motor dan dua handphone miliknya raib dibawa kabur IS.

“Tim berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor N-Max dan dua handphone milik korban,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho dalam keterangannya.

Kombes Zain mengatakan korban dan pelaku bertemu pada Minggu (4/9) di Neglasari, Kota Tangerang. IS lalu mengaku memiliki kesaktian mengubah daun menjadi uang dan bisa mengeluarkan benda pusaka dari tubuhnya.

Kombes Zain menyampaikan IS lalu mengajak korban yang teperdaya untuk berziarah ke sebuah makam di TPU Selapajang, Tangerang. Di lokasi itu IS lalu meminjam sepeda motor dan handphone korban dengan dalih sebagai bagian dari proses ritual.

“Pada hari Minggu, 4 September 2022, pelaku mengajak korban dan temannya berziarah ke makam keramat di TPU Selapajang. Saat di lokasi kemudian pelaku meminjam motor korban dan dua unit handphone milik korban dan temannya. Katanya untuk dibawa dan dibersihkan dengan ritual secara gaib,” ungkap Kombes Zain.

Kombes Zain menerangkan korban dan teman korban pun menunggu di area makam. Namun IS tak kunjung kembali hingga malam hari.

“Atas kejadian tersebut, korban melaporkan tindak penipuan yang dilakukan pelaku ke Polsek Neglasari. Korban menderita kerugian sebesar Rp 26 juta,” katanya.

Kepada penyidik Polsek Neglasari, lanjut Kombes Zain, IS mengaku telah menipu sejumlah orang dengan modus serupa. Sejauh ini Polsek Neglasari sudah menemukan tiga korban penipuan yang dilakukan IS dengan modus pura-pura mengubah daun jadi uang.

“Polsek Neglasari baru menemukan tiga orang korban. Kini pelaku kami amankan di Mapolsek Neglasari. Kami masih melakukan pencarian dan menghubungi korban-korban lain dari pelaku,” pungkas Kombes Zain.

6. POLRES METRO TANGERANG KOTA

Ketahuan Curi Handphone, Pelaku Rampas Sepeda Motor untuk Kabur Hingga Tertangkap Polisi

Published

on

By

Jumat, 9 Desember 2022 07:35 WIB

TBNews PMJ – Ketahuan mencuri handphone, seorang pemuda nekat menodongkan senjata tajamnya untuk merampas sepeda motor milik warga yang melintas di lokasi untuk melarikan diri. Peristiwa itu terjadi di Jalan Modern Golf Raya, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, pada Kamis (8/12/2022) kemarin.

Pada saat itu, pelaku yang berinisial AS, 34 tahun, melakukan pencurian handphone milik salah seorang pedagang pisang.

“Pelaku yang berjalan kaki menghampiri pedang pisang untuk mengambil handphone yang diletakkan di atas gerobak,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Kamis (8/12/2022).

Mengetahui handphone-nya dicuri, lanjut Kapolres, pedagang pisang berusaha mengejar pelaku. Itu menjadi perhatian warga sekitar, termasuk petugas keamanan perumahan Modernland yang akhirnya turun melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Saat itu, pelaku sempat tertangkap dan berkelahi dengan petugas keamanan,” papar Kapolres.

Merasa terdesak dan mengetahui warga semakin banyak, pelaku berusaha kabur dan menyetop pengendara sepeda motor atas nama Supriadi, 43 tahun, yang melintas di lokasi.  Sambil mengacungkan dan menodongkan senjata tajamnya, pelaku mendorong korban hingga jatuh tersungkur ke tanah.

“Pada saat itu pelanku langsung merampas dan membawa kabur sepeda motor korban,” terang Kaolres.

Mendengar ada kejadian tersebut, sambung Kapolres, petugas Polsek Tangerang turut melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur ke arah Padang Golf Modernland. Akhirnya pelaku berhasil ditangkap.

