Connect with us

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Geledah Ruko Diduga Timbun Obat Covid-19 di Kalideres

Published

on

TribrataNews PMJ — Unit Kriminal Khusus Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat menggeledah sebuah ruko di kawasan Kompleks Pergudangan Kalideres, Jakarta Barat, Senin (12/7/2021).

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan ruko tersebut digeledah karena ada dugaan terjadi penimbunan obat-obatan.

“Kami berada di salah satu ruko dimana terindikasi, kami melihat beberapa fakta yang kami temukan dari hasil penyelidikan, ada indikasi penimbunan (obat),” kata Kapolres dalam pernyataannya.

Kapolres mengatakan saat penggeledahan ruko tersebut, polisi menemukan jenis obat yang saat ini dibutuhkan pasien Covid-19. Tidak hanya satu-dua, tetapi ada banyak jumlah obat yang disimpan dalam ruko tersebut.

Ia menduga obat-obatan tersebut ditimbun agar harganya akan naik hingga melebihi harga eceran tertinggi obat pada masa pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan dalam Keputusan Menteri Nomor HK.01.07/ MENKES/ 4826/ 2021.

“Kami melihat di sini bahwa fakta-fakta yang ditemukan di lapangan ada upaya untuk menaikkan harga dari harga eceran tertinggi,” ujar Kapolres.

Diketahui, Kementerian Kesehatan sudah mengeluarkan tabel Harga Eceran Tertinggi untuk 11 jenis obat yang sangat dibutuhkan dan menjadi barang penting untuk kebutuhan pengobatan pasien COVID-19.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Barat Kompol  Joko Dwi Harsono menyebut obat-obatan itu ditemukan dalam jumlah ribuan dus.

Dalam penggerebekan ditemukan jenis obat Azithromycin 500 miligram (mg) sebanyak 730 boks yang harga awalnya Rp1.700 per tablet diduga akan dinaikkan menjadi Rp3.350 per tablet.

Selain obat Azithromycin 500 mg, katanya, masih ada lagi obat-obatan pendukung yang ditimbun dalam gudang milik PT. ASA, di antaranya Paracetamol, dan obat lainnya.

“Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga (orang) saksi dan ke depan akan ada pihak-pihak lain terkait dan juga ahli yang akan kami lakukan pemeriksaan,” kata Kompol Joko.

Tiga orang saksi tersebut adalah YP (58) sebagai Direktur, MA (32) sebagai Apoteker, dan E (47) tahun, sebagai Kepala Gudang.Berdasarkan pemeriksaan sementara, terungkap kalau obat-obatan tersebut rencananya akan disebar ke berbagai wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), serta kota-kota lain di Pulau Jawa.

“Ini rencana disebar ke wilayah Jabodetabek, namun karena ada indikasi penimbunan ya kami akan usut. Agar obat ini bisa sampai ke warga yang membutuhkan,” kata Kompol Joko.

Kepala Unit Kriminal Khusus Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKP Fahmi mengungkap dugaan penimbunan obat-obatan yang terjadi di salah satu ruko di Jalan Peta Barat Ruko Peta Barat Indah III Blok C Nomor 8, Kalideres, Jakarta Barat itu sudah masuk tahap penyidikan.

“Saat ini kami sudah masuk dalam tahap penyidikan terkait kasus tersebut,” ujar AKP Fahmi.Polisi mengenakan dugaan tindak pidana di bidang Perdagangan dan/ atau Perlindungan Konsumen dan/ atau Wabah Penyakit Menular sebagaimana dimaksud dalam pasal 107 Jo pasal 29 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan dan/ atau pasal 62 ayat (1) Jo pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan/ atau pasal 14 Jo pasal 5 ayat (1) Undang-Undang Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Tangkap Eks Karyawan Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi

Published

on

By

Selasa, 19 Oktober 2021 18:39 WIB

TribrataNews PMJ – Polres Metro Jakarta Barat menangkap mantan pegawai bank yang  melakukan penipuan berkedok investasi dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

“Tersangka berinisial PAN kami tangkap di salah satu apartemen kawasan Jakarta Selatan,” kata Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Bismo Teguh Prakoso dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa.

AKBP Bismo mengatakan tersangka sudah melakukan aksinya sejak tahun 2018 sampai 2019.

Selama beraksi, PAN mengaku sebagai pegawai Maybank dan mendatangi beberapa korban untuk menawarkan investasi.

“Dia menawarkan investasi dengan bunga 7 sampai 11 persen per 3 bulan padahal normalnya bank memberikan bunga dari deposito itu 5-6 persen per tahun,” kata AKBP Bismo.

