Connect with us

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Polres Metro Jakarta Utara Tangkap 14 Pengeroyok Anggota Polair dan 2 Warga di Tanjung Priok

Published

on

Jumat, 14 Januari 2022 13:27 WIB

TribrataNews PMJ – Jajaran Polres Metro Jakarta Utara telah menangkap 14 pelaku yang mengeroyok dua orang warga dan seorang anggota Subdit Patroli Air Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri di Jalan Ende, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu (1/1/2022) lalu.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo mengatakan, kejadian yang videonya viral itu langsung ditindak oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Utara bekerja sama dengan Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya dengan melakukan penyelidikan dan analisis barang bukti.

“Alhamdulillah kami telah mengamankan 14 orang pelaku, 6 orang pelaku utama pengeroyokan dan penganiayaan dan 8 orang sisanya pelaku yang turut diduga membantu saat pelarian,” kata Kombes Wibowo dalam rilis di Mapolres Jakarta Utara, Jumat (14/1/2022).

Kombes Wibowo mengatakan, dari 14 pelaku, terdapat 8 orang yang terindikasi mengonsumsi narkoba. Kemudian, dari 6 orang pelaku utama, kata dia, 2 di antaranya masih di bawah umur. Keenam pelaku tersebut telah langsung ditahan.

“Sementara untuk 8 orang lainnya tidak dilakukan penahanan,” kata dia.

Adapun 6 orang pelaku utama dikenai Pasal 170 KUHP dan Pasal 363 KUHP karena berkaitan dengan hilangnya barang milik korban, yakni ponsel.

“Yang 6 pelaku ini sudah kami tahan dan dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara,” kata dia.

“Karena bersama-sama melakukan kekerasan dengan mengakibatkan luka berat, jadi wajib kami tahan,” lanjut Kombes Wibowo.

Sementara 8 orang yang tidak ditahan dikenai Pasal 221 KUHP karena membantu pelarian 6 pelaku utama.

Mereka tidak ditahan karena ancaman hukumannya hanya 9 bulan penjara.

“Ini spontan saja (aksi pengeroyokan ke anggota polisi). Mungkin mereka anggap anggota kami ini kawan korban. Semuanya karena spontan,” ucap Kombes Wibowo.

Diberitakan sebelumnya, seorang polisi dikeroyok segerombolan orang tak dikenal saat hendak melerai pengeroyokan yang menimpa seorang warga di Jalan Ende, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Berdasarkan video amatir yang diunggah di akun Instagram cetul222, kejadian tersebut terjadi pada 1 Januari 2022 pukul 16.30 WIB. Polisi yang dikeroyok itu merupakan anggota Subdit Patroli Air Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Bripda Rio Novemberyanto Rajagukguk.

Berdasarkan keterangan dalam akun tersebut, saat kejadian, yang bersangkutan sedang makan di warteg bersama seorang rekannya. Namun, tiba-tiba muncul segerombolan pengendara kendaraan bermotor yang mengeroyok seorang warga bernama Ari Alpiansyah.

“Bripda Rio melihat dan berusaha melerai pengeroyokan, tetapi segerombolan orang tidam dikenal balik mengeroyok Bripda Rio,” demikian informasi dalam akun cetul222.

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Polres Metro Jakarta Utara Musnahkan Barang Bukti Ganja 5,3 Kg

Published

on

By

Selasa, 11 Januari 2022 07:36 WIB

TribrataNews PMJ – Polres Metro Jakarta Utara memusnahkan barang bukti delapan bungkus ganja seberat 5.321 gram atau 5,3 kilogram (kg) yang disita dari tersangka berinisial F yang ditangkap di Sawangan, Depok, Jawa Barat pada Senin (10/1/2022).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo mengatakan, tersangka berinisial F ditangkap pada 23 September 2021 di rumahnya di kawasan Sawangan, Depok dan ditemukan barang bukti delapan bungkus plastik warna hitam yang ditempel dengan lakban putih yang rencananya akan diedarkan di Jakarta.

“Untuk kasus kedua ini, kami sudah punya surat penetapan pemusnahan barang bukti total ganja 5.321 gram,” kata Kombes Wibowo saat konferensi pers di Markas Polres Metro Jakarta Utara, Senin (10/1/2022).

Kombes Wibowo memimpin pemusnahan barang bukti ganja tersebut di halaman Markas Polres Metro Jakarta Utara, disaksikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

Kombes Wibowo berharap pemusnahan itu dapat menyelamatkan para generasi penerus bangsa.
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini, betul betul bisa menyelamatkan generasi kita, anak anak kita, bangsa kita,” kata Kombes Wibowo.

