Connect with us

21. DITLANTAS

Polisi Izinkan Pengemudi Ojol Melintas Di Titik Penyekatan Mobilitas Jalan

Published

on

TribrataNews PMJ–Mobilitas warga DKI Jakarta yang tinggi merupakan salah satu penyebab melonjaknya masyarakat DKI Jakarta yang terpapar Virus Covid – 19, oleh karena itu Polda Metro Jaya dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta melakukan pembatasan mobilitas masyarakat dengan tujuan agar dapat mengurangi penularan Covid – 19, pembatasan ini dimulai pukul 21.00-04.00 pagi.

Meski begitu polisi tetap mengizinkan pengemudi ojek online (Ojol) melintas di kawasan tersebut bila akan menjemput atau mengantar penumpang. “Dari sejak awal Ojol kalau dia misalnya mau nganter order, mengambil order boleh tidak ada penutupan,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan saat meninjau salah satu titik penyekatan di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (22/6) malam.

Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, selama dua hari pemberlakuan pembatasan mobilitas masyarakat , masyarakat terlihat lebih disiplin dan taat aturan. “Nah alhamdulillah dengan adanya penutupan pembatasan mobilitas tesebut di kawasan-kawasan itu terjadi perubahan situasi yang signifikan, mereka lebih tertib lebih taat aturan, baik misalnya dari sisi kerumunanya hilang,” ujarnya. Berikut 10 titik di Jakarta yang akan mengalami pembatasan mobilitas jalan: Kawasan Bulungan (Mulai Traffic Light Bulungan, belakang Kejagung sampai kawasan Mahakam), Jakarta Selatan Kawasan Kemang (Mulai pertigaan Kem Chicks sampai McD, ke ujung arah selatan dekat Jalan Benda), Jakarta Selatan Kawasan Gunawarman (Mulai Suryo dan SCBD dari Gunawarman di depan KFC sampai pertigaan Apotek Senopati sampai lurus ke Santa-Blok S), Jakarta Selatan Kawasan Senopati, Jakarta Selatan Kawasan Sabang (sepanjang Jalan Sabang), Jakarta Pusat Kawasan Cikini Raya (Jalan Cikini Raya sampai Raden Saleh), Jakarta Pusat Kawasan Jalan Asia Afrika (Traffic Light pertigaan Hotel Fairmont sampai dengan pertigaan Pakubuwono, Mustopo, Senayan City), Jakarta Pusat Kawasan Banjir Kanal Timur, Jakarta Timur Kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat Kawasan Boulevard, dan PIK 2, Jakarta Utara.

21. DITLANTAS

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.070 Personel dalam Operasi Patuh Jaya 2021

Published

on

By

Senin, 20 September 2021

TribrataNews PMJ — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Fadil Imran memimpin apel Operasi Patuh Jaya Tahun 2021. Sebanyak 3.070 personel dikerahkan dalam operasi tersebut.

Kapolda mengatakan, Operasi Patuh Jaya 2021 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 20 September sampai 3 Oktober 2021. Operasi akan melibatkan ribuan tiga ribu personel lebih.

“Operasi Patuh Jaya melibatkan 3.070 personel terdiri tas 1.391 personel Satgasda, dan 1.679 Satgasres,” kata Kapolda saat memberikan sambutan apel Operasi Patuh Jaya, Senin (20/9/2021).

Kapolda menyebutkan, apel Operasi Patuh Jaya yang dilakukan pada hari ini untuk mengetahui kekuatan personel dan sarana serta prasarana yang dimiliki.

“Apel Operasi Patuh Jaya 2021 untuk mengetahui sejauh mana persiapan personel maupun sarana pendukung lainnya sehingga Operasi Patuh Jaya berjalan maksimal dan berhasil sesuai sasaran dan tujuan,” ucapnya.

Continue Reading

21. DITLANTAS

Kemarin, Polda Metro Jaya Tilang 314 Kendaraan pada Pengamanan “Crowd Free Night”

Published

on

By

Senin, 20 September 2021

TribrataNews PMJ — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menilang sebanyak 314 kendaraan dengan berbagai pelanggaran  pada operasi pengamanan “Crowd Free Night” (CFN) di Jakarta.

