Connect with us

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Kejar Target Vaksinasi Anak Sebanyak 171 Ribu Orang Hingga 17 Januari Mendatang

Published

on

Rabu, 5 Januari 2022 13:03 WIB

TribrataNews PMJ – Polres Metro Jakarta Barat mengejar target vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun sebanyak 171.000 orang melalui program Vaksin Merdeka Anak.

Target vaksinasi tersebut harus tercapai melalui program Vaksin Merdeka Anak yang bergulir mulai 5-17 Januari 2022.

“Ada 171.000 target yang harus kita vaksin dan saat ini dari data ada sudah 75 persen yang sudah tervaksin,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo saat ditemui di Sekolah Dasar Penabur, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (5/1/2022).

Menurut Kombes Ady, seluruh anak terutama murid di wilayah Jakarta Barat untuk menerima vaksin demi meningkatkan kekebalan tubuh agar terhindar dari paparan COVID-19.

Dengan demikian, kegiatan yang sebelumnya terkendala karena masa pandemi bisa kembali dilakukan, salah satu contoh Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Kita melakukan percepatan vaksinasi supaya anak anak lambat laun bisa belajar secara efektif seperti biasa dengan nyaman tentunya dengan cara tatap muka,” ujar Kombes Ady.

Lebih lanjut, Ady menjelaskan sentra vaksin ini akan tersebar di beberapa sekolah yang tersebar di kecamatan wilayah Jakarta Barat. Warga setempat pun akan mendapatkan informasi dari pihak kecamatan ataupun kelurahan terkait lokasi vaksin.
​​
Dengan upaya ini, Kombes Ady berharap seluruh orang tua murid tidak kesulitan untuk mencarikan vaksin bagi sang buah hati.

“Kita butuh dukungan masyarakat dan semua stakeholder untuk mensukseskan program vaksinasi ini karena kita menggelar vaksinasi di semua sekolah,” jelas Kombes Ady.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan 1,1 juta anak usia 6-11 tahun di Jakarta mendapat layanan vaksinasi COVID-19, baik di sekolah maupun sentra vaksin lainnya.

Anies menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi untuk anak berusia 6-11 tahun di DKI Jakarta dimulai secara serentak dengan “kick off” atau peluncuran vaksinasi anak di SDN Cempaka Putih Timur 03 Jakarta Pusat.

Anies menjelaskan, layanan vaksin untuk anak terdapat di sekolah-sekolah, rumah sakit dan sentra vaksinasi yang diselenggarakan komunitas maupun lembaga.

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Bangun Posko Tangguh Anti Narkoba di Kampung Boncos Palmerah

Published

on

By

Selasa, 17 Mei 2022 08:30 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Jakarta Barat membangun Posko Tangguh Anti Narkoba di kawasan Jalan Ori, Kota Bambu Selatan, Pal Merah atau biasa dikenal dengan Kampung Boncos untuk menghentikan peredaran narkoba dan bisnisnya di daerah itu.

“Posko ini kita bangun dengan maksud menghentikan peredaran narkoba di daerah ini,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Pasma Royce, saat kunjungannya di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Senin (16/5/2022) kemarin.

Posko Tangguh Anti Narkoba dibangun di lokasi tersebut lantaran kawasan Boncos dinilai rawan praktik transaksi narkoba.

Pihaknya juga telah membangun posko yang sama di kawasan rawan peredaran narkoba lain, yakni Kampung Ambon, Cengkareng.

Nantinya, posko tersebut akan diisi petugas polisi yang akan berkeliling di kawasan Boncos untuk memberantas praktik peredaran narkoba.

Warga juga bisa melapor ke posko tersebut jika menemukan praktik peredaran narkoba di wilayahnya.Di saat yang sama, Kapolsek Palmerah, Kompol Dodi Abdulrohim, mengaku sudah melakukan beberapa upaya untuk membasmi peredaran narkoba di Kampung Boncos, salah satunya dengan melakukan beberapa kali penggerebekan.

“Memang kami sudah ada dua sampai tiga kali ya penggerebekan, belasan orang juga sudah diamankan. Dengan pencanangan posko ini kami berterima kasih kepada Kapolres Metro Jakbar,” kata Kompol Dodi.

Dengan dibangunnya posko tersebut, Kompol Dodi berharap aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut bisa berkurang.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polsek Cengkareng Ciduk Pelaku Pembunuhan terhadap Wanita yang Dilaporkan Hilang Saat Bukber

Published

on

By

Sabtu, 14 Mei 2022 21:55 WIB

TBNews PMJ – Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat menciduk pelaku pembunuhan terhadap wanita cantik Dini Nurdiani (26 tahun), wanita yang dilaporkan hilang oleh keluarganya usai pamit ke acara buka puasa bersama (bukber) beberapa waktu lalu. Dini Nurdiani yang sempat dilaporkan hilang, ternyata dibunuh oleh Neneng Umaya (24 tahun). Motif pembunuhan karena perselingkuhan korban dengan suami tersangka.

