Connect with us

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Polres Metro Jakarta Utara Musnahkan Barang Bukti Ganja 5,3 Kg

Published

on

Selasa, 11 Januari 2022 07:36 WIB

TribrataNews PMJ – Polres Metro Jakarta Utara memusnahkan barang bukti delapan bungkus ganja seberat 5.321 gram atau 5,3 kilogram (kg) yang disita dari tersangka berinisial F yang ditangkap di Sawangan, Depok, Jawa Barat pada Senin (10/1/2022).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo mengatakan, tersangka berinisial F ditangkap pada 23 September 2021 di rumahnya di kawasan Sawangan, Depok dan ditemukan barang bukti delapan bungkus plastik warna hitam yang ditempel dengan lakban putih yang rencananya akan diedarkan di Jakarta.

“Untuk kasus kedua ini, kami sudah punya surat penetapan pemusnahan barang bukti total ganja 5.321 gram,” kata Kombes Wibowo saat konferensi pers di Markas Polres Metro Jakarta Utara, Senin (10/1/2022).

Kombes Wibowo memimpin pemusnahan barang bukti ganja tersebut di halaman Markas Polres Metro Jakarta Utara, disaksikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

Kombes Wibowo berharap pemusnahan itu dapat menyelamatkan para generasi penerus bangsa.
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini, betul betul bisa menyelamatkan generasi kita, anak anak kita, bangsa kita,” kata Kombes Wibowo.

Tersangka F dikenakan pelanggaran Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Polisi masih terus melakukan pengembangan terkait peran tersangka tersebut.

“Masih kita lakukan pengembangan,” kata Kombes Wibowo.

Tersangka F dijerat Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 6 (enam) tahun atau pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun atau pidana penjara seumur hidup atau hukuman mati.

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Polsek Tanjung Priok Amankan Tujuh Remaja yang Hendak Tawuran, Barang Bukti Sajam dan Petasan

Published

on

By

Jumat, 24 Juni 2022 13:35 WIB
TBNews PMJ Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok mengamankan sejumlah remaja yang hendak melakukan aksi tawuran di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (23/6/2022) kemarin.

Kapolsek Tanjung Priok, Kompol M Yamin menjelaskan tim reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Bryan Rio Wicaksono dan Panit Reskrim IPDA Rudolf MT menangkap tujuh remaja di Jalan RE Martadinata.

“Tim Reskrim kami telah mengamankan tujuh remaja di pada hari Kamis 23 Juni 2022 sekira Jam 22.30 WIB di sekitar jalan utama RE Martadinata,” kata Kompol M Yamin saat dikonfirmasi Jumat (24/6/2022).

Menurut Kompol Yamin, ketujuh remaja yang diamankan bermula ketika tim opsnal sedang melakukan observasi wilayah (patroli). Kemudian saat tim opsnal melintas sekelompok remaja langsung kabur alias lari.

Melihat sekelompok remaja tersebut berlari, tim opsnal kemudian melakukan pengejaran terhadap rombongan remaja yang masih berstatus sekolah ini. Tidak lama dikejar, tim opsnal menangkap tujuh remaja.

“Setelah itu dilakukan penggeledahan dan di temukan sajam jenis Celurit dan pedang di dalam tas pancing di pinggir jalan yang akan digunakan untuk Tawuran,” ungkap Kompol Yamin.

Dari peristiwa ini polisi langsung mengamankan dan membawa ketujuh remaja tersebut.

Adapun senjata tajam yang diamankan 7 Bilah Celurit, 1 Bilah Pedang, 1 Batang Penggaris, 2 Buah Petasan dan 7 Unit Ponsel.

Yamin menambahkan aksi kriminalitas seperti tawuran tidak boleh terjadi, untuk itu pihaknya akan terus mengintensifkan kegiatan patroli yang berkesinambungan di wilayah Tanjung Priok.

Continue Reading

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Bentrok Dua Kelompok di Cilincing, Satu Pemuda Tertancap Celurit

Published

on

By

Senin, 20 Juni 2022 09:35 WIB

TBNews PMJ – Seorang pemuda terluka di bagian kepala akibat sabetan senjata tajam saat terlibat perkelahian dengan kelompok lain. Korban yang masih tertancap celurit ini kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Cilincing, Jakarta Utara.

