Connect with us

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polres Metro Jakarta Selatan Menangkap Pencuri Tabung Gas Elpiji yang Sudah Beraksi di 14 Lokasi

Published

on

TribrataNews PMJ — Personel Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang pencuri tabung gas elpiji berinisial LAP yang sudah menjalankan aksinya di 14 lokasi sejak Maret 2021.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, pria tersebut berinisial LAP (25 tahun). Penangkapan LAP bermula dari keluhan dan keresahan warga terkait pencurian tabung gas.

“Memang kalau dilihat dari bentuk dan kerugiannya tak terlalu besar, tapi cukup meresahkan di mana beberapa kali dengan kejadian yang sama, modus yang sama, dan barang yang diambil sama, yaitu tabung gas sebanyak 21 tabung gas,” kata Kapolres kepada awak media, Kamis (24/6/2021) malam.

Kapolres mengatakan, LAP telah mencuri tabung gas di 14 lokasi di Jakarta Selatan. LAP melakukan aksinya sejak Maret hingga akhirnya ditangkap pada 18 Juni 2021.

“Dari tangan pelaku, kami dapatkan barang bukti sebanyak 21 tabung gas,” ujar Kapolres.

Berdasarkan pengakuan pelaku, kata Kapolres, LAP berkali-kali mencuri tabung gas karena mudah dan sulit terlacak bukti pencuriannya. Selain itu, tabung gas mudah untuk dijual. “Kemudian mudah untuk menjual atau mendapatkan keuntungan instan. Yang sehari-harinya keuntungannya digunakan untuk kehidupan sehari-hari untuk makan anak dan istrinya,” lanjut Kapolres.

“Pelaku merupakan pengangguran yang sebelumnya sempat pencandu narkoba namun menjalani rehabilitasi,” imbuh Kapolres.

LAP mencuri di warung, rumah, dan agen tabung gas di daerah Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Cilandak, dan Mampang Prapatan. Adapun LAP menjual tabung gas hasil curiannya lebih murah dari harga pasaran, yakni Rp 80.000. Harga resmi tabung tas tersebut berkisar Rp 130.000-Rp 150.000. “Dia dijual lagi. Dijualnya dia random, acak. Kadang di toko ini, toko berikutnya. Kadang dia menawarkan lebih murah dari harga pasaran sehingga mudah untuk menjual itu,” tambah Kapolres.

Atas perbuatannya, LAP dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama tujuh tahun.

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap Youtuber yang Cemarkan Nama Baik Atta Halilintar

Published

on

By

Jumat, 17 September 2021

TribrataNews PMJ — Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang netizen sekaligus Youtuber atas dugaan pencemaran nama baik terhadap Youtuber Atta Halilintar. Penangkapan itu berdasarkan laporan Atta Halilintar terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik itu ke polisi.

“Pelakunya sudah ditangkap di kontrakannya kawasan Bogor minggu lalu,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah pada wartawan, Jumat (17/9/2021).

Menurut Kombes Azis Andriansyah, laporan Atta Halilintar itu sudah diproses kepolisian dan melakukan penangkapan terhadap pelaku. Langkah ini diambil karena perbuatan pelaku dinilai sudah memenuhi unsur untuk disangkakan dalam upaya penegakan hukum.

Kapolres menerangkan, pelaku sendiri ditangkap di kawasan Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Sedangkan untuk laporan Atta Halilintar sendiri terkait dugaan pencemaran nama baik, fitnah melalui media elektronik media sosial yakni Instagram, Youtube, dan TikTok juga dilaporkan ke polisi beberapa waktu lalu. Dalam perkara ini, polisi sudah meminta keterangan dari Atta selaku pelapor.

Sekadar diketahui, seorang YouTuber bernama Savas Fresh membuat heboh jagat media sosial lantaran mengaku ingin menagih utang kepada Atta Halilintar dan Gen Halilintar sebesar Rp700 juta. Dari pengakuannya, keluarga Atta meminjam uang sekitar 40.000 Euro atau sekitar Rp700 juta periode Agustus 2019 saat di Malaysia.