“Ada 314 kendaraan yang kita tilang dan ada beberapa kendaraaan yang kita amankan, kemarin,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Senin (20/9/2021).

Polda Metro Jaya menerapkan kebijakan CFN di empat lokasi di Jakarta yakni, di Kemang, Sudirman, Thamrin, dan Kawasan SCBD, setuap akhir pekan.

Menurut Kombes Sambodo, pelanggaran yang dilakukan oleh 314 kendaraan tersebut antara lain, menggunakan knalpot bising, berkonvoi, dan diduga terlibat balap liar. Kendaraan berknalpot

Kendaraan berknalpot bising, kata dia, menjadi sasaran utama dari petugas Polisi pada operasi pengamanan CFN. “Kendaraan berknalpot bising ini mengganggu indra pendengaran dan mengganggu konsentrasi pengendara lain sehingga membahayakan atau berisiko terjadi kecelakaan lalu lintas.

Kombes Sambodo juga menyebut. pengendara kendaraan berknalpot umumnya berusaha memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi agar suaranya keluar dan hal itu beresiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas serta berbahaya bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain.

Personel Polisi dari Ditlantas Polda Metro Jaya pada operasi CFB, selain menilang kenderaan berkenalpot bising, juga membubarkan masyarakat yang nongkrong hingga larut malam.

“Untuk kerumunan warga yang nongkrong di pinggir jalan, masih banyak. Itu yang tadi malam kita imbau untuk membubarkan diri,” kata Kombes Sambodo.

Operasi pengamanan CFN pada Sabtu dini hari tersebut juga menunjukkan bahwa pengusaha cafe, restoran, dan sebagainya, di kawasan CFN sudah mematuhi aturan pembatasan jam operasional sesuai aturan pada kebijakan PPKM level 3 di Jakarta.

Continue Reading

21. DITLANTAS

Mulai Hari Ini, Polda Metro Jaya Gelar Operasi Patuh Jaya Selama 14 Hari

Published

on

By

Senin, 20 September 2021

TribrataNews PMJ — Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar operasi lalu lintas dengan sandi Operasi “Patuh Jaya 2021” mulai hari ini. Operasi ini diharapkan dapat mencegah kerumunan dan memutus mata rantai penyebaran Corona. Operasi Patuh Jaya 2021 sendiri digelar selama 14 hari ke depan hingga hari Senin (3/10/2021) mendatang.

Polisi memiliki empat target operasi yang diutamakan dalam Operasi Patuh Jaya 2021. Pertama, yakni memutus mata rantai penyebaran COVID-19 serta mencegah kerumunan massa.

Target operasi yang kedua adalah agar menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di jalur-jalur titik rawan macet dan titik rawan pelanggaran. Bahkan, nantinya juga akan diterapkan di beberapa titik tempat wisata.

“Kemudian, Operasi Patuh Jaya kali ini juga diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas dan menurunkan jumlah kecelakaan lalu lintas,” jelas Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Yugo Purnomo dalam keterangannya, Senin (20/9/2021).

“Yang terpenting, Operasi Patuh Jaya kali ini diharapkan dapat menurunkan level PPKM di wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali,” sambungnya.

Operasi Patuh Jaya 2021 juga memiliki 4 sasaran. Di antaranya, segala bentuk kerumunan masyarakat yang berpotensi menjadi klaster COVID-19.

Kedua, masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan. “Ketiga, masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas dan (keempat) beberapa lokasi rawan macet, rawan laka lantas dan terpenting rawan kerumunan,” tegas Kombes Sambodo.

Kombes Sambodo juga menjelaskan tujuan dalam Operasi Patuh Jaya 2021, yaitu meningkatkan kedisplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehetan. Mengingat saat ini Indonesia masih belum bebas dari virus COVID-19.

“Kemudian meningkatkan disiplin masyarakat dalam lalu lintas. Terakhir, mencegah penyebaran virus COVID-19 serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas yang baik,” jelas Kombes Sambodo.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News