Connect with us

18. DITRESNARKOBA

Polda Metro Jaya Segel 3 Bar di DKI Jakarta karena Langgar Aturan PPKM Level 2

Published

on

Kamis, 3 Februari 2022 08:45 WIB

TribrataNews PMJ – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggelar razia protokol kesehatan di bar dan tempat hiburan malam pada Rabu (2/2/2022) malam. Razia itu untuk memastikan tidak ada pelanggaran selama penerapan PPKM level 2 di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa mengatakan, ada lima lokasi yang menjadi sasaran razia. Yakni Swill House, Bengkel Space, ODIN, CODE in W Home Senopati dan DRONK.

“Telah dilaksanakan apel kesiapan kegiatan rutin yang ditingkatkan dalam rangka penanganan virus Covid-19 dan kegiatan P4GN di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” kata Kombes Mukti dalam keterangannya.

Kombes Mukti menuturkan, hasil razia tiga tempat hiburan malam di DKI disegel. Sebab mereka melanggar aturan PPKM level 2 yakni beroperasi melewati batas waktu yang ditetapkan. Tiga tempat yang disegel Polda Metro yakni ODIN, CODE in W Home Senopati dan DRONK.

Kombes Mukti menjelaskan, pukul 00.20 WIB dilakukan pengecekan di ODIN. Hasilnya, ditemukan adanya pengunjung dan pelanggaran jam operasional buka di atas pukul 00.00 WIB.

“Selanjutnya petugas melakukan Swab Tes Antigen secara random terhadap 5 orang pengunjung dengan hasil seluruhnya non reaktif, dan melakukan cek urine terhadap 1 orang pengunjung dan manager dengan hasil keduanya negatif,” jelas dia.

“Kemudian petugas melakukan penyegelan berupa pemasangan Police Line,” tambah dia.

Sementara di CODE in W Home Senopati, razia dilakukan pukul 01.05 WIB. Menurutnya, ditemukan adanya pengunjung dan pelanggaran jam operasional.

“Selanjutnya petugas melakukan Swab Tes Antigen secara random terhadap 6 orang pengunjung dengan hasil 5 orang non reaktif, 1 orang reaktif  lalu diarahkan untuk isolasi,” kata Kombes Mukti.

“Kemudian petugas melakukan penyegelan berupa pemasangan Police Line,” tutur Kombes Mukti.

Lalu di DRONK, razia dilakukan pukul 01.50 WIB. Hasilnya, ditemukan masih banyak pengunjung dan pelanggaran jam operasional.

“Selanjutnya petugas melakukan Swab Tes Antigen secara random terhadap 3 orang pengunjung dengan hasil seluruhnya non reaktif. Kemudian petugas melakukan penyegelan berupa pemasangan Police Line,” kata Kombes Mukti.

Sementara di Swill House, Mukti menyebut tidak ditemukan pelanggaran. Sedangkan Bengkel Space sudah tidak beroperasi alias tutup.

“Kegiatan selesai pada pukul 02.00 WIB, berjalan dengan tertib, lancar dan aman,” tutup Kombes Mukti.

18. DITRESNARKOBA

Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan Sabu Cair dari Iran

Published

on

By

Kamis, 1 Desember 2022 09:40 WIB

TBNews PMJ – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu dalam bentuk cair dari Iran menuju Indonesia.

“Kami melakukan penangkapan kasus narkoba, dengan modus ‘liquid’ (cair) yang berbahan methamphetamine,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu.

Kombes Mukti mengatakan pengungkapan tersebut dilakukan pada 27 November 2022, namun tidak menjelaskan berapa orang yang ditangkap dalam pengungkapan kasus tersebut.

Kombes Mukti mengatakan dalam pengungkapan tersebut tim menyita barang bukti berupa sabu cair yang berjumlah sekitar satu kilogram barang haram tersebut diduga didatangkan ke Indonesia via Eropa.

“Ada informasi bahwa ini dikirim dari Iran melalui Eropa baru ke Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut Kombes Mukti menjelaskan sabu cair tersebut adalah bahan baku untuk pembuatan pil ekstasi dan metaphetamine yang juga dikenal sebagai sabu-sabu.

“Ini digunakan untuk membuat narkoba jenis MDMA (Methyl​enedioxy​methamphetamine/ekstasi) atau sabu dengan menggunakan ‘liquid’ tersebut,” ujarnya.

