Connect with us

10. POLRES KOTA BANDARA SOEKARNO HATTA

Polisi Monitoring Kedatangan WNA, WNI dan PMI dari Luar Negeri

Published

on

TribrataNews PMJ — Bhabinkamtibmas Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Bripka Fajar menyatukan sejumlah orang yang datang dari negara Singapura. Sedikitnya ada 140 orang didalamnya merupakan pelajar terdata.

“WNA, WNI dan PMI ini tiba di bandara pada Rabu malam pukul 22.00 wib. Seluruhnya telah kami lakukan pendataan,” ujar Kasat Binmas Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol R Sigit Kumono saat dikonfirmasi, Kamis 22/7/2021 .

Kompol Sigit mengatakan, sejumlah warga tersebut mendarat di Terminal 3 Bandara Soetta dengan menggunakan pesawat Jetstar kode 3K205.

Disana, mereka terlebih dahulu diarahkan untuk mengunjungi Wisma Atlet.

“Untuk PMI dan Pelajar diarahkan ke Wisma Atlet menggunakan kendaraan bus DAMRI. Sedangkan warga diarahkan kepada petugas Hotel yang ditunjuk dan menunjukan barcode d-hots untuk pelaksanaan pelaksanaan,” sambungnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Bripka Fajar juga mengimbau kepada warga tersebut tentang peraturan PPKM

Dengan demikian, kegiatan tersebut hingga berjalan lancar dan tidak lepas dari protokol kesehatan.

10. POLRES KOTA BANDARA SOEKARNO HATTA

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Lakukan Penertiban Parkir di Area Dropzone, Sejumlah Mobil Digembok

Published

on

By

Selasa, 26 April 2022 09:30 WIB

TBNews PMJ – Satuan Lantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta melakukan operasi penertiban pada kendaraan yang parkir sembarangan di area terminal Bandara Soekarno-Hatta. Sejumlah mobil yang parkir di Dropzone Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) digembok polisi pada Senin (25/4/2022).

Kendaraan ini digembok karena menyalahi aturan penggunaan Dropzone yang seharusnya hanya digunakan untuk mengantar penumpang, bukan untuk parkir.

Kasat Lantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta (BSH), Kompol Bambang Askar Sodiq menjelaskan, ini adalah hari pertama dilakukan operasi penertiban pada kendaraan yang parkir sembarangan di area terminal. Operasi ini dilakukan dengan tujuan antisipasi kemacetan menyambut datangnya musim mudik lebaran 2022.

“Sebagai antisipasi mencegah kemacetan, dilakukan penggembokan roda kendaraan dan dilakukan tilang bagi kendaraan yang tidak mematuhi aturan lalu-lintas yang ada,” ujarnya.

Adapun mobil yang digembok rupanya bukan hanya milik sipil saja. Namun, banyak juga kendaraan plat merah yang terparkir sembarangan dan ditertibkan dengan cara digembok. Ini merupakan salah satu upaya untuk menjamin mudik berjalan aman. Operasi ini juga bekerja sama dengan antara Polresta BSH, Propam Polresta BSH, POM TNI, dan Avsec Angkasa Pura II.

“Ini adalah upaya-upaya kami bagaimana menjamin ‘Mudik Aman, Mudik Sehat’. Kita akan jamin bahwa para pemudik nanti dapat melakukan kegiatan-kegiatannya di Bandara Soekarno-Hatta dengan aman dan nyaman,” katanya.

Kompol Bambang AS menegaskan, pihaknya memang tengah meningkatkan langkah antisipasi dini kesiapan di lapangan dalam rangka menyambut arus mudik dan arus balik Lebaran 2022 (Idul Fitri 1443 H) sesuai instruksi Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Sigit Dany Setiyono.

“Memelihara Kamseltibcar Lantas bukan hanya dengan mengurai kemacetan, tapi juga menyelesaikan penyebab timbulnya kemacetan serta mencegah tidak terjadi kemacetan,” tuturnya.