Dia juga mengiming-imingi korban mendapatkan emas jika mau berinvestasi langsung di atas Rp10 juta.

Tidak sampai disitu, PAN juga membuat kartu nama dan surat formulir investasi palsu mengatasnamakan Maybank demi meyakinkan korban.

Dengan atribut tersebut, korban pun terkena tipu muslihat hingga akhirnya mau menaruh sejumlah uang ke tersangka.

Setelah mendapat uang dari beberapa korban, tersangka langsung melarikan diri hingga keluar kota.

Tercatat dia sempat membawa uang hasil penipuan sebesar Rp1,28 miliar. Uang tersebut dipakai untuk berlibur ke luar negeri sampai membeli barang-barang mewah.

Salah satu korban pun melaporkan peristiwa penipuan ini ke Polres Metro Jakarta Barat pada tahun 2019.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi memulai proses penyelidikan hingga akhirnya menangkap tersangka di salah satu apartemen di bilangan Jakarta Selatan.

“Kita sudah menangkap, berdasarkan pemeriksaan tersangka hanya bermain sendiri, tidak bersindikat,” kata dia.

AKBP Bismo mengimbau kepada masyarakat yang merasa menjadi korban atas tindakan PAN untuk melaporkan ke polisi.

Pasalnya, hingga saat ini sudah menerima tujuh laporan yang merasa menjadi korban PAN

Atas perbuatan, PAN dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman kurungan empat tahun penjara.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Abai Protokol Kesehatan, 13 Orang Dihukum Membersihkan Fasum di Kebon Jeruk

Published

on

By

Selasa, 12 Oktober 2021 08:10 WIB

TribrataNews PMJ – Sebanyak 13 warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ditindak petugas karena abai protokol kesehatan (prokes). Mereka ditindak saat tiga pilar Kecamatan Kebon Jeruk, melakukan operasi tertib masker (tibmask) pada Senin (11/10/2021) di Jalan Duri Raya, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kapolsek Metro Kebon Jeruk Kompol Slamet Riyadi mengatakan, tibmask dilakukan untuk menekan penularan Covid-19.

“Kami bersama tiga pilar menggelar operasi tibmask secara berkelanjutan guna memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya dikonfirmasi Senin.

Dalam operasi tibmask itu, sebanyak 13 warga yang masih abai prokes dengan tidak memakai masker ditindak petugas.

“Mereka kemudian kita berikan tindakan dengan membersihkan fasilitas umum,” jelas Kompol Slamet.

Dikatakan Kompol Slamet, sebanyak 14 personel yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP dikerahkan untuk melakukan penertiban.

Selain memberikan penindakan, pihaknya juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan prokes ditengah pandemi Covid-19.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polsek Tanjung Duren Berikan Bantuan kepada Anak Yatim yang Ditinggalkan Orang Tua Karena COVID-19

Published

on

By

Rabu,  Oktober 2021 15:18 WIB

TribrataNews PMJ – Dua anak yatim yang ditinggalkan orang tuanya akibat terpapar Covid-19 di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, mendapatkan bantuan sembako dari personel Polsek Tanjung Duren, Polres Metro Jakarta Barat.

Pemberian sembako itu dilakukan oleh Kapolsek Tanjung Duren Kompol Rosana Albertina Labobar di Jalan Penerangan III, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (5/10/2021) kemarin.

“Kami berikan bantuan santunan dan sembako kepada anak yatim yang orang tuanya meninggal karena Covid-19,” kata Kapolsek yang akrab disapa Ocha saat dikonfirmasi, Selasa.

Adapun, pemberian santunan tersebut berupa paket sembako, pakaian dan uang tunai yang diberikan secara langsung kepada anak yatim.

Menurut Ocha, santunan diberikan untuk membantu meringankan beban dan penderitaan anak yatim, terlebih ditengah pandei Covid-19 saat ini.

“Santunan diberikan untuk membantu meringankan beban penderitaannya, menumbuhkan nilai-nilai sosial kemasyarakatan, sebagai upaya menuntaskan, memupuk pribadi yang baik, berbagi, dan berkasih sayang terhadap sesama manusia,” urainya.

Saat diberikan bantuan, lanjut Ocha, kedua anak yatim tersebut sangat senang. Dirinya berharap santunan yang diberikan bermanfaat untuk mereka.

“Semoga bisa mengurangi beban mereka dan bantuan tersebut bisa dimanfaafkan secara maksimal untuk kebutuhan,” pungkasnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News