Connect with us

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap 5 Pengedar Narkoba, Sita 12 Kilogram Ganja dan 644 Gram Sabu

Published

on

TribrataNews PMJ — Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menangkap 5 pelaku peredaran narkotika jenis ganja sebanyak 12 kg lebih dan 644 gram sabu di Jakarta Selatan. Saat ini, polisi masih memburu sejumlah orang lainnya yang masih berstatus sebagai DPO.

“Total ada 5 orang yang kami amankan terkait kasus narkotika, yakni IF, MH, MYH, DC dan satu lagi hasil pengembangan dari DC dengan barang bukti totalnya ada 12 kg lebih ganja dan 644 gram sabu,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah kepada wartawan, Selasa (8/6/2021).

“Tersangka yang ditangkap pertama berinisial DC, berkembang ke tersangka MH, MYH, dan IF hingga akhirnya ditangkap kembali satu tersangka lainnya,” jelasnya.

Para pelaku tersebut ditangkap di tempat berbeda, yakni di kawasan Jakarta Selatan dan Bogor. Modus pelaku melakukan peredaran narkotika itu menggunakan jasa pengiriman ekspedisi.

Kapolres menjelaskan pengungkapan kasus berawal dari adanya informasi masyarakat tentang penyalahgunaan narkotika hingga akhirnya dilakukan penyidikan dan berhasil menangkap para pelaku. Para pelaku berperan sebagai penjual, perantara penjual, dan pengedar. “Masih ada beberapa DPO yang masih kami cari, seperti Oman, JU, Beo, dan Bang. Pelaku DC khususnya yang pertama ini mengaku sudah tiga kali melakukan pengiriman dengan menerima upah sekali kirim Rp1 juta, sedangkan IF dapat upah Rp3 juta,” jelasnya.

Dalam kasus ini, pelaku IF dijerat pasal Pasal 114 ayat 2 Sub Pasal pasal 111 ayat 2, pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana paling lama 20 tahun.

“Untuk barang dari luar Jawa dan masih dalam proses pengembangan lebih lanjut. Nah ini selalu sebuah jaringan ya, tidak jarang perorangan atau mungkin pengguna akan berkembang menjadi pengedar. Lalu untuk harga jualnya tergantung pasaran, sabu 1 gram Rp400 ribu dan ganja 100 gram sekitar Rp400 ribu,” kata Kapolres.

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polres Metro Jakarta Selatan Targetkan 4.400 Penerima Bantuan Tunai PKL dan Warung (BTPKLW)

Published

on

By

Kamis, 14 Oktober 2021 17:08 WIB

TribrataNews PMJ — Polres Metro Jakarta Selatan menyalurkan bantuan tunai pada program Bantuan Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) sebesar Rp1,2 juta per pedagang, dengan target 4.400 PKL penerima bantuan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah, melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis, mengatakan, pihaknya sudah mendata 4.400 PKL penerima bantuan dalam program BTPKLW, yakni PKL dan pedagang warung di Jakarta Selatan.

“Target Polres Metro Jakarta Selatan mendapatkan 4.400 PKL dan warung. Saya coba bagi rata di setiap kecamatan, di tiap polsek, masing-masing 440 penerima,” kata Kapolres.

Program BTPKLW ini, kata Kapolres, merupakan bagian dari program pemerintah dalam pemulihan perekonomian PKL dan warung, yang terdampak pandemi COVID-19.

Kapolres juga mengatakan, pihaknya sudah menyalurkan bantuan program pemerintah tersebut kepada sekitar 3.000 PKL dan warung dari sepuluh kecamatan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

“Polres Metro Jakarta Selatan dalam periode ini sudah mendata sebanyak 4.400 PKL dan warung. Sekarang dalam proses membagikan bantuan. Bantuan yang disalurkan sudah mencapai 60 persen dari data yang kita kumpulkan dan verifikasi,” katanya.

Para penerima bantuan adalah PKL dan warung yang telah melalui tahapan pendataan dan verifikasi yang dilakukan oleh anggota Bhabinkamtibas di setiap kelurahan di Jakarta Selatan.

“Data direkap oleh Bhabinkamtibmas lalu dilaksanakan verifikasi, apakah ada bantuan dalam bentuk lain atau belum pernah dapat bantuan, atau dagangannya seperti apa, itu yang diverifikasi. Verifikasinya bukan hanya usaha dan kegiatannya, tapi juga identitasnya dalam satu kegiatan tersebut,” kata Kapolres Kombes Azis.

