Connect with us

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Polres Metro Bekasi Kota Bagikan Sembako kepada Warga yang Vaksinasi Booster

Published

on

Selasa, 19 April 2022 10:35 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Bekasi Kota bersama Kodim 0507/Kota Bekasi serta Pemerintah Kota Bekasi melayani vaksinasi dosis ketiga atau booster selama Ramadhan 1443 H di Alun-alun M Hasibuan, Bekasi Selatan.

Warga yang antre untuk menjalani vaksinasi booster akan mendapat paket sembako seusai diberi suntikan dosis ketiga.

“Kita sediakan paket sembako kepada masyarakat yang melaksanakan vaksinasi booster selama bulan Ramadan di sentra vaksinasi Alun-alun M Hasibuan,” kata Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, Senin (18/4/2022).

Dijelaskan, di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota terdapat 171 sentra vaksinasi yang tersebar di kelurahan, kecamatan, masjid, gereja dan sebagainya. Pelayanan vaksinasi ini tak hanya untuk dosis ketiga saja, masyarakat juga mendapatkan vaksinasi untuk dosis pertama dan dosis kedua.

Warga yang antre mendapat vaksinasi booster mengaku sangat bersyukur mendapat paket sembako.

“Terima kasih kepada Polres Metro Bekasi Kota, saya sudah divaksin dosis ketiga dan mendapat sembako,” kata Rina, warga Margahayu, Bekasi Timur.

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota Amankan 2 Ramaja Bawa Celurit

Published

on

By

Selasa, 4 Oktober 2022 15:55 WIB

TBNews PMJ – Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota mengamankan 2 orang remaja yang kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit, di area Pemakaman di kelurahan Jakamulya Kota Bekasi pada Selasa (4/10/2022) sekira pukul 03: 30 WIB.

Tim yang berjumlah 19 personel dari pleton 1 dalmas inti dan patriot presisi dibawah pimpinan Iptu Zulkarnain Hilato dan Ipda Iswahyudi, turut mengamankan dua bilah senjata tajam jenis celurit.

“Dengan adanya patroli skala besar gabungan itu, diharapkan dapat menciptakan rasa aman bagi warga masyarakat, dan diamankannya dua orang itu adalah salah satu hasil dari upaya kami menciptakan Kamtibmas,” ungkap Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari kepada media, Selasa (4/10/2022).

Operasi Jaya 21 oleh jajaran Polres Metro Bekasi Kota itu, dilakukan berdasarkan arahan Kapolda Metro Jaya.

Diketahui bahwa akhir-akhir ini Kota Bekasi kembali menjadi sorotan terkait maraknya aksi tawuran remaja atau geng motor yang terkadang memakan korban jiwa. Kejadian itu bukan hanya terjadi di Kota Bekasi, namun di wilayah lain dan sempat viral di media sosial. Patroli gabungan merupakan langkah antisipatif dalam menekan aksi kenakalan remaja itu yang cenderung mengarah kepada tindakan kriminal.

Continue Reading

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Polres Metro Bekasi Kota Bakal Tegas kepada Pelanggar Lalu Lintas Selama Operasi Zebra Jaya 2022

Published

on

By

Senin, 3 Oktober 2022 13:55 WIB

TBNews PMJ – Selama dua pekan kedepan, operasi Zebra Jaya 2022 akan digelar di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota, mulai tanggal 3 Oktober sampai 16 Oktober 2022. Operasi zebra dilakukan untuk penertiban pelanggar lalu lintas yang ada di Kota Bekasi.

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Rama Samtama Putra mengatakan dalam pelaksanaan operasi zebra di Kota Bekasi dengan menerjunkan sebanyak 120 personel gabungan.

“Ini adalah operasi mandiri kewilayahan serentak di jajaran Polda metro jaya. Operasi zebra akan digelar selama 14 hari kedepan,” kata AKBP Rama Samtama Putra, Senin (3/10/2022).

