Connect with us

8. POLRES METRO BEKASI

Polres Metro Bekasi Tetapkan 2 Tersangka Tawuran Sarung Berujung Maut di Tambun

Published

on

Kamis, 7 April 2022 12:10 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Bekasi menetapkan dua tersangka kasus tawuran sarung berujung maut di Jalan Raya Tambun Utara, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, yang mengakibatkan satu korban DS (14 tahun) meninggal dunia pada Selasa (5/4/2022) dini hari.

“Empat orang kami periksa, lalu dari empat orang tersebut dua kami tetapkan sebagai tersangka. Satu berumur dewasa, satu lagi berusia 17 tahun,” kata Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Polisi Gidion Arif Setyawan di Bekasi, Kamis (7/4/2022).

Kombes Gidion menjelaskan aksi tawuran berujung maut itu berawal dari perjanjian perang sarung antara kelompok pelaku yang tengah berkumpul di dekat musala dengan kelompok remaja lain.

“Pelaku bersama dengan teman-temannya sedang nongkrong di musala dekat rumah, kemudian pelaku janjian melalui WhatsApp bermain perang sarung dan bertemu di TKP dengan kelompok korban,” katanya.

Saat perang sarung berlangsung, seorang anggota kelompok pelaku terkena sayatan senjata tajam sehingga memicu amarah. “Adik dari tersangka terkena sayatan senjata tajam, diduga sabetan celurit, kemudian pelaku bertemu dengan kelompok korban, lalu korban dipukuli hingga tersungkur,” katanya.

Korban mengalami luka akibat hantaman benda tumpul. “Luka tumpul berdasarkan hasil penyelidikan, meninggal itu lukanya luka tumpul, tetapi yang (korban) satunya luka itu kan benda tajam,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Aris Timang mengatakan korban meninggal dunia akibat luka pukulan benda tumpul. “Menurut keterangan mereka, saat melakukan pemukulan tidak menggunakan alat, hanya menggunakan tangan. Tapi itu kan pengakuan dia (tersangka),” kata AKBP Aris.

Polisi masih melakukan pendalaman atas kasus ini termasuk pencarian terhadap pelaku lain yang terlibat. “Kepada keluarga untuk bisa menyerahkan anak atau saudaranya supaya menyerahkan diri,” katanya.

Orang tua korban DA, Nurdin, menduga anaknya tewas setelah dikeroyok puluhan orang saat tawuran dengan luka parah di bagian kepala dan dada. Dokter rumah sakit terdekat merujuk korban ke RSUD Bekasi untuk penanganan lebih lanjut.

“Luka di bagian kepala terus sama dada akhirnya dirujuk ke RSUD Bekasi nah di situ anak saya sudah dinyatakan meninggal,” kata dia.

8. POLRES METRO BEKASI

Polsek Tarumajaya Bekuk Pejambret Emak-emak hingga Terjatuh di Desa Segarajaya

Published

on

By

Jumat, 24 Juni 2022 13:00 WIB

TBNews PMJ – Polsek Tarumajaya Polres Metro Bekasi berhasil menangkap satu pelaku jambret yang beraksi di Desa Segara Jaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Jambret tersebut melakukan aksinya hingga membuat korban emak-emak terjatuh.

Video penjambretan tersebut viral di sosial media, pelaku mengintil dua emak-emak yang sedang berboncengan. Mengetahui keadaan sedang sepi dia pun langsung menggasak dompet kepemilikan korban. Korban yang berusaha mengamankan barang kepemilikannya harus terjatuh saat berusaha mengejar.

“Sudah ditangkap (pelaku) kemarin, inisial pelaku YL dengan usia 20 tahun,” kata Kanit Reskrim Polsek Tarumajaya, Ipda Deto, Jumat (24/6/2022).

Ipda Deto mengatakan korban menerima luka yang cukup parah akibat insiden tersebut. Bahkan korban masih menjalani perawatan. “Korban (luka), masih dalam perawatan,” lanjut dia.

Polisi masih melakukan penyelidikan atas insiden tersebut. Menurutnya hingga saat ini hanya dompet korban yang dapat diamanin. “(nominal) kami belum tanya ke korban, dompetnya yang kami temukan hanya identitasnya saja,” pungkasnya.

Continue Reading

8. POLRES METRO BEKASI

Polres Metro Bekasi Tangkap 2 Pelaku Curanmor yang Sudah Beraksi Lebih dari 20 Kali

Published

on

By

Kamis, 23 Juni 2022 07:45 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Bekasi menangkap dua orang pencuri kendaraan bermotor (Curanmor) berinisial AS (36 tahun) dan AL (16 tahun) di Perumahan Vila Mas Asri, Desa Sukaraya, Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (21/6/2022).

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan bahwa dua orang tersangka yang ditangkap merupakan pencuri lihai yang sudah beraksi lebih dari 20 kali di tempat yang berbeda.

“Hasil keterangan tersangka bahwa mereka telah melakukan pencurian sepeda motor di 23 tempat yang berbeda dan mengambil total 25 unit sepeda motor,” kata Gidion di Mapolres Metro Bekasi, Rabu (22/6/2022).

Kedua tersangka menyasar sepeda motor yang berada di kontrakan dan perumahan yang minim pengawasan. Setelah menggasak sepeda motor, keduanya kemudian menjual sepeda motor curiannya kepada seorang penadah yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Hasil pencurian sepeda motor itu dijual kepada seorang penadah, yakni Buluk, yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang,” ujar Kombes Gidion.

Kombes Gidion menuturkan, penangkapan keduanya bermula ketika polisi mendapat laporan mengenai pencurian sepeda motor yang dilakukan AS.

Setelah dilakukan pendalaman terhadap laporan yang telah diterima, polisi kemudian mengetahui keberadaan tersangka AS.

“AS yang saat itu sedang duduk di bengkel tambal ban, langsung dilakukan penangkapan dan penggeledahan badan,” tutur Kombes Gidion.

Dari penggeledahan yang dilakukan, polisi mendapatkan satu buah korek berbentuk pistol dari kantong celana tersangka.

“Ini mainan korek berbentuk senjata api (pistol). Tetapi kalau dibawa malam hari, kemudian ditunjukkan dan dipamerkan, masyarakat pasti menjadi resah,” ucap Kombes Gidion.

“Enam buah anak kunci letter T dalam bungkus rokok juga ditemukan saat penggeledahan,” lanjutnya.

Saat penggeledahan dilakukan, tersangka mengaku bahwa motor yang ia gunakan juga merupakan sepeda motor hasil curian.

Kedua orang tersangka yang sudah diringkus itu dijerat Pasal 363 KUHP ayat 1 ke 3e, 4e, dan 5e tentang pencurian barang milik orang lain dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara.

Continue Reading

8. POLRES METRO BEKASI

3 Pelaku Curanmor Ditangkap Polres Metro Bekasi, 1 Diantaranya Ditembak Karena Melawan

Published

on

By

Selasa, 21 Juni 2022 08:10 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Bekasi menangkap tiga tersangka pelaku pencurian bermotor (Curanmor) di wilayah Tambun dan Babelan. Dalam penangkapan tersebut, polisi menembak satu tersangka karena berusaha melawan.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan membeberkan peran ketiga tersangka. Tersangka AD berperan sebagai “pemetik” utama, SB sebagai pembeli, dan S sebagai joki. Ketiganya ditangkap di Kabupaten Karawang dalam operasi pengepungan dan penggerebekan.

“Kita melakukan penyelidikan dengan memadukan keterangan saksi, CCTV dan informan dalam mengungkap kasus,” kata Kombes Gidion dalam keterangannya, Senin (20/6/2022),

Dari tiga tersangka, polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak satu tersangka berinisial AD. Tindakan terukur dilakukan lantaran AD melakukan perlawanan dan membahayakan anggota kepolisian.

“Atas nama AD dilakukan tindakan tegas terukur mengenai bagian paha, tidak mematikan tapi melumpuhkan. Hanya kemudian karena kondisi kekurangan darah meninggal dunia di rumah sakit,” ujarnya.

Sementara dua tersangka lainnya langsung digelandang menuju Mapolres Metro Bekasi. Dari pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti sebanyak lima kendaraan bermotor.

“Kemudian untuk barang buktinya, yang barang bukti utama ada dua, ada pengembangan menjadi lima sepeda motor,” ujarnya.

“Modusnya memang menggunakan kunci T dan L. Modus konvensional yang digunakan,” tuturnya.

Atas insiden tersebut tersangka disangkakan dengan Pasal 363 ayat (1) ke 3 (e), 5 (e) KUHP dan Pasal 480 KUHP. Seluruhnya diancam penjara selama tujuh tahun.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News