Connect with us

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Polres Metro Bekasi Kota Tangkap Enam Pencuri Rumah Kosong, Sepucuk Senjata Api hingga Sepeda Motor Jadi Barang Bukti

Published

on

Kamis, 20 Januari 2022 07:39 WIB

TribrataNews PMJ – Enam tersangka spesialis pembobol rumah kosong ditangkap oleh Polres Metro Bekasi Kota. Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sepucuk senjata api rakitan berjenis Revolver dengan tiga buah peluru.

“Dari enam tersangka, sepucuk senjata api dengan tiga buah peluru turut kita amankan,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki dalam rilis pers di Polres Metro Bekasi Kota, Rabu (19/1/2022).

Kemudian beberapa sepeda motor, STNK, peralatan yang digunakan untuk mencuri, delapan ponsel, serta dua laptop juga turut diamankan.

Kombes Hengki menjelaskan, penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan dari laporan pencurian sepanjang 2021-2022.

“Dari total sembilan laporan, delapan di antaranya adalah laporan sepanjang 2021 dan satu laporan di Januari 2022,” ujarnya.

Keenam tersangka yang ditangkap adalah S (52) sebagai otak intelektual, memilih rumah sasaran, menjual barang, dan membagi hasil, M (23) spesialis pencongkel rumah, R (30) tersangka yang mengambil barang dirumah korban, NH (46) sebagai pemilik senjata api, R (46) mengambil barang, dan E (35) sebagai penadah dari tersangka S.

Kombes Hengki memperkirakan bahwa total dari hasil kejahatan yang mereka lakukan mencapai ratusan juta rupiah.

“Hasil kejahatan mereka ini ada beberapa unit sepeda motor, sebuah mobil yang masih dalam pengejaran dan dikuasai oleh penadah,” tutur dia.

Ia menjelaskan bahwa dua tersangka lain yang berperan sebagai penadah masih dalam tahap pengejaran pihak kepolisian.

Nantinya, para tersangka disangkakan Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 atas Kepemilikan senjata api ilegal dan atau Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Kasus Pembunuhan Wanita Usai Bukber Ditangani Polres Metro Bekasi Kota

Published

on

By

Selasa, 17 Mei 2022 07:30 WIB

TBNews PMJ – Jajaran Polres Metro Bekasi Kota menerima limpahan kasus pembunuhan wanita “cinta segitiga” dari Polsek Cengkareng, Jakarta Barat dengan pelaku wanita muda, Neneng Umaya (24 tahun). Pelaku Neneng Umaya (NU) diduga kuat melakukan pembunuhan berencana terhadap korban Dini Nurdiani (26 tahun), diduga karena motif cemburu kepada korban yang diduga berselingkuh dengan suami pelaku berinisial ID.

Pelaku NU diciduk anggota Reskrim Polsek Cengkareng pada Jumat, 13 Mei 2022. Setelah dilakukan interogasi, peristiwa pembunuhan diketahui terjadi di wilayah hukum Polsek Jatisampurna, Polres Metro Bekasi Kota.

“Kasusnya sudah dilimpahkan, pelaku sudah ditahan di Mapolres Metro Bekasi Kota,” ujar Kasat Reskrim Polrestro Bekasi Kota, Kompol Ivan Adhitira, Senin (16/5/2022) kemarin.

Dugaan sementara, motif pelaku karena cemburu dengan korban. Korban diduga berselingkuh dengan suami pelaku, ID.

Sementara jasad korban Dini Nurdiani ditemukan di pinggir Sungai Cikeas, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi pada Jumat, 29 April 2022 pukul 15.00 WIB. Saat ditemukan, tidak ada identitas di tubuh korban.

Korban mengalami luka tusuk senjata tajam di bagian leher serta perut dan hantaman benda tumpul di bagian kepala. Kepolisian masih mencari barang bukti berupa pisau dapur dan gunting rumput serta kunci inggris yang digunakan pelaku untuk membunuh korbannya.

Sebelum terjadi pembunuhan, pelaku meminjam telepon seluler suaminya untuk mengajak korban bertemu di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Kemudian, pelaku mengajak korban menuju tempat sepi di Perumahan Citra Grand Cibubur, Kota Bekasi.

Saat di lokasi, tiba-tiba pelaku memukul kepala korban dengan kunci inggris saat tengah lengah. Kemudian korban diseret ke semak-semak di pinggir Sungai Cikeas dan nyawanya dihabisi dengan menggunakan senjata tajam.

Korban sempat dinyatakan hilang setelah pamit ikut buka bersama (bukber) sejak 26 April 2022 lalu. Bahkan, keluarganya telah melaporkan kehilangan korban ke Mapolsek Cengkareng.

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Continue Reading

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Polsek Bekasi Timur Tangkap Calo Tiket Bus di Terminal Induk Kota Bekasi

Published

on

By

Jumat, 13 Mei 2022 09:05 WIB

TBNews PMJ – Tiga calo tiket bus perjalanan yang meresahkan masyarakat, khususnya calon penumpang bus di Terminal Induk Kota Bekasi ditangkap oleh Polsek Bekasi Timur pada Kamis (12/5/2022). Ketiga orang calo tersebut adalah PS (47 tahun), MM (56 tahun), dan TH (47 tahun). Dari ketiganya, polisi mengamankan barang bukti berupa puluhan tiket perjalanan yang di sudah dipalsukan dengan cara difotokopi.