“Pelaku ditangkap di depan klaster Sakura Modernland, Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, berikut barang bukti berupa pisau gagang hitam, handphone hasil curian dan sepeda motor Honda Beat Street warna putih hasil rampasan,” kata Kapolres.

Pelaku digelandang ke Polsek Tangerang untuk diperiksa. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 karena membawa senjata tajam.

Continue Reading

6. POLRES METRO TANGERANG KOTA

Polres Metro Tangerang Kota Bekuk Bapak Tiri yang Perkosa Anak di Bawah Umur di Karang Tengah

Published

on

By

Kamis, 8 Desember 2022 11:10 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Tangerang Kota membekuk seorang bapak dengan inisial H (38 tahun) yang tega memperkosa anak tirinya yang masih di bawah umur hingga hamil di kawasan Karang Tengah, Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho. mengatakan, pelaku dibekuk setelah pihaknya mendapat laporan dari ibu korban pada Sabtu (3/12) lalu.

Kapolres menuturkan, ibu korban melaporkan kejadian tersebut berawal dari rasa kecurigaannya melihat perubahan fisik pada anaknya. Begitu dilakukan tes, lanjut Kapolres, ibu korban kaget. Karena anaknya yang masih di bawah umur dinyatakan hamil dengan usia kandungan 31 minggu atau 7 bulan.

“Saat itu juga korban mengaku bahwa yang menghamilinya adalah bapak tirinya,” kata Kapolres, Rabu (7/12/2022).

Kapolres melanjutkan, korban mengaku diperkosa oleh ayah tirinya pada saat ibunya sedang keluar rumah. Namun, korban tidak berani menceritakan kejadian tersebut karena khawatir terjadi pertengkaran pada orangtuanya.

“Tersangka melakukan persetubuhan dan melakukan perbuatan cabul terhadap korban saat korban sedang tidur,” ungkap Kapolres.

Akibat kejadian tersebut, ibu korban melaporkannya ke Polres Metro Tangerang Kota.

“Kita amankan pelaku Sabtu 3 Desember 2022, kemarin, setelah pihak keluarga menyerahkan kasusnya ke kita,” ujar Kapolres.

Pelaku H kini telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Tangerang Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat dengan Pasal 81 Ayat (1), (2), dan (3) jo Pasal 81 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU RI No 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Continue Reading

6. POLRES METRO TANGERANG KOTA

4 Dari 10 Pengeroyok Sopir Truk di Tanah Tinggi Ditangkap Polres Metro Tangerang Kota

Published

on

By

Rabu, 7 Desember 2022 12:00 WIB

TBNews PMJ – Empat dari sepuluh pelaku pengeroyokan sopir truk tanah bernama Andi Antoni (37 tahun), di Kota Tangerang ditangkap polisi Polres Metro Tangerang Kota setelah hampir tiga pekan buron.

Keempat pelaku tersebut adalah, AA alias Kiwok (19), SRA alias Rico (25), AS alias Eman (29) dan KR alias Rizal (26). Para pelaku mengeroyok Andi di Jalan Jenderal Sudirman, depan Komplek Kehakiman, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, pada Sabtu (12/11/2022) sekira pukul 21.00 WIB.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan pelaku berjumlah sepuluh orang. Pada hari Kamis, (1/12/2022) Unit Resmob berhasil menangkap empat orang pelaku pengeroyokan tersebut.

“Keempat pelaku ditangkap saat sedang mengamen di lampu merah Puspemkot kota Tangerang, pada Kamis 1 Desember kemarin, enam orang masih dalam pencarian untuk ditangkap,” ujar Kombes Zain dalam keterangannya, Rabu (7/12/2022).

Kombes Zain menyebutkan, masalah dipicu saat korban berusaha merelai lantaran melihat temannya bernama Aceng sedang dipukuli oleh para pelaku.

Atas perbuatannya, keempat pelaku disangkakan dengan Pasal 170 ayat 2 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News