Connect with us

11. POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tangkap Tiga Perusak Besi Penahan Jalan ke PLTGU Tanjung Priok

Published

on

TribrataNews PMJ — Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap tiga orang berinisial MA, DS dan RG, karena merusak besi penahan Jalan RE Martadinata dari Sungai Japat ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Putu Kholis Aryana mengatakan, personelnya melihat sekelompok orang tersebut menaikkan besi di tempat kejadian perkara (TKP) sewaktu memantau kegiatan anti premanisme di wilayah hukum Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kemudian melihat sekelompok orang sedang menaikkan besi di TKP dari dasar kali ke darat menggunakan kapal yang terbuat dari ‘styrofoam‘,” ujar Kapolres dalam keterangannya di Jakarta, Senin (14/6/2021).

Berdasarkan keterangan tersangka, besi-besi itu digergaji lalu dipukul-pukul menggunakan palu hingga terlepas dari rangkaiannya.

“Setelah berhasil dinaikan, (besi curian) rencananya dijual kepada penadah dengan harga Rp4.500 per kilogram,” kata Kapolres.

Menurut Kapolres, tersangka mengakui sudah dua kali melakukan perbuatan tersebut. Padahal besi-besi tersebut gunanya menahan Jalan RE Martadinata dari aliran air Kali Japat agar jalan tetap kokoh.

Apabila besi-besi penyanggah tidak ada maka akan berpotensi terjadi longsor karena beban muat truk tidak tertahan dan imbas aliran air sehingga mengakibatkan terputusnya jalan.

Jika jalan terputus, proses distribusi barang dari dan menuju pelabuhan berpotensi terhambat. Selain itu, akses pemasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTU) Tanjung Priok juga berpotensi menjadi tidak lancar.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok mengatakan para tersangka sudah dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama sejumlah barang bukti untuk diperiksa secara intensif.

Adapun barang buktinya, yaitu satu palu, satu besi ukuran kurang lebih tiga meter, dan satu perahu yang terbuat dari “styrofoam”.

Para tersangka dikenakan pidana pencurian dengan pemberatan (Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana/ KUHP) dan/atau kejahatan terhadap ketertiban umum (Pasal 170 KUHP) dan/atau tindak pidana perusakan (Pasal 406 KUHP).

11. POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK

Pelaku Utama Pengeroyokan Anggota TNI AD di Jakarta Utara Berhasil Ditangkap

Published

on

By

Rabu, 19 Januari 2022 10:40 WIB

TribrataNews PMJ – Polisi bergerak cepat memburu seluruh pelaku pengeroyokan yang menewaskan satu anggota TNI AD, Pratu Sahdi, di Waduk Pluit, Jakarta Utara. Setelah meringkus empat pelaku, kini seorang lagi telah ditangkap.

“Benar, sudah ditangkap!” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat dihubungi wartawan, Rabu (19/1/2022) pagi.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana juga membenarkan saat dikonfirmasi terkait penangkapan ini. Pelaku yang ditangkap merupakan seorang sipil bernama Baharudin.

Baharudin disebut merupakan pelaku utama pengeroyokan yang menewaskan anggota TNI AD, Pratu Sahdi (23). Peristiwa pengeroyokan ini sendiri terjadi di Jl Inspeksi Waduk Pluit, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu (16/1/2022) pagi.

“Betul, sudah diamankan oleh anggota, selanjutnya dibawa ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” kata AKBP Putu saat dikonfirmasi terpisah. Dia menyebut pelaku ditangkap oleh unit Reskrim Polsek Kawasan Muara Baru.

“Tidak ada perlawanan saat ditangkap,” ucapnya.

Baharudin diringkus polisi saat bersembunyi di kawasan Dermaga Kepiting Pelabuhan Muara Baru.

Sebelumnya, polisi telah menangkap 4 orang pelaku pengeroyokan yang menewaskan anggota TNI AD bernama Pratu Sahdi (23) dan melukai dua orang warga. Dalam kasus ini, polisi menetapkan enam orang sebagai tersangka. Dan memburu tiga DPO salah satunya pelaku utama penusukan bernama Baharudin.

Continue Reading

11. POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK

Perkara Pemalsuan Dokumen COVID-19 Menonjol Sepanjang 2021 di Tanjung Priok

Published

on

By

Jumat, 31 Desember 2021 09:32 WIB

TribrataNews PMJ – Perkara pemalsuan dokumen terkait COVID-19 menjadi salah satu kasus hukum yang menonjol terjadi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok sepanjang 2021.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Putu Kholis Aryana mengatakan, pihaknya sudah memproses 11 perkara pemalsuan dokumen COVID-19 selama setahun.

“Ini merupakan salah satu kasus menonjol, ada 11 kasus pemalsuan dokumen COVID-19 untuk kepentingan perjalanan,” kata AKBP Putu saat konferensi pers akhir tahun 2021 di Markas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (30/12/2021).

Kebanyakan dokumen COVID-19 palsu ini didapatkan dari para calon wisatawan yang hendak berlibur ke Kepulauan Seribu melalui Dermaga Kaliadem, Muara Angke.

Ada dokumen-dokumen tertentu yang dipalsukan para tersangka kasus ini.

Misalnya pemalsuan surat hasil usap (swab) antigen sebanyak tujuh kasus, surat hasil PCR dua kasus, dan sertifikat vaksin dua kasus.

“Total tersangka yang kami tangkap dari perkara pemalsuan dokumen COVID-19 ini sebanyak 23 orang tersangka,” kata AKBP Putu Kholis.

Mereka dijerat pasal 35 juncto pasal 51 ayat 1 dan atau pasal 32 juncto pasal 48 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen.

Continue Reading

11. POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK

Wakapolda Metro Jaya Tinjau Alur Pengecekan Penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok

Published

on

By

Rabu, 29 Desember 2021 12:52 WIB

TribrataNews PMJ – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya Brigadir Jenderal Polisi Hendro Pandowo meninjau langsung alur pengecekan penumpang yang turun di Terminal Penumpang Nusantara Pura II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (28/12/2021) kemarin.

“Kami melihat alur pengecekan terhadap penumpang turun, dari surat perjalanannya maupun surat hasil swab antigen negatif COVID-19,” kata Brigjen Pol Hendro Pandowo.

Wakapolda mengatakan, ​peninjauan itu agar menjelang Tahun Baru 2022, seluruh prosedur operasional standar pencegahan penularan COVID-19 tersebut dapat dilaksanakan secara kontinu dan disiplin di Pelabuhan Tanjung Priok.​​​​​​

Baik pengecekan surat perjalanan dan tes usap antigen, serta mekanisme random sampling terhadap penumpang yang datang sebanyak 10 persen sampai 20 persen dari jumlah penumpang.

Wakapolda Metro Jaya meninjau Posko Terpadu Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di Terminal Penumpang Nusantara II Pelabuhan Tanjung Priok, didampingi oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok dan sejumlah stakeholder pelabuhan yakni Kepala PT Pelni Cabang Tanjung Priok, Perwakilan Syahbandar Utama Tanjung Priok, Perwakilan Kantor Kesehatan Pelabuhan dan GM SDM Pelindo.

Selain itu, Wakapolda Metro Jaya melakukan pengecekan ruang isolasi sementara bagi penumpang yang terpapar COVID-19 sebelum di bawa ke tempat rujukan pasien Covid-19.

Kegiatan pengecekan ditutup dengan sesi foto bersama Wakapolda Metro Jaya dengan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok dan stakeholder pelabuhan, serta meninggalkan Terminal Penumpang Nusantara Pura II Pelabuhan Tanjung Priok.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News