Connect with us

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Polres Metro Jakarta Utara Tangkap 3 Bajilo yang Memalak sopir Truk di Cilincing

Published

on

TribrataNews PMJ – Anggota Polres Metro Jakarta Utara yakni Unit Reskrim Polsek Koja bersama Opsnal Jatanras dan Polsek Cilincing bergerak cepat menangkap pelaku bajing loncat (bajilo) yang melakukan pemalakan terhadap truk truk di Jalan Raya Cilincing, Koja, Jakarta Utara, Rabu (21/7 / 2021). Aksi ketiga pelaku pemalakan tersebut sempat viral di media sosial dan mendapat keluhan warga. 

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan, setelah aksi viral di media sosial dan mendapat keluhan warga, polisi langsung mengejar ketiganya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Koja AKP Wahyudi menjelaskan, menangkap ketiga pelaku berinisial MF (19 tahun), MY (19 tahun) dan SAA (24 tahun) di kediaman masing-masing di Jalan Lagoa, Gang 3, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja .

Berdasarakan pemeriksaan sementara, pelaku mengakuinya yaitu melakukan pemerasan terhadap truk yang melintas.

“Dari hasil interogasi, pelaku mengakui bahwa bersepakat melakukan pemalakan terhadap truk kontainer. Dua pelaku naik di atas larangan kontainer dan meminta paksa uang ke salah satu sopir sambil mengancam,” kata AKP Wahyudi.

Saat ditangkap, polisi pakaian dari masing-masing pelaku yang dipakai saat melakukan aksinya. Ketiga pelaku berikut barang buktinya dibawa ke Polsek Koja guna proses lebih lanjut.

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Polsek Penjaringan Tetapkan Lansia Pembakar Rumah Tetangga Tersangka dan Ditahan

Published

on

By

Senin, 8 Agustus 2022 08:35 WIB
TBNews PMJ – Polsek Penjaringan menetapkan seorang lansia berinisial HA (60 tahun) lantaran nekat membekar rumah tetangganya di kawasan Jalan Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara. Saat ini, polisi telah mengamankan dan menetapkannya sebagai tersangka.

“Sudah (ditetapkan sebagai tersangka) dan dilakukan penahanan di Polsek Penjaringan,” ujar Kapolsek Penjaringan, Kompol Ratna Quratul Aini pada wartawan, Minggu (7/8/2022).

Menurut Kompol Ratna, lansia itu terancam pasal 187 KUHP yang isinya tentang seseorang dengan sengaja membakar, menjadikan letusan atau mengakibatkan kebanjiran. Adapun ancaman hukumannya 12 tahun penjara hingga maksimal bisa sampai seumur hidup.

Kompol Ratna menerangkan, lansia itu diamankan lantaran kedapatan kamera CCTV membakar handuk yang telah dilumuri bensin di depan jendela rumah tetangganya. Usai itu, HA kabur saat api mulai berkobar, sedangkan pemilik rumah keluar hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih besar.

Aksi yang dilakukan HA pada Kamis, 4 Agustus 2022 kemarin itu lantas viral di media sosial. Kepada polisi usai diamankan, lansia itu mengaku kesal pada tetangganya karena kerap terlibat cekcok dengan istrinya.

“Ada kesalahpahaman dan ketidaksukaan pelaku terhadap korban yang juga tetangganya, istrinya pelaku cekcok dengan tetangganya,” kata Kompol Ratna.

 

Continue Reading

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Polsek Kelapa Gading Gelar Razia Penagih Utang (Mata Elang)

Published

on

By

Jumat, 29 Juli 2022 07:15 WIB

TBNews PMJ – Petugas Polsek Kelapa Gading merazia keberadaan penagih utang (mata elang) dan menangkap salah satu terduga anggota gerombolan tersebut di kawasan Jakarta Utara.

Razia dan penangkapan tersebut usai peredaran video aksi melalui media sosial menayangkan segerombolan penagih utang yang menghentikan paksa, kemudian menganiaya seorang pengendara sepeda motor di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu kemarin.

“Yang bersangkutan sedang memantau nomor (kendaraan) yang mungkin menurut data mereka melakukan penunggakan angsuran,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Vokky Sagala di Jakarta Utara, Kamis (28/7/2022).

Kompol Vokky mengatakan petugas menangkap terduga penagih utang itu saat berada di Halte Bus Jalan Yos Sudarso di seberang ITC Cempaka Mas.

Pria yang bersangkutan tampak mencurigakan karena seolah melihat-lihat pelat nomor sepeda motor yang melintas di jalan tersebut.

Lalu petugas memeriksa dan mendapatkan dokumen berisi data-data para warga yang menunggak pembayaran kendaraan pada telepon seluler milik pemuda tersebut.