Diungkapkan oleh AKBP Rama, Operasi Zebra Jaya 2022 itu dilakukan dalam upaya menekan angka kecelakaan lalulintas akibat pelanggaran yang dilakukan oleh para pelanggar. Dengan operasi zebra ini, setidaknya menjadi warning kepada masyarakat agar lebih patuh berlalu lintas.

“Seperti kita ketahui angka kecelakaan yang cukup tinggi fatalitas kemudian juga angka pelanggaran lalulintas cukup tinggi, maka dengan adanya operasi zebra jaya 2022 ini diharapkan dapat menekan angka-angka itu,” katanya.

Adapun sasaran pelanggar lalu lintas yang ditindak maupun diberikan teguran, yaitu seperti melawan arus lalu lintas, berkendara dibawah pengaruh miras, menggunakan ponsel saat mengemudi, tidak menggunakan helm saat mengemudi, tidak menggunakan sabuk pengaman, berkendara melebihi batas kecepatan.

Serta pengendara dibawah umur dan tidak memiliki SIM, berboncengan sepeda motor melebihi kapasitas. Kendaraan roda empat yang tidak layak jalan, kendaraan yang tidak standar, kendaraan yang tidak dilengkapi STNK, pengendara yang melanggar marka, dan kendaraan yang terpasang rotator.

“Intinya, sasaran kami yaitu para pengendara kendaraan yang melakukan ataupun melanggar khususnya roda dua, roda empat ataupun roda enam,” katanya.

Pelaksanaan operasi zebra, diungkapkan oleh AKBP Rama akan digelar dibeberapa titik jalan yang ada di Kota Bekasi.

Namun, ia menekankan Pelaksanaan operasi zebra dengan pendekatan secara humanis kepada pengendara atau pelanggar. Pelanggar akan diberikan peringatan atas pelanggarannya.

“Kita melakukan operasi secara mobile maupun stasioner dengan mengedepankan humanis persuasif. Tilang upaya terakhir, dan ini nanti akan dikedepankan teguran,” ucapnya.

Continue Reading

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Tawuran di Kayuringin Bekasi Tewaskan Satu Pelajar, Tiga Orang Ditangkap Polres Metro Bekasi Kota

Published

on

By

Jumat, 30 September 2022 08:30 WIB

TBNews PMJ – Aksi tawuran antar sekolah terjadi di Jalan Kasuari, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi mengakibatkan satu siswa bernama MRA (16 tahun) tewas, pada Senin 26 September 2022, sekira pukul 23:45 WIB. Kini penyidik Polres Metro Bekasi Kota telah menangkap dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka yakni AS (15), S (14) dan RP (17).

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, siswa antar sekolah itu melakukan janjian untuk menggelar tawuran lewat media sosial instagram.

“Mereka berjanjian dengan menggunakan medsos live instagram dan bertemu di lokasi yang mana kemudian bentrok disana,” ucap AKBP Rama dalam konferensi pers, Kamis (29/9/2022).

Saat tawuran terjadi, salah satu siswa bernama MRA (16 tahun) terkena bacok pada bagian dada sebelah kanan. Tahu terkena bacokan, MRA bersama temannya pun langsung bergegas menuju ke rumah sakit.

“Dibawa ke rumah sakit namun sudah tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

Atas kejadian itu, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengejar siswa yang terlibat. Dari 22 orang yang diperiksa polisi menetapkan tiga tersangka yakni AS (15), S (14) dan RP (17).

“Dari 22 orang ditetapkan tiga tersangka atas perkara secara bersama-sama menggunakan kekerasan sehingga korban meninggal dunia,” kata dia.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit, sepeda motor dan pakaian milik korban. Atas perbuatannya, ketiga tersangka disangkakan dengan Pasal 80 ayat 3 jo Pasal 76c dan Pasa 170 ayat (2) dan (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News