Continue Reading

18. DITRESNARKOBA

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 112 Kg Ganja untuk Pesta Tahun Baru

Published

on

By

Kamis, 3 November 2022 08:05 WIB

TBNews PMJ – Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengungkap peredaran narkoba jenis ganja seberat 112 kilogram yang merupakan milik jaringan lintas Sumatra-Jawa. Selain mengamankan barang bukti ganja, polisi juga menciduk tiga kurir yang akan mengantarkan ganja tersebut ke Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat perihal pengiriman narkoba dari Sumatra ke Jakarta. Berangkat dari informasi tersebut, tim dari Subdit 1 Ditnarkoba Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan di daerah Mandailing Natal, Sumatra Utara, yang diduga tempat awal pengiriman ganja tersebut.

Lalu, pada Sabtu (22/10/2022), polisi menangkap tiga tersangka berinisial RS, (19 tahun), RD, (18 tahun), dan RP, yang masih di bawah umur. Mereka ditangkap di daerah Mandailing Natal, Sumatra Utara saat mengendarai mobil.

“Saat dilakuan penggeledahan di dalam mobil Toyota Avanza Veloz warna putih ditemukan berupa ganja kering siap edar yang jumlah total kurang lebih 112 kg,” kata Kombes Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (2/11/2022).

Berdasarkan keterangan tersangka, barang haram tersebut akan diedarkan di Jakarta pada malam pergantian tahun. Tersangka juga mengaku sebagai kurir dan disuruh oleh pria berinisial UN untuk mengantarkan paket ganja tersebut melalui jalan darat dengan iming-iming sejumlah uang. Adapun UN kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Ini tersangka mendapat upah Rp3 juta dan juga 1 kilogram ganja jika berhasil mengambil dan mengantarkan ganja ke tempat tujuan sesuai dengan perintah daripada UN,” kata Kombes Zulpan.

Ketiga tersangka kini ditahan di Polda Metro Jaya. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 111 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana hukuman mati, penjara seumur hidup dan atau penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun.

Continue Reading

18. DITRESNARKOBA

Cegah Narkoba di Kampus, Polda Metro Jaya akan Lakukan Tes Urine Rutin

Published

on

By

Kamis, 20 Oktober 2022 08:55 WIB

TBNews PMJ – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya berupaya mencegah dan memutus rantai peredaran narkotika, khususnya kalangan mahasiswa di kampus dengan menggelar tes urine secara rutin.

“Kami akan membangun komunikasi dengan beberapa universitas untuk rutin melakukan tes urine,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa di Jakarta, Rabu.

Kombes Mukti mengatakan program tersebut diharapkan bisa menjadikan kampus sebagai barikade untuk menekan peredaran narkoba dan penjaga moral masyarakat khususnya mahasiswa.

Tujuan utamanya tentu adalah menekan angka pengguna narkotika di Indonesia dan khususnya Jakarta.

“Kita akan ‘join’ dengan beberapa universitas untuk tes urine bersama. Semoga program ini bisa sukses dan lancar menekan angka pengguna yang akan di Jakarta dan Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut Kombes Mukti menargetkan program tersebut akan dilaksanakan mulai bulan depan, dengan target menggandeng kampus sebanyak mungkin serta frekuensi satu kali tes per bulan.

“Sudah masuk program, insya Allah bulan depan,” ujarnya.

Adapun latar belakang program tersebut adalah kenaikan jumlah pengguna narkotika di Indonesia menurut data yang diterbitkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Data pengguna narkotika versi BNN mencatat kenaikan pengguna narkotika dari 1,8 persen pada 2019 menjadi 1,95 persen pada 2021.

Risiko perempuan terpapar narkotika juga meningkat dari 0,20 persen pada 2019 menjadi 1,21 persen pada 2021.

Data tersebut juga menyebutkan sebanyak 88,4 persen penyalahgunaan disebabkan oleh pengaruh teman.

Sementara untuk tiga alasan utama penyalahgunaan narkoba adalah pertama karena ajakan atau bujukan teman, kedua ingin mencoba, ketiga untuk bersenang-senang.

“Hal ini yang kita khawatirkan, bahwa kenaikan pengguna sudah cukup itu meningkat di wilayah Indonesia,” kata Kombes Mukti.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News