Penangkapan ketiga pelaku itu bermula ketika sebuah video di media sosial dengan narasi seorang calon penumpang dipaksa membeli tiket bus oleh calo di Terminal Induk Kota Bekasi viral dan diunggah pada Rabu (11/5/2022). Dalam unggahan di salah satu akun Instagram, dinarasikan bahwa calon penumpang itu tiba-tiba didatangi seseorang, kemudian langsung ditawari tiket bus.

“Tiba-tiba dirangkul, ditanya mau pergi ke mana, aku jawab tujuanku sambil mereka nulis di nota, padahal aku enggak minta,” tulis calon penumpang itu dalam video yang ia buat. Mengetahui ada gerak-gerik mencurigakan, si pembuat video pun kemudian tidak memberi tahu identitas dirinya.

“Firasat jelekku benar, mereka katanya udah pesankan bus buat aku dan harus bayar, padahal belum tahu bus mana-kursi berapa,” demikian lanjutan tulisan dalam video tersebut.

Calon penumpang yang juga korban dari pemaksaan para calo tiket bus itu juga mengaku sempat diancam dan disuruh membayar Rp 100.000 untuk biaya pembatalan perjalanan.

Merespons video yang viral, satu hari setelahnya, polisi kemudian mencari tahu keberadaan para calo yang meresahkan para penumpang di Terminal Induk Kota Bekasi.

Kapolsek Bekasi Timur Kompol Rusit Malaka bersama dengan timnya kemudian melakukan penyisiran di lapangan guna mencari para calo tiket. Dari hasil penyisiran, polisi kemudian menangkap tiga orang calo tiket perjalanan yang beredar di medsos.

“Pemeriksaan di lapangan, terhadap orang-orang yang dicurigai sebagai calo angkutan umum dan berhasil mengamankan tiga orang,” jelas Kapolsek Bekasi Timur Kompol Rusit Malaka.

Dari tangan para pelaku, polisi juga turut mengamankan puluhan tiket bus perjalanan luar kota. Beberapa barang bukti tiket itu juga ada yang sudah dipalsukan dengan cara difotokopi dan tidak mencantumkan nama PO bus.

“Sebanyak 20 bundel fotokopi penumpang tidak ada nama PO, 2 bundel tiket penumpang asli PT Dieng Indah, 1 bundel tiket penumpang asli PT Madjoe Muda, dan 1 bundel tiket penumpang PO Safari,” kata Kompol Rusit.

Kompol Rusit menjelaskan, saat menjalankan aksinya, para calo tersebut memiliki modus menawarkan tiket-tiket PO bus secara paksa kepada calon penumpang.

Lebih lanjut Kompol Rusit mengatakan calo tersebut juga kerap menjual tiket asli perjalanan luar kota dengan harga jauh lebih mahal dibandingkan tiket resmi dari perusahaan PO bus.

“Variatif ya, harga yang ditawarkan ke penumpang itu sendiri dimintain Rp 150.000, ada yang minta Rp 100.000. Harga yang ditawarkan kepada penumpang di atas harga normal,” ungkap Rusit. Adapun saat ini ketiga calo itu sudah dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi Kota guna diperiksa lebih lanjut.

Continue Reading

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Rajin Beribadah Selama Ramadhan, 5 Anggota Polres Metro Bekasi Kota Diganjar Umrah dari Kapolres

Published

on

By

Senin, 9 Mei 2022 14:30 WIB

TBNews PMJ – Lima anggota keluarga polisi mendapatkan hadiah umrah dari Polres Metro Bekasi Kota. Selain anggota polisi, ASN Polri dan masyarakat setempat juga mendapatkan tiket umrah karena rajin beribadah selama bulan Ramadhan 2022.

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, pemberian hadiah umrah kepada anggota Polri dan masyarakat yang rajin ibadah di Mesjid Nurul Hag Polres Metro Bekasi Kota lama.

”Hadiah ini diberikan kepada anggota polisi maupun masyarakat umum yang rajin beribadah saat bulan Ramadhan,” kata Kompol Erna kepada wartawan usai Apel dan halal bihalal di Mapolres Metro Bekasi Kota, Senin (9/5/2022).

Menurut dia, ada lima orang yang mendapatkanhadiah umrah diantaranya 1 anggota Polri, 1 ASN Polri dan 2 masyarakat yang didapatkan oleh Dai Kamtibmas Polres Metro Bekasi Kota dan warga sekitar Mesjid Nurul Hag.

Selain itu, kata dia, Kapolres Metro Bekasi Kota juga memberikan penghargaan kepada Pos Pengamanan (Pos Pam) yang terbaik yang didapatkan Pos Pam Giant Hypermal Bekasi juara pertama, Pos Pelayanan Stasiun Bekasi juara dua dan Pos Pam Jatisampurna sebagai juara 3.

Kompol Erna mengatakan dengan momentum Idul Fitri ini, untuk memupuk hubungan silaturahmi dengan semangat kebersamaan dan saling maaf memaafkan.

”Halal Bihalal ini bertujuan untuk menjalin hubungan silaturahmi antara masyarakat dengan kepolisian,” ungkapnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News