Connect with us

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Polres Metro Bekasi Kota Menetapkan Ortu Remaja berinsial R di Jatiasih Menjadi Tersangka Penelantaran Anak

Published

on

Senin, 25 Juli 2022 07:45 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Bekasi Kota menetapkan orang tua remaja berinsial R (15 tahun) menjadi tersangka. Keduanya, PS (40 tahun) selaku ayah kandung dan AR (41 tahun) ibu tirinya disangkakan dengan pasal penelantaran anak dan tindak kekerasan.

“Kita sudah melakukan proses mulai dari penyelidikan dan penyidikan, kedua orang tuanya terbukti melakukan perbuatan hukum pidana,” ungkap Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki kepada wartawan, Sabtu (23/7/2022) kemarin.

Selain mengamankan tersangka, lanjut Kombes Hengki, penyidik juga menyita barang bukti berupa rantai berikut gembok, tali yang dipakai mengikat kaki korban dan kain hitam penutup mata korban yang viral di media sosial.

Atas perbuatannya, kedua orang tua R akan dikenakan UU Perlindungan Anak Pasal 77B jo 76B dan atau Pasal 80 jo Pasal 76C UU 35 Tahun 2014 atas Perubahan UU RI Nomo 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukumannya berupa pidana penjara paling lama lima tahun,” tukasnya.

Kapolres menambahkan, setelah dilakukan perawatan di RSUD Kota Bekasi, korban R dengan berkoordinasi dengan  Dinas Sosial, LPAI, dan KPAD dimana anak tersebut akan di titipan di Shelter Dinas Sosial Bulak Kapal.

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Buron Satu Bulan, Guru Cabul Jatiasih Bekasi Akhirnya Ditangkap di Kepulauan Riau

Published

on

By

Rabu, 30 November 2022 09:55 WIB

TBNews PMJ – Petugas Polres Metro Bekasi Kota akhirnya berhasil menangkap AD (28 tahun), guru SD yang mencabuli muridnya sendiri di Jati Asih Bekasi. AD ditangkap polisi setelah hampir satu bulan buron dan bersembunyi di wilayah Sumatera.

Guru SD di kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi ini melarikan diri pada 4 November 2022 setelah aksi bejatnya diketahui pihak sekolah. Hampir sebulan setelah melarikan diri, AD ditangkap di rumah temannya di Kepualauan Riau, pada 26 November 2022.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki mengatakan sebelum ke Kepulauan Riau, AD juga sempat bersembunyi di Sumatera Utara.

“Pelaku kabur ke daerah Sumatera Utara,” ujar Kombes Hengki kepada wartawan, Rabu (30/11/2022).

Di Sumut, pelaku menginap sementara di rumah temannya. Kemudian, pelaku kabur lagi ke Batam.

“(Pelaku) berhasil ditangkap di Kecamatan Sagulung, (Kepulauan) Riau,” lanjutnya.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari menambahkan kini status pelaku sebagai tersangka dan ditahan.

“Penangkapan tanggal 26 November 2022 di Batam, kemudian tanggal 27 November 2022 sudah dilakukan penahanan,” ujar Kompol Erna Ruswing, Rabu (30/11/2022).

Pelaku dijerat Pasal 82 UU RI Nomor 16 Tahun 2017 atas perubahan kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Ancamannya 5-15 tahun dan denda Rp 5 miliar,” jelas Kompol Erna.

Kompol Erna mengatakan pelaku melakukan aksi cabulnya saat korban sedang melaksanakan ujian.

“Awalnya korban sedang ujian, pelaku mengawasi kelas korban. Pelaku lalu menyuruh korban duduk di kursi paling belakang,” kata Kompol Erna.

Aksi pencabulan pun terjadi. Guru bejat itu mencium pipi korban.

“Pelaku menyuruh korban duduk di atas pangkuan pelaku, kemudian pelaku mencium pipi kanan korban, lalu meraba payudara korban,” tambahnya.

Continue Reading

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Polres Metro Bekasi Kota Tangkap Pembunuh Juragan Toko Kelontong di Rawalumbu Bekasi

Published

on

By

Kamis, 17 November 2022 08:20 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Bekasi Kota telah menangkap pembunuh SS (63 tahun), seorang juragan sembako yang ditemukan tewas di tokonya di Rawalumbu, Bekasi Timur, pada Jumat (11/11/2022).

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki mengatakan penangkapan pelaku berdasarkan hasil kerja sama dengan Polda Metro Jaya.

“Ditangkap oleh Satreskrim dibantu oleh Ditkrimum Polda Metro Jaya. Pelaku sudah diamankan di Polres Metro Bekasi Kota,” ucap Kombes Hengki kepada awak media, Rabu (16/11/2022).

Kombes Hengki mengatakan, pelaku ditangkap Sabtu (12/11/2022) sekira pukul 20.30 WIB oleh Tim Gabungan.

“Pelaku berhasil ditangkap di Kampung Taringgui, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,” kata Kombes Hengki.

Dia menjelaskan, kejadian menghilangkan nyawa pemilik agen toko kelontong itu berawal pada Jumat (11/11/2022) pukul 03:30 WIB dinihari.

Saat itu, imbuh Kapolres, pelaku masuk ke toko milik korban melalui pintu belakang, yang saat itu pintu dalam keadaan tidak terkunci.

