Connect with us

18. DITRESNARKOBA

Polda Metro Jaya Ungkap Jaringan Narkotika Internasional, Sita 16,88 Kilogram Sabu dan 800 Lembar LSD

Published

on

Kamis, 9 Desember 2021 15:08 WIB

TribrataNews PMJ – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Ditjen Bea dan Cukai selama 15 hari sejak November 2021 berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku kasus Narkotika jaringan internasional  sebanyak 23 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 39 orang. Dari jaringan internasional China-Kongo-Uganda dan Canada ini disita barang bukti 16,88 kilogran Sabu dan 800 lembar narkotika jenis Lysergic Acid Diethylamide (LSD).

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mukti Juharsa menerangkan para tersangka beraksi melalui modus pemesanan dan pengiriman barang dari luar negeri yaitu China, Kongo, Afrika, Uganda dan Kanada. “Dari data pengungkapan tersebut terdapat jenis narkotika yang dulu sudah tidak beredar, saat ini beredar kembali yaitu LSD sebanyak 800 lembar yang di import dari Kanada,” ujar Kombes Juharsa.

“Dimasa pandemi Covid-19 saat ini beberapa narkotika yang banyak beredar di kalangan pecandu adalah sabu dan LSD,” tambahnya .

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menerangkan dalam pengiriman barang tersebut narkoba jenis sabu dan LSD diselundupkan melalui sejumlah barang salah satunya spare part kendaraan.

“Untuk mengelabui petugas, biasanya diselundupkan di beberapa barang-barang seperti spare part dan alat lainnya. Mungkin secara kasat mata kita tidak mempercayainya, namun ternyata di dalam spare part tersebut berisi narkotika,” terang Kombes Zulpan.

Lebih lanjut, Kombes Zulpan menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Bea Cukai untuk melakukan pengawasan dan pengungkapan terkait dengan penyelundupan narkotika jaringan internasional ini.

“Tentunya langkah upaya pencegahan ini butuh sinergitas semua pihak, termasuk  masyarakat dan para orang tua di rumah untuk memberi pemahaman ke keluarga terkait dengan bahaya narkoba,” tambahnya.

Kombes Zulpan mengatakan dari pengungkapan kasus ini, polisi dapat menyelamatkan 85.200 jiwa dari bahaya narkoba. “Sekitar 85.200 jiwa terselamatkan, dengan asumsi jika 1 orang mengkonsumsi 0,2 gram sabu dapat terselamatkan 84.400 orang dan jika 1 orang mengonsumsi 1 lembar LSD dapat terselamatkan 800 orang,” jelasnya.

“Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subsider pasal 112 ayat (2) Junto Pasal 132 Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana minimal penjara 5 tahun dan maksimal hukuman mati,” tukasnya.

18. DITRESNARKOBA

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Ganja 471 Kg Jaringan Aceh-Medan-Jakarta, Tangkap 8 Tersangka

Published

on

By

Jumat, 22 April 2022 15:20 WIB

TBNews PMJ – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar kasus peredaran narkoba jenis ganja jaringan Aceh-Medan-Jakarta. Sebanyak 471 kilogram ganja berhasil diamankan dari delapan tersangka.

“Menangkap para pelaku pengedar narkoba jenis ganja dengan berat 471,6 kilogram  yang merupakan jaringan antarpulau, Aceh, Medan, dan Jakarta,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, saat menggelar konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/4/2022).

Kombes Zulpan mengatakan, kasus ini dibongkar dari dua tempat kejadian perkara (TKP) yakni pertama di Denay, Medan dan TKP kedua di jalan Sei Tuntung, Medan.

Dari TKP pertama, polisi menangkap tiga tersangka berinisial PP yang merupakan pemilik ganja, CA berperan sebagai penjaga gudang ganja, dan HB yang memindahkan ganja.

“Untuk di TKP kedua, penyidik menangkap 5 tersangka atas inisial AC sebagai pemilik ganja, IP berperan sebagai sopir yang membawa ganja, A berperan sebagai kondektur dan pengendali komunikasi, AB juga pengendali dan RR sama perannya,” sambungnya.

Dari para tersangka diamankan sejumlah barang bukti mulai dari TKP pertama 369 kilogram ganja kering, di TKP kedua sebanyak 102,6 kg ganja kering, dua buah timbangan dan motor, satu unit mobil Toyota Inova warna hijau metalik.

Atas perbuatannya ini, kedelapan tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 111 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal hukuman mati.

Continue Reading

18. DITRESNARKOBA

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Tangkap DJ Chantal Dewi terkait Narkoba

Published

on

By

Jumat, 18 Maret 2022 07:18 WIB

TribrataNews PMJ – Petugas Unit 2 Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menetapkan disc jockey (DJ) Chantal Dewi atau CD dan tiga orang lainnya dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Kini Chantal Dewi dan 3 orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Terkait tindak pidana penyalahgunaan narkotika, penyidik Subdit 3 Ditresnarkoba telah menangkap empat orang dan menetapkan sebagai tersangka yakni saudari CD, serta saudara AG (35), DS (44), dan SM (45),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, di Jakarta, Kamis.

Kombes Zulpan menjelaskan, CD ditangkap pada Rabu malam (16/3/2022) sekira pukul 23.45 WIB di apartemennya di wilayah Cilandak, Jakarta Selatan.

Penangkapan tersebut adalah hasil pengembangan dari informasi dan laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika di wilayah Jakarta Selatan yang mengarah kepada Chantal Dewi

“Dari hasil pendalaman, kemarin malam tim melihat CD berada di lobi apartemen dan dilakukan penangkapan. Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti satu klip berisi sabu seberat 0,4 gram,” ujar Kombes Zulpan.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan intensif terhadap Chantal Dewi yang mengarah ke penangkapan tiga orang lainnya pada Kamis pukul 00.30 WIB di Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kepada penyidik, Chantal Dewi mengaku, rutin mengonsumsi sabu sejak 2009 di apartemennya tiga kali dalam sebulan, alasannya untuk mendukung aktivitas sehari-hari sebagai seorang DJ.

“Berdasarkan pemeriksaan keempatnya positif. Terhadap CD positif metamfetamin dan tersangka lainnya positif amfetamin, metamfetamin, dan benzo,” ujarnya.

Kepada keempat tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahuh 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Continue Reading

18. DITRESNARKOBA

Berantas Narkoba di Kampung Bahari, 60 Personel Akan Patroli Tiap Hari

Published

on

By

Sabtu, 12 Maret 2022 13:14 WIB

TribrataNews PMJ – Polda Metro Jaya akan melakukan patroli setiap hari di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Hal tersebut untuk mencegah peredaran narkoba yang begitu sering di kampung tersebut.

“Kita nggak mau jadi pemadam kebakaran, jadi kita musnahkan semua, operasi semua, dan kita bangun posko dan itu rutin kita setiap hari operasi,” ucap Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa saat ditemui di gerai vaksin Jakarta Timur, Sabtu (12/3/2022).

Kombes Mukti mengaku bandar besar narkoba di Kampung Bahari sudah tertangkap. Untuk mengantisipasi adanya kembali bandar baru dan peredaran narkoba, 60 personel diturunkan untuk menjaga pos polisi di Kampung Bahari.

“Bandar sudah dapat kemarin kan. Insyaallah nggak ada bandar lagi ya, mulai kemarin sudah ada 60 personel gabungan Brimob, Sabhara, Resnarkoba, Binmas, gabungan di situ semua,” tuturnya.

Selain mengurangi peredaran narkoba, menurutnya, adanya pos polisi di Kampung Bahari dapat mengurangi aksi tawuran. Ia berharap Kampung Bahari bisa bersih dari narkoba.

“Iya, insyaallah, dengan adanya pospol di sana, dengan adanya kekuatan 60 personel, tawuran dan narkoba bisa kita atasi,” ucapnya

“Kita betul-betul mencegah membuat Kampung Bahari bersih narkoba seperti Kampung Ambon. Sekarang namanya Kampung Permata, sudah bersih dari narkoba, oke,” lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, tim gabungan melaksanakan operasi besar-besaran melibatkan 700 personel di Kampung Bahari, Jakut, Rabu (9/3/2022) lalu. Dalam operasi ini polisi menangkap 26 orang.

“Kita mengamankan 26 orang, tentunya mereka ini sebagai pelaku yang nantinya juga akan ditetapkan sebagai tersangka, terdiri dari 18 laki-laki dan 8 perempuan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dalam jumpa pers di lokasi, Rabu (9/3/2022).

Selain itu, polisi mengamankan barang bukti, antara lain 1.500 butir ekstasi, 350 gram sabu, 80 senjata tajam, 125 petasan, 22 unit motor, hingga uang tunai Rp 35 juta, dan lain-lain.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News