Connect with us

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polres Metro Jakarta Selatan Bantu Percepat Program Vaksinasi COVID-19 Secara Massal dengan Target 200 Vaksinasi per Polsek Setiap Hari

Published

on

TribrataNews PMJ — Polres Metro Jakarta Selatan membantu mempercepat program vaksinasi COVID-19 secara massal bertahap melalui polsek di wilayah hukum setempat.

“Vaksinasi ini dilaksanakan gratis di beberapa Polsek dengan kuota tertentu,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol  Azis Andriansyah ketika meninjau vaksinasi massal di Polsek Kebayoran Baru, Senin (7/6/2021).

Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan memulai vaksinasi massal sejak Sabtu (5/6/2021) di Polsek Pasar Minggu, Polsek Pesanggrahan dan Polsek Kebayoran Lama.

Kemudian di Polsek Kebayoran Baru, Polsek Cilandak dan Polsek Mampang dengan total vaksin yang sudah disuntikkan mencapai sekitar 2.000 suntikan vaksin dosis pertama.

“Nanti data warga yang sudah divaksin kami masukkan aplikasi dan nanti akan muncul pesan untuk vaksin kedua,” katanya.

Kapolres menargetkan vaksinasi itu dilaksanakan berkesinambungan dengan kuota per Polsek mencapai sekitar 200 vaksinasi per hari.

Adapun sasaran vaksinasi saat ini, kata dia, adalah masyarakat yang sudah memiliki KTP, tidak terjangkit COVID-19, sehat dan tidak memiliki penyakit bawaan di antaranya tekanan darah tinggi dan diabetes.

Ia juga mendorong masyarakat untuk berpartisipasi mengikuti vaksinasi untuk menekan penularan COVID-19.

“Ketika vaksin berjalan cepat berada dalam satu periode, kita semua sehat Insya Allah nanti kita bisa hidup normal kembali walau dengan protokol kesehatan dan aktivitas ekonomi bisa berjalan lancar kembali. Untuk itu kami harap masyarakat berperan aktif berpartisipasi ikut vaksinasi,” ucap Kapolres.

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polres Metro Jakarta Selatan Targetkan 4.400 Penerima Bantuan Tunai PKL dan Warung (BTPKLW)

Published

on

By

Kamis, 14 Oktober 2021 17:08 WIB

TribrataNews PMJ — Polres Metro Jakarta Selatan menyalurkan bantuan tunai pada program Bantuan Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) sebesar Rp1,2 juta per pedagang, dengan target 4.400 PKL penerima bantuan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah, melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis, mengatakan, pihaknya sudah mendata 4.400 PKL penerima bantuan dalam program BTPKLW, yakni PKL dan pedagang warung di Jakarta Selatan.

“Target Polres Metro Jakarta Selatan mendapatkan 4.400 PKL dan warung. Saya coba bagi rata di setiap kecamatan, di tiap polsek, masing-masing 440 penerima,” kata Kapolres.

Program BTPKLW ini, kata Kapolres, merupakan bagian dari program pemerintah dalam pemulihan perekonomian PKL dan warung, yang terdampak pandemi COVID-19.

Kapolres juga mengatakan, pihaknya sudah menyalurkan bantuan program pemerintah tersebut kepada sekitar 3.000 PKL dan warung dari sepuluh kecamatan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

“Polres Metro Jakarta Selatan dalam periode ini sudah mendata sebanyak 4.400 PKL dan warung. Sekarang dalam proses membagikan bantuan. Bantuan yang disalurkan sudah mencapai 60 persen dari data yang kita kumpulkan dan verifikasi,” katanya.

Para penerima bantuan adalah PKL dan warung yang telah melalui tahapan pendataan dan verifikasi yang dilakukan oleh anggota Bhabinkamtibas di setiap kelurahan di Jakarta Selatan.

“Data direkap oleh Bhabinkamtibmas lalu dilaksanakan verifikasi, apakah ada bantuan dalam bentuk lain atau belum pernah dapat bantuan, atau dagangannya seperti apa, itu yang diverifikasi. Verifikasinya bukan hanya usaha dan kegiatannya, tapi juga identitasnya dalam satu kegiatan tersebut,” kata Kapolres Kombes Azis.