Continue Reading

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Viral Pungli Sopir Angkot di Jalan Margasatwa, Preman Bertopi Ditangkap Polsek Pasar Minggu

Published

on

By

Kamis, 16 September 2021

TribrataNews PMJ — Beredar video amatir berdurasi pendek di media sosial terkait dugaan aksi premanisme yang melakukan pungutan liar (pungli) yang dilakukan seorang pria bertopi terhadap sopir angkot di Jalan Raya Margasatwa, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Preman bertopi itu pun sudah ditangkap petugas Polsek Pasar Minggu.

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Bambang Handoko mengatakan pelaku yang meresahkan sudah berhasil dibekuk timnya pada Rabu (15/9/2021) pagi kemarin.

“Ya, benar sudah diamankan Rabu pagi. Dugaannya pungli kami minta keterangan,” ujar Kompol Bambang saat dikonfirmasi, Kamis, 16 September 2021.

Kompol Bambang mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu ada keluhan dari warga terkait aksi pungli pelaku. Ia bilang pelaku saat ini masih diperiksa. Dari aksinya perbuatan yang memalak sopir angkot jelas menyalahi aturan.

Untuk melengkapi berkas, ia bilang akan mencari sopir angkot yang jadi korban aksi pungli pelaku.

“Sekarang kami lagi cari korban-korbannya juga untuk dimintai keterangan,” jelas Kompol Bambang.

Sebelumnya, akun Instagram @steinsiahaan mengunggah video seorang pria bertopi yang diduga memalak ke sopir angkot yang lewat persimpangan Jalan Margasatwa, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dalam keterangannya, aksi pria tersebut menyasar sopir angkot 61 secara acak.

Dalam video itu, pria bertopi itu dengan santai nongkrong sendirian di pinggir jalan. Sambil merokok, ia memantau kendaraan angkot yang melintas. Begitu ada angkot 61 yang berhenti, ia langsung menghampiri untuk meminta uang ke sopir.

Saat balik ke arah rumah lewat jalan ini lagi pelaku masih ada di sini. Saya pantau dan benar melakukan beberapa kali pungutan liar kepada angkot 61 secara acak. Bukti pemungutan ada di akhir video,” tulis akun @steinsiahaan pada Rabu, 15 September 2021.

Continue Reading

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polisi Gerebek Kontrakan untuk Simpan Miras Ilegal di Setiabudi

Published

on

By

Rabu, 8 September 2021

TribrataNews PMJ — Polsek Metro Setiabudi menggerebek dua kamar kontrakan yang digunakan sebagai tempat penyimpanan minuman keras tanpa izin di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Selasa (7/9/2021) malam.

“Dua kontrakan yang dijadikan tempat jual-beli minuman keras tanpa izin,” kata Kapolsek Metro Setiabudi Komisaris Polisi Beddy Suwendi di Jakarta Selatan, Selasa malam.

Penggerebekan itu bermula setelah tim dari Polsektro Setiabudi melakukan pengecekan di lokasi.

Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan puluhan kardus berisi ratusan botol minuman keras (miras) dengan berlabel resmi buatan lokal maupun internasional.

Namun demikian, Kapolsek belum dapat memastikan jumlah total miras yang disita. Pihaknya masih melakukan pendataan dan pengecekan.

Kapolsek menuturkan pemilik usaha berinisial G (42) sudah melakukan jual-beli miras tanpa izin (ilegal) tersebut sekira satu tahun terskhir.

“Kemudian kontrakan ini juga menjual daring (online). Jadi jual beli melalui ‘online‘. Informasi yang saya dapat dari pemilik sudah satu tahun disini buka,” kata Kapolsek.

Polisi masih melakukan pemeriksaan mendalam terkait temuan miras di dua kamar kontrakan tersebut.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News