Connect with us

1. POLRES METRO JAKARTA PUSAT

Polres Metro Jakarta Pusat Gerebek Kantor Sindikat Pinjaman Online (Pinjol) di Cengkareng Jakarta Barat

Published

on

Kamis, 14 Oktober 2021 17:17 WIB

TribrataNews PMJ – Unit Kriminal Khusus Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat melakukan penggerebekan sebuah ruko di Cengkareng Jakarta Barat, Rabu (13/10/2021), yang digunakan sebagai kantor sindikat kredit online (pinjol). Dalam penggerebekan tersebut, Polisi melengkapi 56 orang karyawan bagian penawaran kredit dan penagihan, untuk dimintai keterangannya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi, di Jakarta, Kamis (14/10/2021), mengatakan, penggerebekan kantor tersebut karena kerja kantor pinjol tersebut telah meresahkan masyarakat.

Dari penggerebakan itu, polisi juga menyediakan telepon barang bukti, yakni 52 unit perangkat komputer CPU dan 56 unit seluler milik karyawan.

Kapolres menuturkan, pengferebekan kantor pinjol berawal dari laporan masyarakat yang melaporkan adanya sindikat pinjol yang mengancam keselamatan warga.

“Laporan itu kami tindaklanjuti dengan penemuan. Hasilnya ditemukan kantor pinjol di Cengkareng Jakarta Barat,” kata Kapolres.

Setelah dilakukan pengecekan melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perusahaan pinjol tersebut berstatus ilegal, sehingga pihak kepolisian mengerebeknya.

“Beberapa barang bukti dan puluhan karyawan sudah kami amankan dari kantor sindikat pinjol,” kata Kapolres.

Polres Metro Jakarta Pusat terus mengembangkan kasus ini guna mengetahui pemilik sindikat pinjol itu. Perkembangan mengenai kasus ini akan disampaikan oleh Polres Metro Jakarta Pusat dalam waktu dekat.

“Sampai saat ini kami masih mengembangkan kasus tersebut, nanti jika sudah selesai pemeriksaan semua kami sampaikan lagi,” tuturnya.

Continue Reading
2 Comments

2 Comments

  1. Philipus Maxi

    October 15, 2021 at 10:48 am

    Pak Polisi, App, Pinjaman Teman, Pinjam Uang, Pahlawan Pinjaman, Masih Beroperasi Bebas.

    • pimred

      October 16, 2021 at 2:58 pm

      Terimakasih telah menginfokan dan melaporkan kepada kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1. POLRES METRO JAKARTA PUSAT

Polsek Senen Tangkap Empat Bandar dan Satu Kurir Sabu

Published

on

By

Selasa, 4 Oktober 2022 07:15 WIB

TBNews PMJ – Unit Reskrim Polsek Senen menangkap empat bandar dan satu kurir narkoba di wilayah Senen, Jakarta Pusat. Empat bandar yang diamankan berinisial H, I alias B, MFS, dan DP. Sedangkan kurir berinisial MGP.

Kapolsek Senen Kompol Ressa Fiardi Marasabessy mengatakan, pihaknya turut mengamankan barang bukti sabu seberat hampir 600 gram dengan nilai Rp1 miliar dari tangan para tersangka.

Kompol Ressa mengatakan, para pelaku mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Malaysia.

“Kurang lebih hampir Rp1 miliar kalau dilihat jumlahnya sebanyak 600 gram,” kata Kapolsek di Jakarta, Senin (3/10).

Kompol Ressa mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai transaksi narkoba di wilayahnya. Setelah melakukan penyelidikan, pihaknya menangkap H di Jalan Senen Dalam, Jakarta Pusat. Polisi turut menyita barang bukti sabu berupa enam plastik klip sabu dengan berat 555,49 gram.

Tak berhenti di situ, polisi kemudian menangkap pelaku lainnya di wilayah Senen. I ditangkap beserta barang bukti sabu seberat 32,76 gram. Kemudian MFS ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 4 gram. Polisi juga menangkap MGP dan DP berikut barang bukti sabu dengan berat 5,4 gram.

Kelima tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 112 ayat Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Kompol Ressa mengatakan, saat ini pihaknya masih mengejar pelaku lainnya berinisial AM yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, para tersangka mengedarkan barang haram tersebut di wilayah Senen dengan modus operandi mendatangi pembeli atau menaruh sabu di dalam tong sampah.

“Untuk barang yang disediakan banyak biasa teknik mereka sendiri komunikasi barang dimasukkan dalam tas atau dimasukkan dalam tong sampah nanti baru pembeli ambil,” katanya.