Setelah memeriksa orang tersebut, Kompol Vokky langsung memerintahkan personel Polsek Kelapa Gading menggiring yang bersangkutan ke Markas Polsek Kelapa Gading.

Kompol Vokky menuturkan Polsek Kelapa Gading merazia secara berombongan setelah adanya laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan penagih utang.

Rombongan Polsek Kelapa Gading berpatroli menyisir titik seperti Jalan Boulevard Barat Raya, Jalan Yos Sudarso, hingga Jalan Perintis Kemerdekaan.

“Kegiatan sweeping atau menyapu bersih ini perihal adanya laporan dari masyarakat terkait ketidaknyamanan dengan adanya mata elang di wilayah Kelapa Gading,” kata Kompol Vokky selepas razia di Markas Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kompol Vokky menegaskan tindakan penarikan kendaraan secara paksa yang kerap kali dilakukan mata elang sangat dilarang hukum.

Ia memastikan bahwa sudah ada prosedur penagihan utang dan penarikan kendaraan yang sesuai, sehingga masyarakat diimbau untuk langsung melapor polisi jika mengalami perbuatan kurang menyenangkan dari para penagih utang di jalanan.

Sebelumnya aksi yang dilakukan oleh segerombolan mata elang ini pun berhasil direkam oleh korban dan viral di media sosial. Dari video tersebut, terlihat empat orang pelaku awalnya memberhentikan sepeda motor korban.

Tak terima diberhentikan, korban pun langsung mengambil handphone-nya untuk merekam keempat mata elang tersebut. Namun, para Mata Elang tersebut tak terima direkam oleh sang pemotor.

Para penagih utang ini pun memarahi dan meminta pemotor itu untuk mematikan rekaman video dari handphone. Namun tetap korban bersikeras merekam perbuatan keempat pelaku yang terlihat kasar.

“Enggak terima gue diginiin, masalahnya apa?” kata pemotor tersebut. Para Matel menuduh korban menggunakan plat nomor motornya palsu. Bahkan salah satu pelaku terlihat sempat memukul korban.

Dari aksi pemukulan inilah membuat handphone korban terjatuh. Saat korban mengambil handphone, salah satu pelaku meminta rekaman video untuk dimatikan bahkan mengancam akan membunuhnya.

“Ini plat lu liat plat palsu, enggak usah video. Ini motor gua bawa ke kantor polisi,” ucap salah satu pelaku.

“Lu izin sama siapa lu bikin video a***ng? Lu hapus videonya kalo nggak lu gua matiin!” sambung pelaku lainnya.

Continue Reading

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Polsek Cilincing Amankan Dua Maling Sepeda Motor yang Ditangkap Warga Rorotan

Published

on

By

Kamis, 28 Juli 2022 13:20 WIB

TBNews PMJ – Polsek Cilincing mengamankan dua pencuri sepeda motor yang ditangkap warga di Jalan Rorotan 2, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (27/7/2022). Pelaku ditangkap warga setelah jatuh karena roda depan sepeda motor korban terpasang gembok.

Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Cilincing AKP Alex Chandra mengatakan, pelaku berinisial J dan SH mencuri motor Honda Scoopy bernomor polisi H 6096 BBD saat ditinggalkan pemiliknya di depan salah satu kios.

“Awalnya korban memarkirkan sepeda motornya di depan kios celana jeans di Jalan Rorotan 2, Cilincing,” ujar AKP Alex dalam keterangannya, Kamis (28/7/2022).

Menurut AKP Alex, pemilik sepeda motor hanya menggembok cakram dan lupa mencabut kunci dari kontak motor. Saat sedang melintas, pelaku J dan SH melihat kunci sepeda motor yang masih terpasang di motor.

“Pelaku J langsung mengambil sepeda motor sedangkan pelaku SH bertugas mengawasi keadaan dan berjaga di sepeda motor pelaku,” kata dia.

Kemudian, pelaku J membawa kabur sepeda motor itu. Namun, setelah dikendarai pelaku, cakram roda depan itu ternyata terpasang gembok sehingga pelaku terjatuh beserta sepeda motor korban.

Karena mendengar suara jatuhnya pelaku dan mengetahui sepeda motornya dibawa kabur maling, korban langsung berteriak dan kedua pelaku berhasil ditangkap warga.

“Korban melaporkan perkara pencurian tersebut ke Polsek Cilincing guna pengusutan lebih lanjut,” kata AKP Alex.

Diwawancarai terpisah, Kapolsek Cilincing Kompol Robinson Manurung mengatakan, kedua pelaku mencuri sepeda motor untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Buat biaya hidup sehari-hari dan tidak positif narkoba,” kata Kompol Robinson.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News