Connect with us

9. POLRES KOTA DEPOK

Polres Metro Depok Ringkus Remaja yang Bacok Penjaga Warung Kelontong di Bojong Gede

Published

on

Kamis, 9 Desember 2021 11:20 WIB

TribrataNews PMJ – Jajaran Polres Metro Depok mengamankan satu remaja yang nekat melakukan aksi perampokan terhadap penjaga warung kelontong di Bojong Gede. Pelaku NH (18 tahun) nekat membacok tangan korban lantaran tergiur ingin merampas handphone korban.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes mengatakan peristiwa ini terjadi sekira pukul 03.30 WIB. Pelaku melintas di sebuah warung dan melihat korban sedang bermain ponsel. ”Pelaku turun dan meminta ponsel korban,” katanya, Rabu (8/12/2021).

Namun korban melawan dan berusaha menyelamatkan ponselnya. Pelaku yang habis pesta minuman keras lalu melukai korban di bagian tangan.”Karena mencoba mempertahankan HP saat akan diambil sama pelaku, tangan korban terluka akibat menangkis bacokan celurit pelaku hingga terluka parah.HP korban tidak berhasil dibawa namun pelaku berhasil kabur,” tegasnya.

Peristiwa ini terekam kamera CCTV. Kemudian polisi menindaklanjuti kasus tersebut dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku. ”Setelah tim opsnal dari unit Resmob melakukan penyelidikan pelaku NH berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya daerah Cibinong Kabupaten Bogor,” paparnya.

Pengakuan pelaku, ponsel yang akan dicuri nanti dijual dan uangnya digunakan untuk membeli miras. Pelaku sehari-hari tidak bekerja karena baru saja lulus sekolah. ”Pelaku baru lulus dari SMA, kenakalan remaja akhirnya pelaku nekat mencoba melakukan aksinya,” ungkapnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupacelurit dan satu motor Honda PCX putih F 5170 FGC digunakan pelaku saat beraksi. Polisi menerapkan pasal berlapis kepada pelaku yakni pasal pencurian disertai kekerasan dan penganiayaan.

”Pasalnya kita berlakukan berlapis ya. Pertama, Pasal 365 jo 53 KUHP, dan atau Pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana diatas lima tahun,” katanya.

9. POLRES KOTA DEPOK

Kurangi Mobilisasi Pengunjuk Rasa ke Jakarta, Polres Metro Depok Lakukan Penyekatan di 4 Lokasi

Published

on

By

Senin, 11 April 2022 12:45 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Depok melakukan penyekatan atau filterisasi di empat lokasi untuk mengurangi mobilisasi massa yang akan berdemonstrasi ke Jakarta. Aksi unjuk rasa tersebut digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Senin (11/4/2022). Empat titik penyekatan terletak di Jalan Komjen Pol M Jasin atau flyover Universitas Indonesia (UI), kemudian di depan PT Panasonic atau Jalan Raya Bogor, Simpang Cisalak, dan Simpang Depok.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar mengatakan, filterisasi personel gabungan dari polres dan komando distrik militer (kodim).

“Kami ada empat titik penyekatan,” kata Imran, kepada wartawan, Senin (11/4/2022).

Selain mengurangi mobilisasi, penyekatan tersebut juga bertujuan untuk memeriksa barang-barang yang dibawa oleh pengunjuk rasa.

“Pertama, mengurangi mobilisasi yang ke arah jakarta. Kedua, kita mengecek apabila ditemukan barang-barang berbahaya yang dibawa mereka,” kata Imran.

Imran menuturkan, setidaknya ada 220 personel gabungan yang berjaga di empat titik penyekatan. “Polres dan Kodim kami libatkan sebanyak lebih kurang 220 di empat titik. Tapi Polsek-Polsek juga ada (personel), namun yang ini hanya Polres dan Kodim,” ujar dia.

Continue Reading

9. POLRES KOTA DEPOK

Polres Metro Depok Tahan Pelaku Penganiayaan Anak Tiri di Bojong Gede

Published

on

By

Rabu, 6 April 2022 13:50 WIB

TBNews PMJ – Anak laki-laki berinisial PR (8 tahun) dianiaya ayah tirinya sendiri hingga ia menderita luka bakar akibat disetrika. Bocah malang asal Desa Ragajaya, Bojonggede, Kabupaten Bogor tersebut juga disekap pelaku yang mengikat kedua tangan dan kakinya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno menyatakan, dugaan tindak kekerasan pada anak tersebut terungkap setelah warga bersama Polsek Bojonggede melakukan penggerebekan pada Minggu (3/4/2022), sekira pukul 22.00 WIB.