Continue Reading

10. POLRES KOTA BANDARA SOEKARNO HATTA

Polres Bandara Soekarno-Hatta Bekerjasama dengan Stakeholder Lakukan Upaya Pencegahan Kejahatan di Bandara dengan Libatkan Anjing Pelacak

Published

on

By

Jumat, 11 Maret 2022 09:58 WIB

TribrataNews PMJ – Banyaknya peredaran dan penyelundupan satwa liar melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, membuat otoritas setempat melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi tindak pidana tersebut. Seperti Polres Bandara Soekarno-Hatta, yang bekerjasama dengan beberapa stakeholder, akan melakukan upaya pencegahan kejahatan, khususnya penyelundupan satwa dilindungi, dengan melibatkan anjing pelacak.

Biasanya, anjing pelacak difungsikan untuk membantu petugas kepolisian mengungkap kasus yang berkaitan dengan narkotika. Namun di Bandara Soetta, nantinya para hewan terlatih itu akan diperbantukan untuk mencegah adanya perdagangan ilegal satwa liar.

“Jadi, hal yang baru dari kegiatan ini adalah penggunaan anjing pelacak khusus untuk melakukan deteksi terhadap satwa liar, termasuk ikan dan benih lobster,” kata Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Sigit Sany Setiyono, Kamis, 10 Maret 2022.

Lanjut dia, anjing pelacak itu nantinya akan dilatih lebih dulu dengan pihak-pihak terkait, serta akan diberikan sarana dan prasarana yang memadai. “Dilatih dulu tentunya, lalu sarana dan prasarananya juga kita sediakan. Hal ini agar tujuan kita menekan penyelundupan hewan ilegal di Bandara Soetta dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Nantinya, hewan terlatih itu akan ditempatkan pada beberapa titik wilayah di Bandara Soetta yang dianggap rawan akan proses penyelundupan.

Continue Reading

10. POLRES KOTA BANDARA SOEKARNO HATTA

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Bongkar Praktek Jual Beli Hasil Swab Antigen Palsu Melibatkan Petugas Klinik Bandara Soetta

Published

on

By

Jumat, 25 Februari 2022 16:06 WIB

TribrataNews PMJ –  Jajaran Sat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengungkap praktek jual beli hasil swab Antigen Covid-19 palsu di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Pemalsuan dokumen untuk salah satu syarat perjalanan menggunakan pesawat terbang di masa pandemi ini juga melibatkan oknum petugas Bandara Soetta.

Dalam kasus ini, Polisi mengamankan empat orang tersangka yang masing-masing berinisial MSF (25), S (29), HF (35) dan AR (40).

Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono mengungkapkan, para tersangka memiliki peran masing-masing dalam jual beli dokumen untuk syarat perjalanan ini. Tersangka pertama (MSF) mencari calon pelanggan, tersangka S menghubungkan ke tersangka tiga, dan tersangka ketiga (HF) menghubungkan ke tersangka empat (AR).

Mulai dari mencari calon penumpang yang belum melakukan tes Covid-19 hingga pembuatan hasil swab Antigen palsu.

“Peran dari empat tersangka ini adalah mencari, kemudian menghubungkan, ada yang operator. Ini adalah oknum dari yang bertugas di bandara,” terang Kombes Sigit di Polresta Bandara Soetta, Tangerang, Jumat (25/2/2022).

Kombes Sigit menjelaskan, keempat tersangka tersebut telah menjual ratusan hasil swab Antigen palsu kepada calon penumpang pesawat selama kurang lebih lima bulan terakhir sejak tahun 2021.

Adapun harga yang ditawarkan untuk hasil negatif swab Antigen palsu tersebut mulai Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu.

“Sudah lima bulan dilaksanakan, dan ratusan surat keterangan yang sudah dihasilkan. Untuk masing-masing surat dikenakan kurang lebih harganya Rp 200 sampai Rp 300 ribu,” ungkap Kapolres.

“Ini adalah oknum dari petugas yang bertugas di bandara.  Maka dari itu, kami hadir bersama dengan seluruh stakeholder bahwa kita sama-sama komitmen bahwa oknum-oknum tersebut harus ditindak dan dikeluarkan dari penugasan di bandara,” tuturnya.

Keempat tersangka saat ini telah ditahan di rumah tahanan Polresta Bandara Soetta. Mereka juga dikenakan Pasal 263, 268 KUHPidana dan Pasal 93 juncto Pasal 9 UU nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan dengan ancaman hukuman enam tahun kurungan penjara.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News