Connect with us

11. POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tangkap Pelaku Pungli yang Viral di Tanjung Priok, Pelaku Mengaku Untuk Penghasilan Tambahan

Published

on

Rabu, 27 oktober 2021 14:33 WIB

TribrataNews PMJ – Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil menangkap pria berinisial R, pelaku pungutan liar (pungli) di JICT Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), yang viral di media sosial. Kepada polisi, R mengaku melakukan pungli demi pemasukan tambahan.

“Motif murni mencari uang tambahan,” kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sang Ngurah Wiratama saat dihubungi, Rabu (27/10/2021).

AKP Wiratama mengatakan R merupakan karyawan JICT. R melakukan pungli kepada sopir truk peti kemas.

“Karyawan JICT. Pelaku meminta uang dalam pemuatan peti kemas dari lapangan ke atas trucking kepada sopir,” ujarnya.

R melakukan pungli dengan meminta uang Rp 5 ribu kepada setiap sopir truk. Jika sopir truk tidak memberi uang, muatan akan lama diproses.

“Korban menerangkan bahwa pada saat kejadian menaruh uang Rp 5.000 untuk memuat kontainer, yang sebelumnya telah diberikan kode oleh operator tanggo. Karena jika tidak memberikan uang Rp 5.000, muatannya lama untuk dimuat,” ucapnya.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (19/10) pukul 16.00 WIB. Lokasi pungli di Terminal Peti kemas Blok N4L JICT 1 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Seperti diketahui, dalam video yang beredar, seorang pria mendatangi sopir truk dan diduga meminta sejumlah uang. Suara perekam dalam video mengatakan melihat sendiri kejadian pungli tersebut.

“Ini nih pelat nomor 13 nih, minta pungli, minta pungli. Minta pungli nih, saya lihat sendiri saya berani menjadi saksi,” ujar perekam video seperti dilihat, Rabu (20/10).

Menanggapi hal itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana membenarkan aksi pria yang melakukan pungli tersebut. AKBP Putu menyebut polisi sudah mengantongi identitas terduga pelaku yang merupakan karyawan PT JICT.

“Terduga sudah diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar AKBP Kholis saat dihubungi, Rabu (20/10/2021).

Awalnya, sekitar pukul 16.00 WIB, kepolisian Tanjung Priok berkoordinasi dengan koordinator crane, Gilang, terkait operator yang bertugas di PT JICT I Dermaga Utara CC 13 Jakarta Utara.

“Dan yang bersangkutan menyampaikan petugas operator RTG kemarin yakni Saudara Revilino. Selanjutnya Saudara Gilang memanggil Saudara Revilino ke workshop PT JICT I untuk dimintai keterangan terkait adanya pemberitaan di media sosial terkait adanya pungli di PT JICT I Dermaga Utara CC 13,” katanya.

Selanjutnya, sekitar pukul 15.30-23.00 WIB, Revilino yang bertugas shift dua di operator Crane melaporkan adanya pungli di PT JICT I Dermaga Utara CC 13. Pungli dilakukan terhadap sopir Basri dari PT Gutarama Lintas Buana dengan nopol kendaraan B-9206-UIX.

Kemudian, kepolisian meminta keterangan Revilino selaku operator RTG nomor 13 usai melakukan kegiatan 10 boks alat RTG rusak. Hingga pukul 17.00 WIB, Revilino menunggu petugas dengan keadaan alat menggantung.

Selanjutnya pukul 19.00 WIB, alat RTG kembali rusak dan pukul 20.00 WIB petugas kembali bekerja. Hingga pukul 22.00 WIB, mereka berhenti bekerja lantaran alat RTG rusak.

“Telah dilakukan pengecekan CCTV pada saat kejadian namun tidak fokus di posisi N4. Langkah dan tindak lanjut kami melakukan pengecekan CCTV di sekitar lokasi, melakukan pengecekan terhadap perusahaan angkutan guna pemeriksaan sopir, melakukan pemeriksaan terhadap operator RTG dan koordinator crane, berupaya bertemu dan mewawancarai sopir truk yang diduga sebagai korban dan yang membuat video tersebut,” jelasnya.

Berdasarkan hasil yang ditelusuri, kepolisian menemukan korban memberi uang Rp 4.000. R diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk diperiksa.

“Sehingga kami bisa tindaklanjuti temukan terduga pelaku pungli di PT JICT. Terduga telah diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok,” pungkasnya.

11. POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK

Polsek Muara Baru Salurkan Bansos Kapolri Ke Sopir Angkot dan Ojol

Published

on

By

Senin, 12 September 2022 08:45 WIB

TBNews PMJ – Polsek Muara Baru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok secara serentak dan masif membagikan bantuan sosial (bansos) kepada sopir angkot dan ojek daring (ojol) terdampak kenaikan harga BBM. Bansos yang dibagikan berupa beras dari Kapolri.

Kapolsek Muara Baru AKP Debby Tri Andrestian berkeliling membagikan bansos kepada warga yang terdampak situasi global, khususnya di wilayah Pelabuhan Muara Baru.

“Sebanyak 500 kg diperuntukan kepada supir angkot U 11 dan Ojek Online yang terdampak situasi global di Wilayah Pelabuhan Muara Baru,” papar AKP Debby, Sabtu (10/9/2022).

