Connect with us

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Polres Metro Jakarta Utara Tetapkan Guru Ngaji yang Cabuli Lima Murid di Penjaringan Sebagai Tersangka

Published

on

TribrataNews PMJ — Penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara telah mengamankan dan menetapkan seorang guru ngaji berinisial HS (58 tahun) sebagai tersangka atas aksinya yang mencabuli lima muridnya di sebuah yayasan di daerah Penjaringan, Jakarta Utara. Diketahui, total korban atas aksi pencabulan tersebut mencapai lima orang.

“Tersangka atas nama HS berusia 58 tahun. Korbannya ada lima, tidak perlu saya sebutkan ya inisialnya,”  ungkap Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Guruh Arif Darmawan kepada wartawan, dalam siaran persnya, di Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (9/6/2021).

Kapolres menyebut, para korban aksi pencabulan merupakan anak didik pelaku yang berusia di bawah umur. Sementara tersangka HS merupakan guru yang mengajar matematika dan ngaji di yayasan tersebut.

“Usia korban ini bermacam-macam ya, mulai dari 7-9 tahun,”  imbuhnya.

“Berdasarkan cerita korban yang menyebut dia tidak sendiri dan ada beberapa teman-temannya. Perlakuan yang dilakukan pun sama yakni korban diminta memegang kemaluan si pelaku,” terangnya.

“Sementara dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah melakukan pencabulan beberapa kali, ada yang dua sampai 4 kali per orang. Perbuatan tersebut dilakukan usai korban selesai belajar di yayasan tersebut,” sambung Guruh.

Atas aksinya tersebut, pelaku dipersangkakan dalam Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman penjara 20 tahun.

Diketahui, Kasus tersebut bermula atas laporan polisi yang masuk ke Polres Metro Jakarta Utara pada Jumat (4/6/2021). Laporan itu teregister dengan nomor: LP/B/333/VI/2021/SPKT Jakut.

Kasus itu kemudian ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara. Usai menerima laporan dugaan pencabulan yang dilakukan pelaku, polisi kemudian melakukan penyelidikan.

Polisi kemudian mengejar pelaku ke alamat rumahnya di daerah Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Namun, pelaku ternyata sudah melarikan diri.

Pelaku baru berhasil diamankan pada Senin (7/6/2021) sekira pukul 23.30 WIB. Saat itu HS diamankan di daerah Cengkareng, Jakarta Barat.

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Polres Metro Jakarta Utara Tangkap 24 Preman yang Melakukan Pungli pada Sopir Truk Kontainer Pelabuhan Tanjung Priok

Published

on

By

TribrataNews PMJ — Polres Metro Jakarta Utara menangkap sebanyak 24 preman yang melakukan pungutan liar (pungli) pada sopir truk kontainer di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok. Para pelaku memberhentikan para sopir di beberapa pos dan meminta sejumlah uang.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan, pada hari ini ada sebanyak 24 preman yang ditangkap karena melakukan pungli kepada para sopir. Penangkapan dilakukan di dua lokasi yakni 12 orang di depo PT Dwipa Kharisma Mitra Jakarta dan 12 orang di depo PT Greating Fortune Container.

“Sudah kita amankan ada 24 orang,” kata Guruh di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Penangkapan di lokasi pertama dilakukan pada Kamis (10/6/2021) sekira pukul 13.00 WIB. Sebanyak 12 orang yang ditangkap tersebut di antaranya DS, MK, SR, MS, JR, MJAF, DS, AZ, Kh, MN, EKP, dan E.

“Barang bukti uang Rp 602 ribu, 4 unit HT, 2 unit HP, 1 kotak kardus bertuliskan security untuk menaruh uang, obeng, palu,” jelasnya.

Kemudian lokasi penangkapan kedua ada 12 preman ditangkap pada pukul 15.00 WIB. 12 orang di antaranya ialah; O, AA, W, YP, DR, HF, RR, AW, T, D, NS dan MF.

“Lokasi kedua Barbuk yang diamankan uang total Rp 664 ribu, 4 unit HT, 8 unit HP Android,” jelasnya.

Guruh menjelaskan, meski penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda, namun modus publi mereka sama. Para preman meminta bayaran dari para sopir truk secara tidak resmi dengan di bagi ke beberapa pos. Pos survey, cuci/washing, loket, bongkar angkat kontainer (crane), dan keluar depo.

“Saat ini masih kita periksa mereka,” pungkas Kapolres.

Continue Reading

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Polres Metro Jakarta Utara Lakukan Swab Test Antigen Gratis di Apartemen Gading Nias, Kelapa Gading, Dua Orang Reaktif Covid-19

Published

on

By

Tribratanews PMJ — Polres Metro Jakarta Utara melakukan swab test antigen terhadap penghuni Apartemen Gading Nias, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang baru pulang mudik lebaran di posko pemeriksaan pada Kamis (20/5/2021). Dari 581 warga apartemen yang menjalani swab test, terdapat dua orang dinyatakan reaktif Covid-19.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arief Darmawan mengatakan, ada 581 penghuni apartemen yang mudik pada masa libur Lebaran 2021. “Data di kami ada 581 penghuni yang kemarin melaksanakan mudik. Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, hari ini kami laksanakan swab antigen gratis kepada seluruh penghuni yang kemarin melaksanakan mudik,” kata Kapolres saat memantau pelaksanaan swab test antigen di lokasi, Kamis.

Kapolres menyebutkan, sebanyak 300 alat swab telah disediakan untuk para pemudik. Dua orang yang menjalani swab test dinyatakan reaktif Covid-19. “Alhamdulilah sampai hari ini baru ditemukan dua orang reaktif, akan kami tangani untuk diperiksa dan isolasi di Wisma Atlet,” tutur Kapolres.

Dua orang tersebut kemudian dibawa ke puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, lalu akan dibawa ke RSD Wisma Atlet, Jakarta Pusat.

Kapolres menambahkan, warga yang belum melakukan swab di posko tersebut bisa mendatangi Polsek Metro Kelapa Gading untuk mendapatkan layanan swab gratis. Setelah itu, Guruh menempelkan stiker di salah satu rumah milik penghuni apartemen yang telah kembali ke rumah yang hasil swab test antigennya non-reaktif.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News