Pada saat pelaku membuka pintu, tambahnya, ruang tengah toko pintu tersebut menimbulkan suara, akibat menimbulkan suara pelaku berpikir bahwa suara tersebut terdengar oleh korban.

Kemudian pelaku mendengar ada yang membuka pintu kamar korban. Pelaku curiga korban keluar dari kamarnya.

Selanjutnya pelaku mengambil 1 buah botol air mineral 1.5 liter (masih tersegel) yang tersimpan dalam ruang tengah toko dan bersembunyi dibalik tembok sambil memegang botol tersebut.

“Saat korban melintasi  persembunyian, pelaku langsung memukul korban dengan botol tersebut ke bagian belakang kepala dan lehernya berkali-kali sampai korban terjatuh pingsan dengan posisi tengkurap,” bebernya.

Kesempatan tersebut, imbuhnya, dimanfaatkan pelaku untuk mengikat tangan dan kaki korban menggunakan tali rapia yang didapat dari ruang tengah toko. Setelah korban terikat tali, korban langsung diseret oleh tersangka ke dalam kamar dan diletakan diatas kasur dengan posisi tengkurap.

Lanjut dia, lalu pelaku meninggalkan korban dan keluar toko untuk mengambil kayu kaso yang berada di belakang toko.

Pelaku langsung mengayunkan kayu kaso tersebut ke arah kepala bagian belakang berulang-ulang kali sampai korban mengeluarkan darah.

Setelah membuang kayu kaso tersebut, pelaku masuk kembali ke toko melalui pintu belakang lalu mengambil karung di ruang tengah toko. Kemudian pelaku mengambil rokok secara acak dari berbagai macam merk yang berada di ruang depan toko di dekat meja kasir.

“Setelah diamankan ternyata karung tersebut berisi rokok dengan merk Djarum Super 19 Slop, Gudang Garam filter 10 Slop, LA 2 Slop, Gudang Garam Surya 3 Slop),” ucapnya.

Ia juga mengaku, rokok tersebut dimasukkan ke dalam karung dan langsung dibawa keluar toko melalui pintu belakang dan karung tersebut disimpan disamping sepeda motor milik tersangka yang saat itu berada di area kebun belakang toko.

Setelah itu pelaku masuk kembali ke dalam toko dan langsung mengambil CPU komputer yang berada di bawah meja kasir.

Kemudian CPU tersebut dibawa ke kamar mandi lalu pelaku membakarnya dengan cara membakar beberapa kardus bekas yang diambil dari dalam gudang toko. Setelah kardus tersebut terbakar kemudian tersangka meletakan CPU di atas kardus yang terbakar dengan maksud agar CPU tersebut ikut terbakar, setelah pelaku membakar CPU tersebut, pelaku langsung pergi meninggalkan toko.

Selain itu, pelaku kembali ke sepeda motor yang diparkir di belakang toko, karena hari sudah terang tersangka mengurungkan niatnya untuk membawa karung yang berisikan rokok lalu tersangka meninggalkan karung tersebut di bawah pohon pisang belakang toko.

Lalu pelaku pulang ke rumah orang tuanya yang rumahnya berada di belakang toko dan tidak jauh dari toko tersebut, kemudian pelaku pergi dari rumah orang tuanya untuk bekerja di Sekolah Penabur Summarecon Bekasi sebagai tukang kebun.

“Dari hasil trace Sidik Jari Inafis Sat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota mendapatkan hasil bahwa Sidik Jari yang tertinggal di monitor CCTV TKP merupakan milik pelaku berinisial DS. Atas kejadian tersebut tersangka diancam dengan pasal 338 dan atau pasal 365 ayat (3) K.U.H.Pidana. pidana penjara paling lama 15 tahun dan 7 tahun,” tukasnya.

Continue Reading

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Polres Metro Bekasi Kota Tetapkan Pengemudi Pajero Sport sebagai Tersangka Kasus Tabrak Lari di Jalan Taman Galaxy

Published

on

By

Rabu, 9 November 2022 14:55 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Bekasi Kota menetapkan Etri Kusumawati pengemudi mobil Pajero Sport sebagai tersangka terkait kasus tabrak lari yang menewaskan korbannya. Peristiwa yang menewaskan S (33) ini terjadi di Jalan Raya Taman Galaxy, Bekasi Selatan, Senin, 7 November 2022 malam.

 

“Sudah sudah ditangani anggota dan diproses sesuai prosedur. Pengemudi sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Sahari saat dihubungi, Rabu (9/11/2022).

 

Menurut Iptu Sahari, kepolisian telah menjembatani antara keluarga korban dengan pelaku, namun polisi akan tetap melanjutkan proses hukum.

 

“Pendekatan itu ada, tapi bukan berarti selesai perkaranya. Tiba-tiba permasalahan selesai kan tidak,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Etri Kusumawati hendak melarikan diri dan tidak memberikan pertolongan setelah menabrak korban hingga terpental sekitar 15 meter di Jalan Raya Taman Galaxy. Mobil datang dari arah Kalimalang menuju Perumahan Taman Galaxy. Setibanya di tempat kejadian mobil Pajero menabrak korban. Kecelakaan ini menyebabkan pejalan kaki meninggal dunia di tempat. Setelah terjadi kecelakaan pengemudi Pajero meninggalkan TKP dan tidak memberikan pertolongan kepada korban.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News