Connect with us

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Polres Metro Jakarta Timur Tangkap Tiga Penipu Mengatasnamakan PS Store

Published

on

Senin, 1 November 2021 13:08 WIB

TribrataNews PMJ – Petugas Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur menangkap tiga tersangka kasus penipuan yang mengatasnamakan toko telepon seluler (ponsel) PS Store.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan mengatakan pihaknya menerima laporan dari korban bernama Bonar Christiantoro yang merasa tertipu setelah melakukan transaksi pembelian ponsel dari para tersangka berinisial AD, JB dan SR pada 10 Juni 2021.

“Korban saudara Bonar itu melaporkan kepada Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur pada 11 Juli 2021, bahwa dirinya merasa ditipu seseorang mengatasnamakan saudara Putra Siregar. Setelah itu para penyidik melakukan penyelidikan dan penyidikan,” kata Kombes Erwin Kurniawan di Jakarta, Senin (1/11/2021).

Kombes Erwin menjelaskan para tersangka memiliki perannya masing-masing dalam kasus penipuan tersebut, seperti AD yang memalsukan KTP atas nama Putra Siregar yang merupakan pemilik PS Store.

“Tersangka inisial AD ini adalah napi di lapas Kerobokan Bali yang bersangkutan memalsukan KTP saudara Putra Siregar untuk memuluskan aksinya kemudian dibantu temannya JB dan SR yang berperan masing-masing,” ujar Kombes Erwin.

Kombes Erwin melanjutkan, tersangka JB bertugas sebagai menampung dan menarik uang yang ditransfer korban dengan alih-alih jual beli ponsel melalui aplikasi PS Store.

Sedangkan tersangka SR, kata Kombes Erwin, berperan sebagai pembuat rekening ATM, SIM card, serta aplikasi PS Store.

“Korban merasa curiga kemudian mengklarifikasi ke PS Store resmi, kemudian diketahui bahwa ini adalah PS Store palsu. Kerugian sendiri diperkirakan mencapai miliaran tetapi yang dapat dibuktikan penyidik Rp360 juta,” tutur Kombes Erwin.

Kapolres mengatakan para tersangka berhasil ditangkap pada Kamis (28/10/2021). Dua tersangka yakni JB dan SR kini mendekam di tahanan Polres Metro Jakarta Timur. Sementara AD masih berada di tahanan Lapas Kerobokan Bali, setelah sebelumnya terlibat kasus narkoba.

“Kepada pelaku dikenakan pasal 378 Jo pasal 28 ayat 1 UU ITE No 11 th 2008, sementara ancaman hukumannya maksimal enam tahun. Barang bukti yang diamankan foto KTP Putra Siregar palsu dengan wajah saudara AD yang ada di lapas Kerobokan Bali,” kata Kombes Erwin.

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Polres Metro Jakarta Timur Tangkap Penagih Utang Bawa Air Soft Gun

Published

on

By

Rabu, 12 Januari 2022 07:15 WIB

TribrataNews PMJ – Polres Metro Jakarta Timur menangkap seorang pria berinisial FST yang merupakan seorang penagih utang (debt colector) atas dugaan kepemilikan senjata “air soft gun“.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi mengatakan, FST yang sudah ditetapkan tersangka itu diamankan di Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) Raya, Jakarta Timur, pada Senin (10/1/2022) dini hari.

“Perintah Pak Kapolres kami tiap malam melakukan observasi ke wilayah. Jadi pas jam 00.30 WIB itu ditemukan mencurigakan. Akhirnya kami hentikan, begitu kami hentikan motornya ternyata tidak ada surat-surat,” kata Ahsanul Muqaffi di Jakarta, Selasa (11/1/2022).

Saat dilakukan pemeriksaan  petugas mendapati senjata “air soft gun” dan alat kejut listrik. Selain itu, sepeda motor yang dikendarai tak memiliki surat-surat yang lengkap.

“Ternyata sepeda motor itu hasil sitaan dari ‘debt collector‘. Dia ‘debt collector‘ beberapa ‘leasing’,” ujar AKBP Ahsanul.