Dini Nurdiani sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah pamit ke acara buka puasa bersama pada 24 April 2022. Dini kemudian ditemukan tewas pada Jumat 13 Mei 2022.

Dari hasil pemeriksaan diketahui jika pelaku merupakan istri dari kekasih korban berinisial IDG.

Diduga, pelaku cemburu dan kesal kepada kekasih gelap suaminya itu. Pelaku lalu merencanakan menghabisi nyawa korban. ia kemudian meminjam handphone suaminya untuk janjian ketemuan dengan korban.

“Jadi, awalnya korban diajak buka puasa bersama oleh pelaku menggunakan handphone suaminya hingga seolah-olah itu si IDG (suami pelaku dan kekasih korban),” ujar Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo, kepada wartawan, Sabtu (14/5/2022).

Pelaku sengaja menggunakan handphone suaminya untuk bertukar pesan dengan korban. Isi chat tersebut membahas korban akan dijemput oleh keponakan kekasihnya di Halte Bus TransJakarta Taman Mini.

Korban yang belum mengetahui wajah istri kekasihnya itu tidak menaruh curiga saat dijemput oleh pelaku.

Setibanya di lokasi, pelaku berpura-pura ingin membeli minuman terlebih dahulu untuk berbuka puasa.

“NU sudah mempersiapkan sejumlah alat yang digunakan untuk membunuh korban,” tuturnya.

Tersangka lalu mengeluarkan linggis dari tas yang dibawanya dan memukul bagian kepala belakang korban hingga terjatuh. Tersangka kemudian menusukkan beberapa kali linggis itu ke bagian tubuh korban.

“Namun NU melihat korban masih bernapas. Lalu ditusuk menggunakan gunting rumput,” kata Kapolsek.

Setelah memastikan korban tewas, jasad Dini ditinggalkan begitu saja di lokasi kejadian, kawasan Perumahan Grand Citra Cibubur, Jatisampurna, Bekasi. Sedangkan bukti yang dipakai pelaku untuk membunuh korban dibuang di semak-semak sekitar lokasi.

“Tersangka sempat ganti baju (yang telah disiapkan sebelumnya), karena pakaian dia penuh dengan darah korban,” tukasnya.

Atas perbuatannya, Dini Nurdiani akan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” ujar Kapolsek.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polsek Cengkareng Tangani Kasus Hilangnya Seorang Wanita Saat Bukber 2 Pekan Lalu

Published

on

By

Kamis, 12 Mei 2022 08:55 WIB

TBNews PMJ – Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat sedang menindaklanjuti laporan kasus dugaan hilangnya seorang wanita asal Cengkareng, Jakarta Barat, bernama Dini Nurdiana (27 tahun), yang diolaporkan hilang setelah mengikuti acara buka bersama (bukber) dua pekan yang lalu.

“Kita cek laporannya lalu kita tangani,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Cengkareng, AKP Ali Barokah saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (11/5/2022).

AKP Ali mengatakan, pihaknya tengah melakukan beberapa upaya untuk mencari Dini. Salah satunya, yakni memeriksa keluarga korban.

Penyidik Polsek Cengkareng akan memeriksa saksi lain dan mencari barang bukti untuk mempermudah proses pencarian Dini.

Sebelumnya, Dini menghilang sejak lebih dua minggu lalu ketika ingin pergi mengikuti buka bersama.

Foto Dini pun sempat viral usai diunggah akun Instagram @forumwartawanpolri pada Selasa, (10/5/2022).

“Izin bukber tanggal 26 April hari Selasa. Semenjak itu belum pulang,” kata Kakak Dini, Ryan Ismatullah saat dihubungi di Jakarta.

Ryan menjelaskan, awalnya Dini pulang dari tempat kerja ke kediamannya di kawasan Cengkareng (Jakarta Barat) pada Selasa (26/4) pukul 15.00 WIB.

Setelah pulang, dia izin kepada keluarga ingin mengikuti acara buka bersama (bukber). Namun saat Ryan bertanya adiknya pergi bersama siapa dan dimana, Dini tidak menjawab.

“Cuma dianya enggak ngomong bahkan teman-teman kerjanya enggak tahu, cuma taunya bukber doang,” kata Ryan.

Sejak itu, Dini tidak kunjung pulang ke rumah. Ryan sudah berusaha menghubungi Dini namun usaha tersebut belum berhasil.

Bahkan, Ryan sudah coba menghubungi seluruh kerabat adiknya itu. Namun sampai sekarang hasilnya nihil.

“Kalau soal nanya ke teman temannya, temen deket, bahkan mantan pacarnya, saya tanyai tuh mantan dan temen temennya ikut nyari juga karena enggak tahu,” kata dia.

Ryan mengaku sudah melaporkan peristiwa ini ke pihak Polsek Cengkareng. Dia berharap pihak Kepolisian bisa menemukan adiknya itu.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News