Connect with us

1. POLRES METRO JAKARTA PUSAT

Polres Metro Jakarta Pusat Sita Sabu Senilai Rp23 Miliar dari Bandar Kalangan Jetset

Published

on

TribrataNews PMJ — Polres Metro Jakarta Pusat beberapa waktu lalu membongkar narkoba untuk kalangan jetset. Dari lima tersangka, polisi polisi dan barang bukti sabu senilai Rp 23 miliar yang siap matiarkan.

“Untuk barang buktinya 23 kg, kalau dinominalkan dengan rupiah sekitar Rp 23 miliar. Ini kita gagalkan,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (15/7/2021).

Tiga bandar dan kurir yang ditangkap adalah AM, TFB, dan ZK. Ketiganya ditangkap Satuan Narkoba Polres Metro Jakpus di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat pada awal Juni 2021.

Awalnya polisi menangkap tersangka AM yang merupakan kurir jaringan narkoba.

“Awalnya ditangkap satu orang yang terlupakan kurir narkoba yang berinisial AM dan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 164 gram,” ujar Kapolres.

Polisi kemudian mengembangkan tang AM. Hasilnya, polisi berhasil menangkap tersangka TFB di kamar kosnya di Jakarta Barat dengan barang bukti 1,61 gram dan ganja 7,52 gram.

Setelah itu, polisi menangkap ZK di Kebon Jeruk. Di rumah ZK, polisi berhasil membuat barang bukti narkoba jenis sabu seberat 22,6 kilogram. Ketiga tersangka itu kini ditahan di Polres Metro Jakarta Pusat.

Ketiganya dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 111 ayat 1 juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolres mengungkapkan jaringan ini khusus memasok ke kalangan jetset hingga artis.

“Kami menemukan bukti bandar, nanti barangnya cukup banyak. Kami duga, berdasarkan penyidikan kami ini, (narkoba) yang digunakan oleh kalangan-kalangan tertentu, kaum-kaum jetset, kalangan-kalangan elite,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi saat jumpa pers di kantornya, Sabtu (10/7/2021).

Kapolres mengatakan sudah siap dengan siapa saja kalangan jetset yang dipasok narkoba dari jaringan ini.

“Kami sudah petakan kira-kira, dugaan kuat bahwa ini memang untuk kalangan tertentu seperti yang kami sampaikan tadi,” ucap Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan tentang persaingan persaingan kelima bandar ini. Hengki pun mewanti-wanti para pemakai narkoba untuk berhenti sebelum melakukan penangkapan.

“Tentu saja, kalau masih ada yang menggunakan, tunggu waktu, akan kami tangkap,” tambahnya.

Kapolres merilis kasus ini seusai jumpa pers terkait Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. Namun, kata Kapolres, jaringan ini tidak terkait dengan pemasok sabu ke Nia Ramadhani.

1. POLRES METRO JAKARTA PUSAT

Polres Metro Jakarta Pusat Ungkap Pelaku “Eksibisionis” di kawasan Sudirman yang Viral di Medsos

Published

on

By

Rabu, 27 Oktober 2021 14:10 WIB

TribrataNews PMJ – Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap kasus tindakan asusila “eksibisionis” di kawasan Stasiun Sudirman Jakarta yang dilakukan oleh pria berinisial WYS (23), bekerja sebagai pengamen.

“Mengamankan saudara WYS yang pekerjaannya wiraswasta atau pengamen. Tersangka melakukan aksinya dengan sengaja melakukan tindakan ‘eksibisionis’,” kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyatno, di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (27/10/2021).

AKBP Setyo menjelaskan, korban berinisial MS adalah seorang karyawan BUMN yang diperlihatkan hal tidak pantas oleh tersangka, pada Jumat (15/10/2021) sekira pukul 19.20 WIB.

Peristiwa yang dialaminya itu terekam dalam CCTV yang kemudian diunggahnya lewat akun tiktok @embaaak pada pekan lalu.

Video tersebut pun viral di berbagai lini media sosial agar masyarakat lebih waspada saat melintasi trotoar dekat Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat.

“Korban selalu menggunakan transportasi KRL, harus melewati jalan tersebut setiap hari pada jam yang relatif sama,” kata AKBP Setyo.

Korban langsung melarikan diri setelah mengetahui aksi pria “eksibisionis” yang menunjukkan kemaluannya saat MS melintas.

Adapun motif tersangka WYS melakukan tindakan itu berasal dari fantasi seksualnya. Ia juga mengaku, pernah melihat kawannya melakukan aksi eksibisionis.

Setelah diperiksa, pihak Kepolisian menyatakan, kondisi kejiwaan tersangka normal dan berperilaku wajar. Saat ini, tersangka diamankan di Polsek Metro Tanah Abang.

