Connect with us

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Sosialisasikan Bahaya Narkoba ke SMK 4 Muhammadiyah

Published

on

Kamis, 24 November 2022 07:55 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Jakarta Barat  menyosialisasikan bahaya menggunakan dan mengedarkan narkoba ke siswa SMK 4 Muhammadiyah, Palmerah, Rabu (23/11/2022).

“Sosialisasi ini penting karena mereka ini adalah generasi muda, generasi penerus yang harus diselamatkan dari narkoba,” kata Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Akmal di Jakarta, Rabu, dalam rangkaian sosialisasi bahaya narkoba ke sekolah-sekolah di Jakarta Barat.

Di depan 150 siswa, AKBP Akmal memaparkan bahaya apa saja yang bisa terjadi jika mengonsumsi narkoba.

Dia juga memberitahu pasal pidana yang dapat dijatuhkan kepada seseorang yang terjerat aktivitas peredaran narkoba.

Untuk pengedar narkoba akan dijerat dengan pasal 114 dan 115 UU Narkotika tentang peredaran narkoba.

Di pasal 114 dijelaskan sanksi pidana yang dijatuhkan kepada pengedar yakni pidana penjara seumur hidup atau paling singkat lima tahun dan denda Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

AKBP Akmal menilai siswa cukup antusias dalam pemaparan tersebut. Hal Itu terlihat dari adanya Interaksi tanya jawab yang tercipta kala Akmal melakukan pemaparan.

Dengan meningkatnya pemahaman siswa terhadap narkoba, dia yakin angka kasus peredaran narkoba yang melibatkan pelajar akan berkurang.

“Kalau pelajar sudah teredukasi bahaya narkoba, pasar pengedar sudah pasti akan hilang sehingga peredaran pun terputus,” jelas AKBP Akmal.

Hingga saat ini tercatat sekitar 500 sekolah di wilayah Jakarta Barat, sebagian dari jumlah sekolah tersebut sudah didatangi pihak Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat untuk sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba.

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polsek Tambora Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Modus Iming-imingi Korban Rp100 Ribu

Published

on

By

Kamis, 8 Desember 2022 14:35 WIB

TBNews PMJ – Seorang pria berinisial FH (32 tahun) ditangkap petugas Polsek Tambora atas dugaan pencabulan bocah 11 tahun di wilayah Tambora, Jakarta Barat. FH mencabuli korban dengan iming-iming uang Rp 100 ribu.

“Kita tangkap FH lantaran karena diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak perempuan berusia 11 tahun,” kata Kapolsek Tambora, Kompol Putra Pratama, saat dihubungi, Kamis.

Kompol Putra mengatakan awalnya pelaku dengan keluarga korban saling kenal sehingga kedua belah pihak sempat menjalin hubungan baik.

Kedekatan tersebut dimanfaatkan FH untuk mendekati korban dan setelah beberapa lama menjalin komunikasi dengan korban, FH akhirnya mengajak korban ke hotel di kawasan Jakarta Barat.

Pertemuan itu terjadi sebanyak dua kali yakni pada 22 Oktober dan 21 November 2022.

“Di situlah peristiwa kekerasan seksual dilakukan pelaku,” kata Kompol Putra.

Kompol Putra mengatakan FH kerap memberikan uang senilai Rp100.000 sebagai imbalan.

Dia juga meminta korban untuk tidak memberi tahu orang tuanya tentang tindakannya itu.

Namun demikian, aksi bejad FH akhirnya terbongkar kala korban melaporkan peristiwa tersebut ke orang tuanya.

Orang tua korban pun akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tambora. Setelah laporan masuk, FH akhirnya ditangkap di Jakarta Barat.

“Kita sudah tangkap berikut dengan beberapa barang bukti juga sudah kita amankan. Saat ini FH tengah diperiksa lebih lanjut,” kata Kompol Putra.

Dengan adanya peristiwa ini, Kompol Putra berharap orang tua bisa lebih aktif dalam mengawasi dan mengedukasi anak tentang tindak pelecehan dan kekerasan seksual.

“Kami berpesan kepada para orang tua bangunlah komunikasi yang intens dengan anak, ajarkan anak batasan yang jelas tentang apa yang boleh dan tidak boleh, apa yang harus dilakukan dan tidak harus dilakukan,” kata Kompol Putra.

Kompol Putra menambahkan, FH dapat dijerat dengan Pasal 82 Ayat (1) Jo Pasal 76E Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang dengan ancaman pidana 3-15 tahun penjara.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Bagikan Paket Sembako dan Alat Belajar kepada Warga Kembangan

Published

on

By

Jumat, 2 Desember 2022 10:00 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Jakarta Barat membagikan paket sembako dan peralatan belajar seperti alat tulis serta meja belajar kepada warga di RW 04, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan untuk meringankan beban ekonomi dan penyemangat anak-anak untuk belajar.

“Di sini kami memberikan sebanyak 100 paket sembako, peralatan tulis dan meja belajar untuk anak-anak di kawasan kumuh,” kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Pasma Royce saat dihubungi, Jumat (2/12/2022).

Kombes Pasma menjelaskan, selain memberikan bantuan, kegiatan ini bertujuan untuk membina kedekatan masyarakat dengan petugas.

Dengan terbangunnya hubungan yang hangat, warga akan merasa aman dan tidak ragu melapor ke polisi jika terjadi tindak kriminal.

Lebih lanjut, Kombes Pasma menjelaskan, kegiatan amal ini juga merupakan bagian dari rangkaian acara memperingati 73 Tahun Bakti Polda Metro Jaya.

Kombes Pasma memastikan kegiatan berbagi bantuan ini akan terus berlangsung hingga puncak acara 73 Tahun Bakti Polda Metro Jaya pada 6 Desember 2022.

Kombes Pasma juga berharap beban perekonomian warga bisa diringankan dan semangat anak-anak untuk belajar terus bertumbuh.

“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan baik untuk kebutuhan sehari-hari dan dipergunakan sebagaimana mestinya,” katanya.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polsek Palmerah Gerebek Kampung Boncos, Tangkap 12 Orang Diduga Pengguna Narkoba

Published

on

By

Jumat, 2 Desember 2022 07:35 WIB

TBNews PMJ – Polsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat kembali menggerebek Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat pada Kamis (1/12/2022) sore. Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap 12 orang yang diduga sebagai pengguna dan pengedar narkotika berikut sejumlah barang bukti.

“Beberapa yang kami amankan ada 12 orang yang menggunakan, kami amankan dulu, kami tes urine dulu, kita lihat positif atau enggak,” kata Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdul Rohim di lokasi, Kamis.

Dari tangan ke-12 orang tersebut, polisi juga turut mengamankan barang bukti berupa handphone, alat bong, dan cangklong. Selain itu, ada juga senjata tajam (sajam) berupa celurit, samurai, golok, hingga pisau dapur.

“Hari ini, kita dorong tes urine semua. Kalau positif, bisa rehabilitasi,” ujarnya.

AKP Dodi menambahkan, satu orang yang diduga sebagai pengedar juga turut diamankan di dalam sebuah kamar kos. Meski tidak ada barang bukti yang didapat, namun pihak kepolisian akan mengembangkan jaringan dari terduga pelaku ini.

“Kita dalami lagi kita akan kembangkan,” ujarnya.

Saat ini, 12 orang tersebut telah dibawa ke Unit Reskrim Polsek Palmerah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihaknya akan terus menindak tegas para pengguna, pengedar, maupun bandar narkotika di wilayah hukumnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News