Connect with us

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Polres Metro Bekasi Kota Tangkap Pembunuh Perempuan di Jatibening Bekasi, Pelaku Teman Korban

Published

on

Jumat, 14 Januari 2022 08:09 WIB

TribrataNews PMJ – Jajaran Polres Metro Bekasi Kota berhasil menangkap pelaku pembunuh terhadap perempuan berinisial HS (53 tahun) yang terjadi di  Perumahan Kelurahan Jatibening Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Selasa (11/1/2022). Terungkap pelaku pembunuhan adalah teman korban sendiri berinisial RG (54 tahun).

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengky mengatakan, pelaku RG telah diamankan di Mapolres Metro Bekasi Kota.

“Kejadian (pembunuhan) itu menimpa korban atas nama HS, alamat Jatiasih, Kota Bekasi, dan kami sudah mengamankan satu orang tersangka atas nama RG,” ungkap Kombes Hengky dalam konferensi pers di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis (13/1/2022).

Kombes Hengky menjelaskan, pembunuhan terjadi saat korban meminta dikerok oleh tersangka di rumah kakak tersangka pada Selasa sekira pukul 22.00 WIB. Saat mengerok, tersangka menyayat leher korban dari belakang. Kepada polisi, tersangka mengaku membunuh korban karena mendengar bisikan.

“Korban merasa kurang enak badan. Karena merasa kurang enak badan, melalui keterangan tersangka, terjadi bisikan, akhirnya terjadilah kekerasan ini dengan senjata tajam berupa pisau dapur terjadi pada diri korban,” ungkap Kombes Hengky.

Lebih lanjut Kombes Hengky mengatakan, karena mengaku mendengar bisikan, tersangka kini dirawat di Rumah Sakit Kramatjati, Jakarta Timur, untuk diperiksa kejiwaannya.

“Kami tidak menghadirkan tersangka, mohon maaf, karena yang bersangkutan tengah menjalani observasi di RS Kramatjati di instalasi kejiwaan,” kata Kombes Hengky.

Atas perbuatannya, RG selaku tersangka dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. “Terhadap tersangka ini (RG), kami tersangkakan dengan Pasal 338 KUHP,” ucap Kombes Hengky.

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Polres Metro Bekasi Kota Tahan Tiga Remaja Pelaku Tawuran di Bintara Bekasi Barat

Published

on

By

Selasa, 16 Agustus 2022 08:40 WIB

TBNews PMJ – Jajaran Polres Metro Bekasi Kota mengamankan lima belas pelaku tawuran yang menewaskan seorang remaja. Peristiwa tersebut terjadi di depan pintu Pasar Pagi Bintara, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Minggu (14/8/2022) dinihari. Dari 15 remaja yang diamankan, tiga diantaranya ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan dan ditahan.

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Rama Samtama Putra mengatakan tawuran dilakukan para dua kelompok remaja yang saling tantang melalui sosial media Instagram.

“15 pelaku diamankan dari rumahnya atau rumah tempat berkumpul di daerah belakang Pasar Pagi Bintara Kota Bekasi,” ujar AKBP Rama kepada wartawan, Senin (15/8/2022).

Setelah dilakukan pemeriksaan, lanjut Rama, penyidik merekonstruksikan peran sebagai pelaku dengan menganiaya, menusuk, dan menikam. Polisi pun menetapkan AB (17), MD (19) dan DAS (19) sebagai tersangka.

“Dari hasil introgasi didapat tiga orang yang diduga melakukan kekerasan hingga satu orang meninggal dunia dan satu luka berat. Tiga orang disangkakan 170 KUHP dengan ancaman masing-masing 9 tahun,” ucapnya.

Sementara satu tersangka lain in NS (20) berstatus pedagang dan berperan sebagai admin, diamankan karena diduga menghasut para pelaku untuk melakukan tawuran. NS dikenakan pasal 160 KUHPidana, dengan pidana enam tahun penjara.

“Pasal 160 KUHP dengan unsur pasal barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan melakukan tindakan pidana dihukum 6 tahun,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Polsek Bekasi Kota menangkap 15 pemuda pelaku tawuran yang diduga mengeroyok AN (17 tahun) hingga tewas, yang terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu (14/8/2022) sekira pukul 03.00 WIB.

“Polsek Bekasi Kota bersama dengan Resmob Polda Metro Jaya, Tim Jatanras, Tim Ranmor, dan Resmob Polres Bekasi Kota menangkap 15 orang yang kami curigai sebagai pelaku tawuran hingga menyebabkan satu korban meninggal dunia,” kata Kapolsek Bekasi Kota Kompol Salahuddin, kepada wartawan, Senin (15/8/2022).

Kompol Salahuddin menyebutkan, selain satu orang meninggal dunia, ada satu korban lain yang mengalami luka berat.

Setelah para pemuda itu ditangkap, Salahuddin berharap tak ada lagi aksi tawuran. “Mudah-mudahan ini yang terakhir kali, dan harapan saya, masyarakat dapat membantu apabila ada hal-hal tawuran yang seperti ini dengan menghubungi pihak kepolisian,” ujar dia.