Atas tindakannya itu, tersangka dijerat pasal berlapis, yakni UU Nomor 4 Tahun 2008 tentang Pornografi Pasal 36 dengan ancaman lima tahun penjara, serta Pasal 281 KUHP tentang Kejahatan Kesusilaan dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan.

Continue Reading

1. POLRES METRO JAKARTA PUSAT

Satu Pelajar Terluka, Polisi Ringkus Sembilan Pelaku Tawuran di Jalan Pangeran Jayakarta Sawah Besar

Published

on

By

Selasa, 26 Oktober 2021 15:27 WIB

TribrataNews PMJ –  Kasus tawuran antar pelajar kembali terjadi. Sebanyak sembilan orang telah diamankan oleh pihak kepolisian pada Minggu (24/10/21) dini hari, pukul 03.30 WIB, di Jalan Pangeran Jayakarta, Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Adapun, pelaku berinisial FA, JA, HR, RP, RR, YP, GA, DAR, dan DA yang berusia sekitar 16 – 20 tahun.

Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom menerangkan, tawuran bermula dari tantangan salah satu kelompok Jawa atas nama akun enjoy_selow420 dengan mengirimkan Direct Message Instagram kepada kelompok Warsat untuk melakukan tawuran.

Sejumlah senjata tajam yang dipakai ntawuran diamankan polisi. (Foto: PMJ News).
Sejumlah senjata tajam yang dipakai ntawuran diamankan polisi. (Foto: PMJ News).

Tawuran disiarkan langsung melalui live Instagram hingga menyebabkan viral di sosial media dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari penonton.

“Akun yang diamankan oleh kepolisian memiliki followers hampir 1000. Dari keterangan yang didapatkan, kejadian ini sudah kali ketiga dan mereka sudah mendapatkan keuntungan mencapai 4 juta rupiah,” ungkap AKP Maulana, dalam keterangan persnya, di Mapolrestro Jakpus, Senin (25/10/2021).

Sementara itu, Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo K Heriyatno menambahkan, anggotanya selalu sigap dalam melakukan cyber patrol dan juga peran humas di lapangan yang sangat sigap menanggapi berita-berita yang ada di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, akibat tawuran ini, satu pelajar berinisial MAS (16) mengalami luka robek dan luka bacok akibat dari senjata tajam jenis celurit. Dan saat ini sedang menjalankan perawatan di RS Tarakan, Jakarta Pusat.

Barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian berupa 1 buah stik golf dan 2 buah celurit.

Atas kejadian ini pelaku terancam Pasal 170 KUHPodana tentang tindak pidana kekerasan terhadap orang dan atau secara bersama-sama di muka umum dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan.

Continue Reading

1. POLRES METRO JAKARTA PUSAT

Polsek Senen Ungkap Pencurian Sepeda Motor Modus Baru Gunakan Korek Api

Published

on

By

Kamis, 14 Oktober 2021 19:40 WIB

TribrataNews PMJ – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Senen mengungkap kasus pencurian sepeda motor menggunakan modus baru, yakni memakai korek api untuk merusak kontak kunci sepeda motor yang menjadi incaran.

Kapolsek Senen Kompol Ari Susanto membeberkan pelaku pencurian berinisial JK telah melakukan aksi tersebut sebanyak tujuh kali di wilayah Jakarta Pusat.

“Korek api tersebut ditancap sebatang besi kecil, kemudian dihubungkan untuk mencongkel kontak motor curian. Ini termasuk modus baru,” kata Kompol Ari, Kamis (14/10/2021).

Dalam melakukan aksinya, pelaku memodifikasi kunci T yang kemudian dirakit. Awalnya, petugas sempat lengah, namun setelah melakukan pemeriksaan alat itu dapat bekerja sebagai pembongkar kunci motor.

Pelaku mengincar motor yang mudah untuk dicapai dan posisi parkir tidak terpantau oleh pemilik. Setelah menjual hasil curiannya, pelaku bisa mendapatkan uang sampai Rp3 juta per unit motor.

Saat dilakukan tes urine, petugas juga mendapatkan pelaku JK positif menggunakan narkoba. Atas hal tersebut, polisi pun akan melakukan pengembangan kasus.

“Dia masih mabuk narkoba karena setelah buang air kecil, hasilnya positif. Akan kami kembangkan juga,” kata Kompol Ari.

Kanit Reskrim Polsek Senen AKP Bambang mengatakan, pelaku merupakan residivis yang sebelumnya sempat ditahan atas kasus kepemilikan senjata tajam dan kasus pencurian.

Polisi juga akan mengembangkan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) guna menangkap jaringan lainnya, termasuk penadah barang curian.

“Setelah mendapat (motor curian), biasanya pelaku langsung menghubungi penjual dan transaksi. Jaringan pelaku sedang kita dalami. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP,” kata AKP Bambang.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News