Connect with us

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Polres Metro Jakarta Timur Tangkap Pelaku Curanmor Mengaku Anggota Polisi, Sudah Beraksi 60 Kali Selama 2 Bulan

Published

on

Kamis, 24 November 2022 15:45 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Jakarta Timur menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di sejumlah wilayah dengan modus mengaku sebagai anggota polisi.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, kedua pelaku masing-masing berinisial PS dan AD. Dari penyelidikan diketahui pelaku telah beraksi 60 kali selama dua bulan terakhir di sejumlah wilayah Jakarta.

“Kejadian ini kurang lebih sudah terjadi selama dua bulan di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Depok,” kata Kombes Budi Sartono di Jakarta, Kamis (24/11/2022).

Kombes Budi Sartono menambahkan, masing-masing pelaku memiliki peran berbeda, yaitu PS yang mengaku sebagai anggota polisi dan AD sebagai penadah.

Dalam melancarkan aksinya, PS mengaku sebagai anggota polisi yang sedang melakukan penangkapan. PS juga membawa senjata api jenis airsoft gun agar meyakinkan korban bahwa ia anggota polisi.

Kombes Budi Sartono mengatakan, PS menuduh korban sebagai pelaku tindak kejahatan. Kemudian pelaku mengambil sepeda motor korban dengan dalih dibawa ke kantor polisi untuk dijadikan barang bukti.

“Menurut tersangka kurang lebih sudah ada 60 kejadian, kita sudah bisa mainkan 19 roda dua,” ujarnya.

Setelah mendapatkan sepeda motor korbannya, PS kemudian menyerahkannya ke AD yang berperan sebagai penadah.

PS dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Sedangkan AD yang menjual sepeda motor ke Klaten dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Kombes Budi mengatakan, pihaknya masih mengejar dua pelaku lain yang diduga terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor tersebut.

“Masih ada pelaku yang DPO. Masih kita kejar, tidak bisa disebutkan namanya di sini. Masih ada dua lagi DPO,” tutur Kombes Budi.

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Polres Metro Jakarta Timur Bentuk Satgas Anti Premanisme di Terminal Bus Kampung Rambutan dan Pulogadung

Published

on

By

Kamis, 8 Desember 2022 16:15 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Jakarta Timur membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Premanisme di dua terminal bus wilayah tersebut yakni Terminal Kampung Rambutan dan Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (8/12/2022).

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Budi Sartono mengatakan pembentukan Satgas itu karena adanya laporan dari masyarakat yang resah terhadap aksi premanisme di lingkungan terminal.

“Jangan sampai wilayah kita menjadi tidak aman. Makanya saya perintahkan, setelah ada deklarasi ini benar-benar dijaga, jangan hanya formalitas,” kata Kombes Budi, Kamis (8/12/2022).

Kopmbes Budi menambahkan pembentukan Satgas itu juga dilakukan untuk pengamanan jelang Hari Natal dan Tahun Baru 2023.

Dia mengatakan bahwa warga masih mengeluhkan adanya aksi pemalakan terhadap penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP), calo tiket dan copet yang berkeliaran di Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Pulogadung.

“Jika ada warga yang menemukan tindak premanisme, langsung laporkan. Bila perlu, kita kerahkan pengerahan tim lebih besar, kalau memang ada potensi mereka (pelaku premanisme) melawan,” ujar Kombes Budi.

Kombes Budi menjelaskan Satgas Anti Premanisme itu beranggotakan tim gabungan dari anggota Polsek, Polres, Sudin Perhubungan, Kodim, Satpol PP Jakarta Timur, hingga Pokdar Kamtibmas.

Tim gabungan tersebut bertugas melakukan patroli di sepanjang area Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Pulogadung untuk mencegah gangguan keamanan.

Dia berharap dengan adanya Satgas Anti Premanisme dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat yang hendak menggunakan transportasi umum bus.

Kepala Terminal Kampung Rambutan Yulza Ramadhoni mengatakan pencegahan tindak premanisme itu termasuk fokus dalam pengamanan menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2023

“Kita menjamin keamanan dan kenyamanan calon penumpang. Untuk pengamanan agenda akhir tahun itu biasanya ada 50 personel gabungan yang akan disiagakan selama 24 jam,” ujar Yulza.

Continue Reading

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur Tangkap Bandar Ganja di Jatinegara

Published

on

By

Kamis, 8 Desember 2022 11:55 WIB

TBNews PMJ – Tim Patroli Perintis Presisi (TP3) Polres Metro Jakarta Timur menangkap seorang terduga bandar berinisial AN dan enam pemakai ganja di Jalan Inspeksi Kali Ciliwung, Kecamatan Jatinegara, pada Rabu (7/12/2022).

