Connect with us

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polisi Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Penembakan di Taman Sari

Published

on

TribrataNewsPMJ – Polisi menetapkan empat tersangka kasus kasus penyerangan dan penembakan di Jalan Mangga Besar VI D Taman Sari Jakarta Barat. Kini mereka ditahan di rumah tahanan (Rutan) Polres Metro Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo di dampingi Kapolsek Metro Taman Sari Akbp Iver soon Manosoh dan kasat reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono menyebut keempat tersangka yang ditahan yakni JP (46), HS (41), DT (36), FW (25). Mereka diduga mengayun-ayunkan senjata tajam dan melakukan penembakan saat peristiwa tersebut.

“Kami tetapkan empat tersangka yakni JP yang membawa senjata api revolver. HS, DT dan PW atas kepemilikan senjata tajam yang kami amankan di lokasi penangkapan kawasan tebet, Jakarta Selatan,” kata Ady saat konferensi pers, Kamis (24/6/2021).

Ady menjelaskan, kejadian berawal saat Selasa (22/6) dini hari tepatnya pukul 01.00 WIB, beberapa orang sedang berkumpul di salah satu kontrakan di Taman Sari.

Mereka merayakan pesta ulang tahun salah satu rekannya. Dalam drama satu babak itu, mereka turut merayakannya dengan minum-minuman keras dan menyebabkan sedikit keributan di lokasi tersebut.

“Buat warga tidak nyaman. Setelah itu warga cukup banyak berkumpul untuk peringatkan mereka,” papar Ady.

Alih-alih mengingatkan mereka untuk menghentikan kegiatannya, namun yang terjadi para pelaku tersebut tidak terima. Mereka lantas melakukan perlawanan.

Salah satu tersangka JP kemudian menembakan senjata ke atas, dan 3 rekannya yang lain mengacungkan senjata tajam atau parang.

Mereka kemudian satu per satu menuju ke kendaraannya karena didorong oleh warga yang tidak senang dengan perlakuan mereka.

“Saat para pelaku masuk ke kendaraan menurut saksi di lapangan yang kami periksa pelaku keluarkan tembakan satu kali bukan ke atas tapi mengarah lurus,” ungkap Adi.

Alhasil, menyebab satu orang korban berinisial MIS (18), tertembak dibagian ketiak kiri. Adapun korban, saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Peluru tidak bersarang di badannya tapi masih dapat perawatan dan informasi terakhir kondisi semakin membaik,” jelas Adi.

Tak butuh waktu lama team gabungan dari polsek Metro Taman sari dibawah pimpinan kanit Reskrim Akp Lalu musti ali dan Kasubnit Jatanras Ipda M Rizky Ali Akbar serta Kasubnit Resmob Polres Pulang , 10 orang ditangkap di kawasan Bukit Duri Tebet, Jakarta Selatan. Polisi juga menyita beberapa senjata tajam, air softgun dan senjata api rakitan jenis revolver saat menggeledah sebuah rumah kawasan Bukit Duri Tebet, Jakarta Selatan.

“Sementara enam orang sisanya masih didalami perannya,” pungkas Adi.

Atas kejadian itu, keempat tersangka dikenakan pasal berlapis yakni Undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 terkait senjata api dan Pasal Perlindungan Anak Nomor 23 tahun 2002 dan Pasal KUHP 354 dan 338 dengan ancaman 20 tahun penjara

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Kembali Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Lintas Malaysia-Indonesia, Satu Tersangka Ditangkap Selundupkan Sabu di Celana Dalam

Published

on

By

Jumat, 30 September 2022 13:10 WIB

TBNews PMJ – Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali mengungkap peredaran narkotika jaringan lintas Malaysia-Indonesia. Dalam pengungkapan itu, polisi meringkus seorang pria berinisial HT (42) dengan barang bukti berupa sabu, ekstasi hingga psikotropika happy five, yang diselundupkan di bagian celana dalam tersangka .

Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Akmal mengatakan, tersangka HT merupakan karyawan swasta yang sering berpergian dari Malaysia – Jakarta.

“Tersangka tersebut telah beberapa kali membawa narkotika berbagai jenis melalui Bandara Intemasional Johor baru menuju ke Jakarta melalui Teminal 3 Bandara Soekamo Hatta,” katanya dalam konferensi pers, Jumat (30/9/2022).

Adapun jumlah barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka berupa sabu sebanyak 6,25 gram, ektasi sebanyak 15,5 butir dan psikotropika jenis Happy Five sebanyak 10 butir.

AKBP Akmal melanjutkan, tersangka mendapatkan sejumlah narkotika tersebut dari seseorang benama ANE dan AJIE, yang beralamat di Johor Baru, Malaysia.

Guna mengelabui petugas Bandara, tersangka memasukan narkotika tersebut ke celana dalamnya.