Continue Reading

1. POLRES METRO JAKARTA PUSAT

Operasi Zebra Jaya 2022, Puluhan Pelanggar Kena Tegur di Jakarta Pusat

Published

on

By

Senin, 3 Oktober 2022 14:20 WIB

TBNews PMJ – KBO Sat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Sri Ngamini mengatakan, puluhan pengendara terkena teguran dalam Operasi Zebra Jaya 2022 hingga Senin (3/10/2022) siang ini. Puluhan pengendara itu ditegur di tiga lokasi pelaksanaan kegiatan rutin operasi zebra yakni Jembatan Merah, Sabang, dan Gajah Mada.

“Karena memang kami ini kan ada tiga titik, sementara laporan yang masuk ke kami baru kurang lebih antara sekitar 50 (pengendara kena imbauan). Karena baru berjalan sekian persen ya. Ini baru hari pertama jam 10.00 WIB. Jadi kami belum begitu banyak,” kata AKP Sri saat ditemui wartawan di Tugu Tani, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022).

Kendati menegur puluhan pengendara, AKP Sri mengatakan, pihaknya tidak mengedepankan tindakan sanksi tilang. Pasalnya, Polri mengedepankan sistem elektronic traffic law enforcement (ETLE) dalam Operasi Zebra 2022.

AKP Sri mengatakan, penindakan akan dilakukan bagi pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. “Seperti melawan arus, lalu tidak menggunakan helm SNI, mengendarai kendaraan tidak menggunakan seafty belt, berkendara di bawah umur, mengendarai kendaraan dengan mabuk, kendaraan yang menggunakan strobo atau sirine akan ditindak,” kata AKP Sri.

Sebagai informasi, Operasi Zebra 2022 serentak digelar pada 3-16 Oktober 2022. Operasi zebra merupakan operasi yang rutin digelar kepolisian agar para pengendara tertib lalu lintas. Pada operasi yang dimulai pada hari ini, proses penindakan tidak dilakukan dengan tilang manual. Namun, dengan menerapkan sistem ETLE, aplikasi mobile ETLE, serta teguran simpatik.

Jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya mengerahkan 3.000 personel gabungan dalam operasi tersebut. Ribuan personel itu terdiri dari berbagai unsur instansi terkait guna pengamanan Operasi Zebra 2022. Ribuan personel gabungan itu bakal disebarkan ke sejumlah titik lokasi rawan yang berpotensi terjadinya pelanggaran serta menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Continue Reading

1. POLRES METRO JAKARTA PUSAT

Polres Metro Jakarta Pusat Ungkap Modus Baru Peredaran Narkoba: Peralat Disabilitas Jadi Kurir

Published

on

By

Kamis, 22 September 2022 15:05 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga tersangka narkoba di Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten. Ketiga tersangka yang ditangkap yakni  SY (48 tahun), AT (35 tahun), dan FF (27 tahun). Dari ketiganya, SY merupakan penyandang disabilitas.

“Ini modus baru. Ini untuk menghilangkan kecurigaan, maka digunakan orang-orang catatan khusus seperti saudara kita yang disabilitas, yang memang berpenampilan terlihat tidak mencolok,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin dalam konferensi pers, Kamis (22/9/2022).

Kapolres mengungkapkan ketiga pelaku berperan masing-masing, SY berperan sebagai kurir. Lalu AT berperan menerima narkoba dari SY, sedangkan FF yang menyuruh AT.

Tersangka penyandang disabilitas, SY, agar tidak terlihat mencolok, ia membawa narkoba hanya menggunakan tas. Tas tersebut diselempangkan ke badannya.

“Dan proses pembawaan pun sangat lazim, hanya makai tas yang diselempangkan. Ini juga pembelajaran baru untuk kita semua sehingga kita meminimalkan ruang gerak pengedar-pengedar narkoba,” imbuh kombes Komarudin.

Meski begitu, Kombes Komarudin memastikan penindakan hukum tak pandang bulu. “Nanti ranahnya pengadilan menentukan dengan berbagai pertimbangan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Kombes Komarudin mengatakan selama sepuluh hari terakhir pihaknya telah mengungkap 5 kasus peredaran narkoba. Dari lima kasus tersebut, sembilan orang ditangkap.

“Dalam kurun waktu 10 hari, kami berhasil mengembangkan serta mengungkap lima kasus peredaran narkoba jenis sabu, ganja, dan ekstasi. Dari 10 hari yang kami lakukan, pengamatan, pemantauan, kami berhasil mengamankan sembilan orang pelaku,” ujar Kombes Komarudin.

Sejumlah barang bukti disita dari kelima TKP, di antaranya 6,7 kg sabu, 3,1 kg ganja, 40 butir ekstasi, 1,95 gram serbuk ekstasi.

Polisi mengklaim total kerugian negara yang bisa diselamatkan sebesar Rp 9 miliar. Lalu jumlah jiwa yang bisa diselamatkan dari penyalahgunaan narkoba sebanyak 58 ribu orang.

Para tersangka dijerat Pasal 114 2 Subpasal 112 (2) juncto 132 (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News