“Jadi, kita mendapatkan informasi pada hari Minggu sekira pukul 10 malam ada penggerebekan oleh warga bersama Polsek Bojonggede.

Informasi awalnya ada seorang anak disekap oleh bapaknya,” kata AKBP Yogen kepada wartawan, Selasa. Dalam penggerebekan itu polisi mendapati korban dalam kondisi kaki dan tangan terikat, serta terdapat luka bakar pada bagian tubuhnya. “Memang ditemukan kondisi anak dalam kondisi terikat tangan dan kaki. Ada luka semacam disetrika di tangan kanan dan kaki kanan di anak,” kata AKBP Yogen.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, menurut AKBP Yogen, kejadian tersebut dilatarbelakangi peristiwa ketika korban disebut-sebut telah menyiram anak kandung pelaku dengan air panas. Buntutnya, pelaku merasa kesal dan tak bisa menerima perlakuan korban sehingga terjadilah tindak kekerasan terhadap korban.

“Pelaku kesal karena korban menyiramkan air panas kepada anak kandungnya,” ujar AKBP Yogen.

Korban pun kemudian diamankan ke Polres Metro Depok untuk dilakukan penanganan oleh unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). “Karena korban anak-anak maka kita bawa ke Polres Metro Depok untuk ditangani unit PPA,” kata AKBP Yogen.

Sementara itu, pelaku sudah ditahan di Polres Metro Depok karena melanggar pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman lima tahun kurungan penjara. “Sudah kita tahan, karena memenuhi unsur Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014. Ancaman hukumannya Pasal 80 Ayat 2 karena mengalami luka berat, lima tahun penjara,” pungkas AKBP Yogen.

Continue Reading

9. POLRES KOTA DEPOK

Cegah Tawuran Saat Puasa, Kapolda Metro Jaya Apresiasi Tim Patroli Perintis Presisi Polsek Bojong Gede Depok

Published

on

By

Rabu, 6 April 2022 13:15 WIB

TBNews PMJ – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mohammad Fadil Imran memberikan apresiasi kepada tim Patroli Perintis Presisi Polsek Bojong Gede, Polres Metro Depok yang telah mencegah aski tawuran di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Tim patroli perintis presisi Polsek Bojong Gede juga telah mengamankan sejumlah remaja yang akan melakukan aksi tawuran saat sahur.

“Saya ingin memberikan apresiasi kepada Kapolsek Bojong gede yang telah berhasil mencegah tawuran dan menangkap pelaku yang terlibat tawuran, dengan ini saya serahkan satu unit kendaraan bermotor yang akan memperkuat patroli mudah mudahan bisa memberikan motivasi,” ujar Kapolda kepada awak media di Mapolres Metro depok, Selasa (5/4/2022) malam.

Kapolda mengatakan apa yang telah dilakukan tim patroli perintis presisi tersebut merupakan suatu kemajuan dalam melakukan langkah-langkah kepolisian mencegah terjadinya tawuran dan ini patut diberi apresiasi. Apalagi Polda Metro Jaya, kata Kapolda, memiliki program “Ada Polisi” yang bertujuan untuk mencegah terjadinya tawuran yang marak akhir-akhir ini. Mirisnya, aksi tawuran tersebut dilakukan kelompok remaja.

“Kami kemudian mendatakan kelompok-kelompok ini, kami masukkan ke database. Didatangi keluarganya di datakan anaknya apa yang menjadi masalah. Dari database ini melalui kombinasi dari program Ada Polisi dan program Patroli Perintis Presisi membuahkan hasil dengan berhasil mencegah tawuran di Bojonggede,” terang Kapolda.

Menurut Kapolda, jika sebelum-sebelumnya menunggu ada tawuran baru polisi turun, maka sekarang tidak lagi seperti itu. Setiap malam jajarannya menyambangi dan memberikan edukasi para remaja yang berpotensi kerap melakukan aksi tawuran. Aksi ini, Kapolda mengklaim, bakal menginspirasi kelurahan atau kecamatan lain yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Kelurahan atau desa lain yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya boleh mencontoh soliditas antara aparatur pemerintah dan masyarakat Bojong gede” tutup Kapolda.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News