“Tim kami beserta rekan dari bea cukai menemukan di badan yang bersangkutan (bagian celana dalam) berupa narkotika jenis sabu sebanyak. 6,25 gram. Kemudian narkotika jenis ekstasi sebanyak 15,5 gram jadi ada separuh yang sudah dipakai yang bersangkutan,” ujarnya.

AKBP Akmal mengatakan, untuk ANE dan AJIE saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Mereka diduga sebagai bandar pengendali.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka disangkakan dengan Pasal 114 Ayat (2) Sud Pasai 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI No 35 tahun 2009, tentang Narkotika.

Merupakan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 8 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda maksimum Rp10 milyar.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polsek Metro Tamansari Bekuk 5 Pengedar Narkoba Berikut Barang Bukti 129 Gram Sabu

Published

on

By

Jumat, 30 September 2022 09:05 WIB

TBNews PMJ – Petugas Polsek Metro Tamansari meringkus lima pelaku pengedar narkotika jenis sabu . Dari tangan para pelaku, polisi menyita barang bukti sabu seberat 129 gram.

Kelima pelaku yang diringkus yakni, BS, HS, SA, IF, dan ES.

Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Rohman Yonky Dilatha mengatakan, penangkapan terhadap pelaku berawal dari laporan masyarakat. Selanjutnya, tim melakukan penyelidikan dan menangkap para pelaku di kediamannya masing-masing.

“Jadi (saat ditangkap) tidak dalam rangka transaksi. Dan semua barbuk kita temukan di beberapa tempat kejadian (kediaman),” kata AKBP Yonky pada Kamis (29/9/2022).

Kepada polisi, para pelaku mengaku mengedarkan sabu hanya di wilayah Taman Sari. Mereka menjual sabu kepada pembeli dengan harga Rp1,3 per satu gram.

“Di antara kelima pelaku, ada beberapa yang residivis setelah keluar masih mencari pekerjaan yang sama (pengedar),” ujarnya.

AKBP Yonky menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan dan mencari tahu keberadaan bandar narkotika dari kelima pengedar tersebut.

“Kami tak berhenti sampai di sini, kami terua mengembangkan kasus peredaran narkotika di wilayah hukum kami,” pungkasnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka terancam terjerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika junto Pasal 5 ayat 1 dan diancam pidana mati, penjara seumur hidup atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polsek Metro Tamansari Tangkap Putri Mendiang Imam S Arifin Karena Curi dan Gelapkan Belasan Sepeda Motor

Published

on

By

Kamis, 29 September 2022 15:40 WIB

TBNews PMJ – Petugas Polsek Metro Tamansari, Polres Metro Jakarta Barat menangkap tiga pelaku pencurian dan penggelapan sepeda motor di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat. Salah satu pelaku adalah perempuan inisial RDA, anak penyanyi dangdut mendiang Imam S Arifin. Uang  kejahatan bahkan digunakan untuk membeli sabu.

Kapolsek Metro Tamansari AKBP Rohman Yonky Dilatha menyebutkan tersangka RDA merupakan pelaku utama dan memimpin kejahatan tersebut. Ia dibantu dua orang lainnya, laki-laki berinisial AA dan H sebagai penadah.

Menurut AKBP Yonky, pihaknya telah menerima sebanyak 17 laporan terkait kasus pencurian sepeda motor yang dilakukan anak almarhum penyanyi dangdut yang cukup ternama itu.

Adapun tersangka sendiri sudah belasan kali melakukan pencurian sepeda motor dengan modus yaitu meminjam sepeda motor korban dengan alasan ingin pergi ke suatu tempat.

“Dia membujuk korban untuk meminjamkan sepeda motornya sehingga setelah beberapa lama ditunggu tidak pulang baru tersadar dia telah jadi korban penipuan,” papar AKBP Yonky.

AKBP Yonky menjelaskan, RDA nekat melakukan penipuan dan penggelapan lantaran terdesak kebutuhan ekonomi. Dari hasil intrograsi, uang hasil kejahatan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Saat ditangkap, pihak kepolisian melakukan tes urine kepada tersangka. Hasilnya, RDA positif menggunakan narkotika jenis sabu.

“Kemungkinan uang hasil kejahatan tersebut dia gunakan juga untuk membeli narkotika jenis sabu itu ya, selain untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” beber AKBP Yonky.

Adapun satu unit sepeda motor hasil kejahatan dijuak tersangka dengan kisaran harga Rp2,5 juta sampai Rp3 juta. Sepeda motor hasil curian dia jual kepada dua penadah yang juga ditangkap.

Menurut pengakuan, tersangka sudah melakukan tindakan kriminal tersebut sejak setahun belakangan. Modus atau pola dalam melakukan pencurian yang dilakukan tersangka semuanya sama.

“Tersangka kita kenakan Pasal 372 dan atau Pasal 378 KUHP. Sementara untuk penadah kita kenakan Pasal 480 KUHP,” pungkas Kapolsek.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News