Sebelumnya, Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) mulai diluncurkan di Medan, Kamis (9/9), sebagai dukungan bagi UMKM dan korporasi untuk mengatasi dampak pandemi COVID-19 khususnya bagi sektor usaha mikro.

Bantuan untuk sektor usaha mikro dengan pagu sebesar Rp1,2 triliun ini akan disalurkan bagi satu juta pelaku usaha mikro yang masing-masing akan mendapatkan Rp1,2 juta.

Pemerintah menugaskan, TNI dan Polri untuk melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan tersebut langsung ke masyarakat. Penyaluran bantuan oleh TNI dan Polri ini dilakukan melalui sistem aplikasi yang mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto, mengatakan, program penyaluran bantuan selanjutnya akan diteruskan oleh TNI dan Polri di berbagai wilayah dengan operasi di lapangan akan dikawal oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Adapun syarat penerima bantuan tunai tersebut seperti tempat usaha berada di wilayah PPKM Level 3 dan 4, calon penerima belum mendapat Bantuan Produktif Ultra Mikro (BPUM) dari Kemenkop UKM, dan melampirkan data izin usaha, lokasi usaha, dan NIK.

Continue Reading

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polres Metro Jakarta Selatan Bongkar Prostitusi Online di Apartemen Kalibata City, Lima Mucikari Ditangkap

Published

on

By

Selasa, 12 Oktober 2021 11:20 WIB

TribrataNews PMJ – Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan kembali membongkar kasus eksploitasi anak di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Senin (4/10/2021). Dalam pengungkapan ini, polisi menangkap lima orang yang melakukan pencabulan sekaligus berperan sebagai mucikari.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Ahmad Akbar mengatakan kelima pelaku tersebut di antaranya ASJ (19), FH (19), AM (36), CA (25), dan DA (19).

“Kasus ini terungkap setelah adanya laporan korban DE bersama dua korban lainnya, ZR (16) dan RCL(16). Lima pelaku selain menyetubuhi korban juga menawarkan sebagai PSK,” ungkap Kompol Akbar dalam keterangannya, Selasa (12/10/2021).

Kompol Akbar menjelaskan, kelima tersangka melakukan eksploitasi sejak pertengahan bulan September 2021. Modusnya pelaku ASJ, FH dan DA menjual korban dengan Open BO melalui Michat. AM sebagai broker menyediakan apartemen dan CA bertugas mengantar jemput.

“Praktik prostitusi ini terselubung dengan menggunakan situs online sebagai media transaksi membuat akun di MiChat dengan nama akun Daun Muda,” tuturnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 88 UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 10 tahun penjara, pasal 296 KUHP tentang Mengadakan/Memudahkan Perbuatan Cabul dengan ancaman hukuman satu tahun empat bulan, dan Pasal 506 KUHP tentang Mucikari.

Continue Reading

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polsek Jagakarsa Menyambangi SMK 23 PGRI Srengseng Sawah, Guna Berikan Penyuluhan pada Para Siswa agar Tidak Tawuran

Published

on

By

Rabu, 6 Oktober 2021 12:23 WIB

TribrataNews PMJ – Polsek Jagakarsa menyambangi SMK 23 PGRI Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, guna memberikan penyuluhan pada para siswanya agar tak mengikuti tawuran. Langkah ini sebagai pencegahan antisipasi tawuran.

“Memberikan imbauan agar mereka tidak tawuran,” ujar Kapolsek Jagakarsa Kompol Endang Sukmawijaya kepada wartawan, Rabu (6/10/2021).

Menurutnya, SMK 23 PGRI dipilih untuk penyuluhan lantaran adanya indikasi siswa dari sekolah itu hendak tawuran di kawasan Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada hari sebelumnya. Namun, polisi dan warga sekitar berhasil mencegah tawuran.

“Enggak jadi tawuran, baru pada turun mereka ini. Kami halau sama anggota sama masyarakat juga, enggak jadi tawuran,” ungkapnya.

Di media sosial, beredar video sejumlah pelajar diduga tawuran di dekat Gang Harapan kawasan Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jaksel. Peristiwa itu disesalkan lantaran terjadi kala digelarnya kembali pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News