Rinciannya, paket bansos 10 kilogram beras dibagikan kepada 25 sopir angkot dan 25 pengemudi ojek online. Debby menuturkan pembagian bansos dari Kapolri itu dimulai pada pukul 09.00 WIB sampai 09.40 WIB.

Pembagian bansos, kata AKP Debby, dilaksanakan di halaman parkir  pasar Ikan Modern  Pelabuhan Muara Baru.

“Pelaksanaan pembagian beras selesai di laksanakan, berjalan dengan aman dan kondusif,” kata AKP Debby.

Continue Reading

11. POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Salurkan Bantuan Sembako ke Warga Terdampak Kenaikan BBM

Published

on

By

Jumat, 9 September 2022 14:55 WIB

TBNews PMJ – Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM, aparat Polres Pelabuhan Tanjung Priok membagikan paket sembako kepada ojek online (ojol) hingga nelayan.

“Hari ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok beserta rekan-rekan GP Ansor NU Jakarta Utara melanjutkan penyaluran paket bantuan sosial kepada masyarakat. Kemarin kami mendistribusikan beras satu ton di terminal pelabuhan maupun angkutan umum, kini kami laksanakan di wilayah Muara Angke,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana dalam keterangannya, Jumat (9/9/2022).

Pada Kamis (8/9/2022) kemarin, polisi bersama GP Ansor NU Jakarta Utara kembali turun ke lokasi slump area. Di sana, polisi membagikan 100 paket sembako kepada nelayan hingga ojol.

“Ada 100 paket yang kami bagikan kepada nelayan, pedagang, pengemudi ojek online, angkutan umum dan masyarakat di sekitar kawasan nelayan Muara Angke yang isinya ada beras, gula, minyak goreng dan mie instan,” tuturnya.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggandeng elemen masyarakat untuk menyalurkan bantuan di tengah situasi pengalihan subsidi BBM.

“Harapannya situasi di sekitar wilayah pelabuhan bisa kondusif, pekerja bisa melakukan kegiatan dengan lancar, masyarakat bisa teringankan bebannya,” imbuhnya.

Hari ini polisi akan kembali turun membagikan sembako kepada kalangan sopir truk di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

“Sasaran berikutnya besok kami menggandeng persatuan sopir truk Tanjung Priok untuk selanjutnya memberikan bantuan kepada sopir truk yang terdampak,” katanya.

“Hari ini 100 paket sembako, kemarin satu ton beras dan besok 100 paket sembako, sampai Minggu depan hampir 3 ton beras yang kami distribusikan. Sumber bantuan dari Mabes Polri dan Polda,” pungkasnya.

Continue Reading

11. POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tangkap Sopir Truk karena Timbun 2,7 Ton Solar Bersubsidi, Solar akan Dijual Setelah Harga BBM Naik

Published

on

By

Senin, 5 September 2022 09:55 WIB

TBNews PMJ – Petugas Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap sopir truk trailer berinisial MY (42) karena menimbun 2,7 ton bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sang Ngurah, MY berencana menjual kembali solar tersebut setelah harga naik. “Rencanaya mau dijual setelah (harga BBM) naik,” kata AKP Ngurah, saat dikonfirmasi, Minggu (4/9/2022).

AKP Ngurah mengatakan, polisi sedang menyelidiki pihak yang menyuruh MY. “Masih dalam pengembangan,” kata dia.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol Yunita Natalia Rungkat mengatakan, MY ditangkap pada Rabu (31/8/3022) lalu. “Modus pelaku menyalahgunakan BBM yang disubsidi pemerintah dengan melakukan pengangkutan menggunakan truk trailer dengan tangki bahan bakar yang sudah dimodifikasi,” kata Kompol Yunita, dalam keterangannya, Minggu (4/9/2022).

Penimbunan solar bersubsidi sudah dilakukan MY dalam tiga bulan terakhir. Polisi mengamankan barang bukti berupa enam lembar bon dari SPBU pembelian solar, tiga buah kempu atau IBC tank yang berisikan 2,7 ton solar, dan satu IBC tank kondisi kosong. Kemudian, satu unit truk trailer bernomor polisi B 9048 UJ, satu rol selang, satu unit mesin pompa, serta satu buah aki.

Kini, MY telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas sebagaimana telah diubah dengan Pasal 40 angka 9 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja juncto Pasal 55 KUHP, dengan ancaman penjara maksimal enam tahun.

Adapun pemerintah menaikkan harga BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar, serta harga BBM non-subsidi Pertamax.   Kenaikan harga BBM diumumkan oleh Presiden Joko Widodo, pada Sabtu (3/9/2022) dan berlaku mulai pukul 14.30 WIB. “Pemerintah telah berupaya sekuat tenaga untuk melindungi rakyat dari gejolak kenaikan harga minyak dunia. Saat ini pemerintah harus membuat keputusan dalam situasi yang sulit, ini adalah pilihan terakhir pemerintah yaitu mengalihkan subsidi BBM sehingga beberapa jenis BBM yang mendapat subsidi akan mengalami penyesuaian,” kata Jokowi.

Dikutip dari MyPertamina, harga Pertalite dari Rp 7.650 per liter naik menjadi Rp 10.000 per liter. Kemudian, Solar naik dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter, dan Pertamax, dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News