Connect with us

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polres Metro Jakarta Selatan Ringkus Pencuri Spesialis Rumah Mewah di Kawasan Elit Dharmawangsa, Kebayoran Baru

Published

on

TribrataNews PMJ — Polres Jakarta Selatan meringkus seorang pencuri spesialis rumah mewah di kawasan elit Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pencurian yang dilakukan Ramdani, 24 tahun, terungkap setelah tindakannya terekam kamera CCTV di rumah korban.

Pencuri tersebut beraksi seorang diri. Dia mencuri sebuah tablet merk Samsung pada Selasa (22/6/2021) sekira pukul 00.50 WIB.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Achmad Akbar mengatakan, polisi telah berhasil menangkap pelaku pada Jumat (25/6/2021).

“Setelah kita melakukan tindakan yang diperlukan, memeriksa CCTV, kita lakukan analisa dari gambar yang kita dapat, tertangkap satu orang atas nama Ramdani atau Dani (24 tahun),” kata Kompol Akbar dalam keterangan tertulis, Minggu (27/6/2021) kemarin.

Menurut Kompol Akbar, pelaku beraksi dengan cara memanjat pagar pada saat penghuni rumah sedang terlelap tidur.

“Kalau yang dalam case kita ini, dia memanjat pagar rumah, dan kemudian ada bagian dalam rumah yang dicongkel. Tapi seluruhnya dikerjakan pada waktu malam hari saat orang sedang beristirahat,” ujarnya.

Ternyata, aksi pencurian yang dilakukan Dani bukan kali ini saja. Dia pernah beraksi di kawasan lainnya di Jakarta Selatan

Pelaku juga pernah menjalani masa hukum terkait kasus yang sama.

“Yang bersangkutan juga pernah dihukum di Rutan Salemba dalam perkara yang sama,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, ia dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap Youtuber yang Cemarkan Nama Baik Atta Halilintar

Published

on

By

Jumat, 17 September 2021

TribrataNews PMJ — Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang netizen sekaligus Youtuber atas dugaan pencemaran nama baik terhadap Youtuber Atta Halilintar. Penangkapan itu berdasarkan laporan Atta Halilintar terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik itu ke polisi.

“Pelakunya sudah ditangkap di kontrakannya kawasan Bogor minggu lalu,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah pada wartawan, Jumat (17/9/2021).

Menurut Kombes Azis Andriansyah, laporan Atta Halilintar itu sudah diproses kepolisian dan melakukan penangkapan terhadap pelaku. Langkah ini diambil karena perbuatan pelaku dinilai sudah memenuhi unsur untuk disangkakan dalam upaya penegakan hukum.

Kapolres menerangkan, pelaku sendiri ditangkap di kawasan Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Sedangkan untuk laporan Atta Halilintar sendiri terkait dugaan pencemaran nama baik, fitnah melalui media elektronik media sosial yakni Instagram, Youtube, dan TikTok juga dilaporkan ke polisi beberapa waktu lalu. Dalam perkara ini, polisi sudah meminta keterangan dari Atta selaku pelapor.

Sekadar diketahui, seorang YouTuber bernama Savas Fresh membuat heboh jagat media sosial lantaran mengaku ingin menagih utang kepada Atta Halilintar dan Gen Halilintar sebesar Rp700 juta. Dari pengakuannya, keluarga Atta meminjam uang sekitar 40.000 Euro atau sekitar Rp700 juta periode Agustus 2019 saat di Malaysia.

Continue Reading

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Viral Pungli Sopir Angkot di Jalan Margasatwa, Preman Bertopi Ditangkap Polsek Pasar Minggu

Published

on

By

Kamis, 16 September 2021

TribrataNews PMJ — Beredar video amatir berdurasi pendek di media sosial terkait dugaan aksi premanisme yang melakukan pungutan liar (pungli) yang dilakukan seorang pria bertopi terhadap sopir angkot di Jalan Raya Margasatwa, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Preman bertopi itu pun sudah ditangkap petugas Polsek Pasar Minggu.

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Bambang Handoko mengatakan pelaku yang meresahkan sudah berhasil dibekuk timnya pada Rabu (15/9/2021) pagi kemarin.

“Ya, benar sudah diamankan Rabu pagi. Dugaannya pungli kami minta keterangan,” ujar Kompol Bambang saat dikonfirmasi, Kamis, 16 September 2021.

Kompol Bambang mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu ada keluhan dari warga terkait aksi pungli pelaku. Ia bilang pelaku saat ini masih diperiksa. Dari aksinya perbuatan yang memalak sopir angkot jelas menyalahi aturan.

Untuk melengkapi berkas, ia bilang akan mencari sopir angkot yang jadi korban aksi pungli pelaku.

“Sekarang kami lagi cari korban-korbannya juga untuk dimintai keterangan,” jelas Kompol Bambang.

Sebelumnya, akun Instagram @steinsiahaan mengunggah video seorang pria bertopi yang diduga memalak ke sopir angkot yang lewat persimpangan Jalan Margasatwa, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dalam keterangannya, aksi pria tersebut menyasar sopir angkot 61 secara acak.

Dalam video itu, pria bertopi itu dengan santai nongkrong sendirian di pinggir jalan. Sambil merokok, ia memantau kendaraan angkot yang melintas. Begitu ada angkot 61 yang berhenti, ia langsung menghampiri untuk meminta uang ke sopir.

Saat balik ke arah rumah lewat jalan ini lagi pelaku masih ada di sini. Saya pantau dan benar melakukan beberapa kali pungutan liar kepada angkot 61 secara acak. Bukti pemungutan ada di akhir video,” tulis akun @steinsiahaan pada Rabu, 15 September 2021.

Continue Reading

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polisi Gerebek Kontrakan untuk Simpan Miras Ilegal di Setiabudi

Published

on

By

Rabu, 8 September 2021

TribrataNews PMJ — Polsek Metro Setiabudi menggerebek dua kamar kontrakan yang digunakan sebagai tempat penyimpanan minuman keras tanpa izin di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Selasa (7/9/2021) malam.

“Dua kontrakan yang dijadikan tempat jual-beli minuman keras tanpa izin,” kata Kapolsek Metro Setiabudi Komisaris Polisi Beddy Suwendi di Jakarta Selatan, Selasa malam.

Penggerebekan itu bermula setelah tim dari Polsektro Setiabudi melakukan pengecekan di lokasi.

Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan puluhan kardus berisi ratusan botol minuman keras (miras) dengan berlabel resmi buatan lokal maupun internasional.

Namun demikian, Kapolsek belum dapat memastikan jumlah total miras yang disita. Pihaknya masih melakukan pendataan dan pengecekan.

Kapolsek menuturkan pemilik usaha berinisial G (42) sudah melakukan jual-beli miras tanpa izin (ilegal) tersebut sekira satu tahun terskhir.

“Kemudian kontrakan ini juga menjual daring (online). Jadi jual beli melalui ‘online‘. Informasi yang saya dapat dari pemilik sudah satu tahun disini buka,” kata Kapolsek.

Polisi masih melakukan pemeriksaan mendalam terkait temuan miras di dua kamar kontrakan tersebut.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News