Sebelumnya, AN dikabarkan tewas saat hendak menghindari gerombolan pemuda yang tengah melakukan tawuran.

“Korban waktu itu berboncengan dengan menggunakan sepeda motor dari arah Kranji menuju ke arah Pasar Pagi Bintara. Ketika sampai pasar pagi, tiba-tiba gerombolan pemuda keluar dari gang,” ujar Kompol Salahuddin.

Melihat ada banyak pemuda membawa berbagai senjata, AN bersama temannya mencoba menghindar. Nahas, sepeda motor yang dikendarai justru menabrak trotoar hingga jatuh ke aspal, mereka lalu menjadi sasaran gerombolan tersebut.

Akibatnya, korban AN meninggal dunia, sedangkan korban lain, RA (16 tahun), mengalami luka bacok di punggung dan pinggang, serta luka sobek di dagu. Keduanya dilarikan ke RSUD Kota Bekasi.

Continue Reading

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Polsek Bekasi Kota Tangkap 15 Pemuda Pelaku Tawuran yang Keroyok Seseorang hingga Tewas di Bintara Bekasi Barat

Published

on

By

Senin, 15 Agustus 2022 15:10 WIB

TBNews PMJ – Polsek Bekasi Kota menangkap 15 pemuda pelaku tawuran yang diduga mengeroyok AN (17 tahun) hingga tewas, yang terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu (14/8/2022) sekira pukul 03.00 WIB.

“Polsek Bekasi Kota bersama dengan Resmob Polda Metro Jaya, Tim Jatanras, Tim Ranmor, dan Resmob Polres Bekasi Kota menangkap 15 orang yang kami curigai sebagai pelaku tawuran hingga menyebabkan satu korban meninggal dunia,” kata Kapolsek Bekasi Kota Kompol Salahuddin, kepada wartawan, Senin (15/8/2022).

Kompol Salahuddin menyebutkan, selain satu orang meninggal dunia, ada satu korban lain yang mengalami luka berat.

Setelah para pemuda itu ditangkap, Salahuddin berharap tak ada lagi aksi tawuran. “Mudah-mudahan ini yang terakhir kali, dan harapan saya, masyarakat dapat membantu apabila ada hal-hal tawuran yang seperti ini dengan menghubungi pihak kepolisian,” ujar dia.

Sebelumnya, AN dikabarkan tewas saat hendak menghindari gerombolan pemuda yang tengah melakukan tawuran.

“Korban waktu itu berboncengan dengan menggunakan sepeda motor dari arah Kranji menuju ke arah Pasar Pagi Bintara. Ketika sampai pasar pagi, tiba-tiba gerombolan pemuda keluar dari gang,” ujar Kompol Salahuddin.

Melihat ada banyak pemuda membawa berbagai senjata, AN bersama temannya mencoba menghindar. Nahas, sepeda motor yang dikendarai justru menabrak trotoar hingga jatuh ke aspal, mereka lalu menjadi sasaran gerombolan tersebut.

Akibatnya, korban AN meninggal dunia, sedangkan korban lain, RA (16 tahun), mengalami luka bacok di punggung dan pinggang, serta luka sobek di dagu. Keduanya dilarikan ke RSUD Kota Bekasi.

Continue Reading

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Tes Urine Dadakan Anggota Polres Metro Bekasi Kota, Seluruhnya Negatif Narkoba

Published

on

By

Selasa, 9 Agustus 2022 15:05 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Bekasi Kota melakukan tes urine dadakan terhadap seluruh anggota kepolisian pada Selasa (9/8/2022). Dari ratusan personel yang melakukan tes urine, keseluruhannya dinyatakan negatif mengonsumsi obat-obat terlarang.

Pemeriksaan urine dadakan dilakukan guna penegakan kedisiplinan seluruh anggota Polres Metro Bekasi Kota. Hal ini juga sebagai pencegahan adanya anggota yang menyalahgunakan narkotika.

“Gaktiplin atau penegakan ketertiban dan disiplin anggota Polres Bekasi Kota dilakukan sebagai upaya pencegahan dini penyalahgunaan narkoba bagi anggota,” ungkap Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari kepada media pada Selasa (9/8/2022).

Kompol Erna memastikan dalam kegiatan pengecekan urine kali ini tidak dapat dihindari lantaran dilakukan usai apel pagi.

Lebih lanjut, dari seluruh hasil pengecekan, tidak ada anggota Polres Metro Bekasi Kota yang dinyatakan positif menggunakan narkoba.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan secara mendadak itu, semua anggota dinyatakan negatif penggunaan barang narkotika atau narkoba,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini bakal terus dilakukan secara agar menghindari anggota Polri yang menggunakan narkotika.

“Kegiatan itu dirasakan penting melihat kejadian di tempat lain tentang temuan anggota Polri yang menggunakan narkoba. Hal ini tentunya dapat merusak citra kepolisian, terlebih lagi saat ini institusi Polri tengah menjadi sorotan publik,” tuturnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News