Connect with us

13. POLRES TANGERANG SELATAN

Polsek Cisauk Tetapkan Suami yang Aniaya Istrinya di Tangsel Jadi Tersangka

Published

on

Jumat, 18 November 2022 13:10 WIB

TBNews PMJ – Suami berinisial T (43 tahun) yang melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, K (44 tahun), telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sebagai informasi, peristiwa itu terjadi pada Jumat (11/11/2022) di Kampung Kademangan, RT 004 RW 002, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan.

“Terhadap pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka sejak tanggal 13 November 2022 dan dilakukan penahanan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Cisauk Ipda Margana melalui keterangan tertulis, Jumat (18/11/2022).

Pasangan suami istri (pasutri) itu diketahui telah menikah secara siri sejak 2005 dan dikaruniai dua anak, EZ dan TA. Meski mereka hanya menikah siri, pelaku tetap disangkakan pelanggaran atas tindak pidana KDRT.

“Perkara yang dipersangkakan adalah melakukan tindak pidana perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga dan atau penganiayaan,” jelas Ipda Margana.

Pelaku dijerat Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 dan atau Pasal 351 KUHP, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara (sebelumnya diberitakan 2 tahun 8 bulan).

Ipda Margana mengatakan, kasus tersebut kini sedang dalam proses penyidikan.

Sebelumnya, T yang diduga melakukan tindak KDRT terhadap istrinya ditangkap polisi pada 13 November 2022 malam, dua hari setelah penganiayaan itu.

Margana menjelaskan, KDRT itu berawal dari tuduhan perselingkuhan yang dilontarkan T terhadap istrinya.

“Suaminya nuduh yang enggak-enggak. ‘Lu mau ngapain keluar, mau ngejablay ya,'” ucap Kanit Reskrim Polsek Cisauk Ipda Margana menirukan ucapan T, Rabu (16/11/2022).

Pernyataan itu dilontarkan T saat istrinya selesai memasak untuk makan malam dan hendak keluar rumah menggunakan motor untuk membeli bensin.

“Saat kejadian itu, Jumat malam istrinya pulang kerja jualan ayam geprek 17.30 WIB. Terus nyiapin bekal makanan buat suaminya yang masuk malam, sekuriti. Kemudian 18.30 WIB, istrinya mau keluar rumah, mau beli bensin, ” jelas Ipda Margana.

Tak terima dengan tuduhan suaminya, K tersulut emosi sehingga adu mulut terjadi. Karena terbawa amarah, T langsung memukul, menendang, menjambak, dan membenturkan istrinya ke kursi.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka memar di tubuhnya, yaitu luka di mulut, telinga bagian kanan belakang, pipi sebelah kiri, dan memar di leher.

Peristiwa tersebut direkam oleh anak mereka yang menyaksikan langsung kejadian. Video rekaman penganiayaan berdurasi 2 menit 13 detik itu pun viral di media sosial.

Atas video yang beredar, polisi kemudian mencari tahu lokasi dan kejadian tersebut. Pada Minggu (13/11/2022), polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) yang merupakan kediaman pasutri tersebut. Kemudian, T ditangkap sekira pukul 23.00 WIB. Kini, pelaku pun sudah ditahan di Mapolsek Cisauk.

13. POLRES TANGERANG SELATAN

Polres Tangerang Selatan Beri Penghargaan untuk Santri Berprestasi

Published

on

By

Kamis, 1 Desember 2022 11:05 WIB

TBNews PMJ – Polres Tangerang Selatan memberikan penghargaan dan bantuan pendidikan kepada ‘Santri Sahabat Polres Tangerang Selatan’ yang telah berhasil mengukir prestasi. Kegiatan pemberian penghargaan dan apresiasi ini disematkan pada Apel di Mapolres Tangerang Selatan, Selasa, 29 November kemarin.

Dalam pemberian penghargaan tersebut, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu, didampingi perwakilan Kemenag Tangsel Suhardi, Suhada dari Forum Ponpes Tangsel, Faisal dari Ponpes Darul Mutaalimin, Ustadz Rafi dari Ponpes Darul Mutaalimin, Ustadz Kirom dari Ponpes Al Quraniyah, PJU Polres Tangerang Selatan serta kalangan Kapolsek Jajaran Polres Tangerang Selatan.

Adapun para santri penerima penghargaan dan bantuan pendidikan ‘Santri Sahabat Polres Tangerang Selatan’ antara lain, Imran Santri Ponpes Darul Mutaalimin atas prestasinya meraih medali emas dalam kompetisi internasional Youth Metaverse Robot Challdnge di Darajon Korea pada Agustus 2022.

Aufa Salwa Alqofa, Santri Ponpes Al Quraniyah atas prestasinya Juara 1 Musabaqoh Hifzil Qur’an Juz 1 dan Tilawah pada MTQ Nasional di Banjarmasin Kalsel Tahun 2022,

Umair Rijoli , Santri Ponpes Al Quraniyah atas prestasinya Juara 1 MSQ Pada MTQ Nasional Tahun 2022 di Kalimantan Selatan,

Mikail Abdul Muqaddim Prisma Cendekia , Santri Ponpes Darul Mutaalimin atas Prestasinya Meraih Medali Emas Pada Olimpiade Fiqh dan Aqidah Akhlak yang digelar Kementrian Agama RI Tahun 2022.

“Apresiasi dan penghargaan yang kami berikan dari Polres Tangsel kepada para santri berprestasi sekaligus meniadikan mereka duta kami.Juga memberikan prioritas jika mereka ingin masuk kepolisian,” pungkas AKBP Sarly.

Continue Reading

13. POLRES TANGERANG SELATAN

28 Pemuda di Legok yang Hendak Tawuran Ditangkap Polres Tangerang Selatan

Published

on

By

Senin, 21 November 2022 08:00 WIB

TBNews PMJ – Operasi Kejahatan Jalanan oleh Polres Tangerang Selatan mengamankan 28 pemuda di Legok, Tangerang, yang diduga hendak tawuran.  Mereka diamankan saat berkumpul pada Minggu (20/11/2022) sekira pukul 04.00 WIB, di samping danau atau kolam Kampung Candu RT 04 RW 02 Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.

“Telah diamankan sekelompok remaja (pemuda) mengendarai sepeda motor, sedang berkumpul dan diduga hendak melakukan tawuran,” ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu melalui keterangan tertulisnya, Minggu.

Para remaja yang diamankan itu berinisial AH (21), MHS (16), GBS (16), AP (15), S (17), RN (15), HF (14), BZ (16), IF (16), EF (21), MA (20), H (18), DR (20), AH (21), N (30), WR (18), MSA (14), PPS (16), AR (18), AR (15), MRF (21), CL (17), PR (15), AFM (15), DRR (16), RD (17), RA (16), dan F (20).

AKBP Sarly menjelaskan, penangkapan itu bermula saat tim Polsek Legok sedang melakukan operasi kejahatan jalanan di wilayah hukumnya. Pada saat patroli, polisi menemukan sekelompok pemuda yang sedang berkumpul di lokasi. Selanjutnya anggota personel Polsek Legok langsung melakukan penggeledahan kepada pemuda tersebut. “Dan setelah dilakukan penggeledahan di badan remaja (pemuda) tersebut, tidak ditemukan barang bukti apapun,” jelas AKBP Sarly.

Polisi yang menaruh curiga langsung melakukan penyisiran di area sekitar danau. Akhirnya ditemukan barang bukti berupa senjata tajam di bawah pohon bambu di sekitar lokasi.

Ada 17 senjata tajam yang disita, yaitu 4 stik golf, 2 celurit, 4 klewang dan 7 bilah pedang. Selain itu, 41 sepeda motor yang digunakan oleh para pemuda tersebut turut disita polisi.

Adapun ke-28 pemuda beserta barang bukti yang ada dibawa ke Polsek Legok guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami melakukan pendataan dan data mereka dimasukkan ke Aplikasi Ada Polisi. Lalu memanggil orangtua, ketua RT dan RW yang bersangkutan,” kata AKBP Sarly.

Continue Reading

13. POLRES TANGERANG SELATAN

Polres Tangerang Selatan Tangkap Empat Remaja Hendak Tawuran di Pamulang, Sita 4 Celurit dan 17 Anak Panah

Published

on

By

Senin, 21 November 2022 07:50 WIB

TBNews PMJ – Polres Tangerang Selatan mengamankan empat remaja inisial MTJ (16 tahun), FAAC (16 tahun), MHN (16 tahun), dan GR (16 tahun) pada Minggu (20/11/2022) sekira pukul 02.00 WIB di Jalan Siliwangi, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Keempatnya diamankan lantaran diduga hendak tawuran di daerah Cikokol, Tangerang.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu mengatakan, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam dari lokasi.

“Setelah dilakukan penggeledahan badan (dari empat remaja), tidak ditemukan senjata tajam yang ada pada keempat anak yang berhasil diamankan,” ujar AKBP Sarly melalui keterangan tertulisnya, Minggu (20/11/2022).

Kemudian dilakukan pemeriksaan di sekitar tempat nongkrong pemuda tersebut, tepatnya di belakang warung kelontong yang sudah tutup.

“Ditemukan barang bukti berupa senjata tajam empat buah celurit, satu buah samurai, satu buah busur panah, 17 anak panah, dan satu botol air keras” jelas AKBP Sarly.

AKBP Sarly mengungkapkan, peristiwa itu diketahui saat Reskrim Polres Tangsel dan Polsek Pamulang melaksanakan operasi kejahatan jalanan pada dini hari. Kemudian saat tim kepolisian melintas di Jalan Siliwangi, ditemukan sekitar 20 orang remaja yang sedang duduk di pinggir jalan atau nongkrong.

“Pada saat didatangi oleh anggota Polsek Pamulang, beberapa orang remaja yang sedang nongkrong kabur melarikan diri. Dan berhasil diamankan 4 orang anak (remaja),” kata AKBP Sarly.

Berdasarkan pengakuan keempat remaja tersebut, sajam yang disita merupakan milik teman-teman mereka yang melarikan diri.

“Untuk senjata tajam yang disimpan di belakang warung kelontong yang sudah tutup, (disebutkan) adalah milik anak-anak remaja yang berhasil kabur melarikan diri dan sudah dipersiapkan sebelum mereka berkumpul,” jelas AKBP Sarly.

Keempat remaja tersebut kemudian dibawa ke Polsek Pamulang untuk dilakukan interogasi dan didata ke aplikasi Ada Polisi. Saat ini, tim penyidik masih berupaya melanjutkan pengejaran terhadap beberapa pelaku pemilik sajam yang melarikan diri.

“Selanjutnya, (kami) akan memanggil orangtua masing-masing remaja tersebut,” tambah AKBP Sarly.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News