Connect with us

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Tangkap Tersangka Kekerasan Seksual Terhadap Anak Tiri

Published

on

TribrataNews PMJ — Anggota Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang pria AS (49 tahun) yang terlibat dalam kejahatan seksual terhadap anak tirinya berinisial STA (15 tahun).

 Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono mengatakan saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan.

“Saat ini sedang ditangani unit PPA Polres Metro Jakarta Barat untuk dimintai keterangan,” kata Kompol Joko di Jakarta, Jumat (16/7/2021).

Terkait kronologis dan lokasi, Joko akan menjelaskan secara rinci setelah penyelidikan selesai penyidikan tersangka AS.

Sebelumnya, ayah kandung STA, Romansyah melaporkan AS terkait dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anaknya yang masih di bawah umur ke Polres Metro Jakarta Barat.

“Kemarin di rumah saya, dia cerita bahwa dia sudah dinodai atau diperkosa sama ayah tirinya,” kata Romansyah di Jakarta, Kamis kemarin.

Romansyah menjelaskan awal saat dirinya bercerai dengan sang istri pada beberapa tahun lalu, kemudian STA memutuskan tinggal bersama ibu dan ayah tirinya, AS.

Kepada Romansyah, STA mengaku kerap mendapatkan tindakan kekerasan seksual dari AS, namun remaja yang masih duduk di SMA melaporkan perlakukan kasar ayah tirinya tersebut.

“Jadi pertama kali diperkosa sekitar umur 13 tahun, 1 SMP,” ungkap Romansyah.

Romansyah meminta penyidik ​​​​Polres Metro Jakarta Barat kasus tersebut agar pelaku mendapatkan ganjaran yang setimpal.

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Tangkap Eks Karyawan Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi

Published

on

By

Selasa, 19 Oktober 2021 18:39 WIB

TribrataNews PMJ – Polres Metro Jakarta Barat menangkap mantan pegawai bank yang  melakukan penipuan berkedok investasi dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

“Tersangka berinisial PAN kami tangkap di salah satu apartemen kawasan Jakarta Selatan,” kata Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Bismo Teguh Prakoso dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa.

AKBP Bismo mengatakan tersangka sudah melakukan aksinya sejak tahun 2018 sampai 2019.

Selama beraksi, PAN mengaku sebagai pegawai Maybank dan mendatangi beberapa korban untuk menawarkan investasi.

“Dia menawarkan investasi dengan bunga 7 sampai 11 persen per 3 bulan padahal normalnya bank memberikan bunga dari deposito itu 5-6 persen per tahun,” kata AKBP Bismo.

Dia juga mengiming-imingi korban mendapatkan emas jika mau berinvestasi langsung di atas Rp10 juta.

Tidak sampai disitu, PAN juga membuat kartu nama dan surat formulir investasi palsu mengatasnamakan Maybank demi meyakinkan korban.

Dengan atribut tersebut, korban pun terkena tipu muslihat hingga akhirnya mau menaruh sejumlah uang ke tersangka.

Setelah mendapat uang dari beberapa korban, tersangka langsung melarikan diri hingga keluar kota.

Tercatat dia sempat membawa uang hasil penipuan sebesar Rp1,28 miliar. Uang tersebut dipakai untuk berlibur ke luar negeri sampai membeli barang-barang mewah.

Salah satu korban pun melaporkan peristiwa penipuan ini ke Polres Metro Jakarta Barat pada tahun 2019.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi memulai proses penyelidikan hingga akhirnya menangkap tersangka di salah satu apartemen di bilangan Jakarta Selatan.

“Kita sudah menangkap, berdasarkan pemeriksaan tersangka hanya bermain sendiri, tidak bersindikat,” kata dia.

AKBP Bismo mengimbau kepada masyarakat yang merasa menjadi korban atas tindakan PAN untuk melaporkan ke polisi.

Pasalnya, hingga saat ini sudah menerima tujuh laporan yang merasa menjadi korban PAN

Atas perbuatan, PAN dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman kurungan empat tahun penjara.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Abai Protokol Kesehatan, 13 Orang Dihukum Membersihkan Fasum di Kebon Jeruk

Published

on

By

Selasa, 12 Oktober 2021 08:10 WIB

TribrataNews PMJ – Sebanyak 13 warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ditindak petugas karena abai protokol kesehatan (prokes). Mereka ditindak saat tiga pilar Kecamatan Kebon Jeruk, melakukan operasi tertib masker (tibmask) pada Senin (11/10/2021) di Jalan Duri Raya, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kapolsek Metro Kebon Jeruk Kompol Slamet Riyadi mengatakan, tibmask dilakukan untuk menekan penularan Covid-19.

“Kami bersama tiga pilar menggelar operasi tibmask secara berkelanjutan guna memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya dikonfirmasi Senin.

Dalam operasi tibmask itu, sebanyak 13 warga yang masih abai prokes dengan tidak memakai masker ditindak petugas.

“Mereka kemudian kita berikan tindakan dengan membersihkan fasilitas umum,” jelas Kompol Slamet.

Dikatakan Kompol Slamet, sebanyak 14 personel yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP dikerahkan untuk melakukan penertiban.

Selain memberikan penindakan, pihaknya juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan prokes ditengah pandemi Covid-19.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polsek Tanjung Duren Berikan Bantuan kepada Anak Yatim yang Ditinggalkan Orang Tua Karena COVID-19

Published

on

By

Rabu,  Oktober 2021 15:18 WIB

TribrataNews PMJ – Dua anak yatim yang ditinggalkan orang tuanya akibat terpapar Covid-19 di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, mendapatkan bantuan sembako dari personel Polsek Tanjung Duren, Polres Metro Jakarta Barat.

Pemberian sembako itu dilakukan oleh Kapolsek Tanjung Duren Kompol Rosana Albertina Labobar di Jalan Penerangan III, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (5/10/2021) kemarin.

“Kami berikan bantuan santunan dan sembako kepada anak yatim yang orang tuanya meninggal karena Covid-19,” kata Kapolsek yang akrab disapa Ocha saat dikonfirmasi, Selasa.

Adapun, pemberian santunan tersebut berupa paket sembako, pakaian dan uang tunai yang diberikan secara langsung kepada anak yatim.

Menurut Ocha, santunan diberikan untuk membantu meringankan beban dan penderitaan anak yatim, terlebih ditengah pandei Covid-19 saat ini.

“Santunan diberikan untuk membantu meringankan beban penderitaannya, menumbuhkan nilai-nilai sosial kemasyarakatan, sebagai upaya menuntaskan, memupuk pribadi yang baik, berbagi, dan berkasih sayang terhadap sesama manusia,” urainya.

Saat diberikan bantuan, lanjut Ocha, kedua anak yatim tersebut sangat senang. Dirinya berharap santunan yang diberikan bermanfaat untuk mereka.

“Semoga bisa mengurangi beban mereka dan bantuan tersebut bisa dimanfaafkan secara maksimal untuk kebutuhan,” pungkasnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News