Kanit Reskrim Polsek Cilincing, AKP Alex Chandra mengatakan peristiwa ini terjadi pada Sabtu (18/6/2022) dini hari pukul 00.30 WIB. Korban diketahui merupakan warga Jalan Rekreasi, Cilincing, Jakarta Utara.

“Korban berinisial TH. Mereka tawuran di dalam area kuburan (TPU Budi Darma),” ujar AKP Alex Chandra saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (19/6/2022).

Menurut AKP Alex, awalnya kelompok korban mencari pelaku berinisial ID karena ada permasalahan. Setelah bertemu pelaku ID, terjadi pengeroyokan.

“Tersangka ini juga sebagai korban. Jadi si tersangkanya dibacok duluan. Dia dikeroyok tiga orang,” jelasnya.

Kemudian, kata AKP Alex, pelaku ID melempar celurit yang akhirnya menancap di kepala korban TH. “Nah, korban juga ikut ngeroyok. Ini anak-anak remaja (bukan kelompok gengster),” tukasnya.

Dia menambahkan, saat ini pelaku ID masih dalam pemeriksaan intensif. Sementara korban TH kondisinya sudah mulai membaik dan telah diizinkan pulang dari rumah sakit.

Continue Reading

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Polsek Kelapa Gading Tangkap Penukar Cek “expired” dengan Uang Asing

Published

on

By

Selasa, 14 Juni 2022 07:20 WIB

TBNews PMJ – Petugas Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading Polres Metro Jakarta Utara menangkap HW (56 tahun), tersangka kasus penukaran cek tak berlaku (expired) dengan uang senilai 14 ribu dolar Singapura kepada pegawai kantor penukaran mata uang asing (money changer).

Menurut Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol  Wibowo dalam konferensi pers di Markas Polres Metro Jakarta Utara, Senin (13/6/2022), tersangka diduga sudah menukarkan cek “expired” di enam lokasi di wilayah Jakarta dan luar Jakarta hingga merugikan korbannya ratusan juta rupiah.

Kombes Wibowo menjelaskan, awalnya polisi mendapat laporan dari salah satu kantor “money changer” yang menjadi korban penipuan di kantor Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut).

Kantor “money changer” itu menyertakan laporannya dengan bukti rekaman kamera pengawas (Closed Circuit Television/CCTV) yang merekam aksi HW menipu korban.

Berbekal rekaman CCTV tersebut, petugas Unit Reserse Kriminal Polsek Kelapa Gading di bawah pimpinan Inspektur Satu Fauzan Yonnadi melakukan penyelidikan.

Polisi meringkus HW di kawasan Tangerang Selatan (Banten) pada 5 Juni sekira pukul 02.00 WIB, untuk kepentingan penyelidikan tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka HW mengaku sudah menipu enam kantor “money changer” yang berbeda lokasi sejak 2015. Total kerugian korban mencapai Rp 900 juta.

Menurut Kombes Wibowo, tersangka HW berhasil menukarkan cek tak berlaku dengan sejumlah uang tunai tersebut kepada pegawai “money changer” karena penukaran di luar kantor sehingga perbuatannya tidak segera diketahui oleh korban.

Kombes Wibowo menjelaskan, awalnya tersangka HW menghubungi pegawai kantor “money changer”, untuk membawa sejumlah uang yang akan ditukar dengan cara bertemu di tempat yang telah ditentukan untuk melakukan transaksi.

HW pun berupaya meyakinkan pegawai kalau dia membawa cek yang dapat ditukar dengan sejumlah nominal mata uang asing, antara lain dalam dolar Singapura dan dolar Amerika Serikat.

Setelah yakin, pegawai “money changer” itu datang membawa sejumlah uang yang diminta HW guna ditukar dengan cek tersebut. Namun pegawai tersebut tidak pernah bisa mencairkan nominal yang tertulis dalam cek yang didapat dari HW karena sudah tidak berlaku.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, HW dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman kurungan empat tahun.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News