Connect with us

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polsek Cengkareng Tangani Kasus Hilangnya Seorang Wanita Saat Bukber 2 Pekan Lalu

Published

on

Kamis, 12 Mei 2022 08:55 WIB

TBNews PMJ – Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat sedang menindaklanjuti laporan kasus dugaan hilangnya seorang wanita asal Cengkareng, Jakarta Barat, bernama Dini Nurdiana (27 tahun), yang diolaporkan hilang setelah mengikuti acara buka bersama (bukber) dua pekan yang lalu.

“Kita cek laporannya lalu kita tangani,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Cengkareng, AKP Ali Barokah saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (11/5/2022).

AKP Ali mengatakan, pihaknya tengah melakukan beberapa upaya untuk mencari Dini. Salah satunya, yakni memeriksa keluarga korban.

Penyidik Polsek Cengkareng akan memeriksa saksi lain dan mencari barang bukti untuk mempermudah proses pencarian Dini.

Sebelumnya, Dini menghilang sejak lebih dua minggu lalu ketika ingin pergi mengikuti buka bersama.

Foto Dini pun sempat viral usai diunggah akun Instagram @forumwartawanpolri pada Selasa, (10/5/2022).

“Izin bukber tanggal 26 April hari Selasa. Semenjak itu belum pulang,” kata Kakak Dini, Ryan Ismatullah saat dihubungi di Jakarta.

Ryan menjelaskan, awalnya Dini pulang dari tempat kerja ke kediamannya di kawasan Cengkareng (Jakarta Barat) pada Selasa (26/4) pukul 15.00 WIB.

Setelah pulang, dia izin kepada keluarga ingin mengikuti acara buka bersama (bukber). Namun saat Ryan bertanya adiknya pergi bersama siapa dan dimana, Dini tidak menjawab.

“Cuma dianya enggak ngomong bahkan teman-teman kerjanya enggak tahu, cuma taunya bukber doang,” kata Ryan.

Sejak itu, Dini tidak kunjung pulang ke rumah. Ryan sudah berusaha menghubungi Dini namun usaha tersebut belum berhasil.

Bahkan, Ryan sudah coba menghubungi seluruh kerabat adiknya itu. Namun sampai sekarang hasilnya nihil.

“Kalau soal nanya ke teman temannya, temen deket, bahkan mantan pacarnya, saya tanyai tuh mantan dan temen temennya ikut nyari juga karena enggak tahu,” kata dia.

Ryan mengaku sudah melaporkan peristiwa ini ke pihak Polsek Cengkareng. Dia berharap pihak Kepolisian bisa menemukan adiknya itu.

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Bangun Posko Tangguh Anti Narkoba di Kampung Boncos Palmerah

Published

on

By

Selasa, 17 Mei 2022 08:30 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Jakarta Barat membangun Posko Tangguh Anti Narkoba di kawasan Jalan Ori, Kota Bambu Selatan, Pal Merah atau biasa dikenal dengan Kampung Boncos untuk menghentikan peredaran narkoba dan bisnisnya di daerah itu.

“Posko ini kita bangun dengan maksud menghentikan peredaran narkoba di daerah ini,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Pasma Royce, saat kunjungannya di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Senin (16/5/2022) kemarin.

Posko Tangguh Anti Narkoba dibangun di lokasi tersebut lantaran kawasan Boncos dinilai rawan praktik transaksi narkoba.

Pihaknya juga telah membangun posko yang sama di kawasan rawan peredaran narkoba lain, yakni Kampung Ambon, Cengkareng.

Nantinya, posko tersebut akan diisi petugas polisi yang akan berkeliling di kawasan Boncos untuk memberantas praktik peredaran narkoba.

Warga juga bisa melapor ke posko tersebut jika menemukan praktik peredaran narkoba di wilayahnya.Di saat yang sama, Kapolsek Palmerah, Kompol Dodi Abdulrohim, mengaku sudah melakukan beberapa upaya untuk membasmi peredaran narkoba di Kampung Boncos, salah satunya dengan melakukan beberapa kali penggerebekan.

“Memang kami sudah ada dua sampai tiga kali ya penggerebekan, belasan orang juga sudah diamankan. Dengan pencanangan posko ini kami berterima kasih kepada Kapolres Metro Jakbar,” kata Kompol Dodi.

Dengan dibangunnya posko tersebut, Kompol Dodi berharap aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut bisa berkurang.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polsek Cengkareng Ciduk Pelaku Pembunuhan terhadap Wanita yang Dilaporkan Hilang Saat Bukber

Published

on

By

Sabtu, 14 Mei 2022 21:55 WIB

TBNews PMJ – Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat menciduk pelaku pembunuhan terhadap wanita cantik Dini Nurdiani (26 tahun), wanita yang dilaporkan hilang oleh keluarganya usai pamit ke acara buka puasa bersama (bukber) beberapa waktu lalu. Dini Nurdiani yang sempat dilaporkan hilang, ternyata dibunuh oleh Neneng Umaya (24 tahun). Motif pembunuhan karena perselingkuhan korban dengan suami tersangka.