Sebelumnya, Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) mulai diluncurkan di Medan, Kamis (9/9), sebagai dukungan bagi UMKM dan korporasi untuk mengatasi dampak pandemi COVID-19 khususnya bagi sektor usaha mikro.

Bantuan untuk sektor usaha mikro dengan pagu sebesar Rp1,2 triliun ini akan disalurkan bagi satu juta pelaku usaha mikro yang masing-masing akan mendapatkan Rp1,2 juta.

Pemerintah menugaskan, TNI dan Polri untuk melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan tersebut langsung ke masyarakat. Penyaluran bantuan oleh TNI dan Polri ini dilakukan melalui sistem aplikasi yang mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto, mengatakan, program penyaluran bantuan selanjutnya akan diteruskan oleh TNI dan Polri di berbagai wilayah dengan operasi di lapangan akan dikawal oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Adapun syarat penerima bantuan tunai tersebut seperti tempat usaha berada di wilayah PPKM Level 3 dan 4, calon penerima belum mendapat Bantuan Produktif Ultra Mikro (BPUM) dari Kemenkop UKM, dan melampirkan data izin usaha, lokasi usaha, dan NIK.

Continue Reading

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polres Metro Jakarta Selatan Bongkar Prostitusi Online di Apartemen Kalibata City, Lima Mucikari Ditangkap

Published

on

By

Selasa, 12 Oktober 2021 11:20 WIB

TribrataNews PMJ – Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan kembali membongkar kasus eksploitasi anak di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Senin (4/10/2021). Dalam pengungkapan ini, polisi menangkap lima orang yang melakukan pencabulan sekaligus berperan sebagai mucikari.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Ahmad Akbar mengatakan kelima pelaku tersebut di antaranya ASJ (19), FH (19), AM (36), CA (25), dan DA (19).

“Kasus ini terungkap setelah adanya laporan korban DE bersama dua korban lainnya, ZR (16) dan RCL(16). Lima pelaku selain menyetubuhi korban juga menawarkan sebagai PSK,” ungkap Kompol Akbar dalam keterangannya, Selasa (12/10/2021).

Kompol Akbar menjelaskan, kelima tersangka melakukan eksploitasi sejak pertengahan bulan September 2021. Modusnya pelaku ASJ, FH dan DA menjual korban dengan Open BO melalui Michat. AM sebagai broker menyediakan apartemen dan CA bertugas mengantar jemput.

“Praktik prostitusi ini terselubung dengan menggunakan situs online sebagai media transaksi membuat akun di MiChat dengan nama akun Daun Muda,” tuturnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 88 UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 10 tahun penjara, pasal 296 KUHP tentang Mengadakan/Memudahkan Perbuatan Cabul dengan ancaman hukuman satu tahun empat bulan, dan Pasal 506 KUHP tentang Mucikari.

Continue Reading

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polsek Jagakarsa Menyambangi SMK 23 PGRI Srengseng Sawah, Guna Berikan Penyuluhan pada Para Siswa agar Tidak Tawuran

Published

on

By

Rabu, 6 Oktober 2021 12:23 WIB

TribrataNews PMJ – Polsek Jagakarsa menyambangi SMK 23 PGRI Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, guna memberikan penyuluhan pada para siswanya agar tak mengikuti tawuran. Langkah ini sebagai pencegahan antisipasi tawuran.

“Memberikan imbauan agar mereka tidak tawuran,” ujar Kapolsek Jagakarsa Kompol Endang Sukmawijaya kepada wartawan, Rabu (6/10/2021).

Menurutnya, SMK 23 PGRI dipilih untuk penyuluhan lantaran adanya indikasi siswa dari sekolah itu hendak tawuran di kawasan Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada hari sebelumnya. Namun, polisi dan warga sekitar berhasil mencegah tawuran.

“Enggak jadi tawuran, baru pada turun mereka ini. Kami halau sama anggota sama masyarakat juga, enggak jadi tawuran,” ungkapnya.

Di media sosial, beredar video sejumlah pelajar diduga tawuran di dekat Gang Harapan kawasan Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jaksel. Peristiwa itu disesalkan lantaran terjadi kala digelarnya kembali pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News