Tersangka F dikenakan pelanggaran Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Polisi masih terus melakukan pengembangan terkait peran tersangka tersebut.

“Masih kita lakukan pengembangan,” kata Kombes Wibowo.

Tersangka F dijerat Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 6 (enam) tahun atau pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun atau pidana penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Continue Reading

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Polres Metro Jakarta Utara Kerahkan 23 Tim Untuk Kejar Target Vaksinasi Merdeka Anak, Satu Tim Vaksinasi 200 Anak per Hari

Published

on

By

Kamis, 6 Januari 2022 08:27 WIB

TribrataNews PMJ – Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo mengatakan pihaknya mengerahkan 23 tim untuk mengejar target Vaksinasi Merdeka Anak dengan sasaran anak usia 6-11 tahun se-Jakarta Utara.

“Ada 23 tim yang sedang melaksanakan tugas secara serentak. Target kita, di masing-masing tim bisa memvaksinasi 200 anak,” kata Kombes Wibowo kepada wartawan pada pelaksanaan vaksinasi di SD Negeri 07 Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Rabu (5/1/2022).

Menurut Kombes Wibowo,  Masing-masing tim memiliki target memvaksinasi 200 anak, sehingga dari 23 tim itu ditargetkan dalam dua pekan ke depan 100 persen anak usia 6-11 tahun sudah mendapat vaksinasi minimal dosis pertama.

“Saat ini anak usia 6-11 tahun yang sudah divaksinasi di Jakarta Utara baru sekitar 64 persen dari target total 124.940 anak,” katanya.

Polri hari ini meluncurkan program Vaksinasi Merdeka Anak berbasis komunitas demi mempercepat pencapaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun di tingkat kota hingga 100 persen.

Tujuannya, kata dia, untuk melindungi dan menyelamatkan generasi bangsa, khususnya yang berusia 6-11 tahun, saat berkegiatan di luar rumah, terutama ketika proses belajar-mengajar sudah mulai buka kembali untuk pembelajaran tatap muka (PTM).

“Jadi pemerintah harus meyakinkan bahwa anak-anak tidak terganggu dalam proses belajar-mengajarnya. Makanya, kami minta juga kepada seluruh orang tua, kami imbau kepada orang tua datangi gerai dan tempat vaksinasi yang sudah menggelar vaksinasi anak. Kami jamin insyaAllah ini sehat,” kata Kombes Wibowo.

Selain itu, untuk anak yang sudah divaksinasi, Polres Metro Jakarta Utara juga turut mengimbau agar jangan pernah melupakan protokol kesehatan. “Tetap menggunakan masker, rajin mencuci tangan, tetap menjaga jarak selama berkegiatan di luar rumah,” katanya.

Continue Reading

2. POLRES METRO JAKARTA UTARA

Polres Metro Jakarta Utara Tangkap 10 Pengeroyok Anggota Polairud di Tanjung Priok

Published

on

By

Selasa, 4 Januari 2022 08:21 WIB

TribrataNews PMJ – Polres Metro Jakarta Utara berhasil meringkus pelaku pengeroyokan terhadap anggota Dit Polariud Baharkam Polri, Bripda Rio Novemberyanto Rajagukguk. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, terdapat 10 orang berhasil diringkus.

“Iya hari ini diamankan ada 10 orang. Kejadiannya sendiri hari Sabtu, tanggal 1 Januari 2022 pukul 17.00 WIB, korbannya anggota Polairud Mabes,” kata Kombes Zulpan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (3/1/2022).

Kombes Zulpan menjelaskan, peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Sabtu (1/1/2022) sekira pukul 17.00 WIB, saat itu korban sedang makan di sebuah warteg di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Tidak jauh dari warteg itu terjadi perkelahian dan korban berusaha melerai, tapi malah dikeroyok oleh sejumlah orang di lokasi. Korban ingin memisahkan antara orang berkelahi. Itu saja,” ujar Kombes Zulpan.

Sebelumnya, seorang anggota Dit Polariud Baharkam Polri, Bripda Rio Novemberyanto Rajagukguk dikeroyok oleh sekelompok orang tidak dikenal saat hendak melerai keributan di Jalan Ende, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Dwi Prasetyo Wibowo mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 1 Januari 2021.

Pada saat itu, korban sedang makan di sebuah warung tegal (warteg). Korban melihat ada keributan dan berniat untuk memisahkan. Di luar dugaan, korban malah ikut dikeroyok oleh sekolompok orang tidak dikenal.

“Dia lagi makan di warteg kemudian lihat ada keributan. Jadi intinya korban itu sedang makan sama rekannya melihat ada orang berkerumun. Berniat untuk melerai, tetapi malah jadi korban,” ungkap AKBP Dwi saat dihubungi.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News