FST dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api. Untuk saat ini, tersangka FST masih menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Timur.

Continue Reading

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Polsek Metro Makasar Tangkap Lagi Satu Pengeroyok Keluarga di Cipinang Melayu, Pelakunya Sekuriti

Published

on

By

Senin, 10 Januari 2022 09:15 WIB

TribrataNews PMJ – Unit Reskrim Polsek Metro Makasar kembali mengamankan salah satu pelaku pengeroyokan satu keluarga di Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Pelakunya berinisial VG ini diketahui seorang sekuriti.

Kanit Reskrim Polsek Metro Makassar, Iptu Zen mengatakan pelaku ditangkap pada Sabtu (8/1/2022) malam di pos penjagaan Jalan Inspeksi Tarum Barat, Cipinang Melayu, Jakarta Timur. “Lihat kehadiran kita langsung ya kita amankan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Makassar Iptu Zen, Minggu (9/1/2022).

VG ditangkap berdasarkan petunjuk dari 3 pelaku yang telah dibekuk sebelumnya. “Yang jelas dia ikut memukul. Besok kita lakukan pengembangan,” ucapnya.

Penangkapan VG menambah jumlah pelaku. Dari 7 pelaku, masih ada tiga yang masih dikejar. Diketahui, Polsek Metro Makasar menangkap 3 pelaku pengeroyokan dan perampokan satu keluarga warga RW 03, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (1/1/2022).

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, 3 pelaku yang diringkus yakni AE (53 tahun), VO (23 tahun), dan AA (20 tahun). Mereka diringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Metro Makasar di wilayah Cipinang Melayu pada Selasa 4 Januari 2022 atau kurang dari 24 jam sejak korban membuat laporan.

AE dan VO merupakan ayah dan anak yang turut mengeroyok dan merampas harta korban. “Memang masih ada yang DPO, tapi inilah kunci-kuncinya (pelaku utama) yang kita tangkap,” ujar Kombes Budi.

Para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, 365 KUHP tentang Pencurian Disertai Kekerasan, dan 351 KUHP tentang Penganiayaan Berat dengan ancaman hukuman pidana selama 12 tahun penjara.

Continue Reading

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Kapolres Metro Jakarta Timur Nyatakan Pengeroyokan Keluarga di Cipinang Melayu Bukan Dipicu Ucapan Natal dan Tahun Baru, tetapi Motor Bersenggolan

Published

on

By

Kamis, 6 Januari 2022 12:42 WIB

TribrataNews PMJ – Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Budi Sartono memastikan, penyebab pengeroyokan dan perampokan terhadap satu keluarga di RW 003 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, bukan karena ucapan Natal dan Tahun Baru 2022 tetapi akibat peristiwa serempetan sepeda motor antara salah satu tersangka dengan korban.

Kombes Budi Sartono mengatakan, insiden bermula saat sepeda motor pelaku dan korban serempetan. “Bukan (karena ucapan Nataru), yang pasti itu titik permasalahan karena serempetan motor di depan rumah korban, di situlah terjadi cekcok,” ujar Kombes Budi menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers, Kamis (6/1/2022).

Kombes Budi menduga, pelaku dalam kondisi mabuk. “Mungkin dalam keadaan mabuk, itu yang masih kami dalami,” kata dia.

Kombes Budi menyebutkan, otak pelaku pengeroyokannya adalah VO (23 tahun) yang motornya bersenggolan dengan korban.

“VO itulah yang membawa teman-teman dan keluarganya Berarti titik awalnya di VO ini,” kata Kombes Budi.

Polisi telah menetapkan tujuh tersangka terkait pengeroyokan dan perampokan terhadap satu keluarga itu.

Dari tujuh tersangka, tiga di antaranya berhasil ditangkap, yakni AE (53), VO (23), dan AA (20). Sementara itu, empat tersangka lainnya, yaitu LN, VG, AT, dan AG masih buron.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News