Dini Nurdiani sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah pamit ke acara buka puasa bersama pada 24 April 2022. Dini kemudian ditemukan tewas pada Jumat 13 Mei 2022.

Dari hasil pemeriksaan diketahui jika pelaku merupakan istri dari kekasih korban berinisial IDG.

Diduga, pelaku cemburu dan kesal kepada kekasih gelap suaminya itu. Pelaku lalu merencanakan menghabisi nyawa korban. ia kemudian meminjam handphone suaminya untuk janjian ketemuan dengan korban.

“Jadi, awalnya korban diajak buka puasa bersama oleh pelaku menggunakan handphone suaminya hingga seolah-olah itu si IDG (suami pelaku dan kekasih korban),” ujar Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo, kepada wartawan, Sabtu (14/5/2022).

Pelaku sengaja menggunakan handphone suaminya untuk bertukar pesan dengan korban. Isi chat tersebut membahas korban akan dijemput oleh keponakan kekasihnya di Halte Bus TransJakarta Taman Mini.

Korban yang belum mengetahui wajah istri kekasihnya itu tidak menaruh curiga saat dijemput oleh pelaku.

Setibanya di lokasi, pelaku berpura-pura ingin membeli minuman terlebih dahulu untuk berbuka puasa.

“NU sudah mempersiapkan sejumlah alat yang digunakan untuk membunuh korban,” tuturnya.

Tersangka lalu mengeluarkan linggis dari tas yang dibawanya dan memukul bagian kepala belakang korban hingga terjatuh. Tersangka kemudian menusukkan beberapa kali linggis itu ke bagian tubuh korban.

“Namun NU melihat korban masih bernapas. Lalu ditusuk menggunakan gunting rumput,” kata Kapolsek.

Setelah memastikan korban tewas, jasad Dini ditinggalkan begitu saja di lokasi kejadian, kawasan Perumahan Grand Citra Cibubur, Jatisampurna, Bekasi. Sedangkan bukti yang dipakai pelaku untuk membunuh korban dibuang di semak-semak sekitar lokasi.

“Tersangka sempat ganti baju (yang telah disiapkan sebelumnya), karena pakaian dia penuh dengan darah korban,” tukasnya.

Atas perbuatannya, Dini Nurdiani akan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” ujar Kapolsek.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Terrekam CCTV, Pencuri HP Warga Kapuk Cengkareng Ditangkap

Published

on

By

Selasa, 10 Mei 2022 13:50 WIB

TBNews PMJ – Seorang pria berinisial AY (37 tahun) ditangkap sesaat setelah mencuri handphone milik seorang warga Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat . Dalam aksinya, pelaku memanfaatkan kesempatan saat Hp milik korban tertinggal di dasbor sepeda motor.

Kanit Reskrim Cengkareng AKP Ali Barokah mengatakan, kejadian itu terjadi pada Minggu (8/5/2022) sekira pukul 21.15 WIB. Saat itu, korban tengah bertamu ke rumah temannya di Jalan Turi I Pedongkelan Dalam, RT01/RW06, Kapuk, Cengkareng.

”Jadi awalnya korban naruh motor (di halaman depan rumah temannya), hp-nya ditaruh di depan boks (dasbor) motor, dia lupa bawa hp itu,” kata AKP Ali, Selasa (10/5/2022).

Selanjutnya, saat korban hendak masuk ke rumah temannya, korban berpapasan dengan seorang pria yang tak ia kenal. Namun tak lama saat korban masuk ke dalam, korban kemudian lupa membawa handphonenya dan segera kembali ke motornya.

”Pas balik lagi hpnya dah engga ada,” ungkapnya.

Ketika itu, korban pun langsung panik dan meminta pertolongan warga dengan melihat CCTV di sekitar rumah. Ternyata benar, pelaku pencurian handphone miliknya adalah pria yang berpapasan dengannya.

”Jadi setelah melihat CCTV pelakunya mungkin ada yang kenal, dicari, ketemu dan dibawa ke Polsek,” tuturnya.

Menurut AKP Ali, pelaku sengaja mengambil hp tersebut untuk dijualnya kembali, dan uang hasil penjualan tersebut rencananya akan digunakan untuk biaya hidup sehari-hari.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa handphone berikut pakaian yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya. Atas perbuatannya itu, pelaku disangkakan dengan pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News