Kepala Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur Ipda Aman Wibowo di Jakarta, Kamis (8/12/2022), mengatakan para pelaku tersebut diamankan saat sedang menggunakan ganja.

“Saat melakukan patroli menindaklanjuti anak sekolah yang sedang ‘live’ IG untuk tawuran didapati beberapa pemuda yang sedang menghisap ganja,” kata Ipda Aman.

Ipda Aman menambahkan saat hendak diamankan para pelaku sempat berupaya menghilangkan barang bukti ganja dengan cara membuangnya ke tepi aliran Kali Ciliwung di kawasan Kampung Pulo.

Namun, petugas Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengetahui hal tersebut sehingga barang bukti ganja berhasil diamankan.

Ipda Aman mengatakan barang bukti yang diamankan oleh polisi terdiri dari linting ganja sudah dihisap, hingga enam belas paket ganja siap edar yang disembunyikan bandar di dalam celana dalam.

“Dia (bandar) mengaku 16 paket ganja itu untuk dijual ke teman-teman yang ada di sini. Pas kita tangkap mereka sedang menikmati ganja bareng ganja dibalur dengan kecap,” ujar Ipda Aman.

Dia mengatakan para pelaku melumuri linting ganja yang dihisap dengan kecap untuk menyamarkan asap sehingga tidak diketahui warga.

Para pelaku berikut barang bukti sudah diserahkan ke jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur untuk penyidikan lebih lanjut

“Mungkin mereka (pemakai) diajak menikmati dulu sebelum membeli (dari bandar),” kata Ipda Aman.

Sementara itu AN mengaku 16 paket yang disembunyikan di dalam celana dalam tersebut hendak dijual seharga Rp50 ribu per paket.

“Sambil pakai kita di pinggir kali. Kita linting sendiri dibalur kecap, biar habisnya lama sama wanginya enggak terlalu tercium. Saya baru mau dagang, satu paketnya saya jual Rp50 ribu,” kata AN.

Continue Reading

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Polsek Cakung Tangkap 2 Penganiaya Pelatih Panjat Tebing

Published

on

By

Kamis, 8 Desember 2022 07:50 WIB

TBNews PMJ – Petugas Unit Reskrim Polsek Cakung Polres Metro Jakarta Timur menangkap dua pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap pelatih panjat tebing di kawasan Jakarta International Climbing Wall Park JGC, Kecamatan Cakung. Kedua pelaku berinisial AS dan R. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini diamankan di Polsek Cakung.

“Polsek Cakung sudah menangkap dua pelaku berinisal AS dan R. Saat ini sudah dalam penanganan polsek,” ujar Kapolsek Cakung Kompol Syarifah Chaira, Rabu (7/12/2022).

Kompol Syarifah menjelaskan, penganiayaan tersebut bermula adanya cekcok antara korban berinisial AH dengan AS dan R yang merupakan atlet didikannya.

Ia memastikan percekcokan yang berujung pengeroyokan tersebut tidak berdasarkan adanya dendam pribadi pelaku.

“Kronologinya, terjadi cekcok antara pelatih dan atlet sehingga berakhir dengan perkelahian. Enggak ada dendam pribadi. Memang efek hubungan cekcok saja,” terang Kompol Syarifah.

Diketahui, korban AH sebelumnya melaporkan kasus pemukulan yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Cakung. Laporan diterima dengan nomor LP/B/1231/XI/2022/SPKT/SEK.CK/RJT/PMJ.

Insiden pengeroyokan tersebut awalnya diketahui berdasarkan video viral yan diunggah oleh akun media sosial Instagram.

“Pelatih panjat tebing DKI Jakarta berinisial AH babak belur setelah diduga dianiaya oleh atletnya sendiri, AS dan beberapa rekannya di tempat latihan di kawasan Cakung, Jakarta Timur pada Senin (28/11/2022),” tulis narasi video tersebut.

Awalnya, AH saat sedang melatih sejumlah atlet panjat tebing DKI Jakarta pada Sabtu 26 November 2022 sempat menegur AS karena jarang menjalani latihan.

Saat menegur AS, AH juga menyinggung AJ, yang menurutnya menghancurkan tim panjat tebing DKI Jakarta.

Perselisihan pun terjadi hingga akhirnya terjadi pemukulan seperti yang terekam dalam video viral. Pemukulan terjadi pada sesi latihan Senin 28 November 2022.Akibatnya AH mengalami bengkak di bagian hidung, pipi, dan telinga kiri.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News