Connect with us

17. DITRESKRIMSUS

Polda Metro Jaya Tangkap Calo Tiket Pesawat Jual Surat Swab PCR Palsu

Published

on

TribrataNews PMJ – Petugas Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap seorang calo tiket pesawat turut menjual surat hasil tes usap  polymerase chain reaction  (PCR) COVID-19 palsu.

“Satu kasus tersangka FN, kerja setip hari adalah melalui media online menjual tiket peswat selama ini. Tetapi dengan aturan baru selama PPKM level 4 dan Darurat kemarin, pelaku FN ini menawarkan tiket pesawat plus tes PCR tanpa melalui tes,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (27/7/2021).

Saat melakukan pemeriksaan, tersangka FN mengaku menjual surat hasil swab PCR palsu seharga Rp700 ribu dan untuk calon pembelinya, tersangka FN bahkan menjamin keaslian surat PCR yang dijualnya.

“Sudah lebih dari 20 surat hasil PCR palsu yang dibuat. Keuntungannya hampir Rp11 juta,” tambahnya.

Saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, diketahui bahwa FN bukan pembuat surat hasil tes PCR tersebut. Tersangka FN mengaku memesan surat tersebut kepada rekannya yang saat ini dalam pengejaran oleh petugas kepolisian.

“Kami masih mengejar, karena yang membuat PCR bukan FN. Tersangka FN juga memesan kepada seseorang yang sekarang DPO,” ujarnya.

FN juga mengaku bahwa dia memesan surat PCR palsu tersebut dengan harga Rp300 ribu per satu surat.

Atas perbuatannya FN kini ditahan di Rutan Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum dan mempersingkat perbuatannya.

Dia dijerat dengan Pasal 35 Juncto Pasal 51 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.

17. DITRESKRIMSUS

Kembali, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Cengkareng dan Tangkap 4 Orang

Published

on

By

Selasa, 26 Oktober 2021 07:37 WIB

TribrataNews PMJ – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya melakukan penggerebekan terhadap kantor yang beroperasi sebagai penyedia jasa pinjaman online (pinjol) ilegal di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Sebanyak empat orang ditangkap polisi.

Adapun penggerebekan kantor tersebut dilakukan di sebuah kos-kosan Jalan Tawangmangu RT 12, RW3, Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin malam (25/10/2021). Di tempat itu, polisi menduga ada empat aplikasi pinjol ilegal.

“Jadi di kos-kosan ini kita berhasil melakukan penindakan ada dua lokasi atau dua kamar di mana dalam dua kamar ini ada 4 aplikasi pinjaman online ilegal,” kata Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis kepada wartawan, Senin (25/10/2021) malam.

Penggerebekan ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga beberapa hari silam. Kombes Auliansyah mengatakan, sebanyak empat orang diamankan dalam penggerebekan itu. Di mana, keempat orang ini berperan sebagai collector (penagih) di empat aplikasi pinjol tersebut.

Kombes Auliansyah menambahkan, keempat orang ini kerap meneror para krediturnya yang wanprestasi mulai dari santet hingga penyebaran foto-foto tak senonoh. Mereka, lanjutnya, sudah beroperasi sejak 10 bulan lalu.

“Tadi sama-sama sudah kita liat dia melakukan, ‘kalau kamu tidak bayar kamu akan saya santet’ ataupun ‘apabila kalau kamu tidak bayar saya akan kirimkan foto-foto senonoh kamu ke setiap kontak yang ada di HP Anda’,” tuturnya.

Kini, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap keempat orang pelaku ini.

Seperti diketahui, polisi memberikan perhatian terhadap maraknya penyedia jasa pinjol ilegal yang ada di Indonesia. Bahkan, beberapa pengejaran telah diungkap di beberapa lokasi dari lima wilayah Kota di Jakarta sampai Tangerang.

Penggerebekan ini menambah catatan Polda Metro Jaya yang tercatat telah menggerebek lima lokasi pinjol ilegal dengan sebanyak 13 tersangka dan 105 aplikasi ditemukan di lima lokasi tersebut.

Pinjol ilegal meneror korban melalui pesan dan foto berita bohong. Ancaman bahkan memperlihatkan foto konsumen dan dijadikan satu gambar asusila untuk tujuan menekan peminjam dana dengan ancaman-ancaman yang ada. Tidak hanya itu, pinjol ilegal juga menyebarkan foto asusila tersebut kepada keluarga nasabah, rekan kerja bahkan atasan kantor.

Continue Reading

17. DITRESKRIMSUS

Selama Oktober, Polda Metro Jaya Gerebek Lima Kantor Pinjol Ilegal, Tahan 13 Tersangka

Published

on

By

Senin, 25 Oktober 2021 08:20 WIB

TribrataNews PMJ – Polda Metro Jaya menggerebek lima kantor pinjaman “online” (pinjol) ilegal selama Oktober 2021 dan menetapkan 13 orang sebagai tersangka dengan perannya masing-masing.

“Dari lima TKP (tempat kejadian perkara) yang sudah kami lakukan penggerebekan fintek ilegal atau kejahatan pinjol ilegal ini ada 13 tersangka, sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan ditahan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta, Jumat.

Kombes Yusri mengungkapkan lima kantor pinjol ilegal tersebut mengelola total sebanyak 105 aplikasi ilegal, namun tidak menyebutkan nama pinjol ilegal tersebut.

Lebih lanjut dia menjelaskan lima kantor pinjol ilegal tersebut berlokasi di pertama Ruko Kelapa Gading Bukit Indah, kedua Green Lake City, ketiga Karet Pasar Baru, keempat di Tanah Abang dan kelima di Tangerang Selatan.

Kombes Yusri mengatakan Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memerintahkan seluruh jajaran kepolisian untuk menindak pinjol ilegal yang meresahkan masyarakat.

“Tidak hanya di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya saja tapi jajaran Polres sudah melakukan termasuk Polres Jakarta Barat dan Polres Jakarta Pusat. Ini tak akan berhenti karena dampak pelaku sangat meresahkan. Kemarin, lihat sendiri dengan pinjaman Rp2,5 juta tagihan sampai Rp104 juta apa tak mencekik?” ujar Kombes Yusri.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis mengungkapkan ke-13 tersangka ini memiliki peran yang berbeda-beda.

“Di antara 13 ini ada yang kami tangkap layer keduanya. Layer utama dirutnya tapi di antara 13 ini ada yang direkturnya, ada yang supervisiornya. Jadi, tidak hanya karyawan level bawah. Ada yang tertangkap supervisornya,” ujar Kombes Auliansyah.

Lebih lanjut Kombes Auliansyah juga mengatakan pihak kepolisian saat ini tengah mengembangkan penyelidikan untuk mencari pemilik maupun pemodal perusahaan pinjol ilegal tersebut.

“Mengenai perusahaannya atau pemodal utama, pasti ada. Kami masih lakukan penyelidikan dan pengejaran, kalau berhasil ditangkap, akan kami rilis kembali,” pungkasnya.

Continue Reading

17. DITRESKRIMSUS

Polda Metro Jaya Kembali Gerebek Kantor Pinjol, Kali Ini di Kelapa Gading Jakut

Published

on

By

Selasa, 19 Oktober 2021 18:25 WIB

TribrataNews PMJ – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya kembali menggerebek sebuah kantor pinjaman online (pinjol) bernama PT AnT Information Consulting di Ruko Bukit Gading Indah, Blok H Nomor 26-27, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Hari ini kami berhasil menemukan salah satu tempat dimana yang sekarang kita dengar dengan sebutan pinjaman online,” ujar Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Auliansyah Lubis kepada wartawan, Selasa (19/10/2021).

Kombes Aulia menjelaskan, dalam penggerebekan tersebut pihaknya mengamankan empat orang karyawan. Keempat orang tersebut dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Mereka akan bertugas sebagai supervisor telemarketing, kemudian satu lagi supervisor debt collector, satu orang dari bagian umum serta satunya lagi bagian pengumpulan,” jelasnya.

Polda Metro Jaya melalui perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan penindakan tegas pada para pelaku penyedia kredit online (pinjol) yang kerap meresahkan masyarakat.

Sebelumnya, Polda Metro beserta jajarannya berhasil menggerebek jumlah jumlah lokasi PT ITN yang berlokasi di Green Lake City, Tangerang. PT ITN merupakan perusahaan pengumpul (penagih hutang) dari 13 aplikasi kredit online, yang mana 3 diantaranya legal dan 10 lainnya ilegal. Berdasarkan penggerebekan di PT ITN tersebut, sebanyak 32 fasilitas untuk pemeriksaan lanjutan. Hasilnya 3 orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News