Connect with us

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Polres Metro Bekasi Kota Tangkap Pria yang Diduga Melecehkan Agama Islam

Published

on

Senin, 29 November 2021 12:37 WIB

TribrataNews PMJ – Jajaran Polres Metro Bekasi Kota  membekuk seorang pria berinisial BF yang diduga melecehkan agama Islam dengan cara sengaja mengeluarkan alat kelamin dan menempelkannya ke Alquran. Aksi pria aneh ini sempat membuat geger dunia maya hingga membuat resah dan geram warga Bekasi.

“Kami sudah melakukan penangkapan, pada Jumat (26/11/2021) malam,” kata Kapolres Metro Bekasi Kotra, Kombes Pol Aloysius Supriyadi,

Diketahui, sebuah video viral media sosial dan membuat warga Bekasi resah. Video berdurasi satu menit itu memperlihatkan seorang pria yang merekam ulahnya sendiri saat mengeluarkan alat kelaminnya dan menempelkan ke surat Yasin. Pria itu bahkan menyebarluaskan videonya tersebut ke jagat media sosial.

Belakangan terungkap pelaku diketahui berinisial BF warga Blok A2, RT 05/RW 04, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Kepolisian sudah melakukan pemeriksaan awal dan observasi terhadap pelaku. Pihak berwajib masih melakukan penyidikan terhadap yang bersangkutan

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Polres Metro Bekasi Kota Tahan Tiga Remaja Pelaku Tawuran di Bintara Bekasi Barat

Published

on

By

Selasa, 16 Agustus 2022 08:40 WIB

TBNews PMJ – Jajaran Polres Metro Bekasi Kota mengamankan lima belas pelaku tawuran yang menewaskan seorang remaja. Peristiwa tersebut terjadi di depan pintu Pasar Pagi Bintara, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Minggu (14/8/2022) dinihari. Dari 15 remaja yang diamankan, tiga diantaranya ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan dan ditahan.

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Rama Samtama Putra mengatakan tawuran dilakukan para dua kelompok remaja yang saling tantang melalui sosial media Instagram.

“15 pelaku diamankan dari rumahnya atau rumah tempat berkumpul di daerah belakang Pasar Pagi Bintara Kota Bekasi,” ujar AKBP Rama kepada wartawan, Senin (15/8/2022).

Setelah dilakukan pemeriksaan, lanjut Rama, penyidik merekonstruksikan peran sebagai pelaku dengan menganiaya, menusuk, dan menikam. Polisi pun menetapkan AB (17), MD (19) dan DAS (19) sebagai tersangka.

“Dari hasil introgasi didapat tiga orang yang diduga melakukan kekerasan hingga satu orang meninggal dunia dan satu luka berat. Tiga orang disangkakan 170 KUHP dengan ancaman masing-masing 9 tahun,” ucapnya.

Sementara satu tersangka lain in NS (20) berstatus pedagang dan berperan sebagai admin, diamankan karena diduga menghasut para pelaku untuk melakukan tawuran. NS dikenakan pasal 160 KUHPidana, dengan pidana enam tahun penjara.

“Pasal 160 KUHP dengan unsur pasal barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan melakukan tindakan pidana dihukum 6 tahun,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Polsek Bekasi Kota menangkap 15 pemuda pelaku tawuran yang diduga mengeroyok AN (17 tahun) hingga tewas, yang terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu (14/8/2022) sekira pukul 03.00 WIB.

“Polsek Bekasi Kota bersama dengan Resmob Polda Metro Jaya, Tim Jatanras, Tim Ranmor, dan Resmob Polres Bekasi Kota menangkap 15 orang yang kami curigai sebagai pelaku tawuran hingga menyebabkan satu korban meninggal dunia,” kata Kapolsek Bekasi Kota Kompol Salahuddin, kepada wartawan, Senin (15/8/2022).

Kompol Salahuddin menyebutkan, selain satu orang meninggal dunia, ada satu korban lain yang mengalami luka berat.

Setelah para pemuda itu ditangkap, Salahuddin berharap tak ada lagi aksi tawuran. “Mudah-mudahan ini yang terakhir kali, dan harapan saya, masyarakat dapat membantu apabila ada hal-hal tawuran yang seperti ini dengan menghubungi pihak kepolisian,” ujar dia.

Sebelumnya, AN dikabarkan tewas saat hendak menghindari gerombolan pemuda yang tengah melakukan tawuran.

“Korban waktu itu berboncengan dengan menggunakan sepeda motor dari arah Kranji menuju ke arah Pasar Pagi Bintara. Ketika sampai pasar pagi, tiba-tiba gerombolan pemuda keluar dari gang,” ujar Kompol Salahuddin.

Melihat ada banyak pemuda membawa berbagai senjata, AN bersama temannya mencoba menghindar. Nahas, sepeda motor yang dikendarai justru menabrak trotoar hingga jatuh ke aspal, mereka lalu menjadi sasaran gerombolan tersebut.

Akibatnya, korban AN meninggal dunia, sedangkan korban lain, RA (16 tahun), mengalami luka bacok di punggung dan pinggang, serta luka sobek di dagu. Keduanya dilarikan ke RSUD Kota Bekasi.

Continue Reading

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Polsek Bekasi Kota Tangkap 15 Pemuda Pelaku Tawuran yang Keroyok Seseorang hingga Tewas di Bintara Bekasi Barat

Published

on

By

Senin, 15 Agustus 2022 15:10 WIB

TBNews PMJ – Polsek Bekasi Kota menangkap 15 pemuda pelaku tawuran yang diduga mengeroyok AN (17 tahun) hingga tewas, yang terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu (14/8/2022) sekira pukul 03.00 WIB.

“Polsek Bekasi Kota bersama dengan Resmob Polda Metro Jaya, Tim Jatanras, Tim Ranmor, dan Resmob Polres Bekasi Kota menangkap 15 orang yang kami curigai sebagai pelaku tawuran hingga menyebabkan satu korban meninggal dunia,” kata Kapolsek Bekasi Kota Kompol Salahuddin, kepada wartawan, Senin (15/8/2022).

Kompol Salahuddin menyebutkan, selain satu orang meninggal dunia, ada satu korban lain yang mengalami luka berat.

Setelah para pemuda itu ditangkap, Salahuddin berharap tak ada lagi aksi tawuran. “Mudah-mudahan ini yang terakhir kali, dan harapan saya, masyarakat dapat membantu apabila ada hal-hal tawuran yang seperti ini dengan menghubungi pihak kepolisian,” ujar dia.

Sebelumnya, AN dikabarkan tewas saat hendak menghindari gerombolan pemuda yang tengah melakukan tawuran.

“Korban waktu itu berboncengan dengan menggunakan sepeda motor dari arah Kranji menuju ke arah Pasar Pagi Bintara. Ketika sampai pasar pagi, tiba-tiba gerombolan pemuda keluar dari gang,” ujar Kompol Salahuddin.

Melihat ada banyak pemuda membawa berbagai senjata, AN bersama temannya mencoba menghindar. Nahas, sepeda motor yang dikendarai justru menabrak trotoar hingga jatuh ke aspal, mereka lalu menjadi sasaran gerombolan tersebut.

Akibatnya, korban AN meninggal dunia, sedangkan korban lain, RA (16 tahun), mengalami luka bacok di punggung dan pinggang, serta luka sobek di dagu. Keduanya dilarikan ke RSUD Kota Bekasi.

Continue Reading

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Tes Urine Dadakan Anggota Polres Metro Bekasi Kota, Seluruhnya Negatif Narkoba

Published

on

By

Selasa, 9 Agustus 2022 15:05 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Bekasi Kota melakukan tes urine dadakan terhadap seluruh anggota kepolisian pada Selasa (9/8/2022). Dari ratusan personel yang melakukan tes urine, keseluruhannya dinyatakan negatif mengonsumsi obat-obat terlarang.

Pemeriksaan urine dadakan dilakukan guna penegakan kedisiplinan seluruh anggota Polres Metro Bekasi Kota. Hal ini juga sebagai pencegahan adanya anggota yang menyalahgunakan narkotika.

“Gaktiplin atau penegakan ketertiban dan disiplin anggota Polres Bekasi Kota dilakukan sebagai upaya pencegahan dini penyalahgunaan narkoba bagi anggota,” ungkap Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari kepada media pada Selasa (9/8/2022).

Kompol Erna memastikan dalam kegiatan pengecekan urine kali ini tidak dapat dihindari lantaran dilakukan usai apel pagi.

Lebih lanjut, dari seluruh hasil pengecekan, tidak ada anggota Polres Metro Bekasi Kota yang dinyatakan positif menggunakan narkoba.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan secara mendadak itu, semua anggota dinyatakan negatif penggunaan barang narkotika atau narkoba,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini bakal terus dilakukan secara agar menghindari anggota Polri yang menggunakan narkotika.

“Kegiatan itu dirasakan penting melihat kejadian di tempat lain tentang temuan anggota Polri yang menggunakan narkoba. Hal ini tentunya dapat merusak citra kepolisian, terlebih lagi saat ini institusi Polri tengah menjadi sorotan publik,” tuturnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News