Ketiga pelaku tersebut berinisial MY (29 tahun), HK (25 tahun) dan BP (31 tahun) yang merupakan warga Kelurahan Kampung Rawa, Jakarta Pusat.

Kapolsek Metro Johar Baru, Jakarta Pusat, Kompol Edison, mengatakan pihaknya bersama jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat melakukan penyelidikan terhadap tawuran yang terjadi pada Minggu (22/8) tersebut. Sebelumnya, tawuran di kawasan yang sama terjadi jelang HUT RI, yakni pada Senin, 16 Agustus 2021, dini hari.

“Jadi mereka ini dendam. Makanya kembali melakukan aksi tawuran. Tapi ini kita masih akan kembangkan, kemungkinan ada pelaku lain yang akan kami amankan,” kata Kompol Edison di Jakarta, Selasa (24/8/2021).

Kompol Edison mengatakan tawuran yang terjadi kedua kalinya dalam bulan ini dilatarbelakangi motif balas dendam atas tawuran sebelumnya yang mengakibatkan satu korban tewas.

MY (29 tahun) salah satu pelaku tawuran mengaku ia memang berniat membalaskan dendam karena seorang rekannya, tewas karena senjata tajam oleh warga Kelurahan Tanah Tinggi pada Senin (16/8/2021) lalu.

Sebelum beraksi, ketiga pelaku tawuran juga mengkonsumsi narkoba jenis sabu, berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan pihak kepolisian.

“Karena itu aja pas mau balas dendam, saya konsumsi narkoba dulu,” kata MY.

Ada pun ketiga pelaku diringkus jajaran Reskrim Polsek Metro Johar Baru di sebuah warung internet (warnet) di kawasan Kampung Rawa, Johar Baru pada Senin (23/8/2021) sore sekira pukul 16.00 WIB.

“Ketiga pelaku yang ditangkap positif narkoba setelah dites urin. Ketiga pelaku adalah otak dan dalang tawuran,